
Setelah melenyapkan anak buah Gong Su—Xiuhuan langsung melesat ke udara menangkap Tongkat Bambu Emasnya, dan menyimpan Pedang Roh Sidat Listrik.
“Kenapa kamu diam saja Zi Shi?” Gong Su curiga ia telah memberitahu pada Xiuhuan tentang kelemahan mereka, makanya Xiuhuan dengan mudah mengalahkan bawahannya.
“A-aku?”
Zi Shi kesulitan menjawab pertanyaannya, karena ia merasa Xiuhuan bukanlah lawan yang sanggup mereka atasi.
“Lupakan tentang dia,” sela Baishe menatap jijik pada Zi Shi. “Dia telah bekerjasama dengan manusia itu, makanya Houshi mati dengan mudah!” cibirnya lagi.
Zi Shi merasa sesak di dadanya, karena tidak mungkin ia dengan sengaja bekerjasama dengan Manusia yang baru pertama kali ia temui untuk membunuh kekasihnya sendiri. Tuduhan Baishe itu terlalu kejam.
“Apakah bekerjasama denganku adalah sebuah dosa?” Xiuhuan menyela pembicaraan mereka, karena ia merasa diabaikan. “Zi Shi lebih berwatak cerdas dari kalian karena tahu pihak mana yang harus diikuti dan aku akan mengangkatnya menjadi Ratu di Dimensi Heidong ini setelah membunuh Naga Lei Long.”
Gong Su tertawa terkekeh-kekeh mendengar ucapan Xiuhuan, ia tidak menyangka ada Manusia yang tidak tahu diri sepertinya—karena berani mengatakan mampu mengalahkan Naga yang merupakan makhluk terkuat di alam semesta.
“Apakah Anda sedang bermimpi disiang bolong?” ejek Gong Su. “Aku tahu kamu sangat kuat, tetapi untuk menyamai level kekuatan tuan kami—itu tidak mungkin!” katanya lagi sembari mengayunkan Tombak Batu-nya.
Xiuhuan tidak menanggapi ejekan Gong Su dan mengayunkan Tombak Bambu Emasnya, sedangkan Bai Yun langsung menembakkan seribu anak panah ke arah Xiuhuan—begitu juga dengan Baishe menyemprotkan racun mematikan.
Bukannya mundur atau menggunakan artefak pertahanan, Xiuhuan malah mendekati Gong Su dan tiba-tiba muncul Seribu Kloning Manusia Air yang menangkis serangan anak panah dari Bai Yun—Si monster Elang tersebut.
Booommmm!
__ADS_1
Energi Spritual yang sangat besar meledak saat Tongkat Batu Gong Su berbenturan dengan Tongkat Bambu Emas milik Xiuhuan, sehingga Gong Su terpental puluhan langkah—sedangkan Xiuhuan tetap di posisinya.
“Sial! Dia kuat sekali!” gerutu Gong Su menyeka darah yang keluar dari mulutnya. Dia kemudian menatap Baishe yang sedang bertarung melawan Kloning Manusia Air dan berkata, “Saudari Baishe, cepat ke sini bantu aku melawannya. Biarkan saja Suadara Yin yang mengatasi mereka!” Kali ini Gong Su benar-benar panik.
Baishe mendengus dingin dan segera mendekati Xiuhuan dari belakang, tetapi Xiuhuan telah merasakan kehadirannya—walaupun ia tidak bisa melihatnya karena asap tebal yang menutupi jarak pandangnya.
Xiuhuan memendekkan kembali postur Tongkat Bambu Emasnya dan berbalik badan memukul ketiga Kepala Baishe yang langsung terlepas dari badannya, sehingga Zi Shi membelalakkan mata—terkejut melihatnya.
“Saudari Baishe!” teriak Bai Yin dan Gong Su.
Xiuhuan menyeringai sembari menyeka darah dari Baishe yang membasahi wajahnya, ia melempar senyum mengejek pada Kedua Monster Jantan yang memasang ekspresi wajah sedih tersebut.
“Hmm, Kristal Level Tian yang sangat berharga!” Xiuhuan mengambil Kristal berwarna merah dari tubuh Baishe.
Asap tebal yang disemburkan oleh Baishe telah menghilang sepenuhnya—setelah Baishe tewas ditangan Xiuhuan, sehingga Xiuhuan tidak perlu lagi menduga-duga di mana posisi musuhnya seperti sebelumnya.
“Manusia itu sangat gila! Dia tanpa ragu-ragu membunuh siapa saja yang menghalanginya!” gerutu Gong Su kabur ke arah Lembah Kematian.
Xiuhuan mengumpulkan qi yang sangat besar pada Tongkat Bambu Emasnya dan melemparnya ke langit.
Tombak Bambu Emasnya melesat dengan kecepatan cahaya, sehingga Bai Yin sangat terkejut melihat kemunculan Tombak Bambu Emas yang sudah berada di hadapannya, terlambat untuk mengelak—sehingga ia cuma bisa menutup tubuhnya dengan kedua sayapnya. Namun, Tombak Bambu Emas tetap bisa menembus pertahanannya.
“Ah, Saudari Baishe ... aku akhirnya menyusulmu juga ke Dunia Bawah!” Bai Yin menitikkan air mata, karena Tombak Bambu Emas telah menembus tubuhnya dan Tombak Bambu Emas tersebut tiba-tiba membesar, sehingga tubuhnya hancur berkeping-keping.
__ADS_1
Zi Shi membuat Perisai untuk melindunginya dari darah dan potongan-potongan tubuh Bai Yin yang berjatuhan dari langit seperti hujan.
Detak jantung Zi Shi berdebar-debar, ia sangat bersyukur karena memilih diam dan tidak membantu rekan-rekannya untuk menaklukkan Xiuhuan. Kalau saja ia bergabung dengan mereka, maka ia akan bernasib sama dan membayangkan tubuhnya hancur berkeping-keping.
“Ternyata Monster Kera itu hanya banyak membual saja,” kata Xiuhuan tiba-tiba muncul di hadapan Zi Shi. “Seharusnya aku membunuhnya lebih dulu,” katanya lagi dan Zi Shi langsung mengangguk setuju—takut Xiuhuan memarahinya.
Kloning Manusia Air membawa Kristal Level Tian serta cincin dimensi milik Bai Yin dan para Monster Kera anak buah Gong Su, kemudian menyerahkannya pada Xiuhuan.
“Aku penasaran apakah masih banyak Monster yang memiliki tubuh manusia?” tanya Xiuhuan sembari menatap Zi Shi.
“Sebenarnya ada ratusan Monster yang memiliki tubuh Manusia, tetapi kami berpencar di Dimensi Heidong ini dan ketiga Monster tadi adalah yang terkuat. Tuan telah membunuh dua diantaranya dan hanya menyisakan Gon Su saja,” sahut Zi Shi langsung memberikan penjelasan tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Xiuhuan memperhatikan raut wajahnya dan merasa Zi Shi tidak berbohong. “Bagaimana dengan Monster yang berbicara denganmu melalui Artefak bip-bip itu?” selidik Xiuhuan penasaran sekuat apakah Monster yang menjaga Naga Lei Long.
“Ah, mereka tidak diketahui kekuatannya, karena kami tidak pernah bertarung dengan mereka!”
Zi Shi juga penasaran sekuat apakah para Monster Salamander yang menjadi tangan kanan Naga Lei Long tersebut, karena mereka selalu berada di Lembah Kematian.
“Baiklah kita akan menuju Lembah Kematian, aku yakin tidak ada Monster bodoh yang mencoba menghalangi kita lagi,” cibir Xiuhuan dengan seringai tipis di sudut bibirnya, sehingga Zi Shi merasa direndahkan tetapi tidak bisa membantah ucapannya.
Zi Shi berubah ke wujud Monster Singa dan Xiuhuan langsung duduk di punggungnya. Zi Shi kembali berlari dengan kecepatan tinggi menuju Lembah Kematian—sarang dari Naga Lei Long.
Selama tiga hari tiga malam Zi Shi berlari tanpa henti dan tiba-tiba mengabarkan kalau Lembah Kematian sudah dekat dan lokasinya ada dibalik bukit kecil yang tidak jauh dari hadapan mereka.
__ADS_1
Xiuhuan tidak melihat sambaran-sambaran petir seperti terakhir kali memasuki tempat itu, sehingga ia menduga Naga Lei Long telah memasang Perisai di sana, sehingga ia tidak bisa melihat atau merasakan Fluktuasi energi spritual Petir dari sana.
Detak jantung Xiuhuan berdebar-debar hebat, ia merasa sangat gugup—mengingat lawan yang akan ia hadapi adalah Naga yang akan menculik putrinya, sehingga dalam pertarungan ini ia tidak boleh kalah, kalau sampai kalah—siapa yang akan menjadi protagonis novel ini nantinya.