Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#158. Kekesalan Mia


__ADS_3

"Kalian pasti terkejut jika kami menceritakan semuanya!" Tiba-tiba suara Siren yang kini memasuki ruangan bersama Rika.


"Ayo tebak, selain Chateline, kira-kira Siapa lagi orang besar yang sangat berkuasa yang kami temui hari ini?!!" Rika dengan antusias berjalan ke kursinya dan menatap wajah semua orang yang penasaran.


"Siapa?" Tanya Gio.


"Kami bertemu Tuan Christian..!!!!!" Seru Rika dengan sangat bersemangat membuat semua orang terkejut menatap mereka.


"Christian?? Christian siapa??" Tanya Mentari setelah beberapa detik.


"Siapa lagi? Tentu saja Raja bisnis di negara kita, Christian baltasar yang terkenal genius dan anti perempuan!!!!" Ucap Rika dengan semangat empat-lima bagai pejuang kemerdekaan yang siap mengorbankan nyawa demi membela negara.


"Apa?!!" Semua orang serentak bertanya.


"Hm ya!! Dan kami mengetahui sebuah rahasia yang sangat besar tentang raja bisnis Tuan Christian!!" Lagi sambung Rita sengaja memotong-motong ucapannya agar semua orang semakin semangat dan tegang untuk mendengarkan dia bercerita.


"Apa itu?!!" Mentari dan Mega serempak bertanya dengan wajah yang tak bisa menyembunyikan rasa penasarannya.


"Nona Chataline dan Tuan Christian ternyata diam-diam saling menyukai!!!" Ucap Rika membuat mulut semua orang terbuka lebar sampai lupa bernafas karena keterkejutan yang melanda seluruh jiwa dan tubuh mereka.


Dari tempatnya Loren memperhatikan semua orang itu, beberapa detik setelah Rika berbicara keributan kembali terjadi semua orang menyerang Rika dan Siren dengan berbagai pertanyaan.


'Astaga.... Ini menjengkelkan!!' pikir Loren kembali tertunduk sembari menatap tumpukan desain yang telah Ia kumpulkan dari tim desain.

__ADS_1


Hatinya benar-benar kacau, dia merasa sangat kalut dan sangat kesal, hal itu membuat Loren kini terfokus pada pikirannya sendiri dan tidak mendengarkan anggota tim desain yang berbicara kepadanya.


"Kak Loren?!" Siren bertanya dengan suara yang lebih keras dari sebelumnya karena sudah beberapa kali dia memanggil Loren tetapi perempuan itu tidak menjawab.


"Nona Loren?" Mentari ikut bertanya sembari melambaikan tangannya di depan Loren.


"Ah!" Akhirnya Loren tersadar dan melihat semua orang kini menatap ke arahnya.


"Kak Loren kenapa?" Tanya Siren.


"Ahh,," Loren tersenyum kikuk "Bukan apa-apa, aku hanya memikirkan sebuah masalah pribadi saja." Jawab Loren.


"Pasti masalah tentang Vionita!" Ucap Rika kembali ingat ucapan Chataline ketika mereka berada di restoran.


"Hubungan apa yang dimiliki oleh Nona Cahtaline dan Kak Vionita?" Mia langsung bertanya dengan sangat antusias sebab apapun yang menyangkut Vionita selalu membuatnya bersemangat.


"Hah,," Siren menghela nafas, haruskah dia memberitahu perempuan itu bahwa Vionita lah yang sudah mengadu domba Chataline dan Loren?


"Ada apa?!!" Kembali tanya Mia saat melihat wajah sungkan Siren.


"Hah,, kalau aku memberitahumu, Kau pasti tidak akan mempercayainya tapi kau harus tahu bahwa penyebab Nona Chataline memperlakukan kami dengan buruk di lokasi syuting adalah karena hasutan dari Vionita!!


"Dia bahkan menuduh Nona Loren sebagai bekas gelandang supaya Nona Cahtaline tidak menggunakan pakaian yang didesain oleh Kak Loren!" Ucap Siren mengagetkan semua orang yang baru pertama kali mendengar berita itu.

__ADS_1


"Apa?! Mana mungkin?!! Kak Vionita itu sangat baik, dia sangat lembut dan sangat perhatian, mana Mungkin dia bisa bersikap seperti itu!! Bahkan Kak Vionita sangat polos, dia bahkan menangis ketika menceritakan bagaimana,," Mia tidak jadi melanjutkan ucapannya perempuan itu menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"Pokoknya, Kak Vionita tidak mungkin mengadu domba antara Nona Cahtaline dengan Loren!! Kalau dia melakukan itu, mana mungkin dia meminta tolong padaku supaya aku membantunya memperbaiki hubungannya dengan Loren?!" Kesal Mia.


"Hah,,, terserah padamu saja!" Ucap Siren tidak mau berdebat dengan Mia.


"Huh!! Kalian seharusnya tidak mempercayai omongan dari satu pihak saja, bagaimana kalau Chataline yang sedang memfitnah Kak Vionita?!!" Kembali kata Mia dengan wajah judesnya menatap semua orang yang terlihat tidak mempercayai ucapannya.


"Ahh sudahlah,, terserah padamu saja!" Kata Rika pada Mia lalu perempuan itu berbalik menatap Loren "Kak Loren tidak perlu mencemaskan Vionita, Kami yakin kita pasti bisa mengalahkannya!! Wanita licik yang pandai berakting seperti dia pasti akan jatuh juga!!" Ucap Rika.


"Hais!!" Mia menggebrak meja "Kalian ini benar-benar! Hanya meeprcayai satu pihak saja!!!" Kesal Mia segera berdiri dan meninggalkan ruang tim desain untuk menenangkan diri di toilet.


Melihat kepergian Mia, Siren berdecak kesal "Hah,, dia benar-benar sudah tersihir oleh Vionita. Padahal belum jelas bahwa apakah nanti dia benar-benar akan masuk ke tim Vionita atau tidak." Kesal Siren.


"Kau benar,,," sambung Rika.


@Interaksi



πŸ‘€πŸ‘€πŸ‘€ Oala..... rupanya ada anjing mengonggong juga di sini🀭✌️✌️✌️


__ADS_1


__ADS_2