
Happy reading my Bebi Bala-Bala semua....
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Rumah Kafeel dan Keluarga, Jakarta, Indonesia,
“Yuk?...“ adalah Kafeel yang bertutur pada Val, dimana keduanya hendak keluar dari kamar Kafeel.
“Tapi benar, Kak Kafeel okay? Tubuh Kakak masih agak panas...“ dimana ucapan Kafeel itu mendapat respons seperti itu dari Val, yang ingat kalau kak Kafeel tercintanya sedang kurang sehat.
“I’m okay, Tuan Putri ...udah sehat, udah sembuh. Ini panas sisa ...” jawab Kafeel dengan sedikit berguyon.
“Kak Kafeel ini bisa saja ...” kata Val kemudian, sambil menggoyangkan manja tangannya yang sedang bergenggaman dengan Kafeel.
Dimana Kafeel tersenyum menanggapinya, lalu menarik Val pelan hingga agak rapat dengannya dan langsung mengecup pucuk kepala Val dengan sayang.
Kemudian berjalan lagi bergandengan, menuju lantai bawah rumah keluarga Kafeel tersebut dimana sebelumnya Kafeel mengajak Val terlebih dahulu untuk menyambangi kamar Lena atas Kafeel yang ingin meminta Lena meminjamkan salah satu piyamanya untuk Val, karena Val ingin menginap di rumah Kafeel dan keluarganya malam ini—dini hari sih hitungannya.
Namun karena Lena tidak ada di dalam kamarnya, jadilah Kafeel mengajak Val melipir ke lantai bawah rumah keluarganya itu. Lalu menemukan keberadaan Lena yang ada di ruang tengah merangkap ruang keluarga di ruangan tersebut.
Dimana Lena tidak hanya sendirian, namun juga ada bundanya Kafeel berikut Achiel yang berada bersama adik perempuannya Kafeel itu.
♥
“Bunda!”
Val berseru sumringah, sambil ia berlari kecil menghampiri ibundanya Kafeel itu yang langsung berdiri saat melihat Val dan Kafeel menuruni tangga rumah mereka. Begitu juga Lena dan Achiel yang spontan berdiri saat melihat Val dan Kafeel.
Lalu Kafeel, Lena dan Achiel tersenyum sambil memandang haru pada Val dan bundanya Kafeel yang berpelukan.
“Maafkan Val yang sempat lupa pada Bunda dan juga Lena, ya?”
Ucapan Val pada bundanya Kafeel yang masih Val peluk, dimana Val memandang juga ke arah adiknya Kafeel yang melempar senyuman padanya.
“Ga perlu Val geulis minta maaf. Val geulis sehat dan ga benci Bunda aja, Bunda udah alhamdulillah,” jawab ibundanya Kafeel dan diaminkan juga oleh Lena.
“Val bukan pembenci Bunda. Dan Val tidak akan membenci Bunda, Lena dan Kak Kafeel. Meski ada hal buruk yang pernah terjadi. Tapi Kak Kafeel cerita, dan tidak mungkin dia berbohong pada Val. Tentang bagaimana Kak Kafeel sampai tega menyakiti hati Val. Sekalipun jika itu sebuah kenyataan, takdir Val dan Kak Kafeel memang tidak bisa bersama, Val tidak akan pernah membenci kalian ...”
“Ya Allaah, Val geulis ... ga salah si AA teh jatuh cinta sama kamu yang baiknya Masya Allah begini.” Ucapan ibundanya Kafeel setelah mendengar penuturan Val yang memang tulus itu, “Sampe bucinnya si AA kabina – bina sama kamu,” tambah bundanya Kafeel yang membuat mereka yang berada di dekatnya terkekeh dan tersenyum geli. Termasuk Val yang paham apa itu ‘kabina-kabina’, karena beberapa kali mendengar ibundanya Kafeel mengucapkan kata dari salah satu bahasa daerah suatu suku di Indonesia—jadi Val sempat mencari tahu arti kata ‘kabina-bina’ tersebut.
Selanjutnya, Val-Kafeel berikut bunda dan adiknya Kafeel termasuk juga Achiel, duduk bersama dan mengobrol ringan sampai suara adzan subuh sayup-sayup terdengar.
♥
Kediaman Utama The Adjieran Smith, Jakarta, Indonesia,
__ADS_1
“Loh, Kak Reno?!...”
Mami Prita yang berucap.
Kala ia melihat dad R ada di ruang santai KUJ ketika mami Prita yang telah terbangun saat waktu subuh tiba, lalu keluar dari kamarnya untuk melaksanakan kewajiban tersebut berjamaah dengan para penghuni KUJ lain yang menjalankannya--seperti seringnya. Lalu mami Prita yang sudah berada di lantai bawah KUJ itu sedikit terkejut melihat dad R dalam pandangannya.
“Loh, R?...”
Suara papi John menyusul terdengar dari belakang mami Prita, yang seperti istrinya-papi John nampak agak terkejut melihat keberadaan dad R di KUJ.
Karena pasalnya, tidak ada pemberitahuan sebelumnya baik dari dad R sendiri ataupun keluarga mereka yang berada di London, jika si Naga 1-generasi kedua, itu akan datang ke Jakarta.
♥
“Morning, Prita, John.”
Dad R langsung menyapa keduanya ketika dad R yang sedang menonton televisi itu menoleh seketika saat mendengar suara mami Prita.
“Kak Reno kapan dateng? Perasaan Prita, di grup ga ada info yang bilang Kak Ren mau dateng?”
“Ada masalah R?... lo sendiri?...”
Sepasang suami istri itu bersahutan bertanya pada dad R.
Serta juga, setelah dad R saling menyapa dengan papi John yang menggunakan sapaan khas pria.
“Mendadak banget memang. Dan kami di The Great Mansion memang juga sengaja tidak memberitahukan soal aku yang datang ke sini sekarang dalam grup karena Val.”
Dad R lanjut bicara, menanggapi pertanyaan mami Prita. Dimana mami Prita langsung mengernyit. Begitu juga papi John. “Val?...” ucap keduanya kemudian dan Dad R langsung mengangguk. "Hubungannya Val dengan kedatangan lo ke sini?" papi John yang terus bertanya selanjutnya.
“Ingatan Val mulai kembali. Tapi tentang Kaka sepertinya yang baru mendominasi.”
♥
Dad R tidak lanjut bercerita, karena menyarankan untuk melakukan kewajiban atas kepercayaan yang dianutnya beserta keluarga besarnya itu terlebih dahulu, terkecuali Papa Lucca berikut istri dan anak kandungnya. Selain beberapa bodyguard dan maid yang juga memiliki kepercayaan berbeda dari sebagian besar anggota keluarga The Adjieran Smith yang sebagian besar adalah muslim, dimana sedikit diantaranya adalah mualaf.
Dan selain karena waktu menjalankan kewajiban sudah sampai, serta juga pendek waktunya. Pembicaraan dad R, papi John dan mami Prita terinterupsi dengan para anggota keluarga lain yang satu per satu muncul kemudian di tempat ketiga orang itu berada. Yang mana mereka sama terkejutnya melihat keberadaan dad R di KUJ yang begitu tiba-tiba, tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Dimana mommy Ara pun muncul tak lama kemudian. Yang seperti dikatakan oleh dad R sebelumnya dengan singkat kepada papi John dan mami Prita tentang alasan kedatangannya saat ini yang mendadak itu bersama dengan mommy Ara juga, baik dad R dan mommy Ara pun mengatakan hal yang sama kepada para keluarga keduanya yang sedikit terkejut dengan keberadaan sepasang suami istri itu tentang alasan mereka berdua yang datang dengan tiba-tiba ke Jakarta.
Alasan yang membuat keluarga The Adjieran Smith yang bersama dengan dad R dan mommy Ara sekarang, mengucapkan syukur mereka atas berita baik yang disampaikan sepasang suami istri itu terkait Val—dan cerita dad R dilanjutkan sambil ia dan keluarganya yang berdomisili di KUJ itu, berjalan bersama menuju ke mushala pribadi mereka yang ada di area salah satu tempat tinggal utama mereka tersebut.
Cerita dad R sempat terjeda karena ada panggilan dari nomor telepon rumah keluarga Kafeel. Yang langsung dad R terima dan berbicara barang sejenak. Dimana Kafeel yang berbicara dengannya dalam sambungan telepon tersebut.
Setelahnya, cerita dad R pada para pria yang berjalan bersamanya itu tetap tidak berlanjut karena kaki mereka telah sampai ke mushala pribadi mereka di dalam KUJ tersebut.
__ADS_1
Yang selanjutnya langsung melakukan beberapa rukun sebelum kewajiban subuh itu dilaksanakan yang berlanjut menunaikan ibadah secara berjamaah. Baru setelah selesai dan bubar dari mushala KUJ, dad R dan mommy Ara beserta keluarga mereka yang habis sholat subuh berjamaah itu—memilih untuk duduk bersama mendengarkan lagi cerita dad R dan mommy Ara tentang Val yang katanya sudah mulai kembali ingatannya.
“Berapa lama Val mau nginep di rumah Kak Kafeel, Dad?”
Ini Via yang bertanya, dimana dirinya ikut duduk bercengkrama setelah menyajikan minuman hangat kepada para mereka yang ada sedang bercengkrama sambil menunggu sarapan selesai disiapkan oleh para asisten rumah tangga di KUJ yang bertanggung jawab untuk itu.
“Mungkin sebelum siang Val sudah kembali ke sini –“
“Hem, belum lama Kaka menghubungiku dan mengatakan ia akan mengantar Val ke sini bersama Magda dan Lena.”
Dad R menimpali ucapan mommy Ara yang menjawab pertanyaan Via.
“Wuih, mau langsung dihalalin itu si Val sama Kak Kaf yang dateng ke sini sama bunda Magda dan Kak Lena? –“
♥
Celetukan Aro tentang datangnya Kafeel yang mengantar Val bersama ibu dan adiknya nyatanya tidak terjadi. Kedatangan bundanya Kafeel bersama dua anaknya dan Val itu, murni untuk silaturahmi. Terutama pada dad R dan mommy Ara yang lama tidak bundanya Kafeel dan Lena temui.
Kalau keluarga di KUJ sudah sempat bundanya Kafeel datangi, tak lama setelah kabar mereka kembali ke Jakarta untuk menempati bangunan mewah tempat tinggal utama selain mansion The Adjieran Smith Family yang sempat ditinggalkan. Dimana dengan kerendahan hatinya, bundanya Kafeel meminta maaf pada keluarga Val atas apa yang pernah terjadi hingga Val sampai nekat dan kedukaan menyelimuti The Adjieran Smith Family.
Walau sebenarnya, bundanya Kafeel sudah sempat berbicara dengan dad R serta mommy Ara, saat Kafeel telah dibawa Varen ke Litlle Star Island untuk diberitahu jika Val yang Kafeel kira telah tiada itu masih hidup. Dan sudah sempat juga berbicara dengan para orang tua The Adjieran Smith Family yang berdomisili di London berikut para tetua, setelah Val tersadar dari koma.
Namun karena belum sempat bertemu dengan dad R dan mommy Ara secara langsung, bundanya Kafeel memutuskan untuk segera menemui keduanya yang kebetulan sedang berada di Jakarta. Yang mana tadinya, dad R dan mommy Ara sudah berencana duluan untuk menyambangi rumah keluarga Kafeel dan bersilaturahmi—yang sempat vakum selama beberapa waktu.
Namun kini semua yang pernah vakum di masa lalu, terutama diantara The Adjieran Smith Family dan Kafeel berikut keluarganya yang hanya dua orang itu, akan kembali dilanjutkan dan dilakukan seperti sebelumnya. Terlebih ini kayaknya ada bau-bau gelagat Kafeel pada Val, yang mau Kafeel pepet sampai halal.
♥
Val yang ingin Kafeel pepet sampai halal, nyatanya memang sesuai dengan niatan Kafeel yang kali ini tidak ingin kisah cintanya dan Val terganggu oleh ragam hal.
Bahkan saking memepet Val agar jangan sampai lagi Kafeel kehilangan, walau sudah jelas-jelas Val memilihnya ketimbang Simon dan sudah juga diajak bicara oleh dad R dan keluarga The Adjieran Smith lain yang sedang berada di KUJ tentang bagaimana tidak keberatannya mereka jika memang Val memutuskan untuk kembali membina hubungan cinta mereka seperti sebelumnya—Kafeel dengan cepatnya menjawab, “Oh iya, emang aku udah niat nginep sampe Val pulang ke London nanti. Udah bawa baju ganti buat seminggu.”
Begitu yang Kafeel katakan, ketika tawaran untuk menginap di KUJ tercetus dari mulut dad R.
"Niat betul kau menginap di sini, huh?!..."
"Namanya juga usaha, Dad. Pengen selalu deket-deket sama calon tulang rusuk aku kan?"
"Perutku mual mendengarnya--"
"Hahaha--"
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
To be continue...
__ADS_1