
“Sial! Gadisku malah kabur!” gerutu bos bandit gunung Lugu, saat Kapal terbang milik Lou Mei menghilang. “Kau harus mati anak muda, untuk membayar kerugian yang telah aku terima. Pion-pionku telah musnah dan gadisku kabur; kematian seperti apa, ya, yang cocok untukmu.” Dia berpikir sejenak.
“Yeahahaha ....” Xiuhuan tertawa mengejeknya.
“Kau sungguh bernyali besar, ya. Baiklah, makan ini!” Bos bandit gunung Lugu mengayunkan Rantai Diyu lagi pada Xiuhuan.
Xiuhuan kembali mengayunkan Palu Godam Banteng Merah dan Rantai Diyu berbalik ke arah bos bandit gunung Lugu, tetapi dengan mudah ia mengontrolnya kembali.
“Trik yang sama tak akan berguna manusia jelek. Jangan-jangan kau mencapai Ranah Chaos Ancient God dengan cara curang atau bantuan artefak kuno, mungkin Pill spesial juga?” Xiuhuan memprovokasinya lagi.
Bos bandit gunung Lugu merasa Xiuhuan tak terpengaruh dengan serangannya. Padahal ia telah menggunakan 20% kekuatannya. Kalau dalam situasi normal, musuh dari tingkat Immortal Awal pasti akan terkapar.
“Dugaanku mungkin benar, dia menyembunyikan kekuatan aslinya,” gumam bos bandit gunung Lugu mengerahkan seluruh kekuatannya.
Xiuhuan yang awalnya tertawa terkekeh-kekeh berubah pucat. Dia mulai merasa tertekan dengan aura pembunuh dari bos bandit gunung Lugu itu.
Api hitam menyelimuti bos bandit gunung Lugu, ia melakukan jurus transformasi tubuh raja neraka. Dia kini lebih tinggi lima kali lipat dari tubuh aslinya dan muncul tanduk di kepalanya.
“Sudah ribuan tahun aku tak menggunakan jurus terhebatku ini yeahahaha ....” Dia kembali tertawa. “Ayo tunjukkan kekuatan aslimu anak muda!” Rantai Diyu-nya membentuk jaring laba-laba.
“Apakah ini seperti jurus penggabungan dengan Roh Pedang?” gumam Xiuhuan. Namun, ia kembali menyeringai menatap bos bandit gunung Lugu dan berkata dengan arogan, “Kau belum layak menerima kekuatanku yang sesungguhnya manusia jelek.”
Bos bandit gunung Lugu sangat marah mendengarnya, padahal ia sudah menunjukkan kekuatan aslinya. Sementara Xiuhuan masih tetap tenang, ia masih di tingkat Immortal Awal puncak.
__ADS_1
Rantai Diyu yang membentuk jaring laba-laba itu lansung melesat ke arah Xiuhuan. Namun, berkat jurus Langkah Kilat ia berhasil menghindar dan muncul di punggung bos bandit gunung Lugu.
“Rasakan ini hewan neraka!” umpat Xiuhuan mengayunkan Palu Godam Banteng Merah yang dipenuhi sengatan-sengatan listrik.
Booommmm!
Xiuhuan terkejut, serangannya tak terpengaruh sama sekali. Bos bandit gunung Lugu berbalik badan dan menyeringai menatap Xiuhuan, ia ternyata terlalu waspada; Xiuhuan hanyalah bocah Immortal Awal yang sok-sokan menjadi pahlawan kesiangan saja, agar terlihat keren di mata seorang gadis cantik tadi.
Xiuhuan mulai mengalirkan qi seluas laut Kunming, ini akan menjadi pertarungan berat. Karena ia tak boleh menunjukkan Pedang Roh Sidat Listrik atau Pedang Penghancur Semesta, karena itu dapat mengundang kekuatan besar mengincarnya—untuk saat ini ia belum yakin dengan kekuatannya menghadapi mereka.
Bos bandit gunung Lugu menarik kembali Rantai Diyu dan mengayunkannya ke arah Xiuhuan dalam bentuk Ular Neraka dengan nyala api hitam menyelimuti Rantai Diyu itu
“Ouh ini lagi yeahahaha ... ma—”
“Kampret! Kepalaku jadi pusing. Dia terlalu berlebihan,” keluh Xiuhuan menggoyang-goyang kepalanya. “Untung saja Aku langsung menggunakan perisai air saat merasakan kekuatannya meningkat tajam.”
Xiuhuan mengekerutkan keningnya, ia merasakan kekuatan besar melesat dengan cepat kearahnya. “Api sudah ditakdirkan tunduk pada air. Kau hanya membuang-buang qi saja dengan ini,” ejek Xiuhuan memunculkan pusaran air mengelilingi tubuhnya.
“Yeahahaha ... baru kali ini api hitamku bisa dipadamkan oleh air rendahan itu. Namun, aku merasa cara mengolah qi milikmu berbeda dengan yang biasanya. Apakah kamu bukan berasal dari Benua Kun Lun, bahkan di Benua Resifel yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekuatan juga tak memiliki qi aneh milikmu itu.”
Bos bandit gunung Lugu akhirnya menemukan alasan dari mana keberanian Xiuhuan itu muncul.
“Kau terlalu menyanjungku, lagi pula mana ada api berwarna hitam. Makanya air suci milikku dengan mudah memadamkannya.” Xiuhuan mengejeknya, tetapi bos bandit gunung Lugu tidak terprovokasi.
__ADS_1
“Segel Segitiga Neraka!” Rantai Diyu memanjang dan mengelilingi Xiuhuan dalam bentuk segitiga berlapis-lapis. “Tujuh api pemurnian dosa!” Bos bandit gunung Lugu membuka gerbang neraka.
Awan hitam muncul di langit wilayah cabang Clan Lou sekitar kota Bianjie itu, membuat para penduduk ketakutan. Karena sangat jarang terjadi pertarungan antar Immortal di Benua Kun Lun Utara.
***
Walikota Lou Bai Jie mengumpulkan lima panatua Clan cabang Lou yang beserta seribu anggota Clan Lou yang berada di tingkat Penempaan Tubuh Tian.
“Saat ini bandit gunung Lugu kembali berulah dan salah satu murid Clan Lou kita yang datang dari Clan utama sedang berusaha menahannya. Salah satu rekannya tadi datang membawa penduduk ke sini, saat ini ia kembali ke kota Nancheng untuk memanggil bala bantuan,” kata Lou Bai Jie di hadapan seribu petugas kemanan Clan Lou di kota Bianjie itu. “Kita akan membantu murid Clan Lou dari Clan utama yang sedang bertarung bos bandit gunung itu, kita tak boleh membiarkan dia mati di wilayah kita. Itu akan menjadi gambaran buruk kedepannya dan jika ia mati, maka kita tak akan mendapat dukungan dari Clan utama lagi.”
Seluruh anggota Clan Lou yang ada di sana lansung bertekuk lutut dan berkata, “Siap menerima perintah dari Walikota Bai Jie!”
Walikota Lou Bai Jie tersenyum, ia yakin pertarungan ini akan berdarah-darah. Karena musuh yang akan mereka hadapi adalah Ranah Chaos Ancient God, tetapi keselamatan murid Clan Utama yang saat ini bertarung melawan Bos bandit gunung adalah yang paling utama. Nyawa murid itu lebih berharga daripada seribu nyawa mereka.
Kapal-kapal terbang lansung bermunculan di atas kediaman walikota Lou Bai Jie. Dalam sekejap saja, kapal-kapal itu menghilang dari pandangan orang-orang yang ada dibawahnya. Sekaligus menjadi bahan pembicaraan para penduduk kota Bianjie, ini pertama kalinya dalam ribuan tahun pasukan keamanan kota Bianjie bergerak demikian; yang berarti keadaan sekitar kota Bianjie sedang tidak baik-baik saja—menjadikan kepanikan penduduk.
***
Di kota Nancheng, tetua Lou Zui sangat terkejut mendengar ucapan Lou Mei. Bahwa bos bandit gunung ternyata seorang Kultivator Ranah Chaos Ancient God, itu sangat jauh dari prediksinya. Sehingga ia meminta pada sepuluh guru yang merupakan Ranah Chaos Ancient God pergi menuju kota Bianjie bersama Lou Mei untuk menyelamatkan Xiuhuan dan membunuh bos bandit gunung itu tentunya.
“Xiuhuan! Kami akan datang, kuharap kau baik-baik saja,” gumam Lou Mei gelisah dengan nasib Xiuhuan. Dia merasa perjalanan ke desa Shanjiao terasa jauh, padahal dengan bantuan Kapal terbang mereka dengan cepat sampai ke perbatasan Benua Kun Lun Utara dengan Benua Kun Lun Selatan dan lansung menggunakan artefak Teleportasi milik salah satu guru nantinya, karena artefak Teleportasi miliknya telah digunakan, sehingga tidak bisa digunakan sementara waktu.
...~Bersambung~...
__ADS_1