Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Ma Rou (Istri Liang Cheng)


__ADS_3

Yu Fen berpikir sejenak, kalau ia menjadi pemimpin Kota Lan Hu ini—maka, ia tidak akan ikut berpetualang bersama Yu Qingyi lagi. Dia juga ragu dengan kekuatan Kultivator Clan Liang yang tersisa, apakah mampu menjaganya dari serangan Clan lain.


Kabar kematian Liang Cheng dan para tetua Clan Liang pasti akan tersebar di wilayah Utara Benua Dayan ini—yang kemudian akan membuat kegemparan, lagi pula ia tidak berpengalaman dalam memimpin pasukan.


“Aku tetap ikut dengan keponakanku dan tidak tertarik lagi memimpin kota Lan Hu, karena sudah tak ada lagi Keluarga Yu kami yang tersisa di kota ini,” kata Yu Fen menjawab pertanyaan dari Xiuhuan.


Tetua Liang Song terkejut mendengarnya, begitu juga dengan sisa anggota Clan Liang yang menyerahkan diri pada mereka. Kalau seperti ini, nasib Clan Liang dan kota Lan Hu sangat suram kedepannya.


Liang Song bertanya, “Kalau Nona Fen tidak mau memimpin kota Lan Hu, bagaimana dengan nasib keluarga Liang dan kota ini?”


Yu Fen tersenyum dan berkata, “Aku cuma menginginkan Kultivasimu dan sudah mendapatkannya, jadi keputusan terhadap kalian—aku serahkan pada tuan muda Xiuhuan saja.”


Ling Song merasa ada yang tak beres, ia telah salah mengambil langkah dan menatap Xiuhuan, menunggu keputusan apa yang diambilnya tentang nasib mereka.


Xiuhuan menjentikkan jarinya dan sisa anggota Clan Liang yang bertekuk lutut dihadapannya tiba-tiba berteriak histeris dan mulut mereka menyemburkan darah.


Liang Song terkejut, apa yang terjadi pada anggota Clannya itu? Kenapa mereka tampak sangat tersiksa dan akhirnya tersungkur satu persatu—hingga hanya menyisakan dirinya sendiri.


Yu Fen dan Yu Qingyi juga terkejut melihat apa yang dilakukan oleh Xiuhuan pada mereka dan Xiuhuan tersenyum menatap keduanya.


“Mereka telah membantai anggota keluarga Yu kalian, jadi sudah sewajarnya mereka juga bernasib sama,” kata Xiuhuan. Kemudian ia menatap Liang Song dan berkata, “Tenang saja, keluarga Liang yang tersisa akan aman dan aku akan memerintahkan mereka untuk kembali ke Clan mereka masing-masing.”


Liang Song tak bisa membantah, karena yang tersisa hanya istri dan anak-anak keluarga Liang-nya saja. Jadi, mereka lebih aman kembali ke Clan masing-masing.

__ADS_1


“Untuk nasib kota Lan Hu ini, aku akan melelangnya—supaya tidak terjadi pertumpahan darah yang mengorbankan nyawa para penduduk,” kata Xiuhuan sembari melangkah masuk ke dalam Kediaman Clan Liang yang diikuti oleh Liang Song yang telah menjadi Ketua Clan Liang menggantikan posisi Liang Cheng yang telah bunuh diri.


Xiuhuan membuka pintu masuk Kediaman Clan Liang dan puluhan wanita langsung menyerangnya, ternyata mereka telah mengetahui apa yang terjadi diluar dan mengira nasib mereka juga akan seperti Clan Yu.


“Hahaha ... jangan galak-galak begitu!” seru Xiuhuan sembari tertawa terkekeh-kekeh menangkis serangan mereka dengan mudah. “Hmm, siapa yang akan kusiksa pertama?” canda Xiuhuan, sehingga wajah mereka menjadi tegang dan ketakutan.


Iblis wanita cantik melangkah keluar dari kerumunan wanita dan anak-anak Clan Liang itu. Wajahnya sangat cantik untuk kalangan Iblis, dia adalah istri dari Liang Cheng.


“Aku Ma Rou, istri dari Liang Cheng meminta tuan muda agar tidak menyakiti keluarga Liang kami. Aku tahu Clan Liang telah salah mengambil langkah dengan menghancurkan Clan Yu, tetapi bisakah jangan membunuh mereka juga!” Ma Rou menunjuk wanita dan anak-anak dibelakangnya, kemudian bertekuk lutut sembari menangkupkan tinjunya dan berkata, “Wanita tua ini bersedia menjadi budak tuan muda dan sebagai imbalannya—tolong tuan muda melepaskan mereka.”


“Nyonya Rou apa yang Anda lakukan?” Liang Song terkejut melihatnya, karena ia sudah membuat kesepakatan dengan Xiuhuan. “Tolong berdiri kembali aku sudah membuat kesepakatan dengan tuan muda ini dan lihatlah ...." Liang Song menunjukkan Segel budak dilehernya.


“Eh?” Ma Rou terkejut melihatnya. “Berarti kami bisa meninggalkan tempat ini dengan aman?” Ma Rou menatap Xiuhuan—masih ragu apakah Xiuhuan benar-benar membiarkan mereka pergi.


Ma Rou bernafas lega setelah mendengar ucapan Xiuhuan, walaupun ia tetap sedih karena anak dan suaminya telah tiada. Dia yakin Clan Ma pasti akan membalaskan dendamnya setelah mengetahui apa yang terjadi di kota Lan Hu ini.


“Semua boleh pergi ke Clan kalian masing-masing atau orang tua kalian. Aku akan memberikan kalian tambahan sepuluh Kristal Kuning setiap Iblisnya," kata Xiuhuan sembari menatap Yu Qingyi.


Yu Qingyi kebingungan ditatap oleh Xiuhuan dan berkata, “Ada apa Xiuhuan gege?”


Xiuhuan hampir muntah darah mendengarnya, ternyata budaknya itu masih kekanak-kanakan dan tak memahami kode nuklir darinya.


“Qingyier! Tolong bagikan pada mereka sepuluh Kristal Kuning dari cincin dimensimu itu!” seru Xiuhuan dengan senyum masam. Usianya memang 150 tahun, tetapi pikirannya masih belasan tahun untuk kategori manusia dan Xiuhuan berpikir apakah ia telah menjadi penjahat karena menjadikan anak-anak sebagai budaknya.

__ADS_1


Yu Qingyi tersenyum lebar dan segera memberikan sepuluh Kristal Kuning pada mereka, bahkan ia membagikan Kristal Kuning pada anak-anak keluarga Liang itu juga, padahal maksud dari Xiuhuan adalah untuk para Ibu-ibu dan Wanita dewasa saja.


Yu Fen terkejut melihatnya dan mendekati Yu Qingyi. “Bolehkah aku melihat isi cincin dimensimu Qingyi‘er?” bisiknya.


Yu Qingyi langsung menunjukkan isi cincin dimensinya dan Yu Fen hampir pingsan melihatnya. Ternyata ada gundukan Kristal Kuning yang mungkin bisa menghidupinya selama ribuan tahun tanpa harus bekerja keras lagi.


“Cih, pantasan Qingyi‘er tampak bahagia menjadi budak Iblis ini. Ternyata dia dimanjakan dengan harta duniawi,” gumam Yu Fen menatap punggung Xiuhuan yang berjalan bersama Ma Rou dan Liang Song menuju gudang penyimpanan harta Clan Liang.


Sebelumnya Xiuhuan memeriksa cincin dimensi milik Liang Cheng dan terkejut karena isinya hanya beberapa Kristal Putih saja, begitu juga dengan para tetua dan anggota Clan Liang lainnya.


Liang Song kemudian menjelaskan, bahwa harta kekayaan milik Clan Liang disimpan di dalam kediaman Clan Liang dan hanya bisa dibuka oleh Ma Rou yang menjadi istri dan sekretaris pribadi Liang Cheng sebagai ketua Clan Liang.


Ma Rou membuka pintu gudang penyimpanan harta Clan Liang dan terlihat gundukan Kristal Kuning yang hanya seperempat dari milik Yu Qingyi.


“Hmm, lumayanlah!” seru Xiuhuan sembari menjentikkan jarinya sehingga gundukan Kristal Kuning itu menghilang dan masuk ke cincin dimensi miliknya.


“Aku telah memberikan harta kekayaan Clan Liang untuk tuan muda, apakah aku boleh meninggalkan kediaman ini?” tanya Ma Rou ragu-ragu.


Xiuhuan menyeringai menatap Ma Rou. “Nona Rou harus menemani kami selama pelelangan kota Lan Hu ini, karena aku tahu Clan Ma pasti akan segera mengendus apa yang terjadi di sini. Jadi, harus ada sandera yang membuat mereka tak bisa bertindak hehehe ....”


Ma Rou mengerutkan keningnya, ia tak menyangka ternyata Xiuhuan sangat licik sekali. Dendam kematian anak dan suaminya tak akan bisa terbalaskan, walaupun keluarga Ma-nya datang ke sini nanti.


“Baiklah Nona Rou dan tuan Song, mari kita menuju Paviliun Lelang untuk menjual kota Lan Hu-ku ini hehehehe ...." Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh, membayangkan berapa harta akan ia dapatkan nanti.

__ADS_1


__ADS_2