Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Terlalu Lemah!


__ADS_3

Ketiga Singa betina menatap tajam pada Xiuhuan, mereka melepaskan Aura Pembunuh yang sangat besar—tak peduli apapun caranya, Kultivator dihadapan mereka itu harus mati.


“Kenapa melihatku begitu? Apakah pesona ketampananku telah merasuki hati kalian?” goda Xiuhuan sembari mengayunkan Tongkat Long Kiang ke arah depan.


Ketiganya meraung marah dan langsung menyerang Xiuhuan. Namun, serangan mereka tidak efisien dan terkesan asal-asalan saja, karena ketidakhadiran Hou Shi membuat tidak ada yang memimpin mereka.


Xiuhuan dengan mudah menundukkan Zhi Shi dan melumpuhkan serangan Hong, begitu juga dengan Mu Shi yang langsung tewas diujung Tombak Long Kiang.


Kematian Mu Shi membuat Segel Penjara Hantu memudar, karena dua sisi yang mengalirkan qi untuk mempertahankan Segel Penjara Hantu telah berhenti mengalir.


Xiuhuan keheranan, tubuhnya baik-baik saja dan gendang telinganya yang pecah tadi telah pulih kembali, sedangkan tubuh Hou Shi dan Mu Shi yang tertusuk dengan Tombak Long Kiang juga tidak meninggalkan luka, tetapi mulut keduanya mengeluarkan darah—pertanda mereka mengalami luka dalam, akibat efek samping mengalami kekalahan saat berada di dalam ilusi Segel Penjara Hantu.


Luka pada Hong Shi dan Zi Shi juga telah pulih kembali, karena hanya kematian saja yang tidak bisa pulih kembali saat keluar dari ilusi Segel Penjara Hantu.


Hong Shi langsung menyerang Xiuhuan lebih dulu, ia memanfaatkan momen kebingungan yang sedang dialami Xiuhuan. Namun, ia tidak tahu, kalau intuisi Xiuhuan itu sangat tinggi—sehingga secara refleks Xiuhuan mengayunkan Tombak Long Kiang yang langsung menancap di jantung Hong Shi.


“Sialan kau Manusia!” umpat Zi Shi langsung merubah tangannya menjadi cakar Singa dan melompat ke arah Xiuhuan.


“Hei, itu salah kalian yang langsung menyerangku! Coba kalau kita bicara baik-baik, mungkin kalian masih bisa menghirup udara segar!” sahut Xiuhuan dengan seringai tipis disudut bibirnya, sehingga ekspresi wajah Zi Shi makin memerah—karena jijik menatapnya.


“Mati kau brengse‘k!” Zi Shi mencakar Xiuhuan secara membabibuta, tetapi tidak satu pun cakarannya yang mengenai tubuh Xiuhuan.


“Dasar betina lemah!” ejek Xiuhuan menombak kaki Zi Shi sehingga ia langsung tersungkur. “Hmm, aku tidak berminat lagi untuk membunuhmu.Jadi, segeralah kamu kremasikan rekan-rekanmu!” Xiuhuan langsung meninggalkan Zi Shi yang melontarkan umpatan kasar padanya.

__ADS_1


Namun, Xiuhuan kebingungan mencari keberadaan Lembah Kematian dan ia lupa bertanya pada Zi Shi, padahal seharusnya ia menginterogasi Monster Singa betina itu.


“Sial! Kalau begini seratus tahun pun pasti sulit mencari Naga Lei Long itu!” gerutu Xiuhuan yang merasa mungkin Naga Lei Long memasang Perisai pada Lembah Kematian, karena tidak ingin tempatnya itu dimasuki oleh Kultivator Manusia—apalagi terakhir kali ke sini, Xiuhuan malah membantai ribuan Monster Salamander peliharaannya.


Saat sedang terbang di atas sebuah bukit, tiba-tiba Xiuhuan merasa familiar dengan Monster Singa yang berlari cukup kencang diantara pepohonan. “Apakah itu Singa betina cantik tadi?” gumam Xiuhuan langsung mendekatinya. Namun, ia tidak langsung menyapanya, tetapi ia diam-diam mengikuti Monster Singa itu—karena ada kemungkinan ia akan menuju Lembah Kematian untuk melapor pada Naga Lei Long.


“Sial! Kenapa harus berakhir begini?” gumam Zi Shi menangis tersedu-sedu dan ia sedang melakukan tehnik transformasi ke tubuh Monster Singa—agar keberadaannya tidak diketahui oleh Kultivator Manusia yang menakutkan tersebut dan ia tidak menyadari Xiuhuan sebenarnya terbang diatasnya.


Tak lama berselang ia memasuki gua dan memasang Perisai pelindung—agar tidak ada yang memasuki gua tersebut dan langsung menghubungi Hong Rong, Siluman Salamander yang memberikan perintah untuk membunuh Xiuhuan pada mereka.


“Apakah kalian sudah membunuh manusia itu?” tanya Hong Rong.


“Rong gege, dia sangat kuat dan semuanya telah mati hiks! hiks!” Tangis Zi Shi langsung pecah setelah Hong Rong bertanya padanya.


Hong Rong tak menyangka Xiuhuan dengan mudah melenyapkan tiga Ranah Absolute God. Pantas saja Xiuhuan berani mendatangi Dimensi Heidong seorang diri.


“Aku bersembunyi di gua!” sahut Zi Shi dengan tubuh gemetaran—sikap sombongnya telah hilang setelah bertemu Xiuhuan, padahal selama ini ia selalu dengan mudah membunuh Kultivator manusia yang memasuki Dimensi Heidong.


“Tetaplah di sana dan aku akan mengirim Monster lain untuk mengatasinya! Kalau mereka bertarung tidak jauh darimu, datanglah untuk membantu mereka—karena dengan mengeroyoknya bersama-sama, kemungkinan besar dia pasti kalah!” seru Hong Rong sembari menghentikan Artefak bip-bipnya dan menghubungi Monster lain untuk mengatasi Xiuhuan.


Xiuhuan meraba pintu masuk gua dan merasa ada Perisai yang menghalangi jalan masuknya. Dia menduga-duga, Jangan-jangan gua ini terhubung dengan Lembah Kematian—sehingga Xiuhuan langsung membelah Gua tersebut dengan ayunan Pedang Penghancur Semesta.


Zi Shi langsung bersembunyi ke sudut gua, karena ia yakin ini pasti ulah Kultivator Manusia tadi.

__ADS_1


Tak berselang lama, sosok Pria tampan tersenyum menatap Zi Shi dan ia berjalan perlahan-lahan, sedangkan Zi Shi langsung mengubah dirinya ke bentuk Manusia lagi.


“Tu-tuan tolong ampuni aku!” seru Zi Shi sembari bersujud dihadapan Xiuhuan.


“Hmm, apa imbalan yang kuterima bila membiarkan dirimu hidup?” sahut Xiuhuan sembari menyeka air matanya.


Tubuh Zi Shi bergetar hebat dan berkata, “Aku bersedia melayani tuan dengan tubuhku yang hina ini!” Dia langsung melepas pakaian yang ia kenakan, sehingga Xiuhuan langsung mimisan.


“Ehemmm!” Xiuhuan berdehem dan menyeka mimisannya dan berkata, “Kuakui kamu memang cantik. Namun, aku hanya perlu kamu menunjukkan jalan ke Lembah Kematian, maka aku akan menjamin hidupmu!” Xiuhuan berbalik badan dan terbang keluar gua.


Zi Shi bernafas lega, karena Xiuhuan tidak menyakitinya atau mengotori tubuhnya dan ia langsung mengenakan kembali pakaiannya.


“Sungguh bodoh! Apakah ia yakin bisa mengalahkan tuan Naga Lei Long,” gumam Zi Shi senang Xiuhuan akan bertarung melawan Naga Lei Long, sehingga kematian rekan-rekan dan kekasihnya terbalaskan.


Zi Shi langsung bertransformasi menjadi Monster Singa dan berlari ke arah Lembah Kematian, sedangkan Xiuhuan duduk di punggungnya sembari berkultivasi.


Menjelang malam Zi Shi berhenti berlari dan berkata, “Tuan! Bolehkah kita beristirahat dulu? Aku sudah merasa kelelahan!”


Zi Shi tidak berani langsung kembali kebentuk Manusia, karena Xiuhuan sedang duduk di punggungnya.


“Baiklah,” sahut Xiuhuan melompat dari punggung Zi Shi dan duduk diatas pohon tumbang. “Buatkan aku daging bakar, mungkin daging Singa mantap juga!” canda Xiuhuan, tetapi Zi Shi tidak menyahut ucapannya. “Aish! Gadis Singa ini sepertinya masih memendam kebencian padaku,” gumam Xiuhuan tersenyum masam.


Zi Shi langsung mengumpulkan kayu bakar dan membuat api unggun. Kemudian ia mengeluarkan daging Monster Rusa dari cincin dimensinya dan langsung memanggangnya. Dia bekerja dengan serius dan setelah daging Monster Rusa itu telah matang, ia langsung memberikannya pada Xiuhuan.

__ADS_1


“Tuan membutuhkan arak atau teh?” tanya Zi Shi tak ingin Xiuhuan memarahinya—karena ia tidak ingin mati konyol seperti rekan-rekan dan kekasihnya.


“Hmm, enak juga! buatkan aku teh saja,” kata Xiuhuan setelah mencicipi Daging Monster Rusa bakar buatan Zi Shi tersebut. “Kenapa kamu tidak makan juga? Bukankah kamu sedang kelelahan?” Xiuhuan berpura-pura baik padanya—karena gadis Singa tersebut tampak begitu takut padanya, padahal pas awal berjumpa ia seperti wanita penghibur saja saat menggodanya.


__ADS_2