Gangster Boy

Gangster Boy
Kencan : Disneyland


__ADS_3

Ken menarik pinggang Aira untuk mendekat dan menciumnya saat kembang api meledak di udara menampakkan cahaya warna-warni yang indah.


Hanabi kiss.


(Ciuman kembang api)


Aira melepaskan diri dari pagutan suaminya dan menatapnya intens. Wajah wanitanya memerah membuat Ken menyunggingkan senyumnya.


"Banyak orang disini, Ken." cicit Aira merasa malu.


"Coba lihat sekitar kita." Ken tersenyum simpul.


Aira mengedarkan pandangannya. Mereka berdiri di lantai 2 restoran jadi ia bisa melihat sekeliling dengan lebih leluasa. Semua orang menikmati pertunjukkan kembang apinya dengan antusias. Ah, beberapa pasangan juga terlihat tengah memadu kasih seperti yang Ken dan Aira lakukan barusan.


Ken duduk di bangku yang ada di belakangnya dan menarik Aira untuk duduk di pangkuannya. Tak ada orang lain disana kecuali mereka berdua. Awalnya Aira heran karena tidak menemui siapapun sejak masuk ke restoran itu, tapi anggukan Kosuke pada Ken beberapa saat lalu membuatnya sadar pasti suaminya sudah memesan tempat itu. Fully booked.


"Kamu memesan tempat ini?" tanya Aira yang hanya dijawab dengan anggukan oleh Ken.


"Aku tahu kamu pemalu. Sekarang tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena tidak ada yang memperhatikan kita. Jadi, nikmati saja." Ken menangkup pipi Aira dengan kedua tangannya dan mulai menempelkan bibirnya di bibir Aira yang terasa dingin. Butiran salju turun perlahan menyemai benih cinta keduanya. Jantung Aira berdegup kencang mendapat perlakuan hangat dari suaminya itu. Jemarinya mencengkeram jaket Ken dengan erat. Ia memejamkan mata dan mulai menikmati manisnya cinta yang ia dapatkan dari suaminya.


"I love you.." bisik Ken di sela-sela ciuman mereka membuat Aira membuka kelopak matanya. Ken menjentikkan jarinya dan tepat saat itu kembang api raksasa berpendar di udara dan membentuk gambar hati yang sangat besar.


"Arigatou Ai-chan.." ucap Ken sambil mencium kening istrinya penuh cinta.


(Terima kasih)


Aira tersipu malu dan menyembunyikan diri di bahu Ken. Wajahnya menghangat, hatinya terasa berbunga-bunga atas semua yang telah Ken lakukan hari ini.


"Jangan lewatkan kembang apinya, sayang." Ken berbisik di telinga Aira yang membuat wanitanya itu sontak mengangkat kepalanya menatap langit. Ia tersenyum dalam diam dan sesekali menatap wajah suaminya yang hanya berjarak beberapa centimeter itu.


"Terima kasih, Ken." ucap Aira setelah mengecup pipi suaminya. Pertunjukkan kembang api berakhir dan Aira masih duduk di pangkuan Ken seolah tak ingin beranjak.


"Tetaplah di sisiku.." pinta Ken dengan suara parau. Ia menahan gejolak di hatinya yang dipenuhi ketakutan akan kepergian Aira. Ia memahami sifat Aira sepenuhnya, gadis ini memiliki kemauan yang kuat dan tidak mudah untuk mematahkan tekadnya. Apapun itu.


Senyum Aira memudar dan segera berdiri meninggalkan Ken yang terpaku disana. Tubuhnya terasa kaku dan tak bisa ia kendalikan. Ken ingin memeluk istrinya itu dan tak akan membiarkannya pergi, tapi kenyataannya ia bahkan kesulitan untuk berkata seolah sebuah sihir mengikatnya agar diam di tempat duduknya.

__ADS_1


"Hanya tersisa 4 hari. Tolong tepati janjimu." Aira berucap sambil membelakangi Ken. Sebulir air mata lolos dari mata bulatnya dan mengalir di pipi tembamnya itu. Ia menengadahkan wajahnya agar tak ada air mata yang tumpah lagi.


"Ayo kita pergi ke Disneyland besok." Aira berbalik dan menampakkan wajah cerianya setelah mengusap air matanya dengan kasar sedetik lalu. Ken menatap Aira dengan hati perih seolah beribu-ribu jarum menusuknya secara bersamaan.


'Aishiteru yo, Ai-chan. Hontou ni aishiteiru.' lirih Ken dalam hatinya.


(Aku mencintaimu, Ai-chan. Sungguh-sungguh jatuh cinta padamu.)


*******


Tokyo sebagai ibu kota Jepang memiliki banyak obyek wisata yang bisa dikunjungi, salah satunya yaitu Tokyo Disneyland. Arena rekreasi dan hiburan keluarga ini merupakan bagian dari TokyoDisney Resort. Ada enam Disneyland di dunia yaitu di Tokyo, Shanghai, Hongkong, dua di Amerika Serikat dan satu di Paris, Perancis.


Di Tokyo Disneyland, pihak pengelola menyediakan sejumlah fasilitas dan wahana yang memanjakan pengunjung serta membaginya menjadi tujuh area.


Area pertama yaitu World Bazaar. Ini merupakan area pintu masuk utama. Pengunjung bisa menjumpai tugu berbentuk lingkaran yang terdapat patung Mickey Mouse. Tugu ini dibuat dalam rangka ulang tahun ke-35 Tokyo Disneyland.


Selain itu, di area ini ada pertokoan yang menjual aneka makanan dan minuman, suvenir, pakaian, aksesori, mainan, dan segala macam barang produksi Disney.


Aira berhenti di sebuah toko suvenir dan memakaikan sebuah bando Mickey Mouse di kepala Ken. Awalnya ia menolak tapi melihat istrinya memohon dengan puppy eyesnya membuat Ken akhirnya mengalah.


Mereka menikmati waktu berdua dengan penuh cinta. Bergandengan tangan sambil sesekali saling adu pandang. Ken bersin dan akan melepas maskernya tapi Aira segera menahannya, atau kejadian kemarin akan terulang lagi.


"Sepertinya Kosuke menyukai Minami." ucap Aira di sela-sela menikmati es krim di tangannya. Ken tak menjawab tapi ia juga menyetujui pendapat istrinya itu.


"Aku mau naik itu." ucap Aira sambil menunjuk Omnibus, yaitu bus tingkat yang digunakan untuk berkeliling di dalam area Tokyo Disneyland. Ken mengangguk dan mengikuti istrinya antri untuk masuk ke bus itu.


Area kedua yakni Adventure Land. Wahana di area ini mengajak pengunjung untuk bertualang. Salah satunya Western River Railroad, yaitu menggunakan kereta uap mengelilingi wilayah barat Amerika. Ada juga Pirates of the Caribbean, yakni petualangan berlayar bersama Kapten Jack Sparrow yang terkenal itu.


Aira memandangnya dengan antusias, "Belikan aku topi kapten Jack." Aira menunjuk seorang yang berperan menjadi kapten dengan mata tertutup sebelah itu. Ken menautkan kening heran dengan perubahan sikap Aira yang kekanakan. Benar-benar menghayati perannya dengan baik sebagai gadis manja.


Omnibus terus melaju melewati area ketiga yaitu Westernland. Di sini pengunjung bisa mencoba beberapa wahana bergaya khas Amerika. Misalnya menguji kemampuan menembak di Westernland Shootin’ Gallery dan menyusuri sungai dengan kapal uap di wahana Mark Twain Riverboat.


Ah Aira tak terlalu tertarik dengan dunia barat kecuali topi Jack Sparrow tadi.


Area keempat yaitu Critter Country. Di area ini pengunjung harus berbasahan-basahan. Contohnya di wahana Splash Mountain, di mana pengunjung akan meluncur menggunakan perahu dari atas ke bawah, dan di wahana Braver Brothers Explorer Canoes, yaitu mengayuh kano menyusuri sungai buatan.

__ADS_1


Lalu, area kelima adalah Fantasyland. Pengunjung bisa menjajal sejumlah wahana bersama para tokoh Disney, yaitu di Snow White’s Adventures, Cinderella’s Fairy Tale Hall, Dumbo The Flying Elephant, Peter Pan’s Flight, dan Pinocchio’s Daring Journey.


Lagi-lagi Aira menggeleng saat Ken menawarinya mencoba wahana itu. Ia bahkan tak tahu jalan cerita dari karakter-karakter putri cantik itu. Ken tertawa saat mendengar Aira tak tahu satupun nama mereka.


Di sisi kanan mereka ada juga It’s a Small World, yaitu wahana berupa pelayaran memakai perahu mengelilingi berbagai wilayah di dunia yang di dalamnya bisa dilihat berbagai tokoh Disney beserta binatang dan budaya dari berbagai benua di dunia.


Aira menggandeng lengan Ken saat bus wisata ini melewati Toontown, yaitu area hiburan dan edukasi anak-anak. Misalnya wahana Goofy’s Paint ‘n’ Play House, yaitu belajar mendekorasi kamar menggunakan cat.


Bus itu berhenti di area ketujuh dari Disneyland ini yaitu Tomorrowland. Wahana di area ini bertema kehidupan masa depan. Contohnya Star Tours: The Adventure Continue dan Space Mountain, yaitu petualangan menegangkan di luar angkasa.


Aira coba meraih sebuah komet yang tergantung di atasnya dengan sedikit melompat. Ia terkejut saat Ken mengangkat tubuh mungilnya yang beberapa kali selalu gagal meraih benda plastik itu. Mereka tertawa bersama dan berhenti di sebuah toko aksesoris. Pandangan Aira terpaku pada sebuah gantungan kunci berbentuk lumba-lumba.


"Aku mau ini." ucapnya menuju ke kasir dan segera membayarnya. Dengan cekatan Aira memasangkan gantungan kunci yang sama di ponsel Ken.


"Hiu?" protes Ken karena ternyata Aira memilih miniatur ikan hiu untuknya sedangkan untuk Aira ikan lumba-lumba yang lucu.


"Itu ccocok untukmu." canda Aira sambil berlari. Ia terus berlari sambil sesekali menengok Ken yang mengejarnya di belakang.


"Hati-hati.." Ken coba mengingatkan tapi terlambat.


Brukk


Aira jatuh terduduk di lantai. Ia menengadahkan wajahnya dan terdiam saat melihat wanita yang ia tabrak barusan. Wajah gadis berjilbab itu sontak memucat. Cenayang itu lagi. Wanita yang ia temui beberapa hari lalu saat bersama Ria.


Wanita aneh yang menyuruhnya untuk menjauhi Ken atau ia akan terikat selamanya.


"Ai-chan, daijoubu desu ka?" tanya Ken namun Aira tak bergeming seperti orang linglung.


(Apa kamu baik-baik saja?)


*******


See you next month 🤗😅 *lah besok kan udah masuk next month thor, ehehehe


Oh iya, info detail yang di ceritain disini author ambil dari KOMPAS.com yaa. Jadi gomen kalo ada yang kurang sesuai. Kan author belum pernah kesana, 😅 sekarang halu dulu, tanya sama google. Pan kapan kesana sama abang, yang penting bukan abang tukang bakso atau mie ayam yaa 🤗😆😆 abang halal dong 😎 *warning: buat para jomblo, mari menghalu bersama author 😚😚

__ADS_1


With love,


Hanazawaeaszy ^^ 😘


__ADS_2