Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Meracik Obat


__ADS_3

“Apa kamarku masih seperti dulu?” Lou Yi bertanya pada ibunya.


Dulu kamar Lou Yi terdapat juga ruangan khusus yang ia gunakan belajar meramu obat. Bahkan ia pernah membuat kebakaran di Paviliun Sekte Bei Guan itu, untung saja para tetua dengan elemen air segera memadamkan apinya sebelum melahap habis Paviliun.


Elemen sendiri mirip dengan unsur di Pendekar Pedang daratan utama. Namun bedanya, unsur hanya ada lima, (Api, air, angin, es dan tanah). Sedangkan elemen terdiri dari, api, air, angin, es, tanah, besi, kayu, racun, cahaya, kegelapan dan petir.


Pendekar Pedang hanya bisa memiliki satu unsur, sedang Kultivator bisa memiliki lebih dari satu Elemen, seperti yang dimiliki oleh Lou Yi, yang memiliki Elemen Besi, Api dan Kegelapan.


Jurus Pembelah dimensi yang ia gunakan saat kompetisi antar Sekte di kota Shenlong adalah bagian dari Elemen Kegelapan. Makanya setiap serangan Xiuhuan ia pindahkan ke luar angkasa, sehingga Xiuhuan tampak tak berdaya melawannya. Dan begitu juga dengan rantai besi yang keluar dari tanah adalah bagian dari Elemen Besi yang ia gunakan, tetapi Xiuhuan lansung menyerah saat itu, sehingga tidak terlihat siapa yang terkuat antara ia dan Xiuhuan.


Sedangkan kasus Xiuhuan yang memiliki Roh Pedang Sidat Listrik, sehingga tampak seperti memiliki dua unsur padahal tidak. Unsur utama Xiuhuan hanyalah air, tetapi Roh Pedangnya memiliki keunikan tersendiri sehingga keunikannya itu lebih dominan dari unsur air yang ia miliki. Kasus ini mirip dengan Roh Pedang Phoenix yang merupakan unsur api, tetapi Roh Pedangnya memiliki keunikan dapat terbang seperti pengguna unsur angin.


***


Bai Yi mengatakan kalau kamar Lou Yi masih seperti sepuluh ribu tahun lalu. Bahkan barang-barang yang tertinggal di sana tidak dibuang olehnya, justru ditata dengan rapi. Karena ia berpikir mana tahu masih diperlukan oleh Lou Yi suatu hari nanti.


Lou Yi mengajak Xiuhuan ke kamarnya, karena ia ingin melihat isi cincin dimensi milik Xiuhuan. Apakah ada kitab peracik obat di sana, karena ia baru tahu kalau kakeknya dulu adalah salah satu pemilik gelar Raja Obat—gelar yang diidam-idamkan oleh para alkemis.


Lou Er juga ikut dengan mereka, karena penasaran apa yang akan dilakukan oleh kakaknya itu. Dia berjalan sambil memegang tangan Xiuhuan, sehingga Lou Yi memelototi Xiuhuan, karena takut Lou Er masuk ke kandang buaya darat itu.


“Masih seperti dulu ... Ibu memang tidak mengotak-atik kamar ini,” kata Lou Yi senang melihat laboratorium miliknya itu. Dia kemudian menatap Xiuhuan, “Lepaskan cincin dimensi milikmu itu; percuma kamu pegang, tetapi cuma emas saja yang kamu ketahui kegunaannya,” sindir Lou Yi mengalirkan sedikit qi pada cincin dimensi itu setelah diberikan oleh Xiuhuan.


“Jangan marah-marah begitu kakak Yi; pantaslah Xiuhuan gege tak melamarmu, padahal kalian sudah bersama selama Sepuluh ribu tahun, tetapi Xiuhuan gege malah menikahi 20 wanita lainnya.” Lou Er membela Xiuhuan.

__ADS_1


“Tahu apa kau adik Er—mendingan tak usah dekatin dia, nanti kamu menyesal dikemudian hari.” Lou Yi mengingatkan adiknya itu, sedangkan Xiuhuan hanya tersenyum masam. Karena tak tahu mau mengatakan apa?


Lou Yi mengeluarkan berbagai macam tanaman sumberdaya dan ratusan kristal monster berbagai tingkatan.


“Tidak ada kitab atau tatacara meracik obat di cincin dimensi ini,” kata Lou Yi memberikan kembali cincin dimensi itu pada Xiuhuan. “Untuk racikan pertama, aku akan menggunakan Kristal monster Level Huang saja, dicampur dengan ginseng surga berusia satu juta tahun. Ah, sebenarnya sangat disayangkan sumberdaya bagus ini malah digunakan sebagai bahan uji coba.” Lou Yi hampir menangis mengatakannya, karena tak ada sumberdaya yang murah lagi. Semua sumberdaya dalam cincin dimensi Xiuhuan tadi berusia jutaan tahun.


“Apakah aku bisa jadi peracik obat juga?” Xiuhuan tertarik menjadi alkemis, karena tak perlu lagi membeli Pill ke sebuah Paviliun, yang harganya cukup menguras kantong.


“Memangnya air bisa menjadi api?” sahut Lou Yi tersenyum mendapat pertanyaan konyol seperti itu.


“Hanya yang memiliki api ilahi saja yang bisa menjadi alkemis. Karena tak sembarang api yang digunakan saat membakar tungku. Walaupun Kultivator elemen api itu sudah menjadi Ranah Absolute God, tetapi elemen apinya bukan api ilahi tetap juga tidak bisa.”


Lou Er memberikan penjelasan pada Xiuhuan secara detail, berbeda dengan Lou Yi yang hanya bercanda menanggapinya.


“Terimakasih Lou Er—setidaknya kau butuh air untuk mandi atau lainnya, kamu bisa datang padaku. Dengan senang hati Kultivator elemen air ini membantu,” goda Xiuhuan.


“Asiappp! Nona Yi—Aku akan diam saja memperhatikan kamu meracik obat,” sahut Xiuhuan berhenti menggoda Lou Er yang tersipu malu disebelah Xiuhuan.


Lou Yi memasukkan bahan-bahan meracik obat ke dalam tungku Dewa Matahari. Dia kemudian membakar tungku itu dengan api ilahi miliknya dengan suhu sedang. Karena, jika suhunya terlalu tinggi, maka kualitas Pill yang terbentuk akan kurang kadar kemurniannya, sedangkan api ilahi yang terlalu lemah justru akan merusak sumberdaya yang dimasukkan ke tungku itu.


Xiuhuan takjub melihatnya, karena baru kali ini ia melihat proses pembuatan Pill Neraka yang selalu ia beli di Paviliun Shilin itu.


Setelah cukup lama Lou Yi meracik obat itu, kemudian tungku Dewa Matahari terdengar suara percikan-percikan di dalamnya, tak lama berselang Lou Yi berhenti membakar tungku Dewa Matahari itu.

__ADS_1


Lou Yi menggenggam sebuah Pill berwarna hitam pekat, tampak seperti Pill gagal produksi saja; karena selama ini belum ada Paviliun obat yang menjual Pill berwarna hitam begitu.


“Yah, kakak Yi gagal!” ejek Lou Er tertawa cekikikan diikuti oleh Xiuhuan.


“Siapa bilang gagal! Bukannya belum dibuktikan?” Lou Yi menyeringai menatap Xiuhuan.


Menyadari ada yang tak beres, Xiuhuan lansung berbalik badan.


“Aku ingin tidur, sudah kantuk. Di mana kamarku Nona Er,” kata Xiuhuan takut dijadikan kelinci percobaan.


“Pegang dia Adik Er!” seru Lou Yi tahu Xiuhuan akan kabur.


Belum sempat Xiuhuan melarikan diri, Lou Er lebih dulu memeluknya erat. Sehingga Xiuhuan tak bisa bergerak, ia juga heran; apa elemen yang dimiliki oleh Lou Er, sehingga cengkeraman tangannya begitu kuat.


“Ayo buka mulutmu!” Lou Yi memaksa Xiuhuan, tetapi ia mengunci rapat-rapat mulutnya. “Cepatlah—bukannya kamu ingin naik ke tingkat Immortal Menengah,” bujuk Lou Yi, tetapi Xiuhuan menggelengkan kepalanya.


“Pegang Xiuhuan gege, kak. Biar aku yang memasukkan Pill itu ke mulutnya,” kata Lou Er mengambil Pill berwarna hitam itu dari tangan Lou Yi.


Dia tersenyum tipis, sedangkan Lou Yi dan Xiuhuan kebingungan, apa yang akan ia lakukan. Karena ia menarik nafas dalam-dalam.


“Aaaaaaaaaa!” Xiuhuan kesakitan, karena Lou Er menggigit bibir bawah Xiuhuan hingga mengeluarkan darah dan saat itulah ia memasukkan Pill itu ke mulut Xiuhuan. Tak sampai di situ ia juga memasukkan satu gelas air yang ia ambil dari cincin dimensi miliknya ke mulut Xiuhuan, agar Pill itu masuk kedalam kerongkongannya.


“Beres!” seru Lou Er tersenyum lebar setelah Xiuhuan benar-benar menelan Pill aneh itu.

__ADS_1


Xiuhuan lantas duduk bersila, untuk mulai menyerap khasiat Pill itu. Walaupun ia tak tahu apakah mengandung racun atau lainnya.


...~Bersambung~...


__ADS_2