
“Dante! Jangan kau percaya pada ucapannya. Lakukan sesuatu dan bunuh dia!”
“Barack! Tidak perlu ikut berkomentar. Kau fokus saja mematikan para android itu. Jangan pikirkan aku. Dia adalah urusanku.” ucap Dante. Aku ingin mendengarnya. Katakan apa yang mau kau katakan padaku. Jangan membuang waktuku lagi.” kata Dante pada Jeff.
“Biar aku beritahu sesuatu, saat itu ayahmu sedang dalam proses pengkloningan. Dia ingin mempelajari hal itu. Bagaimana manusia bisa menjadi hebat. Saat itu ayahmu belum menikahi ibumu. Ayahmu belum tinggal di rumah yang kau tempati sekarang. Sehingga semua memori ayahmu ketika dia membuatku ada didalam kepalaku. Dan satu memori lagi dari DNA orang yang membuatku juga ada di kepalaku.”
“Apa maksudmu? Ayahku membuatmu dengan dua orang?”
“Bukan dengan dua orang. Tapi satu orang dengan dua pemikiran di kepalaku. Ada dua kloningan yang pertama adalah milik ayahmu sendiri, Mateo Sebastian dan satu lagi adalah milik Robert Kane. Mereka menciptakan aku. Mereka menyilangkan sifat-sifatnya dan mereka mencoba membentuk manusia baru.”
“Jadi karena kau adalah masterpiece terbaik jadi aku tidak boleh membunuhmu?”
“Hmmm! Ayahmu mengabaikanku.” kata Jeff.
“Waktu itu dia tidak mempedulikanku lagi. Dia sudah menyukai seorang wanita dan dia merasa proyek ini tidak bagus dan tidak manusiawi. Tapi sayangnya ayahmu tidak tahu kalau Robert Kane sudah mengambil embrioku. Dia sudah memasukkannya pada seorang wanita. Lalu wanita itu melahirkanku.”
“Kau ingin menipuku?” Dante tersenyum.
“Aku mengatakan yang sejujurnya Dante! Kau saja yang tidak pernah memikirkan kalau selama ini aku menyimpan semua data dirimu. Kelahiranmu, bagaimana orangtuamu, bagaimana Robert Kane mencarimu, kematian orang tuamu dan semua tentangmu. Kau pasti tidak menyadarinya selama ini bukan? Aku tahu semaunya.”
“Sudah cukup semua kebodohanmu itu. Jangan coba menipuku lagi. Kau sudah menjadi embrio dan kau bilang dia memasukkanmu kedalam tubuh sang wanita! Setahuku kloning itu tidak seperti itu. Mereka membuat makhluk baru berdasarkan bagian tubuh yang dikloning. Dari situlah terbentuk.”
“Tapi aku adalah kloning persilangan Dante!” sahut Jeff lagi.
“Persilangan DNA ayahmu dipotong dan disatukan dengan DNA Robert Kane! Lalu dimasukkan kedalam satu sel terlur milik wanita. Setelah aku tumbuh, mereka mulai menyesap semuanya dikepalaku.” Jeff benar-benar mengatakan semuanya pada Dante. Meskipun Dante tidak percaya.
“Persilangan DNA?” Dante mengeryitkan keningnya.
“Aku menjadi embrio yang berbeda. Aku tidak seperti manusia biasa. Sejak bayi memoriku sudah diisi semuanya. Aku mendapatkan mimpi tentang masa depan, tentang kehidupan masa lalu ayahmu dan tentang kehidupan Robert Kane. Aku baru keluar dari tabung setelah usiaku lima tahun.”
“Tapi kau masih ditaruh didalam rahim?” tanya Dante lagi ingin mencari tahu.
__ADS_1
“Ya sampai aku menjadi manusia utuh. Aku masih berada didalam rahim. Karena kondisi didalam rahim paling sesuai, tidak seperti didalam tabung itu. Dulu tidak memungkin memasukkan didalam tabung langsung, jadi harus menggunakan rahim wanita. Dulu teknologi belum seperti sekarang.”
“Apa yang kau ketahui tentang ayahku?”
“Semuanya. Bahkan aku tahu kalau dia berusaha membuat senjata pemusnah massal.”
“Kau tahu rencana itu dan kau bisa mengembangkannya?” tanya Dante mulai penasaran.
“Itu yang sedang kulakukan. Tapi aku tidak berhasil, ayahmu mengkloningku sebelum dia menemukan itu. Pikiranku belum sampai kesana tapi Robert Kane bilang dia akan membuatku menjadi lebih mudah mencari informasi itu. Dan mendapatkan rancangan penelitian ayahmu.”
“Dan sebenarnya ayahmu adalah orang paling jahat disini. Dia sudah memberikan harapan pada Robert Kane tapi ayahmu malah mencintai wanita lain.” ucap Jeff dengan tertawa kecil.
“Ayahku memang tidak menyukai Robert Kane. Lagipula bagaimana aku bisa lahir kalau ayahku tetap dipaksa untuk bersamanya?” sahut Dante sinis.
“Dan wanita itu memang harus dihabiskan!” ujar Jeff lagi.
“Diam kau! Jangan kau bicara tentang ibuku!” Dante meninggikan suaranya.
“Dante, apa yang dia katakan itu benar! Teknologi seperti itu memang ada, mereka melakukan kloning persilangan. Mereka membuat satu manusia sesuai dengan yang mereka inginkan.” kata Barack.
“Tapi dia memang benar! Dia adalah karya ayahmu! Kau boleh percaya atau tidak. Tapi dia memang tumbuh dirahim seorang wanita dan setelah dia terbentuk sempurna, dia di manfaatkan.” ujar Barack.
“Lalu bagaimana kau bisa punya adik?” tanya Dante lagi pada Jeff.
“Robert Kane melakukan hal yang sama. Hanya saja bedanya kali ini dia tidak mengkloning tapi dia mendonorkan sendiri spermanya agar wanita itu memiliki anak. Karena dia sadar aku membutuhkan bantuan biologis.”
“Apa maksudmy bantuan biologis?” Anthony bertanya, dia tak paham hal-hal seperti itu.
“Aku membutuhkan seseorang yang memiliki DNA yang sama sepertiku.” jawab Jeff lagi.
“Jadi itu alasanmu, kau memanfaatkan adikmu sebagai percobaan?”
__ADS_1
“Ya, sebenarnya DNA kita juga mirip Dante dan Robert Kane juga sudah mempersiapkan adikmu yang dia besarkan itu sebagai cadangan karena DNA nya mirip dengan ayahmu.” Jeff menimpali.
Mendengar itu barulah Anthony sadar apa sebenarnya motif Robert Kane yang sebenarnya pada dirinya.
“Aku tidak peduli itu.” ucap Dante lagi.
“Tapi aku peduli karena aku membutuhkan sesuatu yang tidak aku miliki tetapi ada padamu.” Jeff bicara dengan nada keras.
“Aku tidak akan memberikannya padamu! Tidak akan pernah!” sahut Dante.
“Kalau begitu aku akan mengambilnya secara paksa.” ucap Jeff yang membuat Dante tersenyum sinis.
‘Sudah cukup aku bicara dan mendapatkan semua informasi darinya. Aku tidak akan membiarkannya bicara lebih banyak lagi. Jadi dia dulunya memang bukan manusia biasa? Dia hanyalah kloning? Baguslah kalau begitu. Ini jadi semakin menarik dan mudah.’ bisik hati Dante.
“Barack apa kau sudah menyelesaikan pekerjaanmu?” tanya Dante mengalihkan.
“Sudah Dante. Aku sudah memberikan gangguan pada mereka!’ jawab Barack.
“Bawa kemari!” perintah Dante. Namun Jeff tidak bisa mendengar perbincangan Dante dan Barack.
“Kenapa kau diam saja Dante?” pekik Jeff yang tidak suka dia diacuhkan Dante.
‘Aku tidak bisa lagi mengalihkan perhatiannya. Apa teman-temannya tadi terdistraksi juga olehku? Itu memang yang kurencanakan! Aku harus membuat mereka tidak fokus.’ gumam hati Jeff.
“Manusia kloning! Aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu.” Dante menunjuk kearah Barack yang datang mendekat dan menunjukkan sesuatu.
“Apa yang kalian lakukan? Kalian tidak tahu apa yang kalian lakukan ini! Mereka semua adalah mahakarya. Seharusnya kalian bersyukur aku membuat manusia android sehebat itu.”
“Tidak lagi!” Barack menggelengkan kepalanya. “Lihatlah, mereka sudah siap untuk di shut down!” Barack tersenyum puas. Dia menunjukkan pada Jeff, apa yang baru saja dilakukannya.
“Tiiiddddaaaaaaaakkkkk!” teriak Jeff geram dan dia menatap Barack dengan marah.
__ADS_1
“Hahahahaha!” Barack menertawakan wajah Jeff yang sangat marah.
“Kau! Jangan salahkan aku!” Jeff baru saja memencet tombol merah yang ada disabuknya. Tidak ada yang mengetahui apa yang dilakukannya.