PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA
BAB 407. KENAPA BERTANYA


__ADS_3

‘Aku sudah mempelajari orang itu selama beberapa tahun yang lalu ketika dia mencoba untuk menggagalkan penjualan senjataku. Anthony---’


“Dante? Kau tidak apa-apaa?” tanya Omero saat dia melihat perubahan raut wajah Dante. Dia paham bagaimana Dante bersikap sehingga sedikit saja perubahan bisa membuatnya curiga.


‘Kau panik! Kau cemas! Apa yang sebenarnya mengganggu pikiranmu ini Dante?’ hati Omero berdecak.


“Apa kau tahu kalau Robert Kane sudah menikah dan memiliki anak?” tanya Dante.


“Aku tidak tahu tapi setahuku dia tidak menikah. Mungkin dia belum mendapatkan jodohnya ketika aku bertemu tapi kami tidak terlalu banyak membicarakan masalah pribadi, Dante!”


 


“Apakah yang anda pikirkan sama seperti yang saya pikirkan, Tuan?” kalimat itu keluar begitu saja dari mulut Henry membuat mata Dante mengerjap menutupi kecemasannya.


“Entahlah Henry! Robert Kane! Kau mempelajari sesuatu tentangnya?”


 


“Saya sudah mempelajari sedikit tentang penangkapan Dante Emilio, Tuan Dante! Yang memimpin penangkapannya mendapatkan surat perintah dari Robert Kane dengan tuduhan bahwa Dante Emilio telah melakukan pengkhianatan pada pihak federal!”


 


“Ehm!” Dante ingin segera berdiri saat ini juga dan pergi mendatangi penjara tempat dimana teman ayahnya itu berada sekarang. Tapi saat ini pikirannya sedang kalut! Yang memimpin penangkapan adalah Robert Kane!


Dante Emilio, dia yang memegang adikku! Dan ada orang dari federal yang mengambil adikku! Seandainya yang memimpin penangkapan adalah pria itu tentunya adikku akan diberikan kepadanya!


 


Bukankah akan seperti itu alur ceritanya? Lalu apa yang dilakukannya pada adikku? Dan berapa umurnya sekarang? Robert juga tidak menikah, jadi Anthony anak siapa? Dan penjara? Dia mendatangi penjara? Tunggu dulu! Penjara mana yang ingin didatangi oleh Noel? Apakah penjara yang sama seperti yang didatangi oleh Anthony?


 


Sejujurnya saat ini Dante sudah curiga tentang sesuatu yang diributkan didalam pikirannya, sehingga dia langsung berdiri dan mengambil ponselnya dengan perasaan cemas.


“Dante, kau mau kemana?” tanya Omero yang melihat Dante berdiri dan langsung pergi begitu saja tanpa mengatakan sepatah katapun.


 


“Ada yang harus kutelepon!” ujar Dante sambil berjalan keluar. Tangannya gemetar dan kekhawatirannya pun bisa dilihat diwajahnya membuat Omero sangat khawatir ketika Dante pergi menjauh.


“Henry! Apa yang terjadi? Aku tidak mengerti kenapa dia sangat kaget ketika aku menyebut nama Robert Kane?” Omero menoleh pada Henry saat dia bicara.


 

__ADS_1


“Maafkan saya Tuan Omero! Bukan hanya Tuan Dante saja yang kaget, saya pun begitu!”


“Ada apa sebenarnya Henry? Apa yang aku lewatkan?” Omero meninggikan suaranya pada Henry karena rasa ingin tahunya yang tidak lagi tertahan.


“Anak itu kemungkinan masih hidup Tuan Omero!” Henry menundukkan kepalanya setelah selesai berbicara dengan wajah cukup tertekan.


 


“Maksudmu adiknya Dante?” tanya Omero dengan ekspresi serius.


Henry pun mengangguk lagi. Raut wajahnya terlihat tenang dan santai tak lagi serius seperti tadi.


“Tapi darimana kau yakin kalau adik Dante masih hidup? Kalaupun dia memang masih hidup, kita tidak tahu dimana dia berada sekarang! Dante Emilio juga tidak mungkin tahu tentang hal ini! Karena dia sudah tidak bersama dengan anak itu!”


 


“Tapi Robert Kane kemungkinan bersama dengan anak itu Tuan!”


Omero mengatupkan bibirnya. “Bagaimana kau bisa berpikir begitu, Henry?”


Henry mengangkat bahunya, “Saya curiga pada seseorang dan kemungkinan dia adalah adik Tuan Dante. Tapi harus dipastikan dulu kebenarannya.”


 


“Tuan tetap dalam posisi anda! Kondisi anda belum baik!”


“Tapi aku tidak bisa begini terus! Ada apa sebenarnya Henry? Anak itu masih hidup? Kita harus melindunginya, dimana dia sekarang?”


 


“Itu baru prediksi saya saja Tuan! Tapi tanggal lahirnya berbeda, hanya saja tahun lahirnya sama!”


“Siapa yang kau maksud?”


“Tadi Nick mengatakan pada saya kalau dia disuruh Tuan Dante untuk memberikan topeng wajah yang mirip dengan Bella pada seseorang yang sudah menunggu di penjara! Dia sedang melakukan sesuatu disana sehingga tempat yang paling strategis untuk bertemu disana!”


 


“Lalu?”


“Penjara itu adalah tempat dimana Dante Emilio berada! Dan satu-satunya tahanan federal yang ada di penjara itu hanyalah Dante Emilio! Dan orang yang ingin menemuinya adalah anak dari Robert Kane! Jadi berdasarkan pemikiran saya, kemungkinan besar yang ingin ditemuinya adalah tahanan itu.”


 

__ADS_1


“Jadi maksudnya apa, Henry? Jangan berbelit-belit.” Omero belum paham.


Henry diam sejenak lalu mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celananya, membuka ponselnya dan memberikannya kepada Omero.


“Orang yang saya katakan Tuan! Anthony! Anak itu memang memiliki tanggal lahir berbeda dengan anak Tuan Mateo tapi dia lahir di tahun yang sama dengan anak Tuan Mateo!”


 


“Ya Tuhan! Henry, coba kau cari tahu lebih lanjut tentang Anthony Kane! Cari kontaknya dan atur caranya supaya aku bisa menemuinya!” Omero bersemangat sekali.


“Sebentar Tuan! Saya akan mencoba menghubungi orang yang anda maksud Tuan.” ujar Henry sehingga membuat Omero mengeryitkan dahinya.


 


“Kau memiliki nomor teleponnya?” Omero tak percaya dengan apa yang dilihatnya. “Apa kau berkomunikasi dengan pihak federal? Setahuku FBI dan federal tidak akrab dan mereka cenderung bersaing dan saling menjatuhkan!” ujar Omero lagi.


Henry hanya tersenyum mendengar pernyataan Omero yang masih kebingungan. Tapi Henry tidak menjawab pertanyaan dari Omero dan dia sudah mendekatkan ponselnya ketelinga.


“Halo teman lamaku. Kenapa kau meneleponku?” sapaan renyah Anthony dari seberang telepon.


 


“Maaf saya mengganggu anda! Tapi bolehkah saya tahu siapa orang yang ingin anda temui di penjara?” tanya Henry tanpa basa basi lagi. Karena dia harus menghemat waktu jangan sampai Dante kembali dan dia belum selesai bicara dengan Anthony.


 


Pertanyaan Henry itu langsung membuat Anthony syok. ‘Penjara? Darimana dia tahu kalau aku mau ke penjara? Jelas dia tahu, dia adalah orang kepercayaan Dante! Aku juga sudah memberitahukan kepada Dante kemana tujuanku. Tapi apa alasannya Henry bertanya begini? Apa ini diperintahkan oleh Dante? Apa dia ingin mengantarkan topeng?’


 


‘Tapi kalau dia ingin mengantarkan topeng kenapa dia harus bertanya kepentinganku disini? Aku rasa Henry bukan orang yang iseng dan ingin tahu urusan orang lain!’ pikir Anthony membawanya pada pemikiran seperti itu karena pertanyaan yang datang tiba-tiba padanya tanpa basa basi.


 


“Apa anda masih di line telepon Tuan Anthony?” tanya Henry karena tak terdengar suara lagi dari seberang telepon.


“Hey! Apa-apaan kau memanggilku Tuan? Biasanya kau memanggilku Anthony! Tentu saja masih di line, aku mendengar pertanyaanmu teman lamaku. Apa Dante memintamu untuk mencari informasi tentang ini?”


 


“Tidak! Pertanyaan ini dari dalam hatiku sendiri Tuan Anthony! Aku memang ingin mengetahuinya. Apa kau ingin menemui orang bernama Dante Emilio?” tanya Henry.


“Ehm!” Anthony hanya berdehem sebagai jawaban. Dia tidak percaya Henry akan bertanya seperti itu. Hanya ada dua orang yang tahu kemana Anthony pergi.

__ADS_1


 


__ADS_2