
Para Pendekar Pedang yang melihat kelakuan bejat Xiuhuan kembali geram. Namun mereka tak bisa berbuat apa-apa, karena Qin Mou memberikan tanda agar tak melakukan tindakan apapun.
Melihat Huanran sudah lenyap dari pandangannya, pergi bersama Pelayan Penginapan Bai Bao itu menuju kamar VVIP.
Xiuhuan lansung memeluk tubuh Qian Yu yang gemetaran atas kelakuan tak senonoh Xiuhuan padanya.
“Tubuhmu boleh juga! seperti gitar Spanyol,” goda Xiuhuan dengan tatapan menyeringai. Kemudian sebuah tamparan lembut dari tangan Xiuhuan mendarat di bokongnya.
“Ah!” suara itu lagi-lagi keluar dari mulut Qian Yu, yang membuat Xiuhuan makin tertawa lebar.
Isi pikiran para Pendekar Pedang yang ada disitu adalah sumpah serapah pada Xiuhuan. Mereka sangat geram sekali.
“Aku sudah tak tahan lagi! Berani sekali kau melakukan tindakan senonoh pada Yu‘er!”
“Ja-jangan mendekat Yin Xiao gege!” seru Qian Yu pada Pendekar Pedang tahap 60 dari Clan Yin itu.
Yin Xiao sangat menyukai Qian Yu, namun wanita cantik yang merupakan manajer Penginapan Bai Bao itu masih ragu-ragu menerima cintanya.
Akan tetapi, Yin Xiao tetap sabar menunggu jawaban darinya. Yin Xiao juga akan bertindak sebagai Pengawal Qian Yu, ia tak segan-segan menghajar pria yang ingin menggoda Qian Yu.
Namun kini situasi sangat rumit, karena yang menggoda dan berbuat tak senonoh pada gadis pujaan hatinya itu adalah Prajurit Istana Haitian lansung.
Tentu saja, ini diluar kendalinya. Bahkan anggota Paviliun Shadow saja tak mau ikut campur. Karena dalam istana Haitian itu tak semuanya adalah anggota Paviliun Shadow juga. Jadi, mereka lebih mementingkan kepentingan Organisasi, daripada kepentingan pribadi.
***
“Rasakan ini!” seru Yin Xiao menyerang Xiuhuan.
Beberapa Pendekar Pedang lainnya ikutan maju, namun Qin Mou melambaikan tangan, supaya menghentikan rencana bodoh mereka itu.
Akhirnya dengan berat hati, mereka tak jadi melangkah. Walaupun Yin Xiao maju sendiri.
Xiuhuan tersenyum lebar melihat kebodohan Yin Xiao yang terpancing dengan umpannya.
“Roh Pedang Harimau apa kucing Oren itu!” Ejek Xiuhuan sembari mengeluarkan Jurus Putaran Gelombang Air.
Sehingga tebasan Pedang Yin Xiao tak mengenainya. Xiuhuan kemudian menangkap leher Yin Xiuhuan, ia melilit tubuh Yin Xiao dengan jurus Putaran Gelombang Air.
__ADS_1
“Aaaaaaaaaa!” Yin Xiao kesakitan tak bisa bernafas akibat dicekik oleh Xiuhuan.
Qin Mou yang merupakan Pendekar Pedang tahap 95 itu tak bisa berbuat apa-apa. Padahal semua Pendekar Pedang yang ada di sana sangat berharap ia melawan Xiuhuan. Karena levelnya lebih tinggi dari Xiuhuan saat ini.
Namun, Qin Mou bukan berpikir demikian, ia hanya berpikir untuk tak menambah musuh yang saja dan tak merusak rencana Paviliun Shadow yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.
Qian Yu menatap Qin Mou yang diam saja. Kemudian ia berkata, “Tolong lepaskan dia tuan!”
Xiuhuan tertawa senang, ia sedari tadi menunggu ucapan itu. Xiuhuan kemudian berkata, “Aku melepaskannya, jika kau mau melakukan apa saja yang kuperintahkan.”
“Ja-jangan mau Yu‘er!” sahut Yin Xiao terbata-bata.
Qian Yu panik, ia melihat Yin Xiao yang telah baik padanya selama ini hampir kehabisan nafas.
“Ba-baik tuan! aku akan melakukan apa saja yang kau inginkan,” kata Qian Yu dengan air mata bercucuran, ia tampak pasrah saja menerima nasibnya.
“Ti-tidak!” seru Yin Xiao.
“Hehehe kami akan melakukan pesta hingga pagi nanti. Sepertinya ia masih suci,” kata Xiuhuan dengan tertawa keras. Kemudian berkata lagi, “Aku sangat beruntung!”
“Be-brengsek!” sahut Yin Xiao.
“Yin Xiao gege maafkan aku!” seru Qian Yu saat melihat Yin Xiao tergeletak dengan mulut mengeluarkan darah.
Yin Song memasuki Penginapan Bai Bao terkejut melihat kejadian di depan matanya itu. Satu anggota Clan Yin-nya kembali terkapar oleh tindakan Xiuhuan.
Yin Song berlari kecil menghampiri Qin Mou.
“Tuan Mou! ada apa ini?” tanyanya kebingungan, sebab tak ada yang berusaha membela anggota Clannya itu.
“Pengawal tuan Putri Huanran itu ingin membawa manajer Penginapan yang tak melayani tuan Putri dengan baik, untuk dijadikan pemuas nafsunya malam ini,” bisik Qin Mou ke telinga Yin Song.
“Apaaaa!” Yin Song kaget mendengarnya. “Kejam sekali dia!” katanya lagi.
“Betul, kau jangan ikut campur tuan muda. Biarkan saja dia melakukan sesukanya, yang penting dia tak mengganggu rencana kita nantinya,” bisik Qin Mou lagi.
“Tapi—”
__ADS_1
“Ingat tuan muda Song! buang kepentingan pribadimu itu, utamakan kepentingan Organisasi!” Sela Qin Mou yang melihat Yin Song akan membela Yin Xiao.
“Hehehe mereka termakan umpan,” guman Xiuhuan. “Dengan begini, Dou Yi dan Liu Ya akan aman. Karena mereka akan fokus atas kelakuan bejat yang aku lakukan dan Huanran, anak Raja Qian Xun yang telah berubah sikap menjadi cuek sekarang. Padahal dulu ia terkenal sangat baik,” kata Xiuhuan dalam hati lagi.
Yin Xiao berusaha berdiri dengan bertumpu pada Pedangnya. Yin Xiao melakukan penggabungan dengan Roh Pedang Harimau dan melesat menyerang Xiuhuan.
“Oo, masih bandel! ya,” kata Xiuhuan mengeluarkan Pedang rohnya.
“Ja-jangam bunuh dia tuan!” seru Qian Yu meminta belas kasih Xiuhuan.
Saat akan dekat dengan Xiuhuan, tiba-tiba saja tubuh Yin Xiao terbelah dua. Semua orang tercengang melihatnya.
“Maaf atas kelancangan anggota Clan kami tuan!” seru Qin Mou yang membunuh Yin Xiao dengan tangannya sendiri.
Qin Mou tak ingin Xiuhuan makin menjadi-jadi jika dibiarkan terus menindas Yin Xiao. Karena Qin Mou melihat Xiuhuan menikmatinya saat menyiksa musuh-musuhnya. Bahkan wanita sekalipun dia siksa. Itulah yang ada dalam pikiran Qin Mou kini.
“Hahaha anda cerdas sekali tuan Mou!” Xiuhuan memujinya, padahal sebenarnya ia tak berniat membunuh Yin Xiao tadi. Namun Qin Mou malah menyelesaikan gangguannya.
“Yin Xiao gege!” seru Qian Yu yang langsung terkulai lemas melihat Pria yang selalu baik padanya itu tewas didepan matanya.
“Hei kau bangun!” seru Xiuhuan pada Qian Yu yang kini duduk di lantai.
“Yin Xiao!” katanya pelan dengan tatapan kosong pada tubuh pemuda yang telah terbelah dua itu.
“Cih, lupakan saja dia! ayo kita bersenang-senang!” seru Xiuhuan, kemudian menggendong tubuh Qian Yu.
Xiuhuan berjalan menuju kamar VVIP diantarkan oleh Pelayan Bai Bao lainnya.
“Cih, dasar Pria bejat tak berperasaan!” gerutu Yin Song menyumpahi Xiuhuan.
“Kalian angkat mayatnya dan bersihkan tempat ini!” Perintah Qin Mou pada Pendekar Pedang Clan Yin lainnya yang ada di sana.
Qin Mou kemudian melangkah pergi meninggalkan Penginapan Bai Bao.
“Tuan Mou apa yang akan kita lakukan selanjutnya?” tanya Yin Song berlari kecil mengikuti Qin Mou.
“Kita akan mengirim Assasin mengawasi mereka. Aku curiga dengan Pengawal Huanran itu. Entah sejak kapan Raja Qian Xun memberikannya seorang Pendekar Pedang kuat untuk mengawalnya,” kata Qin Mou.
__ADS_1
“Betul juga! Padahal setahuku, dia itu ibarat anak tak dianggap,” sahut Yin Song, yang juga penasaran kenapa Xiuhuan bertindak brutal begitu.
Bersambung ...