
Setelah meninggalkan panggung, seluruh anggota tim desain LC langsung menghampiri Elman yang sementara berdiri bersama Andreas membicarakan sesuatu.
"Ada apa?" Tanya Elman setelah dia selesai berbicara dengan Andreas.
"Itu,, di mana Nona Loren?" Tanya Mentari.
"Ahh, Saya juga tidak tahu," jawab Elman berbohong sebab dia tidak mungkin mengatakan bahwa saat ini Loren sedang bersama Christian di sebuah ruangan private.
Awalnya Loren berkata hanya akan bertemu Christian sebentar, lalu kembali ke acara untuk melihat permintaan maaf dari Vionita, tapi mungkin perempuan itu berubah pikiran dan memilih menghabiskan waktu bersama Christian.
"Mungkinkah Nona Loren sudah pulang?" Mentari melihat seluruh anggota tim desain.
"Tidak, kalau dia sudah pulang, dia pasti memberitahu kita. Ayo pergi mencarinya, mungkin saja kak Loren sedang menenangkan diri di suatu tempat." Ucap Megi diangguki oleh keempat orang yang bersamanya lalu mereka segera berpencar untuk mencari Loren.
Elman memperhatikan anggota tim desain yang sudah pergi itu, 'Hah, , seandainya bisa aku ingin memberitahu kalian supaya tidak perlu membuang-buang waktu untuk mencari nona Loren. Dia sedang berpacaran dengan Tuhan Christian!!' katanya dalam hati.
Baru saja Elman selesai mendesah dalam hati ketika dia berbalik dan melihat Loren sudah keluar dari ruangan yang ditempati perempuan itu bersama Christian.
"Nona Loren," katanya pada Loren sembari melihat ke arah pintu untuk menunggu Christian keluar dari sana.
__ADS_1
"Bagaimana acara di depan?" Tanya Loren.
"Ah,, acaranya dilanjutkan seperti jadwal yang tersedia tetapi saat ini seluruh anggota tim desain sedang mencari Nona Loren. Mereka pikir Nona Loren sedang menenangkan diri di suatu tempat." Ucap Elman.
"Begitu ya,," Loren berkata sembari mengambil ponselnya lalu membuka grup tim desain.
*Nona Loren tidak ada di toilet.*
*Di sini juga tidak ada,* (Foto)
*Aku juga tidak menemukannya.*
Loren membaca pesan-pesan di dalam grup itu lalu perempuan itu tersenyum mengetik.
*Aku masih di sini,, di tempat duduk tadi,* Kata Loren lalu mengirimkannya ke grup tim desain, perempuan itu kembali ke tempat duduknya di kursi penonton.
Baru beberapa menit dia duduk di sana saat Christian juga kembali ke tempat duduknya lalu memegang erat tangan Loren.
Loren tidak mengatakan apapun, perempuan itu hanya duduk tersenyum membiarkan Christian *******-***** tangannya.
__ADS_1
Setelah beberapa saat, seluruh anggota tim desain menemui Loren.
"Kak Loren,, Kami mencari mu kemana-mana karena kami pikir Kak Loren mungkin terkejut dengan insiden tadi," ucap Megi yang kini meletakkan bokongnya di kursi samping Loren.
"Jangan khawatir, aku baik-baik saja." Ucap Loren.
"Tapi,, tadi Kak Loren dimana? Kami mencari ke seluruh tempat namun tidak mendapati Kak Loren di manapun." Tanya Megi yang merasa aneh bahwa dari mereka berlima tidak ada satupun yang menemukan Loren.
"Eh,, ya, Sepertinya kita berselisih jalan saat kalian mencariku." Kata Loren berbohong.
Mendengar ucapan Loren, Megi hanya mengangguk-angguk sembari melihat ke atas panggung di mana sang pembawa acara menggumumkan bagian terakhir dari acara Fashion week tersebut.
"Sekarang kita sambut direktur acara Fashion week ibu kota yang sekaligus akan mengumumkan designer terbaik pada malam hari ini sesuai dengan keputusan juri!!!" Kata pembawa acara dengan seorang pria yang kini menaiki panggung.
"Astaga,, pengumuman desainer terbaik acara Fashion week ibukota tahun ini pasti akan menggemparkan dunia karena sekarang di internet sudah meledak masalah plagiat yang dilakukan oleh Nona Vionita." Ucap Megi.
"Benar,, penonton siaran langsung acara ini sudah mencapai 2 juta views setelah ledakan masalah plagiat yang dilakukan oleh Vionita. Banyak penggemar Vionita yang melakukan protes di kolom komentar tetapi mereka semua tertampar saat bukti ditampilkan oleh pihak penyelengara." Siren ikut berbicara sembari melihat video siaran langsung di layar ponselnya.
"Benar sekali,, Aku harap salah satu dari kita bisa memenangkan penghargaan." Ucap Mentari dengan tidak sabar melihat ke arah panggung.
__ADS_1