Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
S2. 56.


__ADS_3

Entah habis berapa ronde, Loren tidak menghitungnya, perempuan itu bahkan tak repot memakai pakaiannya dan jatuh kelelahan.


Christian yang masih memiliki sisa tenaga langsung menyelimuti istrinya lalu pria itu beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah dia selesai, pria itu kemudian mengurus istrinya dengan lembut lalu membawa perempuan itu meninggalkan agensi CB.


Mereka menaiki mobil yang telah di modifikasi, dari luar terlihat sederhana, tapi bagian dalamnya sangatlah nyaman dan berkelas.


Hal ini agar mobil mereka tak banyak menarik perhatian.


Dengan Loren di pelukannya, Christian menatap ke luar jendela dimana banyak orang juga keluar dari Agensi karena acara telah selesai.


"Hmmm..." Tiba-tiba suara Loren yang bergerak mencari posisi nyaman di pelukan Christian.


"Tidurlah," bisik Christian di telinga istrinya sembari memperbaiki helai rambut Loren yang tampak nakal menutupi wajah Loren.


Dirga yang menyetir hanya bisa menghela nafas melihat dua orang yang tampak begitu serasi.


'Tuan memang sudah dijinakan.' pikir Dirga dalam hati sembari melihat ke luar mobil.


Tampak tempat itu menjadi macet karena banyak mobil yang berdesakan meninggalkan Agensi.


Tapi tenyata, suasana itu tidak mempengaruhi Christian, padahal, biasanya pria itu sangat marah bila terjadi kemacetan.


Sementara mobil mereka terjebak macet, Dirga terkejut saat tiba-tiba saja seorang pria datang mengetuk jendela mobil mereka.

__ADS_1


Tok tok tok....


Dirga mengerutkan keningnya menatap Christian yang tampak tenang mengusap wajah Loren.


'Hah, syukurlah Tuan tidak terpengaruh,' ucap Dirga dalam hati sembari membuka pintu mobil.


"Ada apa?" Tanya Dirga menatap pria yang memakai seragam supir.


"Tuan, Mobil Anda menghalangi mobil Nona kami untuk keluar. Tolong pindahkan--"


"Sialan!! Memangnya siapa Nona mu itu?! Beraninya memerintah ku?!!" Kesal Dirga.


Pria yang baru bekerja beberapa hari itu tidak mengenali Dirga.


Jadi dia begitu terkejut dengan keberanian Dirga, "Kau!! Liat mobil yang kubawa!!" Teriak sopir itu menunjuk mobil mewah dibelakang mobil Christian.


"Sudah tahu 'kan?!! Itu mobil Nona Heriyani! Mobil mahal yang ditumpangi aktris terkenal. Tidak seperti mobil butut ini!!! Cepat menyingkir karena kami buru-buru!!" Ucap Sopir yang juga di tekan oleh Heryani sebab perempuan itu terburu-buru ke rumah sakit.


"Oh, baik. Aku akan menyingkir, tapi ingat, ini akan menjadi hari terakhirmu mengendarai mobil itu!!" Ucap Dirga sembari membuka pintu mobilnya.


Sang sopir yang melihat Dirga mengalah merasa sangat senang.


Persetan dengan ancaman konyol Dirga, yang penting, dialah yang menang!!!


'Rasanya jadi orang yang ditakuti benar-benar hebat!!! Bahkan pria itu tunduk padaku stelah tahu kalau aku membawa sebuah mobil mewah dengan penumpang yang berderajat tinggi.' pikir pria itu merasa sangat senang berbalik ke mobilnya.

__ADS_1


Begitu membuka pintu, Heryani langsung berkata, "Cepat jalankan mobilnya!! Aku tidak mau kalau luka ini meninggalkan bekas!!" Kesal Heriyani.


Akibat Chataline, beberapa kulitnya tercakar dan berdarah. Sangat mengerikan jika meninggalkan bekas luka!!


"Tenang saja Nona, orang di depan hanya orang biasa, mereka akan segera menyingkir."Ucap Sang sopir. 


Heryani mobil di depan begitu sederhana, "Dasar orang tak berguna!! Tidak tahukah mereka kalau aku aktris besar?!! Mengapa harus menahan jalanku?!!"Heryani menggerutu kesal sambil melihat luka cakaran di tangan. 


"Tenang saja Nona, mobilnya sudah jalan."Ucap sang sopir menginjak gas mengikuti mobil Christian yang menjauh di depan. 


Namun, mereka sangat terkejut saat akan keluar dari Agensi, lalu keluar dari keamanan mobil mereka. 


"Ada apa ini?!"Tanya sang sopir sambil melihat keamanan dari jendela mobil yang telah ia buka. 


"Maaf, mobil ini tidak bisa meninggalkan agensi, menyenangkan semua penumpangnya turun."Ucap Keamanan. 


"Apa?!!" Sang sopir mengeryitkan keningnya sambil menatap satpam dengan rasa tak percayanya.


"Lima menit yang lalu pemilik agensi memberi perintah untuk menghancurkan mobil ini di depan perusahan. Jika penumpangnya tidak turun, maka kami akan menghancurkannya bersama penumpangnya." Ucap Security mengejutkan semua orang di dalam mobil.


5 menit yang lalu, itu waktu yang sama ketika dia baru saja mengancam mobil jelek yang menghalangi jalan mereka!!


Tetapi Heryani berkata, "Tidak!! Aku adalah aktris terbaik di agensi ini. Siapa yang berani melawanku?!!" Kesal Heryani.


"Oh, kalau begitu silahkan tetap di dalam mobil." Ucap security diikuti beberapa orang yang datang membawa palu besar lalu mulai menghacurkan bagian depan mobil.

__ADS_1


Para penumpang mobil itu langsung berteriak dan berhamburan keluar mobil.


Sang sopir gemetar ketakutan melihat mobil yang mulai remuk, 'Astaga, siapa orang yang tadi mengendari mobil jelek? Mengapa yang dia katakan benar-benar terjadi?' pikirnya dalam hati.


__ADS_2