Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Kabur! Mereka Terlalu Kuat


__ADS_3

“Menurut pengamatan kami, penyerang ini memiliki kemiripan jurus dengan Fang Yuan, Kloning yang terbuat dari elemen airnya mampu mengimbangi boneka mayat hidup, bahkan ... walaupun berkali-kali terpotong, kloning itu akan beregenerasi kembali. Apa mungkin dia adalah Kultivator tampan tadi?” Anak buah Huo Meigui berspekulasi, sedangkan Huo Meigui terkejut mendengarnya, karena si tampan itu ternyata memiliki kesamaan Elemen dengannya. Dia jadi tertarik untuk belajar menggunakan jurus yang bisa mengkloning Kultivator itu.


“Apa tindakan Huo Guan?” Huo Meigui yakin dia akan memanfaatkan kekacauan ini untuk mengambil alih kota Houshan dari tangan Clan cabang lain.


“Ketua Clan cabang Huo tengah menuju kediaman Clan Fang, sepertinya tuan muda tertarik untuk menangkap Kultivator aliran putih itu,” jelasnya.


Huo Meigui berjalan keluar dari rumah bordil Caihong dan langsung melayang di udara.


“Aku tak menyangka dia sekuat ini. Apakah dia memang sanggup menjauhkan diriku dari Guan gege?” gumam Huo Meigui, sepertinya telah jatuh cinta pada Xiuhuan. Apalagi melihatnya berani menantang musuh yang sangat jauh lebih kuat darinya, tetapi tak ada keraguan yang tampak dari mata Xiuhuan; seolah-olah itu dalam genggaman tangannya saja.


Huo Meigui sudah yakin dengan pilihan hatinya. Namun, tak mungkin ia mengatakan pada anak buahnya yang juga anggota Clan Huo itu—bahwa ia akan kabur dengan Kultivator aliran putih. Mereka pasti akan menentang keras keputusannya itu, sehingga ia berpikir sejenak cara mengelabui mereka.


“Bawa Kultivator terkuat, bantu tuan muda untuk mengambil alih kota Houshan ini!” Perintah Huo Meigui dengan mimik wajah serius, membuat tangan kanannya itu kebingungan. Sebab selama ini bosnya itu tak pernah mau terlibat dalam urusan politik, bahkan urusan mengelola bisnis pr0stitusiny@ saja diserahkan pada mereka. Huo Meigui hanya terima hasil saja dan sibuk berkultivasi, karena ia baru Immortal Akhir, jauh tertinggal dengan Huo Guan.


“No-nona Meigui, apakah aku tak salah dengar?” Tangan kanannya bertanya kembali, ia meragukan perintah Huo Meigui.


“Apa perlu aku berteriak-teriak mengatakannya?” Wajah Huo Meigui tampak kesal menatapnya.


“B-baik Nona Meigui. Kami akan membantu tuan muda Guan!” sahut tangan kanannya ketakutan dibentak oleh Huo Meigui. Dia langsung membawa sisa penjaga rumah bordil Caihong menuju kediaman Clan Fang.


Saat mereka telah pergi, Huo Meigui juga langsung menuju gerbang barat. Hatinya memang ragu-ragu, tetapi ia tetap melangkah ke sana dan berharap Xiuhuan adalah pria yang baik seperti wajahnya—bukan serigala berbulu domba yang akan menghancurkan hidupnya nanti.


***


“Semua telah bergerak kemari. Sudah tak ada waktu, Huo Guan pasti akan terjun juga, aku akan dalam bahaya besar,” gumam Xiuhuan—mengalirkan qi seluas laut Kunming lagi, sehingga ledakan energi yang sangat besar kembali muncul di Tombak Long Kiang.

__ADS_1


Fang Yuan merasa Xiuhuan bukanlah Immortal Awal biasa. Pemuda ini memiliki harta rahasia yang membuatnya bisa kuat secara tiba-tiba.


“Kau memaksaku anak muda untuk menggunakan kekuatan ini,” ancam Fang Yuan.


Asap tebal dengan aura mencekam keluar dari tubuhnya, sehingga area disekitar mereka berubah gelap. Pandangan Xiuhuan jadi terbatas, untungnya ia memiliki intuisi yang tajam.


Xiuhuan menggenggam erat Tombak Long Kiang, ia juga melapisi wajahnya dengan perisai air agar tak kesulitan bernafas dengan asap hitam tebal itu.


“Musuh yang tak memiliki kehidupan itu muncul dari atas, depan dan belakang,” gumam Xiuhuan berjalan pelan ke depan. Karena Kloning manusia air langsung menghadang boneka mayat hidup—Dia hanya perlu mengikuti detak jantung Fang Yuan untuk mengakhiri pertarungan ini.


Fang Yuan menyangka ia di atas angin. Karena di masa lalu, Kultivator Ranah Absolute God saja kesulitan bernafas didalam asap hitam tebal itu, apalagi Xiuhuan hanya Immortal Awal saja, kemenangan sudah dalam genggamannya; tinggal menunggu boneka mayat hidup saja membunuhnya.


“Dasar tua bangka pembawa sial!” ejek Xiuhuan muncul di hadapan Fang Yuan tak menyangka Xiuhuan dengan mudah menemukan dirinya. “Kejayaan masa lulumu itu tak bisa dibawa ke masa depan. Matilah dengan impian kosongmu itu!” Tombak Long Kiang menancap di jantung Fang Yuan.


“Sial! Kau ....”


Kemudian asap hitam tebal itu memudar dengan sendirinya dan begitu juga boneka mayat hidup berjatuhan ke tanah.


Xiuhuan berdoa untuk boneka mayat hidup itu, agar dikehidupan berikutnya, mereka diberikan kehidupan yang bahagia dan takdir seperti ini tak terulang kembali.


“Mereka cepat juga,” gerutu Xiuhuan menyadari Ketua Clan cabang Huo telah tiba. Untuk menghindari bentrokan, Xiuhuan langsung melarikan diri ke arah gerbang barat.


Dua Kultivator Ranah Chaos Ancient God, tangan kanan Huo Meigui menyadari keberadaan Xiuhuan yang melarikan diri.


“Dia kabur ke gerbang barat!” seru mereka pada Kultivator Clan cabang Huo.

__ADS_1


“Apaaaaa? Ayo kejar. Jangan biarkan dia kabur, nanti tuan muda memarahi kita," kata Ketua Clan cabang Huo segera melayang di udara, dengan jurus meringankan tubuh ia melesat lebih dulu bersama dua Kultivator Ranah Chaos Ancient God itu mengejar Xiuhuan ke gerbang barat.


Huo Guan yang memejamkan matanya, menyadari Huo Meigui pergi kearah gerbang barat, sedangkan anak buahnya ada di kediaman Clan Fang.


“Apa yang kau lakukan Meigui‘er, apakah yang kau katakan tadi hanya sebuah kebohongan belaka?” Aura pembunuh kuat merembes keluar dari tubuhnya, sehingga Pelayan-Pelayan wanita Clan Huo yang melayaninya jatuh pingsan, karena tak kuat menerima tekanan itu.


Huo Guan merasa patah hati seketika, karena tak ada niat membunuh dari Huo Meigui saat Kultivator tingkat Immortal Awal itu mendekatinya.


Huo Guan menduga, Xiuhuan mungkin bukanlah anggota aliran hitam. Namun, kekasih gelap Huo Meigui selama ini, untuk menyamarkan hubungan mereka; Huo Meigui membuat kekasihnya itu seolah-olah bermusuhan dengan Clan Fang yang telah memudar kekuatannya.


Air telaga kecil tempatnya menyeduh teh langsung beriak, saat ia menghilang dari tempat duduknya. Siluet Naga terbentuk dari air telaga kecil itu dan terbang ke langit—diatasnya Huo Guan menunggangi Siluet Naga itu.


***


“Xi-Xiuhuan!” sapa Huo Meigui langsung berlari memeluknya, ketika Xiuhuan sampai di gerbang barat. “Kau tak berbohong, kan—akan membawaku bersamamu,” katanya lagi.


Xiuhuan yang panik, karena menyadari Huo Guan segera menyusul, belum lagi tiga Ranah Chaos Ancient God juga telah mendekat segera menggendong Huo Meigui.


“A-apa yang kau lakukan gege. Aku belum siap!” bisik Huo Meigui memalingkan wajahnya yang tampak memerah itu


Xiuhuan menyadari pikiran Huo Meigui, segera tersenyum masam.


“Kita dikejar kekasihmu dan tangan kananmu cantik. Kenapa kau berpikiran aneh-aneh, kita bisa keluar dengan sedikit terluka saja itu sudah baik,” sahut Xiuhuan melesat dengan kecepatan tinggi dengan jurus Langkah Kilat.


“Apaaaaaa?” Huo Meigui terkejut. “Jadi, kau akan bernasib sama dengan kekasihku dulu, dong!” Senyuman manisnya seketika menghilang, digantikan dengan wajah panik.

__ADS_1


“Tenang sayang, demi cintaku padamu. Aku akan mencari jalan keluarnya,” sahut Xiuhuan berpikir keras, langkah apa yang harus ia lakukan untuk melawan mereka.


...~Bersambung~...


__ADS_2