Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Pedang Yu Xian (Peri Hujan)


__ADS_3

“Sebagai senior, aku akan memberi tahu saudara Xiuhuan aturan dasar di sini. Pertama Tetua Zui tidak akan mengajari kita apapun, dia hanya simbol saja; karena yang mengajari kita adalah 50 guru yang menjadi bawahannya.”


“Jangan salah nanti, belajar di sini berbeda dengan di Sekte Benua Kun Lun Utara. Kalau kita tidak bertanya atau meminta saran pada mereka. Para guru itu tak akan keluar dari kediaman mereka. Guru itu memiliki berbagai elemen; tinggal lihat biodata mereka dan pilih salah satu—beres.”


“Justru itu malah sangat bagus,” sahut Xiuhuan. “Ilmu yang saya pelajari di Sekte Bei Guan sudah mumpuni, kalau belajar jurus baru; bikin mumet saja itu.” Xiuhuan tertawa pelan.


Lou Lian menjelaskan lagi, kalau dalam aula tetua Lou Zui itu ada sistem peringkat; dengan hadiah makin banyak mendapatkan jatah sumberdaya dan uang akomodasi dari Clan. Karena Xiuhuan adalah murid yang belum pernah ikut bertarung memperebutkan peringkat, maka ia menjadi murid paling bawah.


Xiuhuan hanya mendapatkan 50 Pill Neraka, 50 Pill Surga dan 50.000 keping emas. Kalau dibandingkan dengan peringkat pertama yang dihuni oleh Lou Mei, tentu perbedaannya sangat jauh. Dia mendapatkan 250 Pill Surga, 250 Pill Neraka dan 1.000.000 keping emas.


Xiuhuan yang awalnya tak berminat ikutan memperebutkan peringkat itu, akhirnya memutuskan akan melawan Lou Mei, agar ia menempati posisi pertama dan mendapatkan sumberdaya yang banyak, walaupun baru bulan depan akan diberikan hadiah peringkat itu; yang penting dia harus terus bertahan di posisi itu—hingga jadwal pembagian sumberdaya dimulai lagi.


“Terimakasih saudara Lian, apakah ada lagi informasi yang menarik?” Xiuhuan makin penasaran bila berhubungan dengan uang.


“Kalau ingin mendapatkan bonus lebih lagi. Peringkat pertama setiap tetua boleh berduel memperebutkan peringkat pertama terkuat Clan yang dilakukan di arena bawah tanah Aula Kegelapan,” kata Lou Lian lagi.


“Bukannya itu penjara bawah tanah?” Xiuhuan keheranan.


“Di sana memang penjara bawah tanah, tetapi jarang ada yang dipenjara di sana. Sehingga sebagian besar tempat itu di sulap menjadi arena bertarung. Lagi pula supaya tidak menggangu ketenangan kota Nancheng, makanya bertarung di sana.” Lou Lian memberi penjelasan.


“Menarik? Berapa hadiahnya?” tanya Xiuhuan lagi.

__ADS_1


“Peringkat satu mendapat tambahan bonus 5.000.000 keping emas dan peringkat 50 atau terakhir 100.000 keping emas. Besar, kan?”


“Lumayan! Apakah itu saja cara mendapatkan uang?” tanya Xiuhuan lagi.


“Masih ada. Seperti menjalankan misi, berburu monster, menjadi alkemis—menjual Pill-nya ke aula Api, menjadi pandai besi—membuat senjata dan menjualnya ke aula Besi.”


Xiuhuan mengangguk, hanya menjalankan misi dan berburu monster saja yang bisa ia lakukan. Sedangkan alkemis dan pandai besi bukanlah keahlian yang bisa ia lakukan.


Dari semua pekerjaan yang menghasilkan uang itu, cuma berburu monster yang membuat Xiuhuan penasaran, karena di Pulau Niao atau daratan utama tidak ada monster; apalagi Naga yang ada di puncak gunung Lou Feng—Xiuhuan ingin berjumpa dengannya, tetapi tidak untuk saat ini; palingan nanti saat ia sudah berada di Ranah Absolute God.


“Baiklah saudara Xiuhuan ... selamat beristirahat—jangan terlalu boros, makan atau belanja apapun di sini harus bayar dan tak ada yang gratis,” kata Lou Lian menyerahkan kunci kamar bernomor 777 pada Xiuhuan.


“Tenang saja saudara Lian; besok akan kutendang bokong Lou Mei hehehe ....” Xiuhuan tertawa cekikikan, membuat Lou Lian geleng-geleng kepala, karena ia merasa Xiuhuan terlalu percaya diri sekali.


***


“Selamat datang saudara di aula besi. Adakah yang bisa kami bantu.” Xiuhuan disambut oleh Pandai besi bertubuh gemuk, yang tersenyum lebar pada Xiuhuan.


“Cih, ternyata keberuntunganku benar-benar hilang, selalu saja aku bertemu pria hari ini. Tak ada wanita cantik. Sekali ketemu yang cantik; malah seperti iblis betina,” gumam Xiuhuan tersenyum juga pada Pandai besi itu. “Aku ingin membeli Pedang yang cocok dengan elemen air.” Xiuhuan mengutarakan tujuannya.


“Elemen air, ya. Harganya cukup mahal, karena Kristal monster air sulit ditangkap; mereka biasanya hidup di laut dalam,” sahut Pandai besi itu membawa Xiuhuan ke ruangan khusus senjata dari olahan kristal monster Air. “Selamat datang di surga senjata aula besi,” katanya lagi saat mereka memasuki ruangan itu.

__ADS_1


Mata Xiuhuan lansung berkeliling melihat senjata-senjata yang dipajang, hingga ia berhenti pada Pedang bertuliskan Pedang Yu Xian atau Peri Hujan. Harga tertera di Pedang itu adalah 30.000.000 keping emas.


“Pedang ini termasuk senjata Pusaka tingkat sedang, yang dibuat lansung oleh tetua Lou Tie, yang merupakan Ranah Absolute God. Hasil karya beliau selalu menjadi rebutan para Kultivator di luar sana. Namun, prinsip beliau adalah dijual lebih dulu di Clan selama sebulan—apabila tidak ada yang beli, barulah dilelang di Paviliun Qingyun.” Jiwa marketing Pandai besi bertubuh gemuk itu keluar, ia malah lebih cocok menjadi salesman dari pada Pandai besi.


Xiuhuan membayangkan 30.000.000 keping emas dan tiba-tiba keluar kepingan emas dari cincin dimensi milik Xiuhuan.


“Cih, gundukan emasku telah longsor,” gumam Xiuhuan hampir menangis melihat kepingan emas yang diambil oleh Pandai besi bertubuh gemuk itu. Hanya dengan mengibaskan tangannya, kepingan emas itu lansung menghilang.


“Ini Pedangnya Saudaraku. Hati-hati menggunakannya; menurutku lebih baik beli lagi Pedang murah untuk kau gunakan—kalau bertemu musuh kuat, barulah kamu gunakan Pedang Yu Xian itu.”


Pandai besi itu melobi Xiuhuan lagi, karena ia yakin Xiuhuan berasal dari keluarga utama Clan Lou, membeli Pedang Yu Xian saja, Xiuhuan tak ada tawar menawar; berarti uangnya sangat banyak.


Xiuhuan berpikir sejenak, ia merasa betul juga yang dikatakan oleh Pandai besi ini. “Ini 5.000.000 keping emas; berikan aku berbagai jenis senjata biasa saja, tak perlu senjata Pusaka.


Pandai besi itu membawa Xiuhuan ke lantai bawah dan memberikan sepuluh Pedang yang terbuat dari Kristal monster Level Huang saja, satu tombak, satu busur panah beserta sepuluh ribu anak panahnya dan satu tongkat bambu berusia satu juta tahun.


Setelah keluar dari Aula Besi, Xiuhuan menuju aula Api membeli Pill Neraka, beberapa sumberdaya berusia ratusan ribu tahun untuk ia konsumsi sebagai cemilan.


“Hari ini cukup menguras kantong ... ya, mau bagaimana lagi, ini demi menyembunyikan kekuatanku. Palingan besok berlatih menggunakan Pedang biasa ini, Lou Yi telah memberikan aku cara mengalirkan qi pada Pedang biasa, tanpa mengeluarkan Roh Pedang,” gumam Xiuhuan.


Dia cukup terkesan dengan, kamar yang disediakan oleh Clan Lou. Fasilitasnya hampir sama dengan Penginapan milik istrinya, Zhang Fei yang ada di kota Tianwu.

__ADS_1


...~Bersambung~...


__ADS_2