
Nick tiba-tiba mengalihkan pandangannya dari ponselnya saat dia menyadari bahwa Bella malah berdiri terpaku di tangga dan menatap kebawah.
‘Apa yang dilakukan wanita itu? Kenapa dia malah berdiri saja di tangga?’ gumam Nick melihat kearah Bella yang masih berdiri diatas tangga membuatnya menjadi penasaran dan berjalan mendekati wanita itu.
“Ada apa?” tanya Nick dengan suara baritonnya.
“Ssssttt! Pelan-pelan bicara nanti suaramu terdengar ke bawah!” ujar Bella menutup mulut Nick dengan tangannya secara refleks.
“Hyaaakkks” teriak Nick yang langsung mulutnya kembali dibungkam dengan tangan Bella.
“Eh maaf tadi aku refleks.” ucap Bella meringis menatap Nick yang terlihat kaget dan menahan marah.
“Jangan sekali-kali kau menutup mulutku dengan tanganmu seperti tadi.” ucap Nick serius dan Bella pun langsung menganggukkan kepalanya ketakutan.
‘Huuh bisa mati aku kalau Dante sampai tahu dia menyentuhku.’ kesal Nick didalam hatinya. 'Sialan! Moga saja Dante tidak tahu apa yang barusan dilakukan wanita ini.' bisiknya lagi dalam hati.
“Maaf tadi aku tidak sengaja melakukannya. Abis suaramu tinggi sekali. Kan aku sedang bersembunyi.” ucap Bella sambil menundukkan kepalanya.
“Bersembunyi? Bersembunyi dari siapa? Sembunyi kok disini?” tanya Nick memperhatikan gerak gerik Bella.
“Wanita itu!” Bella menunjuk ke bawah.
“Kau mengenalnya?” tanya Nick setelah menatap kearah yang ditunjuk oleh Bella. Orang yang ditunjuk tidak menyadari kehadiran Bella dan Nick yang sedang mengamatinya.
“Iya. Dia adalah istri Jeff Amadeo.” jawab Bella yang membuat Nick mengerjapkan matanya menatap Bella semakin serius.
“Kau tidak salah lihat kan?” tanya Nick yang agak terkejut mendengar informasi dari Bella.
__ADS_1
Bella menggelengkan kepalanya, “Aku mengenal Jeff dan aku tahu wanita itu! Aku pernah melihat fotonya di ponsel Jeff dan aku juga pernah melihat beberapa foto-fotonya dari berbagai pose jadi aku tidak mungkin salah.” ucap Bella sangat yakin.
“Kenapa kau meminjam ponsel Jeff?”
“Karena dia memintaku untuk menjadi wanita simpanannya. Tapi aku menolaknya berkali-kali dan aku mengatakan kalau dia ingin bersamaku maka dia harus meninggalkan wanita itu dulu!” jawab Bella jujur yang membuat Nick kembali mengeryitkan keningnya. Nick tidak menanggapi perkataan Bella.
‘Mau menikahi Bella? Sedekat itukah hubungannya dengan Jeff Amadeo? Pantas saja Dante marah sekali pada pria itu dan Jeff pun berusaha keras untuk mengambil Bella.’ bisik hati Nick setelah dia berpikir sejenak.
“Lalu kenapa kau malah berdiri diam disini? Turunlah ke bawah!” tanya Nick setelah dia diam-diam mengamati Bella yang masih berdiri ditempatnya.
“Kau benar! Buat apa aku berdiri disini ya? Tapi kenapa juga aku harus turun kebawah? Aku takut sekali pada wanita itu!” ucap Bella menatap cemas kearah Nick.
“Apa? Takut? Apa yang kau takutkan?” tanya Nick yang tidak menyangka Bella akan ketakutan. ‘Dimana otak wanita ini? Jelas-jelas Dante sudah menunjukkan perasaan padanya! Rumah ini dan seluruh isinya adalah miliknya karena Dante pasti memberikan apapun yang dia mau! Jelas dia lebih berhak untuk melangkah dirumah ini ketimbang wanta yang duduk disana!’
“Aku kan sudah pernah berhubungan dengan suaminya! Kalau aku bertemu dengan wanita itu bagaimana nasibku? Dia pasti menjambakku. Membunuhku atau melakukan sesuatu yang buruk padaku! Kalau itu terjadi, bagaimana dengan anakku? Aku tidak berani bertemu dengannya!” ucapnya.
Mendengar ucapan Nick membuat Bella terdiam lalu berpikir sambil menatap Nick serius. Kemudian dia mengalihkan pandangannya lagi kearah tangga. “Kalau dia menanyakan sedang apa aku disini, apa yang harus kukatakan nanti?” tanya Bella cemas.
“Ya katakan saja kau kekasihnya Dante! Memang benar kan?”
“Apa? Haruskah aku mengatakan seperti itu? Kalau Dante marah padaku bagaimana?”
“Lantas, kau mau mengatakan apa? Hmmm? Pengasuh Alex? Lalu tadi malam kau dan Dante tidur bersama didalam bunker itu mengasuh Alex? Aku yakin kau pasti enak-enak bersama Dante iyakan?”
“Tapi aku tidak berani mengatakan kalau aku kekasih Dante.” Bella berdecak.
Sambil melirik Nick, didalam hatinya Bella bergumam, ‘Dulu dia sama seperti Dante sangat mengerikan tapi kata-katanya tidak sepahit Dante. Hihihi….enak-enak di bunker katanya? Darimana dia tahu ya? Ah, aku sudah merindukan Dante.’
__ADS_1
‘Cih! Apa yang ada didalam kepala wanita ini? Pasti dia sedang memikirkan bercinta dengan Dante? Eisshh bisa gila aku lama-lama kalau berada lama-lama didekatnya. Mana aku tidak ada pelampiasan sudah sekian bulan!’ decak hati Nick.
“Ayo turun bersamaku!” ujar Nick saking kesalnya.
“Ah terima kasih kau mau menemaniku turun ke bawah! Aku takut sekali dengannya!” Bella sangat senang mendengar ajakan Nick karena mau membantunya lalu dia berjalan menuruni tangga bersama pria itu. Tanpa sadar dia memegang tangan Nick.
“Kau!” Nick membelalakan matanya menghindari Bella. “Apa yang kau lakukan? Menjauh!”
“Heeeh….maaf aku cuma takut!” ucap Bella lirih.
“Jangan pegang tanganku! Kau bisa membunuhku kalau kau memegang tanganku seperti itu!”
“Maaf….maaf ya.”
“Kau harus menjaga jarak denganku! Satu meter oke? Mengerti?” ucap Nick bergidik ngeri. ‘Aduh ada-ada saja wanita ini tidak sadar apa kalau dia punya pasangan yang mengerikan seperti Dante? Sekali cemburu dia bisa menggergaji orang seperti yang dilakukannya pada Julian! Pffff bagaimana nasibku sekarang? Aku harus meminta Henry menghapus rekaman CCTV tadi saat Bella memegang tanganku! Dante tidak boleh tahu soal itu. Bisa mati aku!’
Nick sangat mengenal Dante dan tahu tabiat sahabatnya itu. Apabila pasangannya dekat dengan orang lain maka akan sangat mudah bagi Dante untuk tersulut emosinya.
Flashback off
“Apa yang kau lakukan disini?” tanya wanita yang tadi diperhatikan Bella. ‘Aku sudah mengamatinya sejak dia turun tangga. Aku sudah memperhatikannya. Aku tidak mungkin salah mengenali orang! Kau! Dasar wanita penggoda! Pasti dia menggoda pria pincang disampingnya itu kan?’ bisik hati Katarina yang semakin membara ketika melihat Bella agak ketakutan.
“Ehm...maaf Dante mengajakku kesini.” ucap Bella yang memang merasa ketakutan saat ini.
‘Aduh….kenapa dia minta maaf pada wanita itu?’ geram sekali Nick mendengar perkataan Bella.
Sedangkan Katarina semakin berang mendengar perkataan Bella, “Dante mengajakmu kesini?” tanyanya sinis sambil mencibir pada Bella.
__ADS_1
‘Dante mengajaknya kesini? Tidak mungkin kalau dia tidak menggoda Dante! Setelah dia mendapatkan Jeff, sekarang dia malah menggoda Dante? Pria dingin itu? Bahkan Dante tidak menatapku tapi bagaimana bisa dia menatap wanita penggoda ini? Cih! Tidak mungkin! Aku harus segera memberitahu istri Dante tentang wanita ini!’