Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Clan Du


__ADS_3

Xiuhuan muncul lagi di halaman Kediaman Clan Huo dan melanjutkan perjalanan menuju Wilayah Clan Du yang merupakan salah satu Clan besar Aliansi aliran hitam.


Di gerbang masuk perbatasan Clan Du, telah antri ratusan orang yang ingin memasuki wilayah Clan Du. Beberapa pedagang tampak kesal karena waktu mereka termakan cukup lama saat mengikuti antrian itu, padahal sebelum Clan Ling melakukan penyerbuan ke Clan Huo—tidak ada pemeriksaan seperti ini di gerbang masuk Clan Du. Namun, saat ini Ketua Clan Du memerintahkan agar penduduk dari Clan Ling maupun Clan Nie tidak boleh menginjakkan kaki di wilayah Clan Du, karena ia takut mereka akan menjadi mata-mata dan Clan Du akan bernasib sama dengan Clan Huo.


Xiuhuan mengikuti antrian, padahal bisa saja ia langsung melewati para Kultivator yang cuma Ranah Immortal Akhir itu, tetapi ia ingin membuat keributan kecil di sini. Karena ia melihat beberapa Kultivator itu malah bermain belakang, dengan mengutamakan mereka yang membayar sogokan untuk melewati gerbang masuk ke wilayah Clan Du.


“Tunjukkan identitasmu!” seru Kultivator Clan Du tersebut dengan tatapan tajam pada Xiuhuan, padahal jelas-jelas orang yang ada dihadapannya itu adalah Kultivator Ranah Absolute God—tetapi sepertinya ia tidak peduli sama sekali.


“Tolong permudah diriku, senior!” sahut Xiuhuan sembari mengeluarkan satu keping emas, sehingga Kultivator Clan Du tersebut merasa Xiuhuan telah menghinanya.


Dia langsung menarik kerah baju Xiuhuan, sehingga beberapa penduduk langsung mengerutkan keningnya, karena tidak menyangka anggota Clan Du tersebut begitu bernyali tinggi—berani mengintimidasi Kultivator Ranah Absolute God.


“Apa kamu menghinaku?” bentaknya. Kemudian ia memperhatikan tubuh Xiuhuan dan terkejut di hadapannya itu ternyata adalah Kultivator Ranah Absolute God, sehingga wajahnya yang galak berubah menjadi seperti kucing rumahan. “Ah, maaf senior atas sikapku tadi, karena akhir-akhir ini banyak penyusup yang memasuki wilayah Clan Du—sehingga kami terpaksa melakukan pemeriksaan ketat!” Dia berkilah.


Xiuhuan hanya mengangguk saja dan segera berjalan melewatinya, tetapi tiba-tiba Kultivator Clan Du tersebut kembali mencegatnya, sehingga Xiuhuan mengerutkan keningnya—karena merasa heran apa lagi yang diinginkan oleh Kultivator yang kini senyum-senyum menatapnya.


“Senior tolong tunjukkan Plakat atau semacamnya yang menunjukkan identitas Anda,” katanya dengan senyum masa—takut Xiuhuan marah.


Xiuhuan memberikan satu Koin emas padanya dan melangkah pergi. Namun, kali ini Kultivator Clan Du tersebut tidak mengejarnya lagi—tetapi langsung melaporkan kejadian itu pada atasannya yang merupakan Kultivator Ranah Chaos Ancient God.


“Bodoh! Kenapa kamu malah mencegahnya,” bentak Kultivator Ranah Ancient God tersebut. “Untung saja ia tidak marah pada kita dan membunuh semua orang yang ada di sini.” Wajahnya langsung berubah menjadi pucat, karena selama ini ia selalu membiarkan Kultivator Ranah Absolute God keluar masuk wilayah Clan Du—walaupun Ketua Clan Du mengatakan dilakukan pemeriksaan pada semua orang tanpa kecuali bagi yang memasuki wilayah Clan Du.


Xiuhuan melirik kebelakang dan tidak melihat siapapun yang mengejarnya, kemudian ia mengepal tangannya dan tiba-tiba semua anggota Clan Du yang berjaga di gerbang masuk hancur berkeping-keping.

__ADS_1


“Tidakkkkkkk!”


“Apa yang terjadi?”


“Apakah Clan Ling menyerbu Clan Du?”


Clan Ling kini telah menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang di Benua Resifel, karena dengan mudah menghancurkan Clan Huo—yang merupakan salah satu Clan besar.


Para penduduk biasa dan beberapa pedagang itu memperhatikan area sekitar mereka, tetapi tidak menemukan siapapun di sana.


“Mungkinkah ini ulah Kultivator Ranah Absolute God yang tadi?”


“Bukankah ia telah pergi jauh, tetapi mungkin saja ia melakukan serangan jarak jauh—karena Kultivator bisa menghancurkan gunung maupun membelah lautan?” Seorang Pedagang berkata, sehingga mereka sangat bersyukur tidak ikut menjadi sasaran kemarahan Kultivator itu.


Du Louxia diperintahkan oleh tetua yang menampungnya setelah kabur dari kota Houshan, setelah Clan cabang Du di sana dihancurkan Clan Fang yang saat itu Ketua Clan mereka sedang melakukan Kultivasi terlarang dengan mengorbankan nyawa gadis-gadis untuk diambil esensi kehidupannya. Namun, saat itu Pertapa Agung menyelamatkan dan memberikannya juga cincin dimensi yang menunjang laju Kultivasinya. Du Louxia kini berada di Ranah Immortal Akhir.


“Kota Kayu manis berada di bawah bukit itu,” gumam Du Louxia senang, karena akhirnya ia sampai juga setelah melakukan perjalanan sehari semalam tanpa berhenti berlari menggunakan gerakan meringankan tubuh dan sampai juga ke kota kecil yang lebih dekat ke perbatasan Wilayah Clan Huo tersebut.


“Aku mendengar dari sahabatku, kalau ada Kultivator Ranah Absolute God membunuh semua anggota Clan Du yang berjaga di gerbang masuk; hanya karena ia tersinggung anggota Clan Du itu meminta kartu Identitasnya.”


“Kejam sekali, apa jangan-jangan dia adalah penyusup dari Clan Ling?”


“Hei, jangan keras-keras bicaranya, aku juga mendengar di kota Kayu manis ada seorang Kultivator Ranah Absolute God yang sedang menginap di salah satu penginapan. Entah apa tujuannya kemari, karena ia hanya mengenakan pakaian sipil saja.”

__ADS_1


Du Louxia terkejut mendengar pembicaraan pedagang kecil dihadapannya, sehingga ia sangat penasaran dengan identitas Kultivator Ranah Absolute God yang dikatakan oleh mereka itu.


Du Louxia dengan mudah memasuki kota Louxia, karena ia memegang Plakat khusus dengan simbol tetua ketiga, tempat Du Louxia bekerja saat ini.


Pemimpin kota Kayu manis langsung bertemu dengan Du Louxia begitu ia mendengar kabar kedatangannya.


“Ada gerangan apa Nona Louxia datang ke kota kecil ini?” tanya Pemimpin Kota kayu manis sembari menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat, karena status Du Louxia jauh lebih tinggi darinya.


“Tetua menyuruhku untuk menyelidiki apakah ada kasus aneh di Kota Kayu manis ini. Namun, saat diperjalanan tadi aku mendengar kalau ada Kultivator Ranah Absolute God kemari, apakah tuan Ma sudah menyelidiki tujuannya?” tanya Du Louxia dengan tatapan ekspresi wajah datar, karena ia tidak menyukai tampang wajah mereka yang kelihatan sekali ingin mencari muka dihadapannya.


“Ituuuuu?” Pemimpin kota kayu manis kebingungan untuk menjawabnya, begitu juga Kepala keamanan yang langsung menundukkan wajahnya.


Du Louxia tahu, pasti telah terjadi sesuatu yang tidak beres—sehingga ekspresi wajah mereka langsung berubah.


“Apakah kalian menganggap Clan Du adalah Clan kecil? Sehingga membiarkan musuh berbuat semena-mena di wilayah kita?” selidik Du Louxia, ingin mengetahui apa yang telah diperbuat oleh Kultivator tersebut, sehingga mereka sampai ketakutan begini.


Pemimpin kota kayu manis langsung membenturkan kepalanya tiga kali ke lantai dan berkata, “Maafkan kami Nona Louxia! Namun, dia itu Kultivator yang tidak bisa diusik—karena setiap kali bawahanku ingin mendekatinya, mereka tiba-tiba saja hancur berkeping-keping, padahal ia tidak melakukan gerakan apa-apa dan yang mati itu adalah Ranah Immortal Akhir.”


Du Louxia terkejut mendengarnya dan berkata dengan marah, “Kenapa kalian tidak melaporkannya pada Kediaman Clan Du, bodoh!” Masalah sebesar ini malah dipendam oleh mereka, kalau Kultivator itu berasal dari Clan Ling—maka tak lama lagi Clan Du. pasti akan diserbu, karena mereka telah memetakan kelemahan Clan Du-nya itu.


“Cih, cepat kirim pesan ke Kediaman Clan Du dan aku akan menyelidiki Kultivator itu diam-diam. Kalian jangan mengikutiku,” kata Du Louxia meninggalkan Kediaman Pemimpin kota kayu manis.


Setelah Du Louxia pergi, Pemimpin kota kayu manis langsung menulis pesan yang ditujukan pada Ketua Clan Du, sembari memerintahkan Kepala keamanan menuju perbatasan—menggantikan penjaga perbatasan yang telah dibunuh oleh orang misterius sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2