
“Hei kalau cuma itu aku juga tahu. Apa yang harus kulakukan setelahnya? Setelah aku berada di lokasi, apa yang harus kulakukan nanti?”
“Robert Kane! Apa dia ikut denganmu?” tanya Dante. Kali ini ekspresinya berubah serius.
“Aku tidak tahu apakah dia akan datang atau tidak! Tapi yang pasti aku sudah mengatakan kalau aku akan membawa Bella! Dia ada urusan diluar kota dan dia bilang akan datang kalau ada waktu!”
“Ah begitu rencananya! Baiklah. Terima kasih atas informasinya.”
“Tunggu! Jangan tutup teleponnya. Aku masih ingin bicara denganmu.” ujar Anthony lagi.
“Apa lagi yang ingin kau bicarakan denganku?”
“Dante Emilio! Dia bersama denganmu tidak? Siapa dia sebenarnya? Berikan informasi selengkapnya padaku. Aku membutuhkan informasi yang lengkap.”
“Hahahahaha!” Dante tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Anthony. Sikapnya itu malah membuat Anthony merasa terganggu dan tak senang. Dia melihat kearah layar ponselnya setelah tawa Dante berhenti, Anthony mendekatkan lagi ponselnya ke telinga.
“Apa ada yang aneh dengan yang kutanyakan tadi?”
“Hmmmm…..katakan padaku. Apa yang kau mau dari Dante Emilio? Jangan sampai kau sibuk mencari anakya Dante Emilio, iyakan?” Dante sudah tersenyum saat mengatakan ini.
‘Ck! Sudah kuduga dia tidak akan memberiku kemudahan. Dia pasti akan banyak bertanya tapi apa sebaiknya aku mengatakan yang sejujurnya kepadanya?’ bisik hati Anthony.
‘Sepertinya dia orang yang bisa dipercaya. Aku sudah melihatnya selama tiga bulan terakhir saat dia bekerja dirumahku. Dia tidak pernah membuat masalah dan dia memiliki karakter yang baik. Tapi apa aku harus menceritakan semua kejadian di masa lalu?’ ujar Anthony didalam hatinya karena sejak tadi dia merasa tidak tenang.
Dia tidak bisa bertemu dengan orang yang dicarinya dan ini yang membuatnya jadi sedikit uring-uringan. “Apa semua urusanku harus kuceritakan padamu?” tanya Anthony.
“Tidak juga!” jawab Dante dengan cepat.
“Kalau begitu berikan padaku informasi tentang Dante Emilio dan dimana aku bisa menemuinya.”
“Apa aku harus memberikan semua informasi yang aku punya tentang Dante Emilio kepadamu? Memangnya kau itu siapa?” ujar Dante sinis. Mendengar ucapan Dante itu membuat Anthony semakin berang dan mengeratkan tangannya.
“Ya. Aku mempunyai masalah pribadi dengan keluarganya! Dan hanya anaknya Dante Emilio saja yang bisa menemuinya. Karena itu berikan informasinya padaku.” ucap Anthony.
“Apa kau bilang? Masalah pribadi?”
__ADS_1
“Iya! Ini bukan masalah pekerjaanku tapi masalah pribadi yang menyangkut tentang diriku. Aku membutuhkan informasi itu darinya.” jawab Anthony.
“Aku tidak bisa memberikannya padamu!” sahut Dante.
“Hei! Dante kau sudah mengingkari janjimu!” teriak Anthony yang merasa kesal dengan sikap Dante.
“Maafkan aku Anthony! Tapi aku harus melindungi Noel Emilio karena dia adalah anak dari orang kepercayaan orang tuaku yang telah meninggal dunia sekitar dua puluh tujuh tahun yang lalu.”
Deg!
Tak ada lagi terdengar suara apapun dari seberang telepon. Anthony terdiam kaku setelah mendengar perkataan Dante barusan. Pikirannya langsung berkelana jauh.
“Hai Anthony! Apa kau masih ada disana? Kalau kau sudah tidak ada lagi yang mau dibicarakan aku akan menutup teleponnya! Kau ini buang-buang waktuku saja!” dengus Dante. Dia menutup mulutnya karena sudah tidak tahan lagi menahan tawanya. Dia sudah bisa membayangkan betapa paniknya Anthony saat ini. Dan memang benar seperti dugaaan Dante.
‘Aku hanya ingin mengetes seberapa mampu dia mencurigai sesuatu. Sudah jelas aku mengatakan orang tuaku sudah meninggal dua puluh tujuh tahun yang lalu. Dan Dante Emilio adalah orang kepercayaan orang tuaku. Apa kau masih tidak paham juga Anthony? Aku sudah memberikan clue padamu.’ bisik hati Dante.
“Jadi ayahmu dulu berhubungan dengan Dante Emilio juga?” tanya Anthony dengan suara gagap.
“Iya. Kenapa memangnya? Kau bisa menceritakannya padaku.” kata Dante tersenyum.
‘Isss…..anak ini benar-benar bodoh. Bagaimana dia bisa punya pemikiran seperti itu?’ Dante kesal dengan Anthony.
“Hei! Dengarkan aku baik-baik ya. Dante Emiluo dulunya adalah seorang yang bekerja ditempatmu bekerja sekarang. Dia adalah agen khusu disana dan dia sama dengan ayahku Mateo Sebastian! Dia juga adalah agen khusus disana!” ucap Dante menjelaskan.
“Darimana kau dapat informasi itu?” tanya Anthony lagi yang semakin penasaran.
“Sudahlah. Jangan menginterogasiku dulu. Aku tidak ingin bicara denganmu lewat telepon. Tapi saat kita bertemu nanti aku akan membicarakan padamu. Bagaimana?”
“Aku ingin bertemu dengan Noel Emilio! Apa kau bisa mengatur agar aku bisa bertemu dengannya?”
“Jika kau berurusan dengan Dante Emilio kenapa kau harus bertemu dengan anaknya? Kenapa kau tidak bertemu saja langsung dengannya? Dimana kau letakkan otakmu?”
Anthony yang mendengar gerutuan Dante pun memutar matanya dan dia semakin kesal sekali sampai mengepalkan tangannya. Dia tidak pernah sekesal ini pada orang sebelumnya tapi karena dia terlalu lelah hari ini dengan pekerjaan dan yang ingin ditemuinya membuat emosinya tidak stabil.
“Sudah kukatakan padamu, orang yang ingin aku temui ada didalam penjara. Aku tidak bisa menemuinya kecuali keluarganya.”
__ADS_1
“Bagaimana kalau aku bisa membuatmu bertemu dengannya? Apa bayaran untukku?”
“Kau? Kau ingin membawaku masuk kedalam penjara itu Dante?”
“Sudah kukatakan padamu kalau aku tidak bisa menjelaskan lewat telepon. Tapi sebaiknya kau banyak membaca berita! Supaya kau tahu update yang ada disana!”
Dante langsung mematikan teleponnya setelah selesai bicara. Dia tidak mau memperpanjang lagi.
‘Dante? Kenapa orang yang aku cari ada padamu? Apa hubungannya denganmu? Kenapa dia adalah orang kepercayaan orangtuami? Sebenarnya siapa diriku? Katanya aku adalah anak yang dibawa oleh Dante Emilio! Apakah dia menculikku? Tapi aku tidak mempunta kecocokan DNA dengan ayahku Robert Kane!’ bisik Anthony.
Dia pun teringat dengan kata-kata temannya Vince. “Aku sudah mengecek DNA-nya. Tapi aku tidak mengatakan kalau itu adalah DNA kalian berdua! Keduanya berbeda. Kau bukan anaknya Robert Kane.’ kata-kata itu kembali tergiang di telinga Anthony.
“Apa yang sedang kau pikirkan?” terdengar suara wanita yang membuyarkan lamunannya.
“Kau sudah siap?”
“Ya. Apa yang sedang kau pikirkan? Kenapa wajahmu terlihat cemas begitu?”
“Aku memikirkan tentang Dante Emilio! Dan aku memikirkan perkataan Dante tadi padaku.”
“Kau memikirkan sampai stress begitu?”
“Aku merasa penasaran dengan identitas diriku yang sebenarnya.” Anthony mengangguk.
“Ok. Setelah kau tahu siapa sebenarnya dirimu lalu apa yang akan kau lakukan?”
Pertanyaan dokter Anna itu tidak dapat dijawab oleh Anthony. Dia diam dan menatap wanita itu. “Aku hanya ingin tahu asal usulku. Kenapa aku bisa berada disini! Tapi aku tidak tahu apa yang ingin aku lakukan selanjutnya.” ujar Anthony yang terlihat stress.
“Sekarang aku tanya padamu. Kau menyuruhku untuk memakai pakaian Bella dan menjadi Bella sebenarnya tujuannya untuk apa?” tanya dokter Anna lagi.
“Karena aku ingin mendapatkan informasi tentang Jeff.” Anthony menjawab jujur.
“Sekarang aku bertanya lagi padamu Anthony! Setelah kau tahu siapa sebenarnya Jeff apa yang akan kau lakukan padanya?”
“Tentu saja menangkapnya dan membawanya ke pengadilan. Aku akan membuktikan pada pihak keamanan federal kalau dia adalah orang yang sangat berbahaya. Dia banyak melakukan kejahatan, dia banyak melakukan pencurian dan aku ingin mendapatkan informasi lengkap untuk menangkapnya. Apa ada yang salah dengan itu Anna?”
__ADS_1