PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA
BAB 539. PANIK


__ADS_3

“Dante, tunggu dulu jangan pergi!” Barack mencegat tangan Dante yang sudah mau kembali ke helikopter. Dia sangat panik dan ketakutan memenuhi pikirannya.


“Dante, tenangkan dirimu. Kita tidak bisa bertindak gegabah!” Manuel menimpali.


“Seberapa jauh pesawat itu bisa terbang?” tanya Dante.


“Maksudmu pesawat yang berupa mobil itu?” Barack balik bertanya.


“Iya Barack!” Dante mengangguk menatap serius.


“Aku rasa itu tidak akan lebih dari lima ratus kilometer.”


“Kalau begitu, kita harus bergerak cepat!” Dante ingin bergegas tapi---


“Tenanglah Dante! Kita harus berpikir dengan kepala dingin.” Barack berusaha menenangkannya.


“Tapi bagaimana aku bisa bersikap sekarang? Istri dan anakku dalam bahaya!” Dante menimpali dengan nada cemas dan panik. Disaat bersamaan terdengar suara ponsel berbunyi.


Dreeettt dreeetttt dreeettttt


“Sebentar, ada telepon masuk!” ucap Manuel yang langsung menunjukkan ponselnya dan mengangkat teleponnya. Sepertinya panggilan itu berasal dari kesatuannya.


“Iya ada berita apa?” tanya Manuel tanpa bertanya siapa yang meneleponnya.


“Manuel ini aku!” ucap Henry.


“Bagaimana kau bisa sampai dimarkas Henry?” tanya pria itu dengan lega.


“Tentu saja dengan menyelamatkan diri, nanti aku akan ceritakan semuanya kepadamu! Aku tidak bisa menjelaskannya sekarang.” kata Henry.


“Situasinya genting dan aku tidak bisa banyak bicara!”


“Ada apa?” Manuel bertanya sambil mengeryitkan dahinya.


“Robert Kane sudah berencana untuk membeli senjata dari Jeff! Dia adalah orang yang juga membiayai proyek manusia android milik Jeff! Mereka sudah lama bekerjasama.” ujar Henry.


“Benarkah yang kau katakan ini?”

__ADS_1


“Siapa yang meneleponmu Manuel?” Dante bertanya karena penasaran dan ingin tahu apa yang dikatakan orang dari ujung telepon.


“Henry! Kau bicara langsung dengan Dante!” lalu dia menyodorkan ponselnya pada Dante.


“Henry, ada apa denganmu?” tanya Dante.


“Saya sudah selamat Tuan. Manuel sudah mengirimkan pasukan dari kesatuan kami untuk menolongku.” jawab Henry.


“Lalu apa yang kau temukan?”


“Kondisi di federal sekarang kacau balau! Mereka membeli senjata dari perusahaan Jeff! Robert Kane sudah bekerjasama dengan Jeff dan satu lagi, federal juga sudah melakukan uji coba dengan para tentara menggunakan serum yang diberikan oleh Jeff!”


“Cairan itu maksudmu? Mereka sudah menyuntikkannya?” Dante terkejut mendengar perkataan Henry.


“Iya Tuan. Dan sekarang pihak federal sedang kebingungan bagaimana cara mengontrol pasukan mereka yang justru kini malah menyerang balik mereka! Kondisi sudah tidak bisa diselamatkan lagi! Semuanya benar-benar kacau disana!” kata Henry menjelaskan dan dari nada suaranya yang bergetar sepertinya dia sangat cemas. Karena Henry belum pernah mengalami ini sebelumnya.


“Apa solusinya?” tanya Dante memicingkan mata. Dia merasa sangat antusias dan dia juga ingin mencari tahu rencana selanjutnya. Keadaan sekarang sudah berkembang dan menakutkan seperti yang sempat dikhawatirkan Dante. Mereka membutuhkan rencana yang matang untuk mengatasi masalah ini. Dia baru tahu kalau sudah banyak yang terkontaminasi.


“Kami pihak FBI dan CIA sudah berencana untuk bekerjasama! Kami akan menghancurkan semua orang-orang di federal yang sudah terkontaminasi! Karena mereka bukan lagi manusia seutuhnya. Kami akan menyerang pasukan federal dan mencari siapa saja yang masih manusia normal dan yang android! Kami akan bergerak secepatnya sebelum situasi semakin kacau!”


“Saya tidak tahu Tuan! Tapi kondisinya sekarang sudah semakin gawat! Kalau kita tidak menghentikan peredaran ini maka pasukan mereka akan semakin banyak! Karena mereka menembakkan serum itu kepada siapapun!” ujar Henry menguraikan apa yang sudah dilihatnya sendiri.


Dante belum merespon tapi dia malaah mengalihkan pandangannya pada Manuel. “Kau tahu seberapa banyak serum yang sudah disiapkan Jeff?” tanyanya pada Manuel dengan tatapan resah. “Katakan padaku semua yang kau tahu!”


“Seingatku Tuan Jeff berencana untuk memiliki satu miliar orang pengikut! Kalau memang dia merencanakan seperti itu berarti dia sudah menyiapkan satu miliar serum!” jawab Manuel.


“Bisakah menyiapkan itu dalam waktu singkat?” Dante tak ingin menyerah, dia bersikeras untuk memaksa mencari tahu informasi yang bisa berguna baginya.


“Jika bahannya sudah ada, tentu bisa Tuan! Aku tidak tahu apakah mereka sudah mengambil sampel dari….” Manuel baru menyadari kesalahannya bicara.


“Apa yang terjadi?” tanya Dante kemudian.


“Aku ingat aku merubah pola pikir Gabriella! Aku mencoba menghilangkan apa yang ingin disampaikan pada Jeff dan saat itu ilmuwan mengambil cairan dari kepalanya, mungkin itu langsung digunakan untuk membuat serumnya.” jawab Manuel.


“Bisa secepat itu?” Manuel mengangguk, “Kalau Gabriella berhasil maka dimanapun mereka mencobanya pasti akan berhasil!”


“Aku rasa tidak bisa bekerja secepat itu. Kalau mereka tidak melakukan pengecekan lebih lanjut aku yakin pasti ada banyak kekurangannya!” ujar Dante.

__ADS_1


“Tapi aku rasa Jeff tidak akan peduli, baginya yang penting bisa mempunyai pasukan satu miliar!” kata Manuel penuh penekanan membuat semua yang ada disana menatapnya serius.


“Jeff hanya mementingkan apa yang direncanakannya bisa berhasil! Dia tidak peduli efek dan lainnya! Dan sekarang yang dia inginkan sudah dia dapatkan, Bella sudah dibawa pergi kesana sekarang!” ucapan Manuel inilah yang membuat kepala Dante tidak bisa berpikir jernih lagi.


‘Alex! Aku tidak mau anakku dijadikan manusia android! Bella!’


Dante membayangkan Bella dan Alex dibenaknya.


“Dante! Lakukanlah sesuatu! Aku tidak mau mereka merubah cucuku menjadi manusia tidak utuh lagi!” permohonan Omero dan dia terlihat khawatir sehingga kerutan diwajah tuanya semakin terlihat.


“Ayah, tanpa kau minta pun aku pasti akan melakukannya! Aku akan menyelamatkan istri dan anakku!” ujar Dante.


“Maafkan aku Noel! Aku tidak tahu kalau seperti ini jadinya, aku tidak tahu kalau dokter-dokter itu malah meracuni ayahmu!” ucap Dante menatap Noel yang terlihat sedih dan merasa bersalah.


Noel tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, “Tak perlu khawatir Tuan! Aku yakin ayahku baik-baik saja. Aku melihatnya bertarung dengan dirinya sendiri.” ujar Noel.


“Walaupun seandainya dia kalah tapi aku yakin semoga saja ayahku masih bisa memenangkan dirinya agar tidak berubah menjadi manusia android! Dan semoga saja dia tidak melukai Nyonya Bella dan Tuan Muda Alex!”


Dante tidak bisa mengiyakan juga karena dia tidak yakin tapi dia sangat emosi akrena Bella dan Alex tidak ada bersamanya saat ini.


“Kalau begitu aku akan mencarinya sekarang!” akhirnya Dante pun memutuskan.


“Kau tidak akan bisa mencari Bella sekarang, Dante!”


“Aku bisa, aku bisa tahu dimana Bella berada sekarang!” ujar Dante menatap mereka semuanya.


“Bagaimana carannya kau tahu keberadaannya?”


Dante pun melepaskan jam tangannya dan menunjukkan pada mereka semua.


“Ah!” Barack meringis tapi dia tahu maksud dari tindakan Dante itu!”


“Aku bilang aku bisa!” Dante menegaskan lalu dia mengalihkan pandangannya pada Hans. “Kau masih memegang kunci untuk mengeluarkan Nick?”


Hans mengangguk, “Iya.”


“Kalau begitu kembalilah ke bunker! Kalian semua juga masuk ke bunker! Lebih cepat lebih aman!”

__ADS_1


__ADS_2