HEIRS OF THE ADJIERAN SMITH ( Kisah Para Pewaris )

HEIRS OF THE ADJIERAN SMITH ( Kisah Para Pewaris )
YOU, ARE US


__ADS_3

( Kamu, Adalah Kami )


♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥


Happy reading my Bebi Bala-Bala semua....


♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥


“Kamu Tidak Memilih Keluargamu, karena mereka adalah pemberian dari Yang Maha Kuasa. Begitu Juga Kamu Bagi Mereka.”


🔷🔷🔷


Jekardah, Indonesia........


“Thanks, ya Abang? Sudah aku bikin repot..”


Mika berkata pada Varen sambil memeluk kakak tertuanya itu, setelah Mika mendapat pujian dari Varen dan seruan takjub dari 3 saudari yang mendampinginya---setelah Mika selesai dengan rencananya yang sudah ia realisasikan dan berjalan dengan sangat lancar dan menghasilkan kepuasan tersendiri bagi si Neng Judes.


“Ga ada yang namanya repot untuk membantu adik. Tapi untuk ucapan terima kasih, kamu jangan hanya berterima kasih pada Abang. Karena bukan hanya Abang yang membantu kamu. Ada lusinan orang yang harus mendapat ucapan terima kasih darimu.”


“Iya, Abang. Nanti aku akan berikan mereka hadiah juga..”


Mika menjawab ucapan Varen dengan wajahnya judesnya yang kini nampak sumringah.


“Kita juga dapet ya, May?”


“Tentu dong.”


Celetukan Isha yang langsung mendapat respons dari Mika, yang sudah mengurai pelukannya dari Varen selepas sempat mendapat usapan lembut di kepalanya dari si Abang yang memang perhatian dan sayang pada semua adiknya tanpa terkecuali.


Meskipun, Varen sendiri memang seringnya nampak biasa-biasa saja bersikap pada adik-adiknya. Namun pada hakekatnya, Varen punya hati yang hangat---apalagi kalau sudah menyangkut keluarga yang disayangi dan dilindunginya itu.


Terlebih setelah insiden yang hampir membuatnya dan keluarga kehilangan Val untuk selamanya, lalu Mika yang mengorbankan cintanya pada Arya atas dasar Mika tidak sudi menari di atas mimpi Val yang telah hancur---dalam hal ini menikah muda dengan pria yang dicintainya.


Untuk itu Varen telah berjanji pada dirinya sendiri, kalau ia akan lebih menaruh perhatian lagi kepada para adik-adiknya tanpa terkecuali.


Agar tak pernah lagi ada yang namanya luka dalam hati yang menyebabkan kesedihan yang Varen rasa dalam keluarganya yang amat disayanginya itu.


Pun Varen telah berjanji, setiap ada permintaan dari para adiknya itu, Varen akan berusaha mengabulkannya selama Varen rasa dirinya mampu.


Seperti permintaan Mika yang lebih kepada curhatan satu adik perempuannya itu, tentang sebuah masalah yang sedikit banyak berpengaruh pada Mika.


Varen kabulkan, karena memang Varen rasa mampu mewujudkan keinginan Mika dalam rencana yang satu adik perempuannya pikirkan sendiri hampir keseluruhannya.


Bukan hal yang sulit juga bagi Varen mewujudkan keinginan Mika yang satu ini.


🔷🔷🔷


“Kamu sudah benar-benar selesai di sini, atau masih ingin menunggu wanita itu dan gerombolannya keluar dari ruangan lalu menyerang mental mereka lagi secara pribadi?..” ucap Varen seraya bertanya pada Mika, setelah satu adik perempuannya itu menanggapi celetukan dari satu adik perempuannya yang lain—dan Mika langsung menanggapi ucapan sekaligus pertanyaan Varen barusan.


“Ga Abang, rasanya apa yang aku lakukan dan berikan untuk si Norak itu di dalam sudah lebih dari cukup menyerang dan menjatuhkan mental dia dan keluarganya-terlebih ayahnya yang sok itu. Dan lagi, mereka sudah rasanya kehilangan muka dan sebentar lagi akan jatuh miskin aku rasa .. hanya tinggal mendengar kabar bagaimana sulitnya hidup cewek itu dan keluarganya setelah ini.”


“Yang jelas, Val rasa, lagi si No-raks itu bakal jadi bulan – bulanan para pasangan cowok – cowok yang terlibat skandal sama dia. Bisa – bisa habis rambutnya ditarik oleh para istri sutradara, produser dan aktor yang pernah selingkuh dengannya ..”


“Aku ingin sekali sih melihatnya. Tapi aku sudah cukup muak melihat wajah itu cewek murahan yang sok innocent. Jadi lebih baik kita pergi dari sini dengan segera, sebelum aku muntah kalau berpapasan dengannya lagi-euwhh..”


Drea, Varen, Isha dan Val—lalu terkekeh bersama setelah mendengar ucapan Mika yang disertai dengan mimik wajah si Neng Judes yang dibuat macam orang yang sedang sangat jijik pada sesuatu yang dilihatnya.


“Ya udah yuk?.. Kita segera cus dari sini sebelum kamu muntah beneran, May ..” celetuk Isha lagi, dan 5 bersaudara itu kemudian terkekeh bersama.


“Yuks.. aku juga merasa lapar.”


Mika berujar, sambil ia merangkul Val dan Isha untuk berjalan bersama. Mau jalan rangkulan sama Drea juga macam bestie barengan dengan Val dan Isha, tapi Drea udah keburu dirangkul Varen. “Mau makan di sini dulu, May?..” tawar Drea.

__ADS_1


“Nanti aja di KUJ, Kak.”


🔷🔷🔷


Mika dan rombongan, terutama mereka yang dibilang rombongan inti—termasuk juga Ammar yang sudah standby di hotel tempat mereka berada tadi saat Mika dan rombongannya dari KUJ sampai ke hotel tempat mantan tunangan Arya dan keluarganya menggelar konferensi pers setelah melemparkan berita hoaks ke publik demi membalaskan dendamnya pada Arya juga pada keluarga si Recehboy karena penolakan dari Arya memang didukung oleh keluarga si Recehboy yangsedari awal  tidak setuju dengan Arya yang bertunangan dengan Nora--kini sudah hendak ke dalam mobil yang akan membawa mereka kembali ke KUJ.


“Kenapa, May?”


Varen lantas bertanya pada Mika saat mereka hendak masuk ke dalam mobil yang akan mereka tumpangi, karena menangkap wajah Mika yang seperti sedang terbebani akan sesuatu.


“Aku sedang berpikir tentang apa yang sudah aku lakukan ini, pasti ada imbasnya ke nama baik keluarga kita. Aku terlalu menggebu dengan kekesalanku pada cewek itu dan keluarganya terkait Arya dan Papa Rico, sampai aku lupa memikirkan kalau akan ada imbas pada keluarga kita dari apa yang sudah aku lakukan ini.”


Mika memasang wajah merasa bersalah kemudian.


Varen lalu tersenyum setelah mendengar penuturan Mika tadi. Dimana Mika kemudian berkata lagi.


“Tapi aku ga akan ingkar sama ucapan aku sama Abang semalam, kalau aku akan bertanggung jawab penuh atas segala resiko yang terjadi ke depannya karena tindakan aku ini..”


“Abang percaya soal itu—“


🔷🔷🔷


“Tapi kamu ga perlu terbebani soal tanggung jawab atas imbas tindakan kamu tadi pada keluarga kita.”


Varen lanjut bicara pada Mika, yang Varen rengkuh satu bahunya. Sambil Varen bicara lagi pada satu adik perempuannya itu.


“Dengan kamu yang berani bertanggung jawab menanggung resiko dari apa yang sudah kamu lakukan tadi, berikut semua hal yang berhubungan dengan hal itu, Abang senang juga bangga. Kalau kamu menunjukkan bahwa kamu adalah The Adjieran Smith sejati. Dan Abang yakin, kalau semua anggota keluarga kita yang lain juga merasa sama seperti Abang. Dan karena kamu sudah berani bertanggung jawab, maka atas dasar kamu adik Abang, anaknya para Black Drakes. Kamu jadi tanggung jawab kami, May.. Tanggung jawab yang harus kami lindungi dengan sebaik-baiknya—“


🔷🔷🔷


“So tidak perlu kamu khawatirkan imbas dari tindakan kamu ini pada keluarga kita. Itu akan jadi urusan Abang dan The Dads.”


“Makasih Abang.”


Lalu Varen baru masuk ke dalam mobil setelah 4 adik perempuannya yang mana satunya merangkap istri itu sudah kesemuanya masuk ke dalam mobil yang akan membawa mereka kembali langsung ke KUJ, diikuti oleh Ammar yang mengambil tempat di kursi penumpang depan di mobil yang sudah 5 orang makhluk berparas menawan yang Ammar sebut sebagai para bosnya itu masuki.


“Mohon maaf, Tuan Muda, Nona,” supir dari mobil yang ditumpangi 5 orang dari klan The Adjieran Smith, bersuara. “Kayaknya dari tadi banyak telfon masuk ke hpnya Nona Mikaela,” sambung si supir.


“Oh iya, Mas Ardi. Makasih..” Mika yang langsung menyahut.


“Pasti Kak Arya.. Karena Kak Kafeel tadi sudah sempat menghubungiku,” sambar Val.


Mika pun mengangguk sambil merogoh tasnya yang memang ia tinggal di dalam mobil.


Lalu Mika mengeluarkan sekaligus melihat ponselnya, dan benar seperti dugaan Val, kalau Arya yang sudah beberapa kali coba menghubunginya.


🔷🔷🔷


“Ga ditelfon balik Kak Aryanya, May?”


Tercetus ucapan dari mulut Drea.


Saat si satu incess yang punya panggilan kesayangan ‘Little Star’ dari Varen dan para Dadnya serta juga Gappa, karena Mika malah mengajaknya berwefie bersama dengan Varen, Val dan juga Isha.


“Ga usah lah. Kan kita juga otw ke KUJ?” jawab Mika pada Drea kemudian yang langsung mengangguk, lalu ambil posisi untuk wefie bersama Mika-Varen-Val dan Isha dengan Ammar yang mengambil gambar 5 orang anggota inti Klan The Adjieran Smith itu, dengan ponselnya.


🔷🔷🔷


Kediaman Keluarga The Adjieran Smith, Jekardah, Indonesiah........


“Itu mereka sampe kayaknya..” adalah Sony yang nyeletuk. Dan Arya langsung seolah loncat dari tempatnya duduk di ruang tamu KUJ bersama beberapa orang lainnya.


“Mi!.. Lo, oke?..”

__ADS_1


Gegap Arya menghampiri Mika, yang kini baru saja keluar dari dalam mobil.


Dimana Mika langsung menanggapi calon suami wannabenya itu, yang belum lama Mika bela nama baiknya.


“Menurut lo?” sahut Mika pada Arya.


“Lo ada dapet perlakuan kasar secara fisik dari mereka yang ga keliatan di siaran???—“


“Lo liat aja sendiri nih penampilan gue kacau balau apa engga? Mata lo masih awas kan?..“ tukas Mika pada Arya yang nampak mengkhawatirkannya itu.


“Ya kan gue khawatir, Mi—“


“Ga ada yang perlu dikhawatirin lah.. Seperti yang lo liat di siaran, semua berjalan dengan lancar. Lagian lo kan liat sendiri gue bawa belasan terminator?..”


Dimana selang beberapa detik kemudian, Arya lalu langsung terkekeh kecil setelah mendengar ucapan Mika tersebut.


Dan Arya lantas meraih tangan Mika yang langsung ia genggam dan berjalan bergandengan bersama calon istri wannabenya itu menuju area dalam KUJ, setelah Mika berterima kasih pada para bodyguard yang sebagian besar ikut mengawalnya, berikut Varen-Drea-Val dan Isha kembali ke KUJ.


“Ah, aku ingin bertepuk tangan dulu sebelum memelukmu, May,” Mika langsung mendapat sambutan dari Dad R yang nampak sumringah itu, sambil mengadu dua telapak tangannya itu di hadapan Mika yang langsung saja tersenyum lebar ketika Dad R sudah mendekatinya.


🔷🔷🔷


“Terima kasih ya, kalian semua sudah mendukungku. Dan aku minta maaf, kalau andai nanti ada pemberitaan yang menyenggol keluarga kita karena tindakanku itu.” Mika lalu berucap di hadapan orang-orang yang sudah memang menunggu kedatangannya di KUJ.


“Tidak perlu kamu pikirkan soal itu, Baby.”


Daddy Dewa yang langsung menanggapi ucapan Mika barusan, yang mana ucapan satu Dad of The Adjieran Smith itu, diiyakan juga oleh keluarga yang lain.


Termasuk Papa Rico dan Mama Shireen yang sudah ada lagi di KUJ.


“Aku juga sudah mengatakan itu padanya tadi.”


Varen lalu menimpali ucapan Daddy Dewa tadi, dan Mika langsung tersenyum. Kemudian si Neng Judes kembali bicara.


“Ya tadi kan aku baru bicara di depan Abang, Kak Drea, Val dan Isha. Dan aku merasa perlu juga menyampaikan rasa penyesalan atas tindakanku yang baru aku pikirkan akan ada imbas pada keluarga kita setelah tindakanku pada mantan tunangannya dia nih—“


“Sebut aja dia b*ngke!”


Arya segera menyambar kala Mika menyenggol soal Nora.


“Ga usah sebut dia pake status yang pernah tunangan sama aku. Empet banget dengernya—“


🔷🔷🔷


Semua orang yang mendengar ucapan Arya dengan wajah betenya itu, kemudian ada yang terkekeh dan mendengus geli. Termasuk Mika. Yang kemudian teralih lagi perhatiannya kepada para Dad yang kini sudah berdiri di hadapannya. Lalu mendengarkan satu per satu para Dad yang ada di KUJ itu bicara.


Yang pada intinya, apa yang disampaikan oleh 4 Dads yang sedang ada di KUJ termasuk Gappa—adalah Mika tidak perlu mengkhawatirkan soal imbas yang akan diterima oleh keluarga mereka atas tindakannya pada Nora dan keluarga wanita itu yang juga telah menyeret banyak pihak, karena para Dad dan keluarga mereka yang lain tentunya--yang akan berdiri untuk menghadapi dan mengatasi imbas tindakan Mika yang mempermalukan wanita bernama Nora dan pihak-pihak yang bersama wanita itu, terhadap keluarga mereka.


“Apa kamu lupa? Me is you, and you are us..”


“Satu dari kalian tergores, akan kami beri tusukan pada mereka yang berani menggores lebih dulu setiap anggota keluarga ini..”


🔷🔷🔷


“Keluarga Yang Baik Dimulai Dengan Cinta, Dibangun Dengan Kasih Sayang, Dan Dipelihara Dengan Kesetiaan.”


🔷🔷🔷🔷🔷🔷


To be continue....


Ma acih masih setia.


Salam sayang terblaem,

__ADS_1


Emaknya Queen


__ADS_2