
"Maaf," ucap Mone.
"Kenapa harus minta maaf? Kamu tidak melakukan kesalahan apapun." Yamaken mendekat dan mengelus puncak kepala Mone. "Aku harus pergi. Sampai jumpa lain waktu," pamit Yamaken, ia melangkahkan kakinya menjauh dari gadis cantik itu.
Ken masuk ke dalam lift yang bersiap membawanya turun, meninggalkan ambisinya untuk menahan gadis itu. Ia tersenyum pahit, menyembunyikan hatinya yang ia patahkan sendiri. Ia tidak ingin berharap lagi.
Ting
Lift terbuka di lantai lima, studio tempatnya pemotretan sebelumnya.
"Kemana saja kamu?" tanya sutradara dengan wajah masam saat Yamaken masuk ke dalam ruangan.
"Maaf," ucap Yamaken menundukkan kepalanya.
"Semuanya bersiap! Kita mulai lagi dalam lima menit!" teriak sutradara pada semua kru yang ada.
...****************...
Burung-burung kecil berkicau bersahut-sahutan, hinggap dari satu dahan ke dahan yang lain. Beberapa tampak asik berjalan di tanah, sambil sesekali melompat, mencari biji-bijian yang akan mengisi tembolok mereka.
*Tembolok pada sistem pencernaan unggas adalah suatu pelebaran kerongkongan yang terdapat di antara proventrikulus dan mulut. Makanan disimpan untuk sementara waktu di dalam tembolok. (sumber : Wikipedia)
Dua orang pelayan mendekat pada Aira dan nyonya Sumari yang duduk di taman belakang. Seorang membawa nampan berisi semangkuk bubur beras merah dan segelas susu coklat. Di mangkuk kecil, ada dua butir telur rebus bersama beberapa sayuran yang juga dimasak dengan cara direbus. Seorang pelayan yang lain membawa teh hijau dan ubi rebus kesukaan nyonya Sumari.
"Kamu selalu makan bubur beras merah setiap pagi?" tanya nyonya Sumari pada menantunya. Selama sebulan ini, Aira tidak pernah melewatkan makanan kaya serat itu.
"Iya, Bu. Dokter Maeda yang menyarankannya. Beras merah bisa menjadi pilihan karbohidrat yang baik untuk ibu hamil. Beliau mengatakan bahwa nutrisi yang baik untuk ibu hamil adalah folat, serat, magnesium, zat besi, dan zinc. Melihat berbagai jenis nutrisi yang dibutuhkan saat hamil, beras merah menjadi salah satu sumber karbohidrat yang baik. Bahkan bisa dikatakan, beras merah adalah jenis beras yang paling bergizi untuk dimakan."
"Kamu tidak harus memakannya setiap hari, Sayang." Nyonya Sumari mengelus punggung tangan Aira, khawatir menantunya itu bosan dengan menu sarapan yang sama setiap harinya.
“Aku tidak masalah selama itu baik untuk mereka," Aira mengelus perutnya. "Beras merah mengandung senyawa yang disebut anthocyanin. Kandungan ini yang membuat beras merah memiliki lebih banyak nutrisi. Dari segi kalori, beras merah memiliki kalori yang mirip dengan beras lainnya, namun kandungan seratnya jauh lebih tinggi. Anthocyanin ini bisa disebut juga sumber antioksidan yang baik untuk tubuh, terutama saat kehamilan."
"Ketika mengonsumsi makanan dengan antioksidan yang tinggi, dapat mencegah anak dari risiko diabetes dan kelebihan berat badan atau obesitas. Beras merah mengandung serat yang baik untuk ibu hamil, termasuk sumber seng, zat besi, kalsium, magnesium, selenium, protein, dan kalium."
__ADS_1
"Zat besi penting untuk menciptakan sel darah merah pembawa oksigen yang sehat. Seng dan mangan membantu dalam menjaga metabolisme tubuh saat hamil. Selenium melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan nutrisi penting untuk produksi DNA."
"Kamu sering ke dokter?" tanya ibu ingin tahu.
"Ya. Saat di Tokyo, aku datang ke rumah sakit dua minggu sekali untuk memeriksakan kandungan. Saat itu, dokter menyarankan agar memperbanyak konsumsi bayam, brokoli, buncis, dan kacang-kacangan yang banyak mengandung asam folat. Folat adalah vitamin B yang berguna untuk perkembangan bayi selama awal kehamilan sehingga dapat mencegah kelainan kelahiran seperti spina bifida."
"Yodium juga penting untuk ibu hamil dan menyusui." Nyonya Sumari mengaduk teh di depannya sambil menatap Aira.
"Benar, Bu. Kekurangan yodium selama kehamilan dapat menyebabkan perkembangan keterampilan motorik dan pendengaran anak nantinya terganggu. Maka dari itu aku harus makan dua butir telur setiap pagi. Sebenarnya yodium bisa juga diperoleh dari ikan dan sayuran."
(sumber : https://www.orami.co.id/magazine/manfaat-beras-merah-untuk-ibu-hamil)
"Selamat pagi, Sayang. Selamat pagi, Bu." Ken menghampiri dua wanita kesayangannya.
Cup
Ken meraih lengan Aira sambil mencium puncak kepala istrinya dengan sayang. Ia meletakkan satu kotak coklat hitam di atas meja.
"Umm. Katanya makan 30 gram cokelat setiap hari selama kehamilan dapat memberi manfaat pada pertumbuhan dan perkembangan janin." Ken menarik salah satu kursi dan duduk di samping Aira, memeluk pinggangnya dengan erat. "Aku ingin bayi yang lebih bahagia dan 'lebih hidup'."
"Lebih hidup katamu? Kamu ingin mereka semakin aktif menendang di dalam sana?" gerutu Aira sebal.
"Kalau begitu, cepatlah melahirkan agar mereka tak lagi membuatmu kesakitan. Ibu juga pasti sudah tidak sabar ingin melihat ketiga cucunya. Benar 'kan, Bu?" Ken mengeratkan rengkuhannya pada Aira sambil menatap ibunya.
"Benar," jawab ibu.
"Jika bisa memilih, aku akan melahirkan detik ini juga." Aira mencubit lengan suaminya dengan gemas.
"Ibu akan bersabar," ucap nyonya Sumari sambil tersenyum. "Makan coklat sebanyak ini, apa tidak akan membahayakan mereka?"
"Tentu saja tidak. Coklat bermanfaat untuk mengurangi risiko keguguran. Meskipun tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegah keguguran, perempuan yang makan cokelat setiap hari memiliki peluang 20 persen lebih kecil untuk mengalami keguguran. Terutama di trimester pertama."
"Mengkonsumsi cokelat hitam membantu meningkatkan sistem kekebalan dan kesehatan jantung serta mengurangi tekanan darah, Bu. Cokelat hitam kaya akan flavonoid yang dapat menguntungkan pertumbuhan dan perkembangan janin." Aira menimpali penjelasan suaminya.
__ADS_1
"Cokelat juga berguna untuk menjaga berat badan. Dengan mengkonsumsinya, itu akan membantu menjaga kenaikan berat badan yang sehat dan menurunkan kolesterol."
"Namun, cokelat yang terlalu banyak pemanisnya juga tidak baik dikonsumsi berlebihan." Nyonya Sumari mengingatkan.
"Iya, Bu. Tapi lebih banyak manfaatnya daripada efek buruknya. Dalam sebuah penelitian di Finlandia, perempuan yang mengkonsumsi cokelat setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena preeklamsia. Kandungan flavanol yang tinggi pada cokelat bisa meningkatkan fungsi plasenta dan menurunkan risiko preeklamsia." Ken menyampaikan informasi yang ia dengar dari dokter spesialis yang memeriksa Aira saat masih di Tokyo.
*Preeklamsia adalah suatu kondisi medis serius yang dapat menyebabkan kelahiran prematur, pembekuan darah, kejang-kejang, dan bahkan kematian.
"Perempuan yang mengonsumsi cokelat selama kehamilan mendapat manfaat dari pertumbuhan dan perkembangan plasenta. Dampaknya, janin menjadi lebih baik, sehingga makan cokelat bisa berarti bayi sehat hingga pada hari persalinannya."
"Baiklah-baiklah. Terserah kalian saja asalkan cucuku baik-baik saja di dalam sana. Ayo makan sarapanmu sebelum dingin," tukas ibu sambil memberikan sendok keramik pada menantunya.
"Berikan padaku, Bu." Ken meraih sendok itu dan mengambil mangkuk di depan Aira. "Sayang, buka mulutmu," pinta Ken.
"Aku bisa makan sendiri," jawab Aira sebal. Ia bersiap merebut sendok dari tangan suaminya.
"Aku tidak menerima penolakan!" paksa Ken. Ia mengambil satu sendok bubur di dalam mangkuk dan menyuapkannya pada Aira.
"Aku juga tidak menerima pemaksaan." Aira memalingkan wajahnya, menolak perlakuan manja suaminya. Ia mengambil sebutir telur rebus dan mulai mengupasnya.
"Sayangku, kamu tahu apa yang akan aku lakukan jika kamu menolak makanan ini. Aku bisa menyuapimu dengan cara lain." Ken menunjukkan senyumnya sambil menaik-turunkan sebelah alisnya.
"Dasar pemaksa!" Aira terpaksa memakan makanan yang Ken siapkan.
Ibu tersenyum gemas menatap kedua anaknya yang tengah bertengkar ini. Ia bersyukur Ken telah menemukan kebahagiaan sejatinya.
...****************...
Up seadanya, author lagi pilek 😷🤕
See you,
Hanazawa Easzy
__ADS_1