Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Pengangkatan Raja Qin


__ADS_3

Kapal terbang milik Xiuhuan muncul tiba-tiba di halaman istana Kerajaan Qin. Xiuhuan langsung melempar tubuh Jiang Cheng ke halaman istana itu, sehingga Raja Qin Song dan beberapa Immortal yang merupakan murid Jiang Cheng terkejut melihatnya.


“Guru!” teriak mereka.


Xiuhuan menyeringai dengan memegang Pedang Panjang milik Jiang Cheng, dan ia juga melepas Aura pembunuh yang sangat kuat, sehingga semua Kesatria Kerajaan Qin beserta Raja Qin Song dipaksa bertekuk lutut.


“Aku sedang tidak mood untuk bertarung, karena Tua bangka ini malah memotong tangan kiriku. Maka untuk memulai pembersihan ibukota, lihatlah kekuatan dewa ini saja yang melakukannya!” Xiuhuan memunculkan seribu Kloning Manusia Air yang setara dengan Kultivator Immortal Akhir.


Murid-murid Jiang Cheng ketakutan saat melihat seribu Kloning Manusia Air melesat ke arah mereka. Dengan mata terbelalak mereka mencoba kabur, tetapi itu hanya usaha yang sia-sia.


Raja Qin Song merasa pandangannya sangat gelap, lututnya menjadi lemas dan tak menyangka Pangeran Qin Hao bisa membawa Kultivator yang sangat kuat, bahkan bisa mengalahkan Jiang Cheng yang merupakan Ranah Absolute God itu.


Para Kesatria dan para jenderal bertekuk lutut untuk memohon ampunan serta berjanji akan setia pada Pangeran Qin Hao.


“Apa yang harus kulakukan tuan Xiuhuan?” Pangeran Qin Hao kebingungan mengambil tindakan pada Raja Qin Song dan pengikutnya.


“Itu terserah Pangeran Qin Hao saja. Namun, aku mengingatkan hati-hati memelihara serigala; takutnya suatu saat mereka akan menggigitmu,” sahut Xiuhuan menghilangkan aura pembunuhnya itu karena murid-murid Jiang Cheng telah dihabisi semua oleh Kloning Manusia Air.


“Baiklah, kalian penggal seluruh Kesatria berpangkat tinggi, Ketua Clan yang mendukungnya, dan Raja Qin Song atau kakakku sendiri, akan aku jatuhi hukuman mati!” seru Pangeran Qin Hao yang membuat para Ketua Clan dan Kesatria berpangkat tinggi memohon ampunan padanya. Namun, Pangeran Qin Hao tak menggubris permohonan mereka, walaupun mereka menangis darah sekalipun.


“Adik! Bisakah kita bicara baik-baik!” seru Raja Qin Song dengan suara bergetar. “Aku akan menyerahkan mahkota Raja untukmu, tolonglah ... kita ini bersaudara, bagaimana dengan istri dan selir-selirku nanti? Atau keponakanmu?” Raja Qin Song mencoba meluluhkan hatinya.

__ADS_1


Pangeran Qin Hao tampak bingung, karena kakaknya memiliki permaisuri dan tujuh selir yang merupakan Nona muda dari Clan-Clan besar yang mendukungnya.


Dia tak mungkin menikahi mereka, karena ia bukan tipikal laki-laki yang serakah. Justru dia lebih suka mempelajari bagaimana caranya agar cepat meningkatkan Kultivasi-nya.


Xiuhuan tahu Pangeran Qin Hao sedang kebingungan mengambil keputusan, maka ia kemudian berkata, “Aku memutuskan mengangkat Qin Hao sebagai Raja Kerajaan Qin yang baru dibawah perlindungan Immortal Agung—yang bisa memindahkan matahari ke selatan dan melempar bulan kealam semesta lain. Bila ada Kerajaan atau pihak-pihak yang ingin melakukan Kudeta, bersiap-siaplah seluruh Clan mereka akan dibinasakan. Hari ini aku bermurah hati, karena Pangeran Qin Hao yang baik hati ini berusaha mati-matian mencegahku agar tidak membinasakan kalian semua. Camkan itu dalam benak kalian!”


Xiuhuan melepaskan aura pembunuh yang sangat kuat untuk sesaat—menakut-nakuti para kesatria dan Clan yang berjanji mendukung Pangeran Qin Hao itu.


Para tetua Clan besar yang tidak ikut dieksekusi mati, langsung bersujud yang diikuti oleh Kultivator anggota Clan mereka.


“Kami Clan Cho, mengakui Pangeran Qin Hao sebagai Raja kami dan bersedia mematuhi segala perintahnya!” seru tetua sepuh sembari membenturkan kepalanya tiga kali ke lantai sebagai penyerahan diri Clan Cho.


“Kami Clan Me, mengakui Pangeran Qin Hao sebagai Raja kami dan bersedia mematuhi segala perintahnya!”


Satu persatu Clan yang mendukung Raja Qin Song mengalihkan dukungan mereka pada Pangeran Qin Hao.


Pangeran Qin Hao mengeluarkan Pedangnya dan menghunus pedang itu kearah Raja Qin Song.


“Kakak! Aku akan menggantikan peranmu. Untuk masalah Permaisuri dan ketujuh selirmu jangan khawatir. Aku akan menghadiahkan mereka pada tuan Xiuhuan yang agung. Aku yakin mereka akan bahagia bersamanya, tak ada yang bisa menolak pesona ketampanan tuanku itu,” kata Qin Hao langsung mengayunkan Pedangnya.


“Sialan kau adik kurang ajar, kenapa kamu tega menggadaikan kakak iparmu!” umpat Raja Qin Song dengan tatapan marah, putus asa dan tak berdaya bercampur menjadi satu. “Aku mengutukmu tak akan tenang selama memerintah negeri ini!” teriaknya sebelum kepalanya menggelindin di lantai.

__ADS_1


Xiuhuan terkejut mendengar hadiah yang dimaksud oleh Raja Qin Hao itu.


“Hei Raja Hao, apa maksud Anda tentang hadiah tadi?” Xiuhuan bertanya dengan alis mata terangkat.


“Kalau tuan Xiuhuan masih kurang, aku bisa meminta para Clan besar mengirim Nona muda mereka untuk tuan Xiuhuan.” Qin Hao menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat pada Xiuhuan.


“Bukan nambah maksudku, tetapi kenapa kamu malah menyerahkan istri kakakmu padaku? Bukannya kamu seharusnya menikahi mereka saja!” sahut Xiuhuan masih bingung dengan pola pikirnya.


“Bukannya tuan Xiuhuan telah memiliki 53 istri dan aku tak akan bisa berlaku adil pada mereka. Kalau diberikan pada Kakak Tianlong, aku tak mau, karena seperti kata tuan Xiuhuan sebelumnya, ia hanya memikirkan duniawi saja; apalagi kakak-kakak iparku itu adalah para wanita cantik dan bermartabat dari Clan-Clan besar. Nanti, kalau mereka menikah dengan Kakak Tianlong—justru akan memperkuat pengaruhnya pada mereka,” sahut Raja Qin Hao.


Xiuhuan kebingungan, saat ini ia sedang kurang harmonis dengan Lou Xue. Walaupun dari awal hubungan mereka memang tak harmonis, sih. Namun, ia tak ingin gara-gara kedatangan mantan istri Raja Qin Song itu maka akan mempengaruhi bayi dalam perutnya nanti. Belum lagi cara menjelaskan pada tetua saat mereka ikut ke Sekte Qingyun.


Raja Qin Hao tahu kebingungan Xiuhuan dan berkata, “Tuan Xiuhuan jangan khawatir, aku yang akan menyerahkan mereka pada Nona Xue nanti.”


Xiuhuan tak menjawab ucapannya, ia justru berjalan ke arah mayat-mayat Immortal Yang telah tewas itu dan mengambil cincin dimensi mereka.


“Hmm, apakah ada hal menarik di Benua Bawah ini, sehingga tetua Jiang Cheng sampai berkhianat pada Sekte Qingyun,” gumam Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya.


Raja Qin Hao langsung membuat pengumuman untuk menghentikan perang di seluruh Kerajaan Qin dan menarik kembali pasukan yang telah disebarkan ke penjuru negeri itu.


***

__ADS_1


“Nona Xue!” seru Xia Mei berlari tergopoh-gopoh menuju kamar tempat Lou Xue. “Raja Qin Song telah tewas dan Pangeran Qin Hao menjadi Raja Qin yang baru. Kita akan segera ke ibukota bersama Ketua Clan Yu saat ini juga,” katanya lagi dengan senyum lebar. Karena Xiuhuan telah menjanjikannya—akan diterima di Sekte besar nanti.


Lou Xue menatap keluar jendela tanpa ekspresi apapun. Namun, ia menarik nafas dalam-dalam. “Apa sih, yang dipikirkan olehnya. Kenapa ia malah mencampuri urusan Dunia Bawah? Padahal perintah dari Sekte hanya menyelidiki kasus aneh yang terjadi di sini saja,” gumam Lou Xue.


__ADS_2