Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Pill Regenerasi


__ADS_3

“Hmm ... kalian istirahatlah, sebentar lagi kita akan sampai di Sekte Kuil Surgawi,” kata Xiuhuan pada Bai Xinqi dan ketujuh mantan Selir lainnya.


Mereka menundukkan sedikit kepalanya dan menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat pada Xiuhuan.


“Ah, tak perlu lagi memberi hormat begitu. Toh, kalian sudah menjadi istriku. Jadi, hilangkan saja kebiasaan lama kalian saat berada di istana. Aku tak pernah membeda-bedakan semua istriku, kalian bebas meminta apa saja padaku, termasuk masalah ranjang atau yang lainnya.” Xiuhuan tersenyum menebar pesona ketampanannya pada mereka.


Sebagai yang tertua dan sudah sering beradegan suami istri, Bai Xinqi dan Jie Louqing langsung menghampiri Xiuhuan, sedangkan keenam lainnya hanya menatap heran, karena mereka belum pernah ehem-eheman.


Xiuhuan terkejut, kedua wanita cantik itu tiba-tiba menghampirinya dengan tubuh mereka menempel ditubuhnya. Aroma wangi tentu sangat menggodanya, tetapi ia tetap bersikap tenang dan melirik Lou Xue yang diam saja sambil memejamkan matanya.


“Ada apa Xinqi‘er dan Louqing‘er!” Xiuhuan membelai rambut Bai Xinqi yang berada di sisi sebelah kanannya.


“Kami ingin mengajak Xiuhuan gege istirahat ke kamar, karena perjalanan kita masih panjang, mungkin layanan kecil dari kami bisa memanjakan gege!” sahut Bai Xinqi dan Jie Louqing mengangguk setuju.


Keenam istri cantik Xiuhuan lainnya, langsung terkejut mendengarnya, mereka tak menyangka Permaisuri Xinqi dan Selir Louqing memiliki sisi lain yang mencengangkan.


Sebagai lelaki berpengalaman, tentu Xiuhuan tahu apa maksud mereka. “Ah, sebenarnya aku sangat ingin melakukannya. Namun, kita sudah sampai di Sekte Kuil Surgawi,” kata Xiuhuan—kemudian memberikan kecupan pada kening keduanya agar tidak terlalu kecewa.


“K-kapal ini cepat sekali? Bukannya kalau naik Kapal terbang Kerajaan butuh waktu dua hari untuk mencapai Sekte Kuil Surgawi ini?” Bai Xinqi terkejut.


“Hahaha ... sebenarnya masih ada lagi yang paling cepat, yaitu menggunakan Artefak Teleportasi, tetapi hanya bisa digunakan sekali saja sehari. Jadi, aku akan menggunakannya saat genting saja,” sahut Xiuhuan tersenyum lebar. “Ayo kita turun!” Xiuhuan melompat ke dekat Altar saat mereka muncul dulu di Sekte Kuil Surgawi.


“Xiuhuan gege, Saudari Xue ketinggalan,” kata Jin Jao—Tak mungkin Lou Xue yang sedang hamil itu harus melompat dari Kapal terbang, apalagi ia tidak memiliki Kultivasi sama sekali, tentu saja mereka khawatir ia nanti keguguran kalau nekat melompat.


Namun, tiba-tiba Lou Xue sudah berada di bawah dan yang lebih mencengangkan adalah tingkat Kultivasi-nya bahkan lebih kuat terasa dari pada Xiuhuan.

__ADS_1


Xiuhuan tersenyum, ia tahu mereka terkejut melihat perubahan Lou Xue.


“Dia lebih kuat dariku, jadi walaupun dia dibuang ke ujung Dunia Bawah—tak akan ada yang bisa menyentuhnya. Kecuali Pangeran Qin Tianlong mungkin hehehe ...,” canda Xiuhuan tetapi tiba-tiba Lou Xue menatapnya, sehingga Xiuhuan berhenti tertawa.


Para istrinya menyadari, bahwa Xiuhuan sebenarnya takut pada Lou Xue. Padahal wanita cantik itu hanya menatapnya.


“Tingkat Kultivasi di Dunia kami berasal adalah sama seperti kalian, tetapi diatas tingkat Penempaan Tubuh masih ada Immortal Awal, Menengah dan Akhir. Aku ini adalah Immortal Akhir ... selanjutnya Chaos Ancient God, seperti Lou Xue dan tingkatan terakhir adalah Ranah Absolute God.”


“Apakah itu sudah mentok atau masih ada lagi?" tanya Han Xia penasaran, karena selain Bai Xinqi dan Jie Louqing; mereka adalah murid-murid dan melakukan Kultivasi di Clan masing-masing sebelum akhirnya ditangkap dan dihadiahkan untuk Raja Qin Song.


“Tentu saja ada, tetapi aku tidak tahu nama tingkatannya, karena Kultivator yang melewati Ranah Absolute God akan memasuki alam Dewa dan tinggal di Surga,” sahut Xiuhuan.


Lou Xue mendekati Xiuhuan, sehingga ia terkejut.


“Ada apa Xue‘er? Apakah kehamilanmu bermasalah?” Xiuhuan khawatir, tak biasanya Lou Xue tiba-tiba bersikap begitu.


Tanpa bertanya lagi, Xiuhuan langsung menelan Pill itu dan tiba-tiba ia merasakan sensasi kesakitan yang begitu sakit.


Dia merasa lengannya seperti disayat-sayat dan tiba-tiba dari lengannya muncul darah seperti benang yang saling menyulam.


“Xiuhuan gege!” Delapan istrinya panik, kecuali Lou Xue yang diam saja menatapnya.


“Ini seperti saat memasuki Charco de Sangue di Dunia Siluman,” gumam Xiuhuan menahan rasa sakit itu dengan linangan air mata.


Benang darah itu terus menyulam dan mulai membentuk tangan kiri Xiuhuan dengan sangat cepat dan hanya butuh waktu singkat saja, lengannya sudah tumbuh sempurna.

__ADS_1


Xiuhuan tiba-tiba merasa pusing dan tak bertenaga, kemudian ia ambruk; tak sadar diri.


“Gege!” Itulah suara yang terdengar oleh Xiuhuan, tetapi ia sempat melihat wajah cantik Lou Xue sebelum memejamkan mata.


“Itu hanya efek samping proses penyembuhannya. Tak perlu khawatir," kata Lou Xue sambil menangkap tubuh Xiuhuan.


Dia kemudian duduk di lantai dan menaruh kepala Xiuhuan di atas paha kakinya, sedangkan kedelapan istri Xiuhuan lainnya tak berani berbicara dengannya, karena ia langsung memejamkan matanya.


Wu Qinghou dan murid-murid lainnya tiba-tiba muncul dari dalam Sekte Kuil Surgawi. Mereka telah berhasil menyegel makam yang muncul di bukit belakang Sekte Kuil Surgawi.


Mereka cukup kesulitan saat berhadapan dengan kesadaran yang ditinggalkan oleh Kultivator pemilik makam itu. Lima murid Sekte Qingyun yang datang bersamanya harus meregang nyawa. Makanya tak ada senyum bahagia, walaupun mereka berhasil menyegel makam itu.


“Saudari Xue!” seru Wu Meng saat melihatnya, “ternyata kalian lebih dulu menyelesaikan misi!” katanya lagi. Namun, matanya tertuju pada Xiuhuan yang tiduran di paha Lou Xue.


“Dia pingsan, tadi baru menelan Pill Regenerasi!” sahut Lou Xue.


“Oh, ternyata bisa juga dia terluka!” seru Wu Meng, tetapi ... “tunggu! Kenapa ia bisa terluka? Bukannya cuma Ranah Penempaan Tubuh Tahap Tian saja yang paling kuat Kultivator di Dunia Bawah ini?” Wu Meng terheran-heran, begitu juga dengan Biksu Tang San.


“Ada mantan tetua Pelataran dalam Sekte kita yang menjadi dalang kekacauan di Kerajaan Qin ini, tetapi untung saja suamiku berhasil mengalahkannya!” sahut Lou Xue—tetap dengan sikap dingin, tanpa ekspresinya itu.


“Apaaaaaaa? Dia berhasil mengalahkan Ranah Absolute God?” Wu Qinghou terkejut, karena tetua di Sekte Qingyun adalah Kultivator Ranah Absolute God, jadi otomatis Kultivator yang dimaksud oleh Lou Xue itu juga setingkat itu.


Lou Xue mengangguk.


“Ah, gawat! Berarti ia akan berpotensi menjadi nomor satu saat kompetisi Naga Qingyun nanti,” kata Wu Qinghou khawatir posisinya digeser oleh murid pendatang baru itu. Namun, tiba-tiba ia menyadari Lou Xue telah menjadi Ranah Chaos Ancient God dan Xiuhuan Immortal Akhir. “Apa yang kalian temukan di Kerajaan Qin, sehingga Kultivasi kalian mendadak naik, terutama kamu yang langsung naik dua tingkat?” selidik Wu penasaran.

__ADS_1


Wu Meng, Wu Yao dan yang lainnya akhirnya menyadari juga, ternyata kedua pasangan suami-istri itu telah naik tingkat Kultivasi. Mereka sangat iri melihatnya dan berandai-andai kalau mereka yang melakukan misi ke Kerajaan Qin itu.


__ADS_2