PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA
BAB 236. ROBERT MENGINCAR BELLA


__ADS_3

“Dimana dia sekarang? Apa jaminan yang kau inginkan?”


“Bisa kau jelaskan dulu padamu? Kenapa kau memukulinya sampai saat aku menemukannya dia dalam kondisi yang sangat buruk?”


“Jangan mengganti topik pembicaraan. Dimana dia sekarang? Katakan padaku apa yang kau inginkan sebagai jaminan untuk melepaskannya?”


“Baiklah kalau kau memang tidak mau menjelaskannya padaku. Kau menginginkannya? Kau tahu aku bekerja untuk siapa?”


“Apa yang kau inginkan? Jangan banyak basa-basi!”


“Kau tahu apa yang diinginkan oleh federal bukan?” balas Anthony tak mau kalah.


“Jadi kau memang sengaja membawanya pergi sebagai jaminan supaya aku menyerah pada pihak federal, itu yang kau inginkan?”


“Kau boleh berpikir begitu!”


“Kau! Jangan pernah bermimpi! Aku tidak akan pernah melakukan hal itu!”


“Kau yakin? Walaupun jaminannya Bella? Apa kau tetap tidak akan mau membawanya?”


“Kalian semua pengecut! Kalian tidak berani melawanku secara langsung tapi kalian mencuri sesuatu dengan tujuan untuk melemahkanku! Kau pikir akan mudah menggoyahkanku? Cih!”


Dante sebenarnya setengah hati menantang walaupun tangannya gemetar dan dia sempat ragu tapi memikirkan pasukannya dan teman-temannya itulah jawaban yang diberikannya pada Anthony.


“Tenanglah Dante! Aku tidak terburu-buru semua keputusan ada ditanganmu. Tapi satu hal yang ingin kusampaikan padamu, Bella sedang hamil!”


DEG!


Dante kembali seperti terkena serangan jantung mendengar ucapan Anthony. Dia bahkan memegang jantungnya sendiri. Dante yang dari tadi berjalan mondar mandir, kini diam ditempat sambil memegang handphonenya erat-erat.

__ADS_1


“Kau pasti terkejut kan? Aku tidak tahu berapa kali kau melakukannya dengan Bella! Tapi aku tidak pernah menyentuhnya dan tidak ada yang pernah menyentuhnya disini. Kami memberikan perawatan terbaik supaya dia bisa menghilangkan traumanya. Dan sebulan ini kami hanya fokus untuk menyembuhkan luka-lukanya cambukanmu! Kau hampir saja membuatnya mati!”


“Sejujurnya aku tidak ingin menyerahkannya padamu apalagi saat aku mengingat bagaimana dia tersiksa diruangan itu! Tapi pagi ini aku baru mendapatkan informasi dari dokter yang merawatnya kalau dia sedang mengandung! Kau bisa mengabaikan berita ini kalau kau tidak pernah menyentuhnya!”


“Anthony! Kalau kau masih ingin hidup berikan Bella padaku secepatnya! Katakan dimana dia sekarang berada?” ujar Dante dengan intonasi tinggi.


“Hahahaha! Ternyata benar kau sangat yakin kalau itu anakmu ya?”


“Jangan main-main denganku! Katakan dimana aku bisa menemui Bella?”


‘Cih! Barack! Semua ini tidak akan sulit kalau kau ada disini untuk mendapatkan dimana keberadaannya pasti tidak akan sulit kalau kau ada disini!’ gumam dante dihatinya.


“Akan sulit bagimu untuk menemui Bella! Karena itu artinya kau harus berhadapan dengan pihak federal! Aku berada ditempat dimana kau tidak mungkin menyusup masuk kesini. Kau mengerti maksudku bukan?”


“Walaupun tempat itu sulit dan tidak mudah aku masuki tapi jangan kau pikir aku tidak akan bisa melewatinya! Aku akan mendapatkan wanitaku! Ingat! Jika satu helai rambutnya terjatuh, sedikit saja kau menyentuhnya dan dia terluka maka jangan harap tubuhmu akan tetap menyatu!”


“Hmm…..Bella masih ada ditanganku tapi kau sudah berani meninggikan suaramu! Perlu kau ingat ya bukan aku yang menyiksa Bella hingga terluka parah tapi kau! Kenapa kau tidak membuat tubuhmu bercerai berai? Kau hampir saja membunuh Bella!”


“Aku akan meneleponmu lagi nanti. Tunggu saja waktunya aku akan mengatur semuanya dan kau hanya perlu mengikuti arahanku. Kalau kau memang menginginkan Bella!”


Klik


“Fuhhh!” Anthony segera menghela napas ketika dia sudah mematikan teleponnya sambil memandang layar ponsel yang masih dipegangnya. “Aku tidak menyangka kalau kau benar-benar merespon berita yang aku berikan! Sky? Jadi Alex adalah Sky milik Bella? Jadi istrimu bukan ibu dari Sky? Tatiana bukan ibu dari Alex? Apa yang terjadi antara Bella dan Dante? Dan siapa laki-laki yang ditiduri Bella? Seribu laki-laki? Apa maksudnya itu?” Anthony berdecak karena  tak paham.


“Ah! Itu bukan urusanku lah! Yang penting Bella harus diselamatkan dulu dari ayahku kalau aku harus mengembalikannya pada Dante adalah jalan terbaik untuk menyelamatkannya maka akan aku lakukan.” ujar Anthony memikirkan sejenak keputusannya.


Tok tok tok


‘Huh! Siapa lagi yang mengetuk pintu kamarku?’ ujarnya langsung berdiri dan berjalan menuju ke pintu kamar lalu membukanya.

__ADS_1


“Canta? Ada apa kemari?”


“Tuan Anthony! Tuan Robert menginginkan anda segera berkemas. Beliau meminta saya untuk memberitahukan padamu sudah waktunya anda kembali bekerja dan saat ini dia memintamu untuk segera pergi ke markas besar dan bergabung dengan pasukan pengamanan di White House, USA!”


“Ha? Apa? Aku bertugas lagi Canta? Kau tidak salah informasi kan?”


Anthony masih enggan untuk kembali bekerja karena ini tidak sesuai dengan peraturan.


“Iya Tuan Anthony. Itu informasi yang baru saja saya dapatkan dari sekretaris Tuan Robert. Dia memintaku untuk menyampaikan padamu, Anda diminta untuk bersiap-siap sekarang juga.”


GLEK!


‘Apa sebenarnya yang kau inginkan ayah?’ Athony tidak merespon ucapan Canta,dia menelan salivanya dan menatap orang dihadapannya.


“Ehm….Tuan Anthony! Apa ada yang masih belum jelas dengan informasi yang saya sampaikan tadi?” tanya canta saat dia melihat bosnya itu tidak mengatakan apapun padanya.


“Terimakasih untuk informasinya Canta! Kau boleh pergi!” ujarnya tersenyum pada pelayan itu.


“Baiklah Tuan. Saya permisi dulua.”


“Arrggggg!” teriaknya sambil mengacak-acak rambutnya setelah menutup pintu. Anthony jadi uring-uringan dan berjalan mondar-mandir. “Tidak! Aku tidak bisa pergi! Ini semua sangat aneh, aku tidak pernah diberikan tugas dadakan seperti ini. ****!!”


BUG


Satu pukulan mendarat didinding kamarnya. “Ini tidak benar! Ini melanggar aturan. Apa alasannya mengirimku untuk bertugas lagi? Aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada Bella kalau aku sampai pergi dari rumah ini! Huh…..kepalaku pusing jadinya!” Anthony berpikir mencari cara untuk menolak pekerjaannya.


“Aku tahu ayahku menginginkan Bella! Tapi selama ini aku masih menentangnya sehingga dia tidak bisa membawanya. Lalu apa yang akan terjadi jika aku pergi? Apa yang akan terjadi pada Bella? Dia sedang hamil dan dia tidak boleh stress.” Anthony memijat pelipisnya sambil meringis. Dia belum mendapatkan ide yang tepat untuk menolak perintah ayahnya itu.


“Tunggu dulu! Mungkin aku bisa melakukan sesuatu untuk hal ini?” ucapnya setelah hampir tiga puluh menit dia hampir kehabisan akal sambil memicingkan matanya dia meraih handphonenya.

__ADS_1


“Ada apa kau meneleponku Anthony?” tanya Robert.


“Aku baru mendapatkan informasi dari Canta. Apa benar aku harus bekerja sekarang, ayah?”


__ADS_2