Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#48. Aku akan melindungimu


__ADS_3

Setelah sarapan bersama Christian, Loren kembali ke kamar dan melemparkan tubuhnya ke atas kasur dan tidur miring menghadap jendela.


'Kami sudah berciuman, kami makan bersama dan tadi dia bahkan melayani ku. Apakah mungkin ini pertanda bahwa perlahan-lahan aku sudah bisa menepati janji kepada Kak Marissa? Tapi,, kalau menikah dengannya, Apakah aku akan bahagia? Atau mungkin selamanya aku akan hidup seperti ini, sudah menjadi istrinya tapi tetap takut dengannya dan harus menerima penghinaan setiap hari?' Loren terus memikirkannya sampai Dia teringat akan kerajinan tangan yang ia buat.


Perempuan itu kembali melanjutkan kerajinan tangannya hingga siang hari saat jam makan, bel pintu kamarnya kembali terbuka.


Loren meletakkan kerajinan tangan yang hampir selesai ia buat lalu berlari kearah pintu dan membuka pintu kamar.


Sekali lagi dia kembali tertegun melihat yang berdiri di sana adalah Christian dan ransi.


"Tu,, tuan." Ucap Loren dengan wajah tertunduk tak berani menatap pria di depannya. Seketika dia merasakan telapak tangannya kembali berkeringat dan jantungnya berpacu dengan cepat.


'Ini pasti karena aku terlalu takut padanya,' ucap Loren dalam hati sembari mengelap tangannya pada bajunya.


"Ayo pergi makan," kata Christian dengan wajah datar mengulurkan tangannya menggenggam tangan Loren lalu pria itu menarik Loren ke arah lift.


'Kenapa setiap kali aku menggenggam tangannya, tangannya selalu basah? Apakah dia baru saja mencuci tangannya?' pikir Christian melangkah ke dalam lift dan setelah masuk ke lift pria itu tidak lagi memikirkan tangan Loren yang basah.


Akhirnya lift menjadi hening sampai ketika Loren tiba-tiba menarik tangannya yang digenggam oleh Christian "Tu,, tuan."


Christian melihat ke tangan mereka yang bergenggaman lalu pada wajah Loren yang memerah sembari tertunduk.


"Ada apa? Kau sakit?" Tanya Christian mengulurkan tangannya yang kosong menyentuh wajah Loren dan memaksa perempuan itu mendongak supaya dia bisa melihat wajah Loren.

__ADS_1


"Pipimu sangat merah, kau bahkan berkeringat." Kata Christian dengan panik lalu membawa Loren ke gendongannya.


'Dia mungkin pingsan kalau terlalu lelah berdiri.'


"Tu,, tuan..! Turunkan saya..!" Loren berteriak dengan kencang karena terkejut dengan pria yang tiba-tiba menggendongnya.


Melihat kepanikan Lauren, Christian menunduk menatap Loren yang tidak berani menatapnya, perempuan itu hanya berani menatap leher Christian dengan sedikit kekuatan tangannya mendorong dada Christian.


"Kita harus ke rumah sakit!" Ucap Christian tidak memperdulikan bagaimana perempuan itu mengacuhkannya dan lebih fokus pada wajah Loren yang kini memucat dengan bulir-bulir keringat yang semakin membesar di keningnya.


"Saya baik-baik saja." Jawab Loren.


'Justru aku akan semakin sakit kalau kau tiba-tiba berbuat seperti ini! Bisa-bisanya berubah dalam semalaman seperti siang berubah menjadi malam!' ucap Loren dalam hati merasa kacau dengan perubahan Christian yang tiba-tiba.


Ting!


Lift akhirnya tiba di lobby lalu Christian menggendong Loren keluar dari rumah sakit dan berhenti setelah 3 langkah.


"Tuan ada apa?" Ransi yang baru saja menuruni tangga segera bertanya pada Christian.


Namun dia tidak berkata apapun lagi ketika mengikuti pandangan Christian dan melihat Abimanyu bersama seorang perempuan sedang memasuki hotel.


'Pria pemilik jepit dasi!' seketika tetapan Loren terpaku pada pria yang berjalan bersama seorang perempuan.

__ADS_1


"Tolong turunkan aku.." kata Loren dengan pelan sembari mendorong dada Christian agar pria itu melepaskannya.


Tetapi Christian yang melihat Abimayu langsung berubah pucat dan keringat dingin memenuhi keningnya lalu pria itu berbalik kembali ke lift.


"Saya mau keluar," kata Loren berusaha turun dari gendongan Christian tetapi dia terkejut ketika Christian malam memeluknya dengan erat.


"Jangan takut. Aku akan melindungimu." Kata pria itu memeluk erat Loren sehingga wajah Christian tepat berbicara di samping telinga Loren.


'Aku akan melindungimu dari pria itu.'


Loren yang yang tadinya berusaha mendorong Christian supaya melepaskannya kini terdiam dan jantungnya berpacu sangat cepat.


''Aku akan melindungimu',apa maksudnya itu?' pikir Loren dalam hati.


@Interaksi



Gak bakal penasaran kalo kamu mau jadi bagian dari hidup otor..❣️🤭


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2