Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Janji Sepuluh Tahun II


__ADS_3

Xiuhuan tidak beranjak dari atas Tongkat Bambunya, ia malah mencengkram tangannya sehingga Kesepuluh Kultivator Ranah Absolute God Clan Ling tersebut hancur berkeping-keping sembari mengeluarkan cahaya emas dari dalam tubuh mereka—sehingga Ling Wentian terkejut melihatnya.


“Apa yang terjadi pada mereka?” Ling Wentian menatap tajam pada Xiuhuan, ia menduga Xiuhuan telah memasang jebakan Segel yang sangat kuat, sehingga Ranah Absolute God saja tewas dibuatnya.


Xiuhuan tersenyum lebar dan berkata, “Kamu telah melanggar janji. Karena janji yang kubuat denganmu adalah Duel melawan dirimu dan si wajah pucat—makanya Surga langsung menghukum mereka.” Xiuhuan berkilah.


Ling Wentian tidak percaya begitu saja dengan ucapannya dan segera menyerang Xiuhuan dengan Pedang Pusaka tingkat menengah miliknya yang dipenuhi kobaran api.


“Tunggu dulu kakak ipar!” seru Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya. “Kenapa kita tidak selesaikan dengan kepala dingin saja, aku sebenarnya tidak ingin istriku Ling Yue bersedih bila mengetahui kalau kakaknya sendiri mati ditanganku.”


Ling Yue adalah adik Ling Wentian dan memilih mengikuti Xiuhuan saat keluar dari Dimensi Heidong, karena tangannya telah buntung sebelah dan hampir dimakan monster saat itu—untung saja saat itu Xiuhuan datang menolongnya.


“Yue‘er!” Ling Wentian berhenti melangkah dan teringat dengan adiknya yang sangat manja padanya itu. Namun, Pria aneh didepannya ini malah membawanya kabur—sehingga ia dimarahi oleh Ibu dan ayahnya karena tidak becus menjaga Ling Yue saat di Dimensi Heidong.


“Aku dan Ling Yue telah memiliki putri yang cantik dan tolong katakan itu pada ayah dan ibu mertua. Namun, aku tidak bisa membawa kalian bertemu dengannya—karena ia sendiri yang memilih putus ikatan dengan Clan Ling selamanya,” kata Xiuhuan mengungkapkan kebenaran atas kaburnya Ling Yue bersamanya sepuluh tahun yang lalu.


Ling Wentian terkejut mendengarnya, karena tak menyangka Ling Yue berkata begitu.


“Kalau dia memang mengatakan begitu, berarti kita tidak memiliki hubungan apa-apa dan kamu harus mati ditanganku!” Ling Wentian langsung menyerang Xiuhuan.


“Usaha yang sia-sia!” sahut Xiuhuan sembari menarik Tongkat Bambunya dan mengayunkan Tongkat Bambu itu kearah Ling Wentian.


Booommm!

__ADS_1


Ling Wentian terkejut, Pedangnya bergetar hebat saat menangkis Tombak Bambu itu dan tak menyangka Xiuhuan memiliki kekuatan yang sangat besar, belum lagi ia muncul tiba-tiba dihadapannya.


“Bagaimana mungkin dalam sepuluh tahun, kekuatannya sudah setara dengan orang-orang tua itu?” Maksudnya adalah para pemimpin Aliansi aliran hitam.


Ling Wentian membuat ledakan api disekujur tubuhnya, tetapi disaat bersamaan Xiuhuan juga membuat lingkaran air mengelilingi tubuhnya.


“Sadarlah kakak ipar, kamu itu hanya semut dimataku—bagaimana kalau kamu menjadi kaki tanganku saja di aliran hitam, maka atas nama Ling Yue aku akan mengampunimu hehehe ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh sembari menghindari semua tebasan Pedangnya.


“Cih, lebih baik aku mati daripada menjadi kaki tanganmu!” sahut Ling Wentian menyerang Xiuhuan membabi-buta, tetapi tak ada satupun tebasannya yang mengenai Xiuhuan.


Setelah berulangkali bertarung melawan Iblis, tentu melawan manusia seperti latihan sederhana saja bagi Xiuhuan—makanya dengan mudah ia menghindari semua tebasan Pedang Ling Wentian.


“Kamu masih tidak sadar diri, kalau begitu rasakan ini!” seru Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya dan memukul wajah Ling Wentian hingga terlempar ratusan langkah menabrak pepohonan.


“Kalau begini, kita tak ada gunanya dikirim oleh Sekte untuk membantunya,” sahut yang lainnya. “Kalau kita terlibat, malah akan merepotkannya saja—karena lawan kita semua Ranah Absolute God, untung saja kita diam saja di sini hehehe ....” Dia tertawa terkekeh-kekeh, karena sempat terlintas dipikirannya untuk membantu Xiuhuan saat Sepuluh Ranah Absolute God tadi menyerangnya. Namun, baru akan keluar dari Perisai, tiba-tiba mereka hancur berkeping-keping sebelum menyentuh Xiuhuan.


Ling Wentian berusaha berdiri kembali dengan bertumpu pada Pedangnya dan merasakan rahangnya telah hancur oleh pukulan Tongkat Bambu Xiuhuan tadi.


“Sial! Kenapa dia begitu kuat,” gumam Ling Wentian menatap tajam pada Xiuhuan yang menyeringai menatapnya.


Pepohonan disekitarnya tiba-tiba layu dan membeku, sehingga Ling Wentian tersenyum—karena lawan yang sesungguhnya untuk Xiuhuan telah muncul.


Dia menengadah menatap langit dan terlihat sebuah Naga yang terbuat dari qi Es—serta sosok dingin dengan sorotan mata yang tajam menatap kearah Xiuhuan.

__ADS_1


“Hmm, kenapa kamu menyerang lebih dulu? Dia itu sudah Ranah Absolute God juga,” kata Huo Guan sehingga Ling Wentian yang terlanjur emosi tidak menyadari hal itu.


“Cih, pantaslah dia sangat kuat sekali,” sahut Ling Wentian sembari menelan Pill penyembuhan tingkat tinggi. “Saudara Guan, hati-hati! Kekuatannya setara dengan para orang tua itu!” Ling Wentian mengingatkannya.


Melihat Ling Wentian babak belur, sedangkan Xiuhuan baik-baik saja—Huo Guan percaya dengan ucapannya itu, tetapi ia tetap akan membunuh Xiuhuan walaupun kesempatan menangnya sangat kecil.


“Yo, wajah pucat!” sapa Xiuhuan melambaikan tangan padanya. “Aku mengira kamu tidak akan datang, karena sudah merelakan aku dan Huo Meigui bahagia bersama. Namun, setelah sepuluh tahun berlalu, sepertinya kamu masih belum merelakan kepergiannya hehehe ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh mengejek Huo Guan yang menatap dingin padanya.


“Ke mana kamu menyembunyikannya? Aku tidak menemukannya di seluruh Benua Kun Lun ini?” Huo Guan telah menyebar mata-mata, tetapi seolah-olah Huo Meigui dan Xiuhuan menghilang begitu saja. Namun, kini ia muncul dengan kekuatan yang sangat mengerikan.


Xiuhuan mengerutkan keningnya dan berkata, “Kenapa aku harus mengatakannya padamu? Apakah kamu ingin mengambil istri orang? Cih, dasar tak tahu malu!” sindir Xiuhuan menatap jijik padanya.


Huo Guan yakin Xiuhuan tidak akan memberitahu di mana Huo Meigui berada dan satu-satunya cara adalah dengan menundukkannya lebih dulu.


Seribu Pedang yang terbuat dari qi Es melayang diatasnya dan langsung melesat menuju kearah Xiuhuan.


“Kamu tidak sabaran bro, seharusnya pengguna elemen Es itu memiliki pemikiran yang matang. Berbeda dengan pengguna elemen Api yang suka menggebu-gebu, sehingga wajahnya dipukul tongkat bambu saja tidak sadar,” kata Xiuhuan menyindir Ling Wentian yang langsung berwajah masam mendengar ucapannya.


Xiuhuan menjentikkan jarinya dan tiba-tiba lubang hitam muncul di hadapannya. Semua Pedang Es itu muncul dibelakang Huo Guan dan malah senjata makan tuan.


“Elemen Kegelapan?” gumam Huo Guan terkejut. Padahal informasi dari mata-mata Clan Huo di Sekte Qingyun mengatakan kalau Xiuhuan memiliki elemen Air, Petir dan Es yang sebenarnya adalah qi es yang dipinjamnya pada Serea pada saat Kompetisi Tujuh Superstar Sekte Qingyun sepuluh tahun itu lalu.


Huo Guan tidak beranjak dari tempatnya dan menjentikkan jarinya—sehingga muncul kobaran api besar dibelakangnya dan Pedang Es yang muncul dibelakangnya langsung mencair.

__ADS_1


“Ternyata kamu lebih hebat daripada kakak ipar bodohku itu hehehe ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh dan Huo Guan teringat kalau Xiuhuan juga membawa Ling Yue bersamanya sepuluh tahun yang lalu.


__ADS_2