
Xiuhuan hanya sempat menyerap sepuluh Pill Neraka saja. Qi yang ia serap itu tidak sampai satu persen dari total kapasitas Rongqinya yang kini dua kali lipat dari yang dulu, tetapi sudah cukup bila berduel satu lawan satu dengan musuh yang setara dengannya.
Hari ini Lou Yi akan membawanya menuju Clan Lou yang berada di sisi paling selatan Benua Kun Lun Selatan, tepatnya di kota Nancheng yang dihuni oleh Clan Lou.
Catatan: Lingkaran merah adalah Kota Nancheng.
Setiap kota di Benua Kun Lun Selatan dikuasai oleh masing-masing Clan yang jumlahnya puluhan. Kebanyakan yang tinggal di kota itu adalah Kultivator Ranah Chaos Ancient God dan Ranah Absolute God yang tugas mereka adalah melatih anggota Clan yang berada di tingkat Immortal Awal untuk mencapai tingkat Immortal Menengah, agar mereka bisa menjadi murid luar Sekte Qingyun.
Sekte Qingyun sendiri adalah tempat berkumpulnya Kultivator hebat di Benua Kun Lun. Mereka sengaja dikumpulkan semua di sana, agar bisa dimobilisasi dengan mudah saat aliansi aliran hitam kembali menyerang aliansi aliran putih.
***
“Xiuhuan gege! Jangan lupa hubungi Aku dengan Token bip-bip, ya!” Lou Er melambaikan tangan pada Xiuhuan yang akan berangkat ke perbatasan Benua Kun Lun Utara dengan Benua Kun Lun Selatan.
“Baik-baik di sini adik Er, cantik dan imut,” sahut Xiuhuan melambaikan tangan juga.
Lou Er adalah anak yang manja, dia tidak pernah meninggalkan Sekte Bei Guan dan memilih menjadi tetua di sana melatih Kultivator pemula keluarga Lou, padahal ia sudah mencapai tingkat Immortal Awal. Bahkan bakatnya lebih bagus dari Lou Yi yang memiliki obsesi besar—Lou Er memiliki Lima Elemen seperti Bai Yi, berbeda dengan Lou Yi yang cuma memiliki tiga, tetapi Lou Er tidak ambisius, sehingga bakatnya itu menjadi sia-sia saja.
Itu juga mengapa, Lou Er sulit mendapatkan kekasih. Bagaimana mau dapat pasangan? Keluar dari Sekte saja ia jarang. Namun, beberapa bulan yang lalu seseorang memberitahu namanya pada Ji Mu dan mereka akhirnya saling berhubungan melalui Token bip-bip. Jadi, sangat wajar dia langsung meleleh melihat ketampanan Xiuhuan, walaupun tahu Xiuhuan telah memiliki dua puluh istri. Justru ia merasa Xiuhuan adalah pria sejati, karena dua puluh istrinya tetap rukun tinggal satu atap.
“Yi‘er sering-sering kembali ke sini, kalau sudah menjadi murid luar Sekte Qingyun. Jangan terlalu dipaksakan belajarnya; yang penting keselamatan yang utama,” kata Bai Yi mengingatkan Lou Yi yang terobsesi untuk cepat menjadi Immortal Menengah agar menjadi murid dalam seperti Lou Lang, kekasihnya yang kabarnya telah memiliki kekasih baru.
__ADS_1
“Tenang saja ibu ... Aku pasti sering-sering berkunjung ke mari,” sahut Lou Yi.
***
Sistem penerimaan murid Sekte Qingyun sendiri yaitu:
• Murid Luar ; bagi mereka yang sudah menjadi Immortal Menengah. (Guru mereka tetap Kultivator Ranah Absolute God dari Clan masing-masing)
•Murid Dalam ; bagi mereka yang sudah menjadi Immortal Akhir. (Guru mereka sama seperti poin pertama)
•Murid Spesial; bagi mereka yang sudah menjadi Ranah Chaos Ancient God. (Guru mereka adalah sebelas Kultivator terkuat di Sekte Qingyun)
***
Xiuhuan ingin menyapa Bai Yi, tetapi Lou Yi malah merobek dimensi dan menarik Xiuhuan, sehingga mereka muncul di perbatasan Benua Kun Lun Utara dengan Benua Kun Lun Selatan.
Lou Yi melompat ke Kapal terbang itu, sedang Xiuhuan terpaksa memanjat tali tambang kapal. Karena ia tak bisa terbang seperti para Kultivator, menggunakan Roh Pedang; dilarang oleh Lou Yi—terpaksalah memanjat.
“Nanti, bila kamu menggunakan Artefak Teleportasi, maka harus berada di luar Benua Kun Lun Selatan. Karena, di sini dilarang menggunakan jurus Pembelah dimensi atau Artefak Teleportasi. Bagi mereka yang melanggar akan ditahan di penjara bawah tanah selama Seribu tahun.” Lou Yi menjawab rasa penasaran Xiuhuan.
“Buset! Peraturan yang mengerikan. Berarti aku tak bisa dong ke Sekte Teratai Biru setiap akhir pekan,” gerutu Xiuhuan sedih tak bisa sering-sering mengunjungi para istrinya.
“Dari pada pergi sekali seminggu, lebih baik sekali purnama saja—Kamu bisa lama-lama di sana. Kalau sekali seminggu, pasti sulit juga mendapat ijin dari Clan,” kata Lou Yi lagi. “Alasan tak boleh menggunakan artefak Teleportasi atau semacamnya adalah untuk mendeteksi aliran hitam yang memasuki Benua Kun Lun Selatan.” Lou memberi penjelasan agar Xiuhuan tak melanggar peraturan nantinya.
__ADS_1
“Aku masih penasaran; bagaimana bisa ketahuan menggunakan Artefak Teleportasi? Kan, kita sudah berpindah hanya sekali tarikan nafas saja.” Xiuhuan menatap bingung Lou Yi.
“Itu tugas Ranah Absolute God!” sahut Lou Yi tersenyum, ia juga tidak tahu bagaimana cara mereka mendeteksinya. Namun, mereka yang coba-coba menggunakan artefak Teleportasi, pada akhirnya berakhir di penjara bawah tanah. “Kekuatan yang mereka miliki itu sudah seperti dewa saja. Lihatlah tanah di Benua Kun Lun Selatan itu, tidak ada tumbuhan yang hidup. Kamu tahu kenapa?” Lou Yi bertanya.
“Apakah pertarungan antar Ranah Absolute God?” Xiuhuan menebak-nebak.
“Benar sekali. Di sinilah letak pertempuran antara aliansi aliran putih melawan aliran hitam; selain di Benua Resifel. Sudah seratus ribu tahun berlalu perang itu, tetapi tanah di sini tetap juga gersang. Itulah mengapa Kultivator yang sudah mencapai tingkat Immortal saja yang boleh tinggal di sini. Karena tubuh mereka sudah kuat dan dapat beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan.”
“Ternyata begitu; menarik sekali.” Xiuhuan tersenyum, ia kemudian berdiri di ujung kapal seperti adegan di film Titanic, tetapi Lou Yi tak mau beradegan menjadi Rose, sehingga Jack Xiuhuan saja yang berdiri di sana memandangi wilayah tandus Benua Kun Lun Selatan itu.
Kapal terbang mereka melesat dengan kecepatan tinggi, seperti kecepatan cahaya saja. Dalam sekejap telah melewati beberapa kota. Sehingga Xiuhuan berpikir—beda kapal terbang dengan artefak Teleportasi hanya setipis tempe saja. Karena beberapa tarikan nafas, mereka sudah setengah perjalanan. Xiuhuan bahkan tak bisa melihat bagaimana bentuk kota yang mereka lewati saking cepatnya.
***
Kapal terbang mereka akhirnya mendarat di luar gerbang kota Nancheng. Xiuhuan langsung memuntahkan kembali isi sarapan pagi yang dibuat oleh Lou Er dengan penuh cinta. Dia kemudian duduk bersila mengalirkan tenaga dalam, agar tubuhnya kembali pulih.
Ada banyak kapal terbang juga yang mendarat di luar gerbang kota Nancheng. Mereka adalah para Kultivator dari keluarga Lou di berbagai kota yang dikuasai Clan Lou di Benua Kun Lun Utara.
Xiuhuan menatap Kota Nancheng yang hanya terdiri dari satu bangunan besar saja yang dikelilingi oleh benteng dengan arsitektur bangunan seni tinggi. Dari luar gerbang sudah terlihat jalanan kota saja terbuat dari marmer dengan taman-taman bunga dikedua sisi jalan dan air mancur yang memanjakan mata.
“Sepertinya aku tak perlu takjub lagi. Bagaimana bisa ini disebut kota? Dengan hanya satu bangunan besar dan indah ini. Seperti taman surga saja.” Xiuhuan terpesona.
“Makanya jangan tinggal dalam tempurung—supaya tidak ketinggalan zaman,” ejek Lou Yi berjalan ke antrian masuk ke dalam kota Nancheng.
__ADS_1
Xiuhuan geleng-geleng kepala dan mengikutinya. Dia planga-plongo menatap sekelilingnya, berkali-kali ia menabrak punggung Lou Yi, sehingga wanita cantik itu menggerutu dan mengatakan Xiuhuan terlalu kampungan.
...~Bersambung~...