Gangster Boy

Gangster Boy
Season 3 : Perawatan Spa


__ADS_3

Part ini khusus membahas tentang perawatan untuk ibu hamil, yang kurang berkenan boleh di skip aja. Belum ada ke-uwu-an Ken sama Aira. Gomen ne,


Next part deh, insyaAllah yaa 😉


Selamat membaca 😊


...****************...


"Ayah pergi. Jangan nakal di dalam sana, apalagi sampai membuat ibu kalian marah. Dia akan berubah menjadi monster menyeramkan jika itu terjadi," bisik Ken di depan perut istrinya.


"Aku mendengarnya." Aira menyela pembicaraan ayah dan anak itu.


Lagi-lagi Ken mencium kening istrinya sebelum benar-benar pergi dari kediamannya ini. Menyisakan Aira di depan pintu bersama Minami. Ia menatap pintu lift yang beberapa saat lalu menelan Ken dan Kosuke.


"Silakan masuk, Nona. Kita akan pergi ke tempat spa dua jam lagi." Ujar Minami.


"Apa tidak masalah melakukan spa saat sedang hamil?" tanya Aira meragu. Dia takut itu akan mengganggu perkembangan janin di dalam perutnya.


Minami tersenyum dan mengisyaratkan dengan tangannya agar Aira masuk ke dalam apartemen terlebih dahulu. Keduanya kini ada di ruang tengah. Aira duduk di sofa sambil mengelus perutnya yang semakin membesar, sedangkan Minami sibuk di dapur menyiapkan teh hijau untuk nonanya.


"Bukankah perubahan tubuh yang Anda alami menimbulkan ketidaknyamanan? Keluhan seperti pegal-pegal misalnya? Itu dialami perempuan hamil karena tubuh harus menanggung beban berat tambahan di perut dan punggung." Minami menyajikan secangkir teh hijau dan beberapa potong buah yang ia ambil dari dalam lemari pendingin.


"Umm. Pinggangku rasanya mau patah." Aira mengamini pertanyaan asistennya. "Jadi benar itu aman?"


"Tuan Muda meminta saya mencarikan tempat spa terbaik untuk Nona. Banyak manfaat dari spa bagi ibu hamil, di antaranya mengurangi stres, menghilangkan kekakuan otot dan kram kaki, mengurangi bengkak di kaki, memperlancar peredaran darah, memperbaiki postur tubuh, serta mencegah munculnya stretchmark. Semalam saya sudah berkonsultasi dengan dokter Hashimoto Maeda, beliau mengatakan spa saat hamil sebenarnya aman-aman saja, asalkan bukan di trimester pertama kehamilan."


"Trimester pertama? Itu artinya kamu tidak akan pergi denganku?"


"Saya akan menunggu di luar," jawab Minami merasa tak enak hati.


Aira masih terdiam di tempatnya duduk, merasa enggan jika harus melakukan spa sendirian. Memang ia mulai merasa kewalahan karena perutnya yang semakin membesar, tapi bukan berarti dia tidak khawatir jika seseorang memijat tubuhnya.


"Beberapa spa memperbolehkan perempuan hamil melakukan perawatan di spa, dengan catatan kehamilan sudah menginjak usia 12 minggu. Namun ada pula yang baru mengizinkan setelah usia kehamilan menginjak 32 minggu. Tapi dokter mengizinkan Anda pergi, dengan catatan bahwa tempat spa itu berada di bawah pengawasan seorang ahli yang terlatih, khususnya perawatan spa untuk perempuan hamil."

__ADS_1


Minami memberikan sebuah brosur yang ia ambil dari dalam saku pada Aira. Tampak salah satu tempat spa yang ada di Tokyo. Ada beberapa pilihan paket perawatan yang ditawarkan oleh tempat itu selain pijat seperti sauna, lulur, facial, manicure-pedicure, bahkan sampai mengecat kuku.


Aira membaca detailnya satu per satu. Selama di Indonesia, ia jarang pergi perawatan karena kesibukannya di tempat kerja yang tidak bisa dihindari.


"Dokter Maeda berpesan, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan, seperti sauna. Segala perawatan yang melibatkan kolam air panas seperti sauna, ruang mandi uap atau Jacuzzi harus dihindari karena ada risiko yang signifikan untuk kesehatan buah hati Anda," jelas Minami.


" Jika Anda ingin berendam, itu dibolehkan karena bermanfaat sebagai relaksasi pada ibu hamil. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain suhu air yang ideal adalah yang hangat-hangat kuku atau tidak boleh lebih dari 37º C. Suhu yang terlalu panas dapat merangsang terjadinya kontraksi. Selain itu, lama berendam cukup 10 menit dan menggunakan bahan alami untuk berendam seperti susu."


"Apa lulur boleh?"


"Lulur tubuh aman untuk dilakukan asalkan memperhatikan beberapa hal. Anda disarankan untuk menghidari bahan scrub yang rentan mengiritasi kulit karena kulit perempuan hamil cenderung lebih sensitif. Mereka menghindari penggunaan minyak esensial seperti tarragon, rosemary, sage, wintergreen, dan mugwort karena minyak esensial jenis ini dapat memiliki efek detoksifikasi yang dapat menyebabkan keguguran."


Aira sedikit terkejut saat mendengar informasi yang disampaikan asistennya. Ia tidak tahu sama sekali tentang hal itu. Ia mengira minyak esensial bagus untuk merelaksasi tubuhnya.


"Saya sudah berkonsultasi dengan tempat spa yang Nona lihat itu, mereka menjamin keamanan setiap pelanggannya. Khusus untuk minyak pijat, mereka menggunakan aromaterapi yang hypoallergenic (tidak merangsang terjadinya alergi). Salah satunya adalah minyak biji anggur hijau yang dapat sekaligus melembapkan kulit."


"Mereka bahkan memiliki para terapis khusus ibu hamil. Manfaat lulur yang dilakukan saat hamil adalah mampu melancarkan sirkulasi darah dan merangsang produksi kolagen sehingga dapat membuat kulit terlihat lebih bercahaya."


"Dan sebagai inti perawatannya, mereka akan memberikan terapi pijat yang bertujuan untuk meredakan pegal-pegal atau mengurangi stres. Saya pastikan bahwa terapis yang melakukannya nanti merupakan tenaga profesional yang terlatih untuk memijat perempuan hamil. Bahkan mereka menunjukkan sertifikat khusus yang mereka miliki."


"Aku ingin mengecat kuku," ucap Aira sambil tersenyum. Ia memperhatikan kesepuluh kukunya yang masih polos tanpa cat atau hiasan apapun.


Minami sedikit mengerutkan kening. 'Bukankah nona hamil anak laki-laki? Kenapa ingin memakai cat kuku?' lirihnya dalam hati.


"Baiklah. Saya akan meminta mereka memperhatikan cat kuku yang digunakan. Mereka harus menghindari cat kuku yang mengandung toluene DBP dan formaldehyde. Tidak sekadar mempercantik penampilan kuku jari, manicure dan pedicure dapat mengembalikan kesehatan kuku terutama bagian kutikula, sekaligus menjaga kesehatan dan kelembapan kulit tangan dan kaki Anda. Perawatan ini juga akan sangat membantu, mengingat perut Anda yang semakin lama semakin besar, hal ini akan mempersulit Anda untuk memotong kuku sendiri."


"Kamu selalu tahu banyak hal." Aira memuji kemampuan asisten yang Ken utus untuk menyertainya ini.


"Bukan begitu, Nona. Saya mendengarnya dari terapis di tempat spa itu," ralat Minami. "Apa Anda ingin creambath, Nona?"


"Eh?" Aira menatap asistennya, ia tidak pernah berpikir hal itu, juga tidak ada dalam brosur yang ada di tangannya.


"Creambath dilakukan sebagai perawatan rambut agar lebih sehat dan alami dengan pemberian krim khusus bernutrisi ke dalam pori-pori kulit kepala. Pilihlah krim rambut yang dapat memberi nutrisi pada rambut seperti krim yang mengandung asam amino, vitamin B kompleks, biotin, dan kalsium. Manfaat perawatan akan makin terasa jika dilengkapi pemijatan lembut pada kulit kepala, seperti menyehatkan dan menyegarkan kulit kepala dan akar-akar rambut. Pijatan juga diyakini dapat melancarkan peredaran darah di kepala sehingga zat-zat makanan yang diperlukan untuk rambut dapat meresap dengan baik. Khusus untuk wanita hamil, creambath dilakukan sambil tiduran untuk mengurasi rasa penat."

__ADS_1


"Ah, saya sudah memesan paket khusus untuk Anda, yakni perawatan khusus dengan membalurkan masker rempah-rempah seperti jahe, jeruk, cinnamon dan lain sebagainya ke seluruh tubuh, kemudian tubuh di tutup dengan selimut sekitar 20 menit. Sensasi hangat yang ditimbulkan di seluruh tubuh dapat membuat ibu hamil merasa lebih nyaman."


"Terima kasih atas perhatianmu, Minami. Tapi, apa aku akan sendirian di sana?" tanya Aira bersedih hati.


"Saya sudah memanggil seseorang untuk Anda."


"Eh? Siapa?" Aira bertanya-tanya siapa yang akan menemaninya.


Tit tit tit


Terdengar seseorang tengah menekan kombinasi password untuk membuka pintu kediamannya ini, membuat Aira menantikan sosok yang akan muncul dari pintu utama rumah ini.


"Mone-chan?!" Aira berseru saat melihat kehadiran adik sepupunya.


"Selamat pagi, Kak Aira." Mone memeluk Aira yang berdiri dari duduknya, "Ayo kita pergi perawatan!" ucapnya girang.


...****************...


Sumber artikel :


- popmama.com/pregnancy/second-trimester/rachma-novianty/spa-ibu-hamil


- mybaby.co.id/read/untuk-bunda/Jenis-Perawatan-Spa-untuk-Ibu-Hamil


Mohon maaf, author benar-benar sibuk di dunia nyata jadi belum fokus ngehaluin Ken-Aira 😋😭😭 Jadi, buat episode ini cuma copas dari om google. Maaf yaa 😔


Sebenernya author juga kurang puas sama part ini, kepikiran Ken yang sekarang ngga tau lagi ngapain tuh, Yu juga belum jelas keberadaannya. Ah, jangan lupa abang G mau beraksi juga .... Aaagghhh 😣


Heu-heu, kalian bersabarlah sebentar yaa. Nanti besok2 aku kasih crazy up deh kalo kerjaan udah agak sela 🙏🙇


Jangan lupa tinggalkan jejak like, komentar dan vote yaa biar author makin semangat bikin yang uwu-uwu 💃


See you next day,

__ADS_1


Hanazawa Easzy


__ADS_2