
“Kau mendengar apa yang kukatakan bukan?” Jeff mencoba berbicara untuk mengingatkan Barack lagi karena pria itu sama sekali tidak meresponnya.
“Baiklah kalau memang itu maumu.” sahut Barack yang kali ini merasa lebih cemas lagi. ‘Aku harus secepatnya pergi dan mengejar Sarah! Aduh aku tidak mau Sarah berada didalam medan pertempuran.’ gumamnya dalam hati.
Barack kini mulai memikirkan cara agar segera meninggalkan Jeff secepatnya tanpa mendengarkan celotehannya lagi.
“Kalau begitu pergilah! Lakukan perintahku!” ujar Jeff memberikan izin.
“Nona Sarah!” suara seorang pria terdengar memanggil wanita itu yang membuat Barack menoleh kearah datangnya suara.
‘Siapa pria itu? Kenapa dia mengejar Sarah-ku?’ Barack berbisik didalam hatinya dan sungguh membuat Barack kesal melihat pria itu mengejar Sarah sambil berteriak memanggil namanya.
‘Apa dia berbuat jahat pada Sarah?’ Barack sama sekali tak mengerti tapi saat ini dia berusaha untuk menutupi perasaan itu dari Jeff supaya pria itu tidak mencurigainya.
“Apalagi yang kau tunggu? Cepat pergi! Kejar wanita itu!”
“Kalau begitu aku permisi dulu. Aku akan mengambilnya dulu.”
“Siapa yang mengejar wanita itu?” tanya Jeff.
“Sepertinya dia adalah orangnya Dante!” jawab Barack.
“Iya iya…..setidaknya kalau dia bisa kita tangkap, dia bisa memberitahu tentang Bella!”
Barack melirik pada Jeff dan mengangguk.
“Baiklah. Kalau begitu aku permisi.”
Tanpa menunggu lama lagi Barack pun pergi meninggalkan Jeff dan Barack langsung mengambil teleponnya.
[Rencana dibatalkan! Sekarang kita hanya fokus pada wanita yang tadi terlihat di proyektor]
Barack mengirimkan pesan untuk anak buahnya yang memimpin penyerangan saat dia pergi meninggalkan Jeff tadi.
“Sarah!” Barack memanggil lago. Semua ini bukan rencananya dan sepertinya semuanya jadi berantakan dengan kehadiran Sarah disana. Perubahan rencana yang tiba-tiba pun terpaksa dilakukan. ‘Dante! Apa ini yang kau rencanakan?’
__ADS_1
‘Kau sengaja membawa Sarah untuk menarik perhatianku seperti kau membawa Bella dengan tujuan untuk menarik perhatian Jeff?’ tiba-tiba Barack teringat dengan sesuatu, ‘Tunggu dulu! Dante bilang kalau seseorang akan menyamar jadi Bella, kenapa aku jadi lupa? Jadi wanita itu bukan Bella asli kan?’ Barack pun sudah ingat tapi saat ini dia mengejar Sarah.
“Bodoh! Aku tidak tahu bagaimana caramu bisa sampai disini tapi sepertinya kau menyesal karena gagal. Aku masih bisa melihat borgol ditanganmu!”
Sarah memang masih menggunakan borgol ditangannya dan terus saja berlari menuju keaarah proyektor berada. “Dari dulu kau selalu saja membuat masalah!”
Barack mengeluh sambil tersenyum saat dia berlari melewati puluhan orang yang mulai panik.
Dor dor dor dor
Suara tembakan sudah mulai terdengar dan ini membuat Barack semakin cemas saja. “Mereka berusaha menyelamatkan diri dari pasukan federal!” bisik Barack dihatinya karena dia tahu orang-orang dibawah sana adalah pasukan dari federal yang berusaha menghentikan transaksi.
Terjadilah baku tembak diantara tiga pihak yaitu pihak Dante, pihak federal dan terakhir adalah pihak yang membeli persenjataan. “Sarah! Kenapa kau bodoh sekali! Kenapa kau tidak bergerak lari!” Barack bicara singkat dihatinya sambil terus berlari karena Sarah lebih lincah daripada orang yang mengejarnya dan Barack juga.
Dia berlari cepat sekali seakan tidak takut kalau Sarah bisa saja terkena peluru nyasar. “Dante! Kenapa kau bisa kecolongan anak ini? Kenapa dia bisa ada disini?” Barack sudah geram sekali.
“Sarah!” Barack sudah berada sejajar dengan orang yang memanggil Sarah tapi pria itu tidak sadar kalau Barack mengejarnya.
Kini jarak mereka hanya berkisar lima meter jauhnya dan diantara mereka ada banyak orang. Hanya Barack yang menyadarinya. “Cukup tampan pria itu! Tapi aku tidak akan membiarkanmu mendapatkan Sarah! Dia milikku!” gumam Barack lagi yang merasa tidak nyaman dengan kehadiran Noel disana.
“Sarah! Kau tidak bisa kesana itu tempat berbahaya!” teriak Noel dengan nada suara penuh kecemasan.
“Kakakku! Mereka mendapatkan kakaku. Jangan-jangan mereka juga mendapatkan Alex!” sahut Sarah yang tak kalah cemasnya.
“Tidak mungkin Alex ada disana! Kau tidak tahu tempat apa ini! Cepat kembali! Dante memintaku untuk menjagamu sampai dia kembali! Sarah….jangan bertindak bodoh!”
“Aku tidak peduli! Aku mau cari Bella! Aku datang kesini untuk melindunginya tetapi ternyata mereka malah menculiknya! Bella! Dimana sih kau? Apa kau tidak melihatku?”
Sarah mengoceh sambil berlari masih berusaha untuk menjauhi Noel.
‘Sepertinya aku paham tentang sesuatu! Kau pasti mengikuti Dante bukan?’ bisik Barack didalam hatinya yang mulai menyadari sesuatu.
“Lepaskan tangan…..”
“Hei cepat lepaskan tanganmu dari Sarah!” ujar Noel yang sudah mengacungkan senjatanya pada Barack.
__ADS_1
“Sebaiknya kau perhatikan dirimu sendiri daripada kau menembakku, lalu kau kehilangan kepalamu.” Barack pun langsung berdiri berhadapan dengan Noel.
“Kau mendekat padaku maka aku akan melakukan sesuatu yang buruk padamu dan anak ini akan mati ditanganku!” ancam Barack.
“Barack! Apa-apaan ini? Kenapa kau menodongkan senjata itu padaku?”
“Aku bukan Barack! Namaku Rodrigo!” ujar Barack.
“Hah? Tidak mungkin! Ada apa ini sebenarnya? Aku tahu kau pasti Barack! Dari suaramu saja dan dari caramu bicara pun aku tahu kalau kau Barack!” protes Sarah.
“Jangan banyak bicara atau aku kan akan menembakmu. Aku akan membawamu pergi.”
“Tuan biarkan saya saja yang membawanya.” ujar anak buah Barack.
“Tidak perlu! Aku sendiri yang akan mengurusnya.” jawab Barack.
“Tidak…..tidak……kau pasti bukan Rodrigo bukan? Tidak mungkin! Aku tahu kau pasti Barack!” ujar Sarah lagi yang tak percaya.
“Lepaskan dia! Aku memperingatkanmu atau aku akan membunuhmu saat ini juga kalau kau tidak mau menyerahkannya padaku!”
Noel sudah menunjukkan kemarahannya dan dia benar-benar mengancam Barack karena Noel memang tidak mengenal Barack sama sekali.
‘Aku sudah berjanji pada Dante dengan nyawaku, aku akan menjaga Sarah dan aku tidak akan membiarkan dia membawa sembarangan begitu saja.’ wajah Noel sudah terlihat sangat marah dan ini membuat Barack semakin kesal.
‘Memangnya apa hubungannya dengan Sarah sampai dia ingin mendapatkan Sarah dariku?’ hati Barack sangat kesal. ‘Dante, kenapa kau menyuruhnya menjaga Sarah? Apakah dia orang yang kau maksud akan kau jadikan laki-laki penggantiku untuk Sarah?’ memikirkan hal ini membuat Barack semakin tidak tenang dan hatinya panas.
“Aku tidak takut kau membunuhku! Berikan Sarah padaku.” ucap Noel yang juga menodongkan senjatanya pada Barack.
“Tunggu dulu! Dia adalah Barack! Aku mengenal Barack! Kau tidak boleh membunuhnya, dia adalah teman Dante juga!” teriak Sarah dengan panik saat melihat Noel yang sudah siap menembakkan senjatanya pada Barcak.
Lalu Sarah berpaling pada Barack dan berkata, “Dia orang baik, dia ini juga teman Dante! Jadi kau tidak boleh membunuhnya Barack!”
“Aku sudah mengatakan kalau namaku adalah Rodrigo bukan Barack!”
Suara itu terdengar dingin ditelinga Sarah tapi Barack memang tidak bisa melakukan apa-apa untuk saat ini.
__ADS_1