
“Anda cukup arogan untuk sekelas Assassin, padahal seharusnya kamu bekerja dengan senyap. Aku heran apakah kamu benar-benar seorang Assassin atau bukan?”
Gu Xing menatap dingin pada Xiuhuan yang tetap tersenyum menyeringai menatap Gu Yue yang membuang muka ke arah lain, karena ia risih dengan tatapan Xiuhuan itu.
Gu Ruyan hanya diam saja, ia sedikit gugup dengan tindakan Xiuhuan itu. Untung saja ia mengenakan penutup wajah, sehingga mereka tak melihat ekspresinya saat ini.
“Terus kalian mau apa? Kan, sudah jelas kukatakan tadi, Aku bersedia mengikuti permintaanmu, bila kamu mau menyerahkan Gu Yue padaku. Tak usah lama-lama, cukup satu malam saja,” sahut Xiuhuan yang membuat wajah Gu Yue memerah seperti tomat, karena menahan amarahnya yang telah memuncak.
“Padahal aku telah mencoba memintamu bergabung dengan baik-baik, namun kamu tak menghargai kebaikan yang kuberikan.” Gu Xing kemudian mengedipkan mata pada Gu Xiong agar segera bertindak. “Selama kamu mau bersujud di kakiku dan memohon ampunan, maka aku mungkin mempertimbangkan melepaskanmu, dengan syarat kamu berikan wanita yang datang bersamamu itu!” seru Gu Xiong penasaran dengan seberapa cantik wanita dibalik penutup wajah itu.
Xiuhuan tersenyum lebar, ia sudah menduga Gu Xing akan tertarik dengan Gu Ruyan. Karena penampilannya cukup membuat lelaki hidung belang bereaksi.
Gu Xiong melakukan teknik penggabungan dengan Roh Pedang Gorila, sehingga tubuhnya tiba-tiba berotot dan berbulu tebal.
Gu Xiong dengan cepat menebaskan pedangnya yang berubah menjadi ukuran besar ke wajah Xiuhuan, Namun dengan sigap Xiuhuan mundur beberapa langkah dengan menarik tangan Gu Ruyan juga.
“Yan‘er kamu mundur ke sudut ruangan itu, biarkan babang tampan yang menghadapi semut kecil ini,” kata Xiuhuan yang lansung menjentikkan jarinya.
Ruangan restoran Kao Ji itu mulai dilapisi oleh dinding air, sehingga tak ada yang akan bisa kabur dari situ. Begitu juga sebaliknya, tak akan ada yang bisa masuk ke dalam restoran itu saat ini.
Gu Xing terkejut melihat tindakan Xiuhuan itu, bukannya kabur. Ia malah menutup rapat ruangan restoran itu.
“Wuxian! Cepat bantu Xiong mengatasi Pendekar Pedang itu. Sepertinya kita akan menghadapi lawan yang merepotkan,” kata Gu Xing yang sebenarnya akan meninggalkan restoran Kao Ji itu, namun jalan keluar telah diblokir semua oleh Xiuhuan.
Gu Wuxian juga melakukan tehnik Penggabungan dengan Roh Pedang Ular Phiton api, ia segera menggeliat dan menyemburkan api besar dari mulutnya.
Xiuhuan berpindah tempat dalam sekejap dengan jurus Langkah Kilat ke belakang Gu Wuxian. Namun insting penciumannya meningkat karena telah menyatu dengan Roh Pedang Phiton api, Gu Wuxian segera berbalik dan menyemburkan api ke arah Xiuhuan.
__ADS_1
“Hehehe ... ternyata manusia ular ini hebat juga mendeteksi pergerakanku. Tidak seperti Gorila itu yang badan doang yang gede, tapi otaknya tak jalan.”
Xiuhuan mengejek Gu Xiong, sehingga membuatnya makin marah dan menyerang Xiuhuan secara membabi-buta, walaupun tak ada satupun serangannya yang mengenai Xiuhuan.
Meja-meja dan kursi di restoran Kao Ji hancur berantakan oleh tebasan pedang Gu Xiong itu.
“Kau jangan menghindar saja! Dasar lemah!” umpat Gu Xiong yang kesulitan mendekati Xiuhuan.
Xiuhuan tertawa cekikikan berpindah-pindah di ruangan sempit itu dengan cepat. Mereka hanya melihat kilatan-kilatan listrik saja, membuat keduanya makin geram.
“Xing gege ... biarkan aku membantu mereka,” kata Gu Yue yang ikut gregetan ingin menghajar Xiuhuan.
Gu Xing yang melihat keduanya kesulitan menghadapi Xiuhuan, memutuskan mengijinkan Gu Yue bergabung dengan Gu Xiong dan Gu Wuxian.
Gu Yue langsung melakukan teknik penggabungan dengan Roh Pedang Phoenix, sehingga ia melesat dengan cepat ke arah Xiuhuan.
Gu Yue tersenyum. “Kena kau kampret!” umpat Gu Yue yang tiba-tiba ribuan Pedang mengelilingi Xiuhuan. “Sekarang pergilah ke neraka!” teriak Gu Yue mengerahkan ribuan Pedang itu ke arah Xiuhuan.
“Putaran Gelombang Air!” seru Xiuhuan, di mana sebuah perisai air berputar-putar mengelilingi tubuh Xiuhuan, sehingga ribuan Pedang itu tak sanggup menembus perisai air itu.
Gu Xiong yang melihat Xiuhuan tak bergerak dari tempatnya segera menebasnya hingga Xiuhuan terlempar beberapa langkah ke belakang karena tak mengantisipasi serangannya itu.
Walaupun Xiuhuan tak terluka, namun itu cukup membuatnya malu. Terutama pada Gu Ruyan, karena ia adalah Pendekar Pedang tahap Melawan Kehendak Langit yang disiapkan melawan Pendekar Pedang terkuat pihak musuh, masa dia bisa terpental oleh Pendekar Pedang ingusan seperti ini.
“Baiklah bocah-bocah! Cukup main-mainnya!” seru Xiuhuan.
Tubuhnya kini mengeluarkan sengatan-sengatan listrik, ia menggunakan mode Super Saiyan, di mana rambutnya saja melawan gravitasi, melayang ke atas.
__ADS_1
“Dia memiliki dua unsur?” gumam Gu Xing keheranan, karena sebelumnya Xiuhuan menggunakan unsur air. Namun, sekarang tubuh Xiuhuan mengeluarkan sengatan-sengatan mirip dengan kilatan petir. “Unsur apa itu?” Gu Xing bertanya-tanya dalam hati.
“Langkah Kilat! Tebasan Halilintar!” seru Xiuhuan tiba-tiba muncul di hadapan Gu Xiong yang lansung menangkis tebasan pedang Xiuhuan. Namun ia tetap terpental dan mendapatkan sengatan listrik yang membuatnya terkejut.
Gu Xiong harus mengalirkan tenaga dalam untuk mengehentikan sengatan listrik yang mengalir dalam tubuhnya.
“Hati-hati! sepertinya dia memang Assasin!” seru Gu Xing ikut join membantu mereka. Karena ia melihat mereka kewalahan menghadapi Xiuhuan.
“Tuan muda, dia itu sangat kuat!” seru Gu Wuxian mendekatinya. Gu Yue juga ikut mundur mendekati mereka.
“Kita akan serang bersama-sama, aku akan menyerang dari tengah. Yue dari kanan dan Wuxian dari kiri. Gunakan jurus terkuat dan alirkan banyak qi ke Pedang Roh kalian!” seru Gu Xing mengambil keputusan.
Gu Ruyan yang mendengar ucapan Gu Xing panik, ia takut Xiuhuan tak sanggup menahan serangan gabungan mereka.
“Tuan Xiuhuan aku akan membantumu!” seru Gu Ruyan ingin melakukan teknik penggabungan dengan Roh Pedangnya.
“Tak usah Yan‘er!” Xiuhuan melambaikan tangan padanya. “Sudah kukatakan semut-semut seperti mereka cuma menggelitik saja serangan mereka itu,” ejek Xiuhuan dengan tersenyum lebar.
Gu Ruyan geleng-geleng kepala, padahal tadi ia sudah terpental oleh serangan Gu Xiong, namun ia tetap bersikap sombong.
“Lihat Yan‘er! Babang tampan akan menggunakan mode keren!” seru Xiuhuan mulai melakukan gerakan-gerakan tangan yang sebenarnya tak berhubungan dengan jurusnya, namun gerakan itu sengaja ia buat supaya terlihat keren dimata Gu Ruyan. “Kage Bunshin No Jutsu!” seru Xiuhuan.
Sepuluh Kloning Manusia Air muncul. Xiuhuan tersenyum menyeringai menatap Gu Xing yang tampak pucat, tiba-tiba lawannya malah bertambah banyak.
“Su-sugoi!” seru Gu Ruyan takjub melihat Jurus Seribu Bayangan milik Xiuhuan itu. Padahal awalnya ia mengira Xiuhuan lemah, karena dengan mudah terpental oleh Gu Xiong, sehingga ia mengira Xiuhuan menipu Gu Yao. Namun sekarang kepercayaannya pada Xiuhuan meningkat menjadi sangat kagum padanya.
...⚔️Bersambung⚔️...
__ADS_1