
“Berarti kalian mau ke Kerajaan Shin, ya?” Lianhua, bibi Mei-Mei akhirnya mengetahui tujuan Xiuhuan ke benua utama. “Sebaiknya tidak usah pergi ke sana. Mereka tidak akan memberikan bantuan, karena sudah peraturan bersama tidak boleh suatu Kerajaan mencampuri urusan dalam negeri, Kerajaan lain.”
“Kalian di sini saja sampai acara kompetisi antar Sekte dimulai. Hitung-hitung bulan madu hehehe ... sekalian bantu bibi berjualan.”
Xiuhuan merasa ada benarnya yang dikatakan oleh Lianhua. Lebih baik melakukan persiapan saja untuk acara kompetisi antar Sekte nanti.
“Bibi Hua, aku pasti rindu padamu saat aku berada di Pulau Niao. Kita tidak akan bisa bertemu lagi,” kata Mei-Mei sembari memeluk Lianhua.
“Kenapa kamu rindu, kan bibi ikut kalian ke Pulau Niao,” sahut Lianhua dengan senyum lebar.
Sebelumnya Lianhua telah mengatakan akan ikut Xiuhuan ke Pulau Niao. Lianhua juga meminta Xiuhuan mencarikannya suami di Sekte Teratai Biru.
Xiuhuan mengiyakan permintaannya, karena Xiuhuan juga punya beberapa kandidat yang cocok menjadi suaminya. Seperti tetua Feng Xi yang menyukai Su Bimbing, tetua aula kitab, yang merupakan istri simpanan Xiuhuan. Mereka masih merahasiakan pernikahan mereka sampai saat ini.
Selain tetua Feng Xi, masih ada kandidat lain, seperti tetua pertama, tetua ketiga dan tetua keempat yang sama-sama masih jomblo berkarat.
“Ja-jadi bibi Hua akan menikah dengan Xiuhuan gege juga?” Mei-Mei terkejut bibinya akan ikut mereka ke Pulau Niao.
“Tidak Mei‘er! Nanti aku akan carikan suami untuk bibi Hua di sana. Tinggal pilih saja, mau yang tampan, ubanan atau brondong, semua ada kok di sana hehehe ....”
Xiuhuan tertawa sembari mengeluarkan satu botol cairan berwarna merah untuk Lianhua, agar dia berkultivasi juga.
Dengan melatih Mei-Mei dan Lianhua menjadi Pendekar Pedang kuat, maka itu akan membantu Xiuhuan melawan Paviliun Shadow yang memiliki Lima Pendekar Pedang tahap 100.
Beberapa bulan pun berlalu, acara kompetisi antar Sekte segera dimulai. Xiuhuan pamit pergi ke kota Shenlong pada Mei-Mei dan Lianhua. Mereka tidak ikut, karena fokus berkultivasi, jadi Xiuhuan pergi sendiri saja.
***
__ADS_1
Keadaan di Pulau Niao makin kacau, persaingan antara Kelompok Judgment melawan Paviliun Shadow tampak ke permukaan.
Duan Mu, wakil ketua Kelompok Judgment pimpinan Xiuhuan berhasil merekrut banyak Pendekar Pedang ke pihaknya. Namun, di sisi lain Paviliun Shadow memulai perburuan terhadap mereka. Karena Duan Mu dan kawan-kawan berkali-kali membunuh kaki tangan Paviliun Shadow.
Feng Yunji, tetua Sekte Pedang Surgawi berhasil kabur ke kota Hua, setelah Ketua Sekte Pedang Surgawi yang berafiliasi dengan Paviliun Shadow mengetahui kalau Feng Yunji adalah mata-mata Kelompok Judgment.
Dengan diketahuinya identitas Feng Yunji, Kelompok Judgment memutuskan memindahkan markas rahasia mereka ke kota Hua. Kota yang masih terhindar dari kekacauan, karena keberadaan Hakim agung yang membuat Paviliun Shadow tidak berani memasuki kota itu.
***
“Apakah putri ketua Clan Xiao itu menolak pernikahan kalian Yin Song?” tanya Qian Shing, salah satu Jendral Kerajaan Han yang juga salah satu petinggi Paviliun Shadow.
Qian Shing ditugaskan oleh Houlang, pemimpin Paviliun Shadow untuk mencari keberadaan Dou Yi. Qian Shing mencurigai Dou Yi berada di kota Hua, karena Hakim agung memindahkan markas Kehakiman ke sana. Tentu saja itu mencurigakan, makanya ia memanfaatkan perseteruan Clan Yin dengan Clan Xiao untuk menyelidiki apakah Dou Yi berada di kota Hua.
“Xiao Liu sudah menikah dengan tetua keenam Sekte Teratai Biru Jendral Shing,” sahut Yin Song sedih.
“Bodoh! Kenapa tidak kalian hancurkan Clan Xiao itu. Sejak kapan anggota Paviliun Shadow menjadi lembek begini. Mendingan kalian bunuh diri saja, kalau takut pada Clan kecil begitu!” umpat Qian Shing.
“Katakan pada ayahmu dan Sekte Pedang Naga Surgawi, besok kita akan menyerang kota Hua. Mari kita buat mereka menangis darah.” Qian Shing tersenyum lebar. “Aku tahu kalian takut dengan Hakim agung. Itu tidak masalah sekarang, biarkan saja aku yang melawan tua bangka itu,” kata Qian Shing lagi.
Yin Song sangat senang mendengarnya, ia langsung bergegas menuju kediaman Clan Yin, memberitahu pada ayahnya, kalau Jendral Qian Shing akan membantu mereka menyerang kota Hua.
***
Duan Mu sedang berada di Utara Pulau Niao melakukan misi rahasia. Tiba-tiba seekor merpati pesan hinggap di pundaknya.
“Clan Yin dan Sekte Pedang Naga Surgawi akan menyerang Kota Hua! Ini diluar perhitungan kami, padahal Ketua Xiuhuan baru akan kembali sebulan lagi,” gumam Duan Mu membaca pesan itu. “Kita batalkan misi ini. Perintahkan semua anggota Kelompok Judgment menuju kota Hua,” katanya lagi.
__ADS_1
“Apakah keberadaan Dou Yi telah diketahui oleh Paviliun Shadow?” Mei Yin kaget mengetahui ternyata Jendral Qian Shing adalah dalang penyerangan itu. “Xiuhuan gege ... cepatlah pulang. Kami membutuhkanmu saat ini,” gumam Mei Yin menatap langit Pulau Niao.
***
Kabar tentang Clan Yin dan Sekte Pedang Naga Surgawi akan menyerang kota Hua juga sampai ke Clan-Clan di wilayah timur Pulau Niao yang hampir seluruhnya berafiliasi dengan Kelompok Judgment.
Mereka mengirim beberapa Pendekar Pedang terkuat mereka untuk membantu Sekte Teratai Biru.
***
Keesokan harinya, saat menjelang malam. Ribuan Pendekar Pedang Clan Yin dan Ribuan murid-murid Sekte Pedang Naga Surgawi telah sampai beberapa mil dari kota Hua. Mereka memutuskan membangun benteng pertahanan di sana. Karena tak akan mudah menaklukkan kota Hua yang dibekengi oleh Hakim agung. Dalam penyerangan itu, Paviliun Shadow juga mengirim ratusan Pendekar Pedang level tinggi yang menyamar sebagai anggota Clan Yin.
***
Aula utama Sekte Teratai Biru saat ini sedang berkumpul para Ketua Clan yang ada di kota Hua, ditambah Hakim agung dan Feng Yunji, sebagai perwakilan Kelompok Judgment.
Tang Yin berdiri dari tempat duduknya, ia menghela nafas dalam-dalam.
“Kalian semua pasti sudah mengetahui, kota Hua akan diserang oleh Clan Yin yang tidak terima kalau Xiao Liu menolak menikah dengan Yin Song. Namun, menurut Hakim agung itu hanyalah kedok mereka saja. Karena menurut hakim agung tujuan mereka yang sebenarnya adalah mencari Dou Yi.”
“Apakah Dou Yi murid tetua keenam?” Ketua Clan Xiao bertanya. “Kenapa tidak kita berikan saja dia pada mereka, sehingga perang ini tidak perlu,” katanya lagi.
“Justru kenapa tidak kau berikan saja putrimu, Xiao Liu pada Yin Song. Bukankah kau telah sepakat dengan ketua Clan Yin, bahwa mereka akan menikah setelah dewasa nanti,” balas Ketua Clan Wei.
“Kau!” gerutu Ketua Clan Xiao. “Aku hanya memberikan masukan. Kalau tidak diterima ya, sudah.” Ketua Clan Xiao tak senang mendengar sanggahan dari Ketua Clan Wei itu.
“Dinginkan kepala kalian tua bangka!” seru Feng Yunji tidak suka mendengar perdebatan mereka. “Lebih baik Ketua Yin memberitahu para tua bangka ini tentang Dou Yi. Kenapa kita merahasiakan identitasnya selama ini,” kata Feng Yunji lagi.
__ADS_1
Para Ketua Clan itu terkejut mendengarnya, ternyata selama ini Sekte Teratai Biru merahasiakan sesuatu dari mereka.
Tang Yin menarik nafas dalam-dalam, ia merasa sudah waktunya semua orang tahu apa yang Sekte Teratai Biru rahasiakan selama ini.