
“Apa yang kau cari?” tanya Barack.
“Adikku Gabriella! Apa kau melihatnya?”
“Dari tadi kau mencari adikmu terus, aku yakin dia pasti sedang minum atau makan, atau jangan-jangan dia sedang tidur dikamarnya? Kenapa kau tidak menyuruh anak buahmu mengecek ke kamarnya saja?”
“Tidak mungkin dia dikamarnya!” ucap Jeff.
“Kau yakin dengan apa yang kau katakan?” tanya Barack.
“Aku merasa ada sesuatu yang terjadi pada adikku! Aku hanya bisa merasakannya!” Jeff menggelengkan kepalanya seraya mendekati Barack.
“Benarkah? Darimana kau bisa tahu hal itu mungkin terjadi pada adikmu?” Barack tersenyum cerah.
Dia tahu Jeff tidak akan mampu menjelaskan kepadanya karena ada rahasia yang disimpannya. Tanpa Jeff sadari jika Barack sudah lama mengetahui rahasia itu.
“Meskipun kau tahu dan bisa memberikan alasan yang masuk akal padaku. Aku yakin kau tidak akan pernah mau menceritakan darimana kau tahu adikmu sekarang dalam kondisi bahaya!”
Barack merasa puas membuat Jeff merasa terpojok dan Barack tahu jika Jeff tidak akan berani mengungkapkan itu. Jika dia mengatakan maka semua akan tahu bahwa ditubuh Gabriella ada yang disembunyikan Jeff sehingga dia tidak bisa menjawab pertanyaan Barack.
“Aku hanya memiliki keyakinan saja karena aku adalah kakaknya!”
“Kau berpikir terlalu jauh! Aku rasa tidak seharusnya kau berpikir macam-macam begitu. Dia pasti baik-baik saja. Sudahlah!” Barack tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
‘Dasar bodoh! Kau pikir aku tidak tahu apa yang kau tanamkan ditubuh adikmu itu? Cih! Kau menjadikan adikmu kelinci percobaanmu dan menjadikannya robot yang bisa kau kendalikan.’ bisik hati Barack.
“Jangan kau mengomentariku Rodrigo! Kau harus mencari Gabriella sekarang! Dan suruh anak buahku untuk mencari kesemua tempat dan periksa rekaman CCTV. Aku tidak mau sesuatu terjadi padanya.”
“Baiklah. Akan kulakukan. Kau bisa kembali ke kamarmu menemui wanita itu dan bersantai. Aku akan mengurus masalah ini.” ucap Barack.
“Kau harus membawa adikku kembali, Rodrigo!”
“Kalau aku menemukannya, kalau tidak? Bagaimana aku membawanya kehadapanmu?” ucap Barack kembali tersenyum. “Mungkin saja sedang tidur dikamar atau dimana aku tidak tahu. Tapi kalau aku menemukannya aku akan membawanya padamu! Hanya saja kalau aku tidak menemukannya aku tidak akan mencarinya. Kau tahu aku sibuk untuk persiapan malam ini.”
“Adikku sedang dalam bahaya jadi prioritaskan dulu untuk mencarinya!”
__ADS_1
“Darimana kau tahu dia dalam bahaya? Memangnya kau menguntit adikmu terus-terusan? Apa kau selalu tahu apa dan kemana adikmu itu pergi?”
Jeff kembali tak bisa menjawab pertanyaan Barack, padahal dia tahu kemana Gabriella pergi karena wanita itu terhubungdengan GPS pelacak milik Jeff.
Kemanapun Gabriella pergi maka posisinya pasti akan ketahuan tapi saat ini Jeff tidak tahu dimana Gabriella berada. Tapi berdasarkan petunjuk GPS nya yang terhubung dengan chip yang tertanam di tubuh Gabriella, adiknya itu masih berada disekitaran hotel.
“Sudahlah Rodrigo! Jangan banyak bicara lagi! Kau cari saja sampai ketemu dan langsung bawa padaku.” ucap Jeff.
Jeff mengambil ponselnya dan menghubungi Manuel. “Dimana kau sekarang? Segera lacak keberadaan Gabriella! Aku khawatir dia kenapa-napa.”
Sementara itu, di mansion Dante! Setelah dia selesai bicara dengan Hans. ‘Fuuuhhh! Aku tidak bisa cepat kalau sudah bicara dengan Hans. Ada-ada saja yang ditanyakannya. Seringkali dia membuatku terbawa suasana hingga aku cerita terlalu banyak padany.’ keluh Dante pada dirinya sendiri. Dia melangkaj lebar menjauhi Hans. Dia sudah harus bersiap-siap untuk acara malam ini, makan malam bersama Belinda di hari pernikahannya.
“Kenapa Nick belum datang juga? Sudah jam berapa ini? Kemana dia pergi? Apa ada yang terjadi?”
Dante melirik jam tangannya. ‘Sudah jam segini dia masih belum menghubungiku dan memberitahuku dimana posisinya sekarang?’ Dante kembali pusing karena memikirkan Nick yang tidak tahu berada dimana.
‘Apa dia mendapat kendala dijalan? Apa ada sesuatu yang terjadi padanya? Dante pun segera memeriksa GPS yang ada di jam tangannya dan dia panik lalu segera mengambil teleponnya.
GPS nya menunjukkan lokasi Nick berada berhimpitan dengan Barack. Itu artinya mereka ada di lokasi yang sama dan ini membuat pikiran Dante jadi kacau dan cemas.
“Aku di kamar mandi. Kenapa kau meneleponku Dante? Apa ada yang penting?”
‘Kenapa dia bicara sesantai itu? Apa mereka sengaja mengerjaiku lagi?’ pikiran Dante mulai tak tenang memikirkan kemungkinan-kemungkinan.
“Di kamar mandi sebelah mana? Apa yang kau lakukan disana?”
“Aku ada di hotel Dante! Aku belum bisa kembali sekarang karena posisiku sulit. Maaf aku tidak melapor padamu sejak tadi.” jawab Nick merendahkan suaranya.
“Nick! Cepat katakan padaku apa yang kau lakukan disana? Kita sedang diburu waktu kenapa kau malah pergi ke hotel? Kau sudah gila ya? Sedang apa kau disana dengan Barack?”
“Kau mengecek GPS ku ya?”
__ADS_1
“Jangan banyak basa basi denganku lagi! Apa kau lupa kalau kita sekarang dalam kondisi genting? Jangan kau buang waktu melakukan hal tidak penting disana.”
“Ah iya! Kondisiku sekarang juga sedang genting! Parah pokoknya!”
“Apa kau terluka?” tanya Dante yang semakin cemas.
“Tidak! Bukan itu Dante! Tapi aku melihat Tatiana di pertigaan lampu mereh yang menuju kerumahmu. Lalu aku mengikutinya ingin tahu kemana dia pergi. Tapi aku tidak bisa menjelaskan semuanya padamu sekarang. Mungkin nanti saja setelah aku sampai dirumahmu. Aku akan menceritakan semuanya padamu, Dante!”
“Tatiana?” Dante mengeryit.
“Iya Dante! Tatiana! Aku mengikutinya sampai ke hotel!”
‘Tadi wanita itu baru dari rumahku! Wajar kalau Nick melihatnya, pasti dia bisa mengenali mobil Tatiana! Apakah ini ada hubungannya dengan Jeff dan alasan Tatiana bertanya padaku tentang senjata?’ gumam hati Dante menganggap pembicaraan dengan Nick bukan hanya sekedar lelucon.
“Apa yang kau temukan disana?” akhirnya Dante bertanya dengan serius.
“Sesuatu Dante! Antara Tatiana dengan Jeff! Sepertinya mereka kencan buta atau mungkin mereka memiliki hubunan khusus karena saat bertemu aku melihat Jeff mencium bibirnya cukup lama mereka bermesraan di restoran! Dia juga memeluknya mesra.”
“Dante! Menurutmu sudah berapa lama Tatiana berhubungan dengan Jeff? Atau mungkin dia lebih dulu selingkuh dengan Jeff baru Lorenzo? Tingkah mereka berdua itu membuatku jengah, Dante! Kau tahu apa yang mereka lakukan? Tatiana bahkan menyuapi Jeff dengan alat makannya sendiri. Dia juga selalu tersenyum manis pada Jeff seraya mengelap mulut laki-laki itu! Benar-benar menjijikkan untuk dilihat.”
‘Aduh! Apa-apaan Nick? Bukan berita seperti ini yang mau kudengar saat ini? Kenapa Nick malah menceritakan berita sampah seperti ini? Dia mau bersama Jeff atau laki-laki manapun yang Tatiana mau, aku tidak peduli! Yang terpenting sekarang rencanaku untuk mengetahui apa sebenarnya yang direncanakan Jeff dengan sehingga dia mengincar senjata Omero? Apa yang diinginkannya dari Omero?’
“Jeff Madeo?” tanya Dante mengeryit.
“Iya Dante! Jeff…..mereka bicara di restoran. Aku tidak tahu sekarang mereka dimana lagi tapi sepertinya mereka sangat mengenal dekat satu sama lain dan kalau aku perhatikan tadi kedekatan mereka itu seperti sudah terjalin lama. Mereka sangat akrab dan mesra!”
“Nick!” panggil Dante yang sudah kesal dan jengah mendengar cerita Nick.
“Iya! Ada apa?”
“Sejak kapan kau menyukai gosip seperti Hans?” ujar Dante mendengus kesal.
“Eeeh…..jadi kau tidak butuh informasi yang kuberikan barusan Dante?”
__ADS_1
“Apa kau lupa kalau aku dan Tatiana sudah cerai? Dia mau melakukan apa diluaran sana dengan pria manapun sudah bukan urusanku dan aku tidak peduli! Aku tidak mau terbebani dengaan pikiran kotor tentang mereka berdua. Tapi ada satu hal yang aku ingin kau cari tahu yaitu berhubungan dengan Jeff dan Tatiana juga!”