Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Pertempuran Pecah di Kota Hua


__ADS_3

Tang Yin mengatakan pada Kepala Clan di kota Hua, bahwa mereka menyembunyikan Dou Yi di Sekte Teratai Biru. Karena ia diincar oleh Paviliun Shadow dan sebab itulah Hakim agung memutuskan tinggal di Sekte Teratai Biru. Apalagi saat ini Xiuhuan sedang berada di daratan utama, mencari bantuan pada Kerajaan Sin yang pernah membuat perjanjian aliansi dengan Kerajaan Han puluhan ribu tahun yang lalu.


Para Ketua Clan sangat terkejut mendengarnya, apalagi ternyata Xiuhuan adalah Pendekar Pedang tahap 100. Walaupun sedikit kecewa, mereka tak punya pilihan selain mendukung Hakim agung dan Kelompok Judgment. Karena hanya ada di pilihan dan dua-duanya tak ada yang menguntungkan mereka.


***


Di perkemahan Sekte Pedang Naga Surgawi dan Clan Yin saat ini sedang berkumpul para tetua dan Pendekar Pedang terkuat mereka.


“Kapan kita memulai penyerangan Jendral Qian Shing? Ini sudah hari kedua kita di sini dan tak melakukan apa-apa," tanya Yin Song tak sabar ingin menangkap Xiao Liu, mantan tunangannya yang malah menikah dengan Xiuhuan.


“Besok kita mulai. Ketua Sekte Pedang Surgawi dari Kota Tianwu akan sampai nanti malam. Kami berdua akan melawan Hakim agung dan kalian akan menganjurkan pion-pion dibelakangnya,” sahut Jendral Qian Shing.


“Aku merasa tokoh-tokoh Pendekar Pedang di kota Hua tidaklah kuat, kecuali dari pihak hakim agung dan yang lebih misterius adalah Kelompok Judgment.” Ketua Sekte Pedang Naga Surgawi mengungkapkan pendapatnya. “Mereka telah membunuh banyak tokoh penting pendukung Paviliun Shadow dan beberapa anggota Assasin kita. Aku curiga, bukan hanya Hakim agung Pendekar Pedang tahap 100 di pihak mereka,” ungkapnya lagi.


“Betul, makanya kita tidak boleh bertindak gegabah. Satu tetua Sekte Pedang Surgawi ternyata adalah mata-mata Keluarga Judgment, untung saja Ketua Sekte Pedang Surgawi menyadarinya. Namun, sayang sekali ia berhasil kabur bersama murid-muridnya yang telah dicuci otak olehnya.” Jendral Qian Shing berkata lagi.


“Ternyata Kelompok Judgment itu berkembang sangat pesat, terutama di wilayah timur Pulau Niao. Banyak Clan yang beralih mendukung mereka, karena kabarnya mereka menolak penindasan pada yang lemah dan memaksa Clan untuk meringankan upeti kepada penduduk. Tujuan yang sungguh mulia, tetapi aku berpikir mereka tetap sama seperti kita. Saat ini mereka baik pada penduduk untuk mencari simpati saja, nanti setelah berkuasa akan terlihat juga belangnya,” timpal Ketua Clan Yin.


“Hei, mana arak dan gadis-gadis cantiknya? Malam purnama begini, enaknya ditemani dua barang haram itu hahaha ....” Jendral Qian Shing mengeluh, sudah lama mereka berbicara hanya ditemani teh hangat dan ayam bakar saja.


“Tenang jendral Shing! Aku akan panggilkan murid-murid wanita Sekte kami yang menemanimu malam ini. Mereka masih segar-segar, berbeda dari yang kemarin malam wanita dari Clan Yin yang lebih dewasa,” sahut Ketua Sekte Pedang Surgawi sembari meminta salah satu murid yang menemaninya pergi memilih Lima murid tercantik untuk menemani tidur Jendral Qian Shing.


“Itulah yang aku suka dari orang-orang kota Yan Luo, kalian memiliki loyalitas tinggi pada Paviliun Shadow,” kata Jendral Qian Shing tertawa terkekeh-kekeh.

__ADS_1


***


Keesokan harinya Pendekar Pedang di pihak kita Hua dikagetkan dengan kedatangan lautan Pendekar Pedang yang menerobos pertahanan yang mereka buat.


Dalam sekali sapu, bagian depan pertahanan kota Hua lansung jebol. Mayat-mayat Pendekar Pedang bergeletakan, terutama di pihak Kota Hua.


“Lapor Ketua Yin! Musuh telah menerobos barikade!” seru murid Sekte Teratai Biru yang bertugas sebagai pengantar pesan.


“Apakah Pendekar Pedang terkuat mereka lansung tampil?” tanya Tang Yin lagi.


“Mereka cuma Pendekar Pedang tahan 75 kebawah dari Clan Yin dan murid-murid Sekte Pedang Naga Surgawi, tetapi jumlah mereka terlalu banyak sehingga pertahanan bagian depan tak sanggup menahan mereka,” sahut murid itu.


“Kami akan membantu menahan mereka. Hakim agung tetap di sini saja, Menghadapi mereka cukup Kelompok Judgment saja yang maju,” usul Duan Mu yang telah sampai di kota Hua kemarin.


“Aku tak sabar ingin meracuni mereka!” seru Qin Tan yang memiliki Roh Pedang Kupu-kupu.


“Kalian para wanita berjaga di aula milik Ketua Xiuhuan saja. Takutnya ada penyusup yang menculik Dou Yi,” kata Duan Mu yang membuat mereka kecewa. Padahal mereka juga ingin tampil si barisan depan, agar bisa berbangga diri dihadapan Xiuhuan nantinya.


“Biarkan kami saja yang menyeruduk mereka!” sela Zhong Xian yang terkenal pantang mundur kalau sudah bertarung. Karena motto bertarungnya adalah maju saja dulu, hasilnya serahkan pada keberuntungan.


Mei Yin terpaksa menuju aula timur, yang kini di jaga oleh Feng Yunji mantan tetua Pedang Surgawi.


Saat Kelompok Judgment sampai di barisan depan yang dihuni oleh para Pendekar Pedang dari berbagai Clan di kota Hua, hampir tak ada perlawanan pihak Pendekar Pedang dari kota Hua seperti berburu tikus saja.

__ADS_1


“Tebasan Cakar Serigala!” seru Duan Mu yang telah melakukan penggabungan dengan Roh Pedang Serigala.


Siluet Serigala raksasa lansung menerkam Pendekar Pedang pihak Clan Yin dan murid-murid Sekte Pedang Naga Surgawi.


“Hei Wakil Ketua, jangan galak-galak, nanti aku tidak terlihat hebat!” seru Zhong Xian melakukan penggabungan dengan Roh Pedang Babi. Dia menyeruduk ke barisan musuh dan menebas membabi-buta.


“Hei, Siluman Babi! Kau terlalu bersemangat. Biarkan sang Naga api ini melakukan penghukuman pada para pendosa ini,” kata Wang Pan juga melakukan tehnik Penggabungan dengan Roh Pedang Naga api.


Wang Pan melayang di udara dan menyemburkan api ke arah pihak musuh yang lansung hangus terbakar. Tentu mudah baginya, karena ia adalah Pendekar Pedang tahap 87.


Hanya dalam sekejap, keadaan lansung berbalik. Kini Kelompok Judgment dan Pendekar Pedang dari berbagai Clan di kota Hua yang memburu pihak musuh.


***


“Lapor Jendral Qian Shing! Kelompok Judgment telah menampakkan diri. Sekarang mereka menghancurkan barisan pertama kita.”


Salah satu Pendekar Pedang dari Clan Yin melapor padanya.


“Bagaimana? Apakah sudah saatnya kita membuat lautan darah di Kota Hua. Kamu juga pasti rindu dengan Feng Yunji hahaha ....”


Jendral Qian Shing bertanya pada Ketua Sekte Pedang Surgawi yang datang bersama semua tetua dan murid-murid terkuatnya, tetapi mereka belum terjun lansung. Karena mereka tak ingin mengotori tangan mereka dengan membunuh pion-pion Pendekar Pedang lemah.


“Perintahkan saja Sekte Pedang Naga Surgawi dan Clan Yin serta Pendekar Pedang dari Paviliun Shadow yang menghabisi Pendekar Pedang rendahan itu. Kalau kau ingin pergi, ya pergi saja, supaya Hakim agung cepat keluar,” sahut Ketua Sekte Pedang Surgawi.

__ADS_1


“Hahaha ... selalu saja tampil belakang. Makanya kalian menjadi nomor satu di Kerajaan Han. Kalian selalu menjadi Pahlawan kesiangan,” ejek Jendral Qian Shing lansung melesat meninggalkan Ketua Sekte Pedang Surgawi agar tak mendengar ocehannya.


__ADS_2