Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Geng Kapak II


__ADS_3

Artefak Kapal terbang milik Xiuhuan akhirnya mendekati bukit kecil tempat Geng Kapak bersembunyi. Kecepatan artefak kapal terbang cukup lambat, karena Xiuhuan membiarkan Lou Er menikmati pemandangan alam di sekeliling mereka.


Tiba-tiba cahaya menyilaukan muncul dan Xiuhuan merasakan ada yang mengekang kekuatannya, tetapi tidak cukup kuat—mungkin karena basis kultivasi-nya yang terlalu tinggi, sehingga Segel yang dibuat oleh Lu Hui tidak berpengaruh pada Xiuhuan.


“Ini adalah kemampuan yang unik!” gumam Xiuhuan kagum dengan kemampuan Segel tersebut.


Nie Rou dan ketiga murid Pelataran Luar Sekte Qingyun lainnya merasa kekuatan mereka terkekang dan kekuatan mereka saat ini sama seperti Immortal Tahap Awal.


“Mereka sepertinya memiliki niat jahat, biarkan aku saja yang mengatasi mereka!” seru Ling Yan segera melompat dari Artefak Kapal terbang.


“Aku juga!” sahut Lou Gui akan segera melompat, tetapi Nie Rou melarangnya.


“Biarkan saja Saudara Yan yang melakukannya, kita akan bergerak bila ia tidak dapat mengatasinya,” sela Nie Rou—ingin menjadikan musuh yang menghadang mereka ini sebagai latihan pertarungan yang sesungguhnya untuk Ling Yan.


Lou Gui tampak kecewa, tetapi tidak berani membantah perintah Nie Rou yang sudah mereka anggap sebagai pemimpin kelompok dalam misi ini.


“Keluar kalian!” seru Ling Yan sembari melepaskan Aura Immortal-nya, sehingga anggota Geng Kapak yang bersembunyi di semak-semak langsung menampakkan diri.


Bos Geng Kapak tak menyangka Ling Yan tetap bersikap tenang saat dikepung oleh anak buahnya.


Dengan seringai tipis terpancar disudut bibirnya, Bos Geng Kapak melayang di udara dan hanya sekitar Sepuluh Tombak saja dari posisi Ling Yan. “Pemuda yang sangat berbakat dan aku tidak menyangka kamu memiliki basis Kultivasi Ranah Immortal Tahap Menengah!” Bos Geng Kapak kagum pada Ling Yan. “Pantas saja kalian berani bepergian menggunakan Artefak Kapal Terbang mewah, karena kalian merasa tak ada yang berani menyinggung kalian hehehe ....” Dia tertawa sembari menjulurkan lidahnya, sehingga Ling Yan mengerutkan keningnya—merasa Pria jelek di hadapannya ini sudah tidak waras, berani menyinggung lawan yang memiliki basis kultivasi yang lebih tinggi darinya.

__ADS_1


Ling Yan berusaha bersikap tenang dan tidak langsung menyerang Pria yang menurutnya pasti berniat untuk merampoknya tersebut.


“Katakan apa maumu atau tuan muda ini akan melenyapkan kalian!” ancam Ling Yan dengan ekspresi wajah datar, seolah-olah dimatanya Geng Kapak ini hanyalah semut kecil saja.


Bos Geng Kapak mengerutkan keningnya dan kembali tertawa terkekeh-kekeh. “Pemuda yang menarik! Kalau boleh tahu, darimana asalmu bocah bau kencur!” Dia sangat penasaran dan berniat akan meminta tebusan pada keluarga Ling Yan saat ia berhasil mengalahkannya nanti.


“Kultivator sesat seperti kalian tidak memiliki kualifikasi untuk mengetahui nama tuan muda ini!” sahut Ling Yan sembari melipat kedua tangannya di dada, sehingga Bos Geng Kapak sangat marah melihatnya.


Bos Geng Kapak kemudian mengeluarkan Kapak Raksasa dari cincin dimensinya, ia merasa bernegosiasi dengan bocah ini tidak ada gunanya; hanya dengan memberikan beberapa pukulan saja yang akan membuat kesombongannya sirna.


“Serang Artefak Kapal terbang itu dan aku akan memberikan beberapa pukulan kecil padanya Hehehe ....” Bos Geng Kapak tertawa terkekeh-kekeh dan langsung melesat ke arah Ling Yan yang malah menyerang anggota Geng Kapak yang mencoba mendekati Artefak Kapal Terbang milik Xiuhuan.


“Apaaaaa?” Lu Hui terkejut, padahal mereka adalah anggota elite Geng Kapak dan mereka terbunuh dengan mudah. “Untung saja aku tidak ikutan maju menyerang Artefak Kapal Terbang itu!” gumamnya merasa mereka sebenarnya menyinggung pihak yang tidak boleh disinggung, tetapi Bos-nya ini sangat keras kepala sekali—semua perintahnya harus dituruti tanpa boleh membantah.


Lu Hui yang hanya memiliki basis Kultivasi Ranah Penempaan Tubuh Tahap Tian Tingkat Lima tersebut, langsung menjauh dari area pertarungan dan akan segera kabur bila Bos Geng Kapak tidak sanggup mengalahkan Ling Yan.


“Hei, bocah! Kamu meremehkan diriku!” gerutu Bos Geng Kapak sembari melakukan transformasi tubuh menjadi Gorila sepanjang Dua Puluh Tombak, sehingga Ling Yan terkejut melihatnya—sedangkan Xiuhuan hanya tersenyum, karena ia tidak memberitahu mereka kalau Kultivator di Dunia Bawah memiliki tehnik Kultivasi berbeda dengan Dunia Atas.


Bos Geng Kapak menebas Ling Yan yang langsung menangkis tebasan Kapak Raksasa itu dengan Pedangnya. Namun, ia terkejut dengan kekuatan yang dimiliki oleh Bos Geng Kapak dan Pedangnya hampir terlepas dari genggamannya—akibat getaran keras dari Kapak milik Bos Geng Kapak.


“Jangan melamun saat bertarung bocah!” ejek Bos Geng Kapak dengan seringai tipis di sudut bibirnya yang membuat Ling Yan mengerutkan kening, karena tidak mengerti maksud dari ucapannya.

__ADS_1


Namun, tiba-tiba tangan kiri Bos Geng Kapak berayun ke arah perutnya dan sebuah tinjuan mengenai ulu hatinya, sehingga Ling Yan terpental hingga Puluhan langkah kebelakang.


Ling Yan terkejut dan mulutnya menyemburkan seteguk darah. “Bagaimana bisa ia memiliki kekuatan yang bisa mengimbangi kekuatan Ranah Immortal Tahap Menengah?” Ling Yan kebingungan, padahal sebenarnya Segel yang dibuat oleh Lu Hui telah mengekang kekuatan aslinya.


Nie Rou merasa Ling Yan dalam posisi terpojok, belum lagi ratusan Pendekar—anggota Geng Kapak telah mendekati Artefak Kapal Terbang.


“Mari kita hancurkan mereka dan menolong Saudara Yan!” seru Nie Rou segera bertindak dan langsung melompat dari Artefak Kapal Terbang.


“Lou Er sini!” Xiuhuan mengeluarkan teh dan beberapa potong kue. Dia tak ingin putrinya melihat pertumpahan darah itu, karena ia masih anak-anak walaupun Lou Er tampak senang melihat para anggota Geng Kapak yang melakukan transformasi tubuh menjadi Monster raksasa.


Xiuhuan kemudian menjentikkan jarinya dan Perisai air langsung mengelilingi Artefak Kapal terbang, sehingga serangan nyasar tidak akan merusak Artefak Kapal Terbangnya.


“Apakah Diaken tidak peduli dengan nasib kami?” gumam Lou Ruxu terkejut melihat Artefak Kapal terbang telah berubah menjadi bola Air yang mengeluarkan sengatan-sengatan Listrik, beberapa anggota Geng Kapak yang melakukan transformasi tubuh menjadi Monster Elang langsung mati saat mencoba menyentuh Perisai Air dari Artefak Kapal Terbang tersebut.


“Saudari Ruxu! Jangan lengah!” Nie Rou menangkis serangan anak panah yang mengandung esensi Petir yang hampir mengenai tubuhnya. “Jangan pedulikan Diaken Xiuhuan! Dia itu bisa mengetahui apa yang terjadi di sini walaupun tidak memperhatikan kita!” Nie Rou menasehati Lou Ruxu.


“Ma-maaf Saudari Rou!” sahut Lou Ruxu terkejut dirinya hampir terbunuh.


“Walaupun mereka sangat lemah, tetapi jumlah mereka sangat banyak. Maka, kamu harus fokus melawan siapapun yang mendekatimu!” kata Nie Rou lagi—yang yang menyadari kalau Lou Ruxu kurang berpengalaman dalam menghadapi musuh yang banyak, berbeda dengan Lou Gui yang membabi-buta menghancurkan puluhan anggota Geng Kapak, ia seperti serigala yang berburu dikandang ayam saja.


Bos Geng Kapak menengadah menatap langit dan terkejut melihat basis kultivasi rekan-rekan Ling Yan yang ternyata Immortal Tahap Menengah juga, sehingga ia merasa telah salah langkah. Namun, nasi sudah menjadi bubur—sehingga mau tak mau harus dilahap hingga habis.

__ADS_1


__ADS_2