PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA
BAB 358. AKU ISTRI JEFF AMADEO


__ADS_3

“Anda akan tahu nanti! Mungkin dia akan mengirimkan pesan kepadamu melalui itu, Tuan  Dante!”


“Katakan pada Barack, wanita yang ada dirumahku itu merepotkan sekali. Sebaiknya dia segera kembali dan menjemputnya!” ujar Dante.


Dia tak ingin melanjutkan pembicaraan lagi dan langsung masuk kedalam mobilnya dan melaju pergi. Meninggalkan orang yang ada bersamanya tadi dalam diam dan menatap mobil Dante yang melaju menjauh dari tempat itu.


“Persis seperti yang dikatakan Barack padaku tentang dirimu.” dia tersenyum tipis. “Ternyata ornagnya seperti itu ucap pria bernama “Manuel itu smabil terkekeh dan pergi meninggalkan jalanan yang sepi.


Dreetttt dreeettttt dreeetttt


‘Sssshhhh mau apalagi dia meneleponku?” tanya pria yang sudah memegang ponselnya sambil tersneyum dan dia sudah menjawab panggilan telepon itu. “Ada apa kau meneleponku Manuel?”


“Aku baru saja menyampaikan semua pesan mu pada temanmu itu.” ucap Manuel sambil beranjak dari jalan dan kembali ketempat persembunyiannya.


“Bagus! Apa yang dia katakan padamu?” tanya Barack.


“Sepertinya dia mempercayaimu. Dia menerima semua yang kau berikan dan dia juga menerima wanita itu untu dititipkan. Dia tidak mngecek wanita itu juga dan yang paling penting dia terlihat sangat tidak tertarik pada wanita dihadapannya. Dia sudah langsung meninggalkanku begitu saja.”


Manuel terkekeh, dia sungguh tidak percaya kalau Dante mau melakukan apa yang dikatakannya tadi.


“Aku sudah mengatakan padamu dia sahabatku. Dia sangat mempercayaiku dan apapun yang aku katakan dia pasti melakukannya!” ucap Barack.


“Apa kau ada niatan untuk mengkhianatinya? Sepertinya sangat mudah untuk menghancurkan Dante jika kau mau melakukannya.” ujar Manuel.


“Jangan sembarangan bicara! Tapi semua pesan yang aku berikan padanya apa sudah kau sampaikan semua? Tidak ada yang terlewatkan bukan?”


“Iya! Termasuk cara pulang dengan helikopter itu sudah aku sampaikan juga padanya.”


“Bagus! Ini sesuai dengan yang direncanakan.” ucap Barack lagi dengan senang.


“Kau yakin akan menjalankan misi ini?” tanya Manuel.


“Kenapa memangnya? Dia mau melakukan apa yang aku perintahkan bukan? Tentu saja aku yakin.”

__ADS_1


“Sayu kesalahan kau tidak mendapatkan mangsamu! Kau tahu apayang terjadi pada Jeff? Dia akan mencurigaimu.”


“Aku tidak peduli! Aku sudah memberikan yang terbaik untuknya! Dan sekarang dia harus masuk kedalam permainan ku. Aku yang menentukan karena sekarang aku yang memegang pion caturnya!”


“Kau cukup berani menantang api, Barack!” decak Manuel dengan kagum. ‘tapi memang hanya orang berani sepertimulah yang bisa menghancurkan Jeff dengan bisnisnya!’


“Ssshhh! Kau bisa menjadi partnerku yang baik Barack!’ bisik hati Manuel.


“Tidak! Aku tidak menantang. Dia sendiri yang memintaku untuk mengundangnya kedalam permaian ini. Jadi ini adalah permainanku!” Ucap Barack.


“Ya sudahlah. Dimana kau sekarang? Hati-hati dengan wanita ular itu, dia akan terus mengikutimu dan dia akan terus menguping pembicaraanmu. Aku hanya mengingatkanmu saja. Rencana kita bisa kacau kalau wanita itu berisik.” ucap Manuel dengan penuh penenakan pada kalimat terakhir.


“Kau tak perlu mengajariku tentang hal itu! Seolah kau memberikanku pesan, maksudku apapun yang wanita itu katakan tentang seseorang.”


Manuel terkekeh mendengar perkataan Barack! Dia tahu betapa tegrila-gilanya wanita itu pada Barack dan Barack memanfaatkan kesempatan itu untuk menjadikan wanita ular itu menjadi bonekanya yang menuruti semua perintahnya.


“Kalau sudah tidak ada lagi yang dikatakan oleh Dante untukku, aku akan menutup teleponnya.”


“Alat itu tidak bisa digunakan sembarangan. Karena dia hanya bisa menerima pesan tiga kali. Kau tidak tahu bagaimana cara mengotak atik satelit itu supaya bisa lebih dari tiga kali. Ini akan bermasalah nanti dengan pihak federal.”


‘Apa kau merindukanku? Aku masih hidup sampai sekarang pasti kau masih menggunakan kalung itu bukan? Aku belum memberitahu padamu cara kerja kalung itu. Tapi terimakasih karena telah membuatku tetap hidup!’ bisik hati Barack yang teringat pada Sarah. Padahal dia menunggu Manuel menyampaikan jika ada pesan dari Sarah yang disampaikan oleh Dante tadi.


“Ya sudah. Baiklah. Dante memnag menitipkan suatu pesan untukmu tadi,” ucap Manuel.


“Katakan padaku!” Barack tiba-tiba menjadi tidak sabaran. Dia hampir menjadi gila karena penasaran.


“Wanita itu menyebalkan katanya dan menyusahkannya. Kapan kau akan kembali untuk mengambilnya?”


...*******...


Sementara itu di posisi Dante ketika itu dia sudah melajukan mobilnya menjauh dari tempat pertemuan dengan pria suruhan Barack.


“Siapa namamu?” tanya Dante pada wanita yang duduk disampingnya, membuat wanita itu sedikti berdegup jantungnya lalu menoleh kearah Dante.

__ADS_1


“Kau bisa bahasa Spanyol?” bukannya menjawab pertanyaan Dante, wanita itu malah bertanya balik.


‘Berarti dia mengerti semua yang kukatakan pada Manuel tadi?’ bisik hati wanita itu tak enak hati.


“Siapa namamu?” ulang Dante lagi menanyakan wanita disampingnya yang masih diam.


“Apa penting namaku?”


“Aku bertanya sekali lagi. Siapa namamu? Kalau kau tidak menjawabnya dalam sepuluh detik aku akan menurunkanmu dijalanan. Aku tidak akan peduli denganmu!”


“Fuuuhhh! Namaku Katarina. Apa itu cukup?” mendengar ancaman Dante dengan suara yang tinggi membuat wanita itu melirik kearah Dante dan mengeluarkan paspor dari tasnya.


Dia menunjukkan pada Dante walaupun pria itu enggan membacanya karena dia sedang fokus menyetir. “Ah, Katarina! Apa kepentingannya sampai kau bersama pria tadi?”


“Mungkin kau akan kaget jika kau tahu siapa aku.” ucapnya.


Dante menggelengkan kepalanya, “Walaupun kau adalah alien sekalipun aku tidak akan kaget! Jelaskan saja padaku semua yang harus kau jelaskan. Tak perlu banyak bicara yang tak penting.”


“Aku tidak bisa.”


“Kalau begitu aku pun tidak bisa melindungimu. Aku tahu pria tadi memintaku untuk melindungimu tapi kalau kau tidak bisa bekerjasama denganku, maka akupun tidak bisa membantumu lebih!”


“Baiklah kalau begitu. Aku akan menceritakan padamu.” awab Katarina mencoba menahan dirinya.


‘Manuel mengatakan padaku untuk menjelaskan semuanya kepadanya. Dan aku tidak boleh menipunya. Baiklah aku akan berusaha bicara jujur padanya.’ bisik hati Katarina. Tadinya memang wnaita itu tidak mau mencertiakan apapun tapi mengingat pesan yang diberikan Manuel padanya dia pun melakukan apa ang diperintahkan Dante.


“Aku adalah istri Jeff Amadeo! Aku adalah putri dari gubernur sebelumnya. Dan aku yang memaksa ayahku untuk membantu Jeff untuk mendapatkan jabatannya yang sekarang di pemerintahan.” Kaatrina mulai menceritakan tentang masa lalunya.


“Ah, jadi itu alasan dia menikah denganmu!” Dante manganggukkan kepalanya dan tersenyum tipis, “Lalu kenapa kau bersama dengan pria itu? Apa kau berselingkuh dibelakangnya?”


“Tidak!” Katarina menggelengkan kepala. “Kondisinya memang dia tidak menginginkanku lagi. Karena dia berusaha membunuhku dan Jeff menginginkan aku mati.”


Dante sebenarnya ingin menengok kesamping dan bertanya lagi tapi dia tidak melakukan itu dan menyembunyikan niatnya. Dia tetap fokus menatap lurus kedepan. “Ceritakan yang jelas padaku.”

__ADS_1


__ADS_2