
“Apa mungkin semua itu akan terjadi?” ujar Tatiana seakan merendagkan dan tidak yakin dengan semua yang dikatakan oleh Jeff. Apalagi dia mengetahui seberapa besar kekuatan Dante. Sedangkan dia tidak tahu banyak tentang Jeff Amadeo. Apakah pria ini memiliki kemampuan setara Dante atau diatas Dante? Atau mungkin justru dibawahnya?
“Itu semua akan terjadi Tatiana! Caranya sangat mudah dan kau pasti bisa melakukannya. Kau harus menuruti semua yang kuperintahkan padamu.” Jeff berbisik ditelinga Tatiana sambil mereka meneruskan permainannya yang semakin menyakitkan.
“Cukup datang kerumahnya dan marah-marah. Kau harus bisa memancing emosinya hingga dia hilang kendali dirinya!” kata Jeff menambahkan.
“Buat agar dia sangat emosi dan keluar dari rumahnya dengan kondisi emosi yang tidak stabil! Saak itu dia tidak akan bisa berpikir jernih.” senyum muncul diwajah Jeff membayangkan semua rencananya akan berjalan sesuai harapannya.
“Dan setelah dia tidak bisa konsentrasi lalu kau akan menyerangnya?” sindir Tatiana.
‘Apa sebenarnya mau pria ini? Kenapa dia harus melakukan cara seperti ini? Apakah dia punya dendam lain pada Dante? Aku harus tahu dulu lebih jelas semuanya karena aku tidak mau malah membahayakan Dante! Aku hanya ingin dia menjadi milikku tapi bukan berarti aku ingin mencelakainya sampai mati!’ bisik hati Tatiana.
Jeff menggangguk, “Aku akan menyerangnya dan aku akan mengambil Bella lalu aku akan menyisakan dia dirumah sakit dan aku juga akan menghancurkan bisnisnya. Tapi kau jangan khawatir. Aku tidak akan membunuhnya, kau bisa pegang janjiku ini!” ucap Jeff berkata manis tapi tangannya mencengkeram dagu Tatiana dengan erat.
“Apa hubungannya dengan semua itu? Bagaimana dia akan kembali padaku?”
“Kenapa kau masih bodoh manis! Kau bisa berikan dia perhatianmu di rumah sakit. Kau bisa menyokong dengan bantuan dana saat aku menghancurkan semua bisnisnya. Kau bisa membuat dia merasa nyaman bersamamu dan kau menjadi penolongnya. Karena kau yang lebih mengerti bagaimana membuat Dante merasa nyaman. Tak perlu semuanya kujelaskan padamu!”
Tatiana terdiam sesaat dan mengerti semua yang diucapkan oleh Jeff. Sehingga dia pun tersenyum karena sudah bisa membayangkan semua yang terjadi sesuai perkataan Jeff tadi. ‘Dante! Aku akan berperan sebagai bidadari dihadapanmu. Aku ingin terlihat seperti bidadari manis dan akan selalu kau manjakan saat kondisiku sekarang. Aku memang iblis betina tapi aku juga butuh sisi bidadariku!’
‘Aku tidak akan pernah melepaskanmu Dante! Kau akan takluk padaku dan sebagai penyelamatmu, aku akan bebas melakukan apapun yang aku mau. Saat aku membutuhkan rasa sakit ini untuk memuaskanku maka Dante tidak akan bisa menolak untuk menerima diriku apa adanya.’ bisik hatinya.
“Baiklah. Aku akan mencoba melakukannya. Aku akan memancing emosinya dan setelah dia marah lalu keluar dari mansiun, dia akan mencarimu. Bukan begitu?”
“Tidak Tatiana! Dia tidak akan datang mencariku tapi dia akan diserang oleh anak buahku dan gabungan orang-orang yang membencinya. Begitu skenarionya.”
__ADS_1
Jeff bicara sambil memperketat ikatan rantai dileher Tatiana sehingga membuat wanita itu meringis karena rantai besi itu membuat bekas-bekas ikatan kuat ditubuhnya dan menimbulkan memar. Rasanya sangat menyakitkan tapi memang itulah yang dicari Tatiana. “Lalu apa yang kau rencanakan setelah kau mendapatkan Dante?” tanya Tatiana lagi.
“Kau tebaklah sendiri. Aku ingin mendengar pendapatmu.” ucap Jeff seakan menghargai Tatiana padahal dia sedang memancing wanita itu untuk mengetahui rencana apa yang dimilikinya.
“Kau akan membuatnya kecelakaan hingga terluka parah. Setelah kecelakaan maka aku akan datang menyelamatkannya begitu kan?”
“Gadis pintar! Sebagai gantinya aku akan memberimu hadiah spesial.” ujar Jeff yang langsung melakukan aksinya menyatukan dirinya dengan Tatiana tapi dengan cara yang keji,
“Aku akan memberimu yang lebih spesial lagi jika kau berhasil melakukan pekerjaanmu dengan baik.”
“Baiklah. Aku mengerti sekarang. Aku akan memancing kemarahan Dante dan setelah itu kau mendapatkannya dan membiarkannya terluka. Lalu aku datang menyelamatkannya dan membawanya kerumah sakit. Aku akan berakting bagaikan malaikat untuk menghiburnya, memberinya semangat dan membuatnya nyaman. Lalu aku akan membantunya untuk menyerangmu dengan meminjamkan pasukan ayahku, begitu?”
“Kau benar sekali Tatiana! Itu yang aku inginkan. Maka wujudkanlah kalau kau mau hadiahmu!”
“Bagaimana caraku menghadapi Dante sekarang?”
“Kau bisa mengenakan pakaian tertutup. Dia tidak akan masuk kebagian ini bukan?”
“Lihatlah apa yang sudah kau lakukan pada tubuhku Jeff! Luka memar dimana-mana.”
“Ya benar. Tanda seperti ini akan membuatmu ketagihan Tatiana.” ujar Jeff.
“Kita lakukan lagi besok. Berikan aku pakaian! Setelah aku membersihkan tubuhku, aku akan menemui Dante.” Tatiana menolak saar Jeff ingin melakukan sesuatu yang lebih parah dan menyakitkan lagi. Di otaknya sekarang hanya segera melaksanakan rencana Jeff.
“Semua itu akan hilang jika terkena air. Usahakan air mandimu tidak terlalu panas.” ucap Jeff.
__ADS_1
Tak ingin membuang waktu terlalu lama, Tatiana bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan menutupi luka-luka ditubuhnya. Sedangkan Jeff duduk dengan tatapan penuh kemenangan.
Kini dia punya boneka cantik yang bisa dia pakai untuk penyiksaan dan melakukan rencana pembalasan pada Dante.
‘Kau tidak tahu kalau aku yang menyerangmu Dante! Kau juga tidak tahu kalau akulah yang menyerang White! Kami sudah membentuk koalisi yang sangat kuat dan kini semakin kuar. Kami menjadi sesuatu yang mengerikan dan siap menghancurkanmu Dante!’ bisiknya dalam hati.
‘Untukmu Tatiana! Aku tidak peduli apakah Dante mati atau tidak! Yang aku pedulikan kau berhasil membuatnya keluar dengan kondisi marah. Dan tidak bisa berpikir jernih, hahaha dasar wanita bodoh! Kau tidak akan bisa lagi tinggal bersamanya!’ Jeff tahu apa yang di inginkannya.
“Aku sudah rapi dan akan pergi sekarang kerumah Dante! Kebetulan aku juga ingin marah-marah dengannya masalah surat cerai itu! Aku pergi dulu ya.” ucap Tatiana bersemangat dan dia tidak berpikir buruk tentang Jeff Amadeo.
Sedangkan Jeff masih duduk tanpa busana sambil merokok. Dia tidak mengomentari Tatiana dan membiarkan wanita itu pergi.
“Hahahaha!” Jeff tertawa saking senangnya. “Tatiana…..Tatiana….kau memang benar-benar bodoh! Semoga kau melakukan sesuai perintahku!” ucap Jeff lalu mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.
‘Mari kita cek bagaimana persiapan dirimu. Apakah kau akan berhasil menjalankan misi ini. Aku sudah tak sabar menunggu!’ bisik hati Jeff.
“Kenapa kau lama mengangkat teleponku?”
“Aku sedang mandi. Kenapa kau meneleponku Jeff?” tanya Gabriella.
“Karena ada hal pentin Gaby! Aku sudah bilang padamu tidak perlu berangkat ke Meksiko. Dimana kau sekarang?”
“Kami memang tidak jadi berangkat ke Meksiko. Aku akan sampai ditempatmu tidak lama lagi. Ada apa kau menghubungiku Jeff?”
“Apa yang dia lakukan? Kau masih memberikan obat itu padanya kan? Kau tahu apa yang harus kau lakukan padanya bukan?”
__ADS_1