Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#150. Restoran mewah


__ADS_3

Akhirnya setelah Rika dan Siren menunggu dengan gelisah, maka jam makan siang tiba juga.


Ketiga perempuan di ruang desain segera turun ke lantai bawah dan terkejut melihat sebuah mobil mewah terparkir untuk menjemput mereka.


"Wohhhh,, ini benar-benar mobil yang menjemput kita?" Siren menutup mulutnya dengan kedua tangannya melihat mobil berwarna putih dengan fasilitas mewah di dalamnya.


"Silahkan naik," ucap seorang supir yang membukakan pintu bagi mereka.


Akhirnya ketiga perempuan itu naik ke mobil dan duduk dengan nyaman di kursi berkelas yang ada di dalam mobil.


"Wahh, aku harus mengambil beberapa gambar!" Seru Siren mengambil beberapa foto selfie-nya dan melakukan swafoto bersama Loren dan juga Rika.


Setelah itu dia kemudian mengirimkannya ke grup tim desain.


*Mobil jemputan kami,, kalian semua pasti iri besar...!!!!!* Tulis Siren pada foto yang ia kirim.


Centang satu.

__ADS_1


Centang dua.


"Sial..!! Itu benar-benar mobil yang mewah, tapi kalian juga harus melihat foto kami yang ini!!* Meggy membalas pesan Siren lalu diikuti sebuah foto.


"Sialan...!!!! Bagaimana bisa?!!" Siren menjerit melihat foto Meggy dan Mentari yang sedang makan siang bersama Helen, meskipun mereka berada di ruangan yang sederhana tetapi makanan-makanan di atas meja jelas makanan yang mewah.


*Lihat saja nanti akan ku fotokan juga makanan apa yang disiapkan oleh perempuan sombong itu untuk kami!!!* Balas Siren sambil menggertakkan giginya lalu menutup grup chat itu.


"Sepertinya photoshoot mereka berjalan dengan lancar, aku dengar Nona Helen adalah orang yang ramah, kan Kak Loren?" Tanya Rika pada Loren.


"Ketika aku pertama kali bertemu dengannya di lokasi syuting sepertinya memang begitu, dia bahkan tidak mengeluh ketika dia terjatuh dan pakaiannya robek." Ucap Loren.


Siren berdecak "Hah,, kau ini masih banyak mengeluh,, kalau semuanya berjalan mulus,, saat ini kita tidak akan berada di dalam mobil mewah dan sedang berada dalam perjalanan ke sebuah restoran mewah.... Uh, Aku tidak sabar melihat dan menikmati makanan yang akan kita makan hari ini." Siren sangat bersemangat.


"Benar juga,, tapi aku lebih menyayangkan jaket mahal limited edition yang sudah rusak karena kejadian di lokasi syuting." Ucapan Rika yang merasa sangat sayang dengan jaket milik Loren yang pastinya tidak akan kembali seperti semula setelah terkena lumpur yang kotor.


"Ahh, kau benar,, Bagaimana keadaan jaket itu sekarang?" Siren kini bertanya pada Loren.

__ADS_1


Loren tersenyum kikuk, jaket itu telah dibuang oleh Christian dan diganti dengan jaket lain yang lebih membangongkan untuk diceritakan pada dua orang itu.


"Ya,, jaketnya sudah ku cuci." Jawab Loren.


"Begitu ya,, Tuanku pasti sangat sedih mengetahui jaket pemberiannya telah digunakan untuk mengelap lumpur." Ucap Siren.


"HM,, ya," jawab Loren 'Bahkan dia Hampir menghancurkan karir Cahtaline hanya karena sebuah jaket itu. Kalian bahkan hampir dipecat dari LC karena sudah berbicara omong kosong tentang hubunganku dengan Elman,' pikir Loren.


Akhirnya setelah berbincang-bincang beberapa menit dalam mobil, mobil yang mereka tumpangi kini berbelok ke sebuah halaman restoran yang terkenal sebagai salah satu restoran termewah di kota mereka.


"OMG!!!!" Siren dan Rika serentak berteriak saat melihat restoran yang ada di depan mereka.


"Semua orang akan iri pada kita!!" Ucap Siren sudah bisa membayangkan foto apa yang akan Ia kirim ke grup tim desain dan beberapa grup lainnya yang beranggotakan teman-temannya.


Tetapi Loren yang melihat restoran itu, dia mengerutkan keningnya 'Bukankah tadi pagi Christian mengatakan bahwa dia juga akan makan siang di restoran ini? Mengapa jadi kebetulan begini?'


Dia sangat takut kalau nanti Christian tidak bisa menahan diri dan malah memperlihatkan diri di depan orang-orang.

__ADS_1


'Hah,, semoga saja Chataline memang berniat untuk meminta maaf dan bukannya mencari tambahan gara-gara.' Pikir Loren segera turun dari mobil.


__ADS_2