Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
s2.105.


__ADS_3

Setelah mengetahui kehamilan istrinya, Christian menjadi sangat posesif dan begitu takut meninggalkan istrinya sendirian.


Jadi dia terus berada di sisi Loren kecuali sekarang, karena dia mendapat panggilan alam yang mendadak, maka pria itu berada di toilet.


'Hm... kenapa harus keluar di saat-saat seperti ini?' Kesal Christian berusaha mengejan agar lebih cepat menyelesaikan acara buang airnya.


Setelah selesai, pria itu dengan buru-buru meninggalkan toilet dan menemui istrinya yang sedang didandani oleh para stylish.


"Apa yang kalian lakukan?!!" Christian berbicara dengan suara menakutkan sembari memandangi parah stylish yang sedang mendadani Loren.


Loren yang sibuk menatap dirinya di depan cermin juga sangat terkejut mendengar suara suaminya dari belakangnya, perempuan itu lalu berbalik menatap suaminya.


"Sayang, kau mengagetkan bayi kita!!" Ucap Loren sembari memegangi perutnya membuat Christian langsung menyesal.


Pria yang tampak marah itu langsung merubah ekspresi wajahnya 180 derajat menjadi ekspresi menyesal mendekati Loren.


Dengan tangan hangatnya Christian megang perut daftar Loren.


"Apa anakku terkejut? Maaf,, ayah tidak sengaja," ucap Christian dengan suara lembut sembari mendekatkan wajahnya ke perut Loren dan menempelkan dahi serta hidungnya di sana.

__ADS_1


5 orang pendeta rias yang berada di ruangan tempat berganti baju langsung tercengang di tempat mereka masing-masing.


Tak percaya melihat Christian yang tampak begitu lebay pada istri dan calon anaknya!!


Sementara Loren, perempuan itu menghela nafas lalu dia mengusap lembut kepala suaminya, "kenapa kau datang dan langsung marah seperti tadi?" Tanya Loren.


Begitu mendengar pertanyaan Loren, Christian baru teringat akan hal yang membuatnya marah, jadi pria itu langsung berdiri tegak dan dengan suatu kali tarikan ia membawa Loren ke pelukannya.


Srrrttt....!!!


Resleting di belakang gaun Loren langsung tertarik sampai ke pinggul loren memperlihatkan punggung halus Loren yang tampak sangat indah.


Loren langsung protes, "Astaga,, ini tidak ketat, aku bahkan masih bisa bernafas dengan rileks saat menggunakan gaun ini. Juga, gaun ini tidak terlalu panjang karena nanti aku masih akan menggunakan heels yang menambah tinggiku," Ucap Loren.


"Tidak!!" Ucap christian berusaha merendahkan suaranya karena dia tidak mau membentak perempuan yang sedang mengandung anaknya.


"Pokoknya ibu hamil hanya boleh menggunakan gaun yang agak longgar dan juga tidak boleh menggunakan hells!!!" Kata Christian dengan suara dingin lalu dengan tatapan marah dia menatap ke lima orang yang melayani Loren.


"Kalian keluar!!" Perintah Christian.

__ADS_1


"Baik Tuan," lima orang itu serempak menjawab lalu berbalik pergi meninggalkan ruangan dengan keringat di kening mereka.


Sementara Christian yang masih berada di dalam kamar, pria itu langsung beranjak melihat gaun-gaun yang digantung dengan rapi.


Set set set....


Pria itu melihat semua gaun satu persatu dan kerutan di keningnya semakin mendalam saat dia menemukan bahwa semua gaun yang ada di sana adalah gaun yang cukup ketat bila dikenakan oleh istrinya.


"Tidak ada yang bagus di sini!!" Desah Christian, lalu pria itu berjalan keluar ruangan untuk memerintahkan seseorang membawakan gaun yang lain.


Loren yang melihat sikap suaminya hanya bisa mendesah pasrah kembali memegangi perutnya dan duduk di tepi ranjang.


"Sayang,, ibu pikir ayahmu terlalu berlebihan. Padahal, kita baik-baik saja menggunakan gaun ini." Kata Loren sambil tersenyum.


Meski dia kesal pada suaminya, tetapi perempuan itu juga merasa begitu senang akan kehadiran satu nyawa di perutnya, jadi Loren tidak bisa untuk terus tegang ketika dia kembali mengingat bayi kecil di dalam perutnya.


@Interaksi


__ADS_1


Iya, berkat jaringan yang mulai membaik. kemarin susah banget nguplod gambar karena jaringan yang buruk. semoga kedepannya jadi lebih baik lagi biar otor bisa crazy up hehe...


__ADS_2