
Pangeran Qin Tianlong dan Pangeran Qin Hao menyambut kedatangan Jenderal Qin Bing. Mereka sudah mendapatkan pesan darinya tentang murid Sekte Kuil Surgawi yang mengalahkan Wan Sin tersebut.
Kapal terbang rombongan Jenderal Qin Bing mendarat di luar gerbang Kota Yu Lan.
Jenderal Qin Bing bersama para kesatria dan Xia Mei bertekuk lutut dan menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat pada kedua Pangeran.
“Salam Pangeran Wentian dan Pangeran Hao! sapa Jenderal Qin Bing.
Xiuhuan dan Lou Xue tidak bertekuk lutut, sehingga Kedua Pangeran, beberapa Jenderal, dan Ketua Clan Yu beserta para tetua heran dengan keduanya.
Menyadari semua mata menatapnya, Xiuhuan menundukkan sedikit kepalanya. Sedangkan tangan kanannya memegang bahu Lou Xue sejak turun dari Kapal terbang. “Maaf atas sikapku yang kurang sopan. Namun, istriku sedang hamil, sehingga kami tak bisa ikut memberi hormat.”
“Hei, kau harus bersikap sopan pada Pangeran. Cepat bertekuk lutut seperti yang lain, walaupun kau sedang terluka sekalipun,” kata Jenderal dengan tingkat Kultivasi Ranah Penempaan Tubuh Tahap Tian Tingkat Keempat, yang merupakan salah satu andalan utama kedua Pangeran.
Xiuhuan mengerutkan keningnya, ia tak suka dengan ucapannya itu dan berpikir jangan-jangan cuma dalih mereka saja membela rakyat—saat mereka nanti di tampuk kekuasaan, maka sikap asli mereka tak ada bedanya dengan Raja Qin Song.
Jenderal Qin Bing panik, ia tak ingin Xiuhuan tersinggung dengan ucapan Jenderal senior itu dan Xiuhuan tak mau membantu perjuangan mereka.
Melihat wajah Jenderal Qin Bing panik, Pangeran Tianlong mengerti situasi yang terjadi dan berkata, “Sudah! Tak perlu dipermasalahkan, mari semua masuk ke kota Yu La. Bagi kesatria, silahkan menuju barak militer dan tamu kami dari Sekte Kuil Surgawi, kami ucapkan banyak terimakasih karena telah membantu Jenderal Qin Bing melawan serangan Jenderal Qin Ya.”
Jenderal yang memarahi Xiuhuan terkejut mendengarnya. Ternyata ia telah memarahi tamu kehormatan mereka, tetapi ia heran tingkat Kultivasi pemuda tampan itu cuma Ranah Penempaan Tubuh Tahap Di Tingkat Sembilan saja. Jelas dia jauh lebih kuat, tetapi mendengar pesan yang dikirim oleh Jenderal Qin Bing tadi ia segera menangkupkan tinjunya.
“Maaf adik Xiuhuan, Aku terbawa emosi tadi. Aku tak mengira, Anda adalah Kultivator dari Sekte Kuil Surgawi.” Dia tersenyum masam.
“Cih, dasar bermuka dua,” gumam Xiuhuan. “Ya, sebaiknya sediakan kamar untuk kami segera, karena istriku butuh istirahat,” sahut Xiuhuan dengan nada kesal.
__ADS_1
Jenderal itu tak bisa berkata apa-apa lagi, walaupun ia merasa sikap Xiuhuan terlalu sombong. Namun, kedua Pangeran malah tetap memasang wajah tersenyum, seperti tidak tersinggung dengan ucapan Xiuhuan.
Jantung Pangeran Qin Tianlong berdegup kencang saat melihat kecantikan Lou Xue. Walaupun istri-istrinya sangat cantik, tetapi tidak bisa dibandingkan dengan istri Xiuhuan itu.
Diapun heran, dari mana Sekte Kuil Surgawi menemukan dua orang berparas cantik dan tampan ini? Sangat disayangkan, ia yang merupakan Pangeran yang ketampanannya telah menyebar hampir di penjuru Dunia Bawah itu tidak menemukan Lou Xue lebih dulu.
“Anjim banget! Baru kali ini aku merasa tersaingi dalam hal ketampanan,” gumam Xiuhuan menatap wajah Pangeran Qin Tianlong laksana Bulan purnama saja. Kulit yang putih, rambut hitam panjang dan hidung mancung—sangat berwibawa saat di pandang.
Pangeran Qin Tianlong menghampiri Xiuhuan dan menyalaminya, begitu juga dengan Lou Xue yang tiba-tiba membuka matanya dan tersenyum hangat menyalami Pangeran Qin Tianlong beserta Pangeran Qin Hao, membuat Xiuhuan cemberut. Karena padanya Lou Xue malah cuek saja dan tanpa ekspresi.
“Tuan Xiuhuan!” sapa Pangeran Qin Hao dengan senyum lebar. “Bagaimana caramu mengalahkan Wan Sin?” Dia bertanya karena sangat penasaran, tetapi wajah Xiuhuan hanya melihat Pangeran Qin Tianlong sedang bercerita pada Lou Xue tentang istrinya yang juga hamil.
Yang paling membuat Xiuhuan makin cemberut adalah Lou Xue tetap senyum-senyum mendengar cerita sang Pangeran, sehingga orang-orang yang ada di sana terpesona melihat senyumannya yang membuat mereka berfantasi liar itu.
Xiuhuan kemudian menatap Pangeran Qin Hao dan berkata, “Ya, tinggal hajar saja. Kan, beres!” sahut Xiuhuan. Namun, para Jenderal dan petinggi Clan Yu merasa ucapan Xiuhuan itu terlalu kasar dan arogan, tetapi Pangeran Qin Hao tetap tersenyum, ia tahu ini gara-gara kakaknya yang berbicara santai dengan Lou Xue.
“Dua harimau tak bisa mendiami gunung yang sama. Aku akan membuat Pangeran Qin Tianlong menyesal seumur hidup karena berani menyinggungku,” gumam Xiuhuan.
Xia Mei sebagai tunangan Pangeran Qin Tianlong merasa diabaikan olehnya, padahal jelas-jelas ia berdiri di sebelah Lou Xue, tetapi tidak diajak bicara.
Pangeran Qin Tianlong menatap Xia Mei dan tersenyum hangat. Senyuman itu dapat membuat detak jantung wanita bergetar tak karuan. Namun, tidak dengan Xia Mei yang sudah terlanjur kecewa.
“Oh, kamu Xia Mei tunanganku, kan?” sapa Pangeran Qin Tianlong. “Nanti ikut aku ke kediamanku, kita bisa membahas kapan tanggal pernikahan kita diadakan—”
“Lupakan dulu tentang itu Pangeran. Xia Mei saat ini menjadi Pelayan kami dan harus menjalankan tugasnya menjaga istriku dan tentu saja melayaniku juga,” sela Xiuhuan dan mengatakan sebuah perkataan yang ambigu.
__ADS_1
Pangeran Qin Tianlong mengkerut kan keningnya, tetapi ia tetap tersenyum dan berkata, “Oo, kalau begitu lain waktu saja kami bahas.”
Merasa situasi ini tidaklah kondusif. Tamu dari Sekte Kuil Surgawi itu seperti sengaja memancing amarah Pangeran Qin Tianlong; untung saja sang Pangeran tetap tenang dan tidak terpancing emosi.
“Baiklah, jangan ditunda-tunda lagi. Mari kita makan malam di kediaman kami. Takutnya hidangan yang telah disajikan menjadi dingin nanti,” kata Ketua Clan Yu menghentikan perang dingin antara Xiuhuan dan Pangeran Qin Tianlong.
Sebagai sosok Pangeran dan pemimpin pemberontakan terhadap Raja Qin Song, Pangeran Qin Tianlong tetap berwibawa. Saat jamuan makan malam itu, ia tetap memuji penampilan Xiuhuan di Kota Yanbei dan tidak mendekati Lou Xue lagi. Dia justru lebih sering mengajak Xiuhuan berdiskusi tentang strategi menghadapi Immortal yang datang entah dari mana itu, tetapi suasana hati Xiuhuan tetap murung karena Lou Xue sangat semangat mendengarkan Pangeran Qin Tianlong berbicara.
“Mei‘er!” seru Pangeran Qin Tianlong saat ia akan mengikuti Xiuhuan dan Lou Xue menuju kamar yang disediakan oleh Clan Yu. “Kamu tidur bersama nona Yu Yue saja. Dia masih gadis sama sepertimu,” kata Pangeran Qin Tianlong resah juga melihat tunangannya malah tidur dengan pria lain.
“Ah, tak apa kok, dia bersama kami. Toh, dia harus menemani istriku. Aku tak perlu tidur saat malam, karena saat malam aku selalu berkultivasi,” sahut Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya. Ini adalah kemenangan telaknya.
“Berkultivasi?” Xia Mei senang mendengarnya. Dia ingin mengikuti Xiuhuan karena ingin diajari olehnya, agar ia bisa menggunakan jurus yang bisa menghancurkan Iblis tersebut. Dengan senyum manis, Xia Mei menatap Pangeran Qin Tianlong. “Maaf Pangeran, aku harus siaga terus bersama Nona Xue.”
Pangeran Qin Tianlong sangat marah mendengarnya, tetapi wajahnya tetap tersenyum. Karena tak ingin menyinggung Xiuhuan—satu-satunya Kultivator yang mereka andalkan saat ini.
“Kamu tak perlu ikut kami Mei‘er! Tidurlah bersama Nona Yu Yue, masalah berkultivasi bisa berkonsultasi saat siang hari,” sela Lou Xue tiba-tiba ikutan berbicara.
Xiuhuan sangat terkejut mendengarnya dan berkata, “Aku tak akan tidur malam ini, pergilah bersama Xia Mei.” Xiuhuan langsung melesat keluar dengan jurus Langkah Kilat, sehingga Pangeran Qin Tianlong dan para petinggi Clan Yu terkejut, tiba-tiba ia menghilang begitu saja.
Mereka saling berbisik, kemampuan macam apa itu? Menjalin relasi dengannya pasti akan menguntungkan Clan Yu, sehingga mereka berpikir apa yang sebenarnya diinginkan Xiuhuan agar ia mau bekerjasama nantinya.
“Kami istirahat dulu Pangeran, selamat malam!” seru Lou Xue tersenyum manis menatapnya. Sehingga Pangeran Qin Tianlong tertegun sejenak dan tak sempat menjawab sapaan Lou Xue, hingga Bidadari Salju itu telah menghilang di lorong Kediaman Clan Yu.
...***...
__ADS_1
...~Jangan lupa 👍 Bosque~...