Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Dermawan


__ADS_3

Xi Yi membawa Xiuhuan melihat artefak Kapal terbang yang terpajang di lantai dua. Xi Yi menjelaskan kelebihan dan kekurangannya. Makin bagus Kristal monters yang digunakan sebagai bahan pembuatannya, maka makin cepat laju Kapal terbang tersebut.


“Berapa harga Kapal terbang yang ini Nona Yi?” Xiuhuan tertarik dengan Kapal terbang dengan bahan Kristal monters berwarna kuning atau dari monster Elang Level Huang.


“Ini 200.000 keping emas tuan muda! Mendingan beli yang di sana saja, cuma 100.000 keping emas. Namun, berbahan kristal monster berwarna putih,” sahut Xi Yi, menduga Xiuhuan tak akan memiliki emas sebanyak itu.


“Aku beli ini Nona Yi, bisakah kita lakukan transaksi pembayaran?” Xiuhuan tersenyum lebar.


Xi Yi tertegun sejenak, apakah ia salah dengar. Kalau Xiuhuan akan membeli kapal mahal itu. Bagi murid-murid Clan Xi seperti dirinya, butuh ribuan tahun untuk mengumpulkan 200.000 keping emas, tetapi Xiuhuan—murid Clan Lou dengan gampangnya membelinya.


“Aku yakin dia pasti anak salah satu tetua Clan Lou.”


“Enak sekali jadi dia, ya. Sudah tampan, kaya lagi.”


“Kenapa tidak aku saja tadi yang melayani pria tampan itu?”


Murid-murid Clan Xi di lantai dua juga membicarakan Xiuhuan, sama seperti di lantai tiga tadi. Mereka tampak iri dengan Xiuhuan.


“Tuan muda lansung bayar padaku saja, aku buatkan tanda bayarnya, ya.” Dengan semangat Xi Yi mengemasi Artefak kapal terbang itu. Dia akhirnya mendapat komisi pertamanya juga dalam menjual barang dagangan Paviliun Xi.


Satu persen dari dua ratus ribu keping emas adalah 2.000 keping emas. Itu sungguh fantastis bagi Xi Yi yang belum pernah menjual apapun pada pelanggan.


Xiuhuan mengeluarkan 200.000 keping emas dari cincin dimensi miliknya, dan dalam sekejap kepingan emas itu menghilang ke dalam cincin dimensi milik Xi Yi.


Sepasang muda mudi yang berjubah Clan Xi dipojokkan, sedang melihat-lihat senjata jenis Pedang. Namun, saat Xiuhuan mengeluarkan emas dari cincin dimensi miliknya, tiba-tiba artefak pendeteksi senjata pusaka tingkat tinggi milik mereka bergetar hebat.


“Dia memiliki senjata pusaka!—kita harus memberi tahu anggota yang berada di kota Nancheng untuk mengawasi Pemuda itu,” bisik murid laki-laki, yang memutuskan mengawasi Xiuhuan.


“Kenapa kita tak rebut saja cincin dimensi miliknya itu?” Murid wanita bertanya pelan, agar tak ada yang mendengar.

__ADS_1


“Bodoh!” Murid pria memarahi murid wanita. “Dia itu murid Clan Lou; sudah jelas dia itu lebih kuat dari kita. Biarkan saja anggota kita yang di sana mengurusnya. Dengan ini kita bisa kembali ke Benua Resifel,” katanya lagi dengan senyum lebar.


“Betul, aku sudah bosan seribu tahun di sini, hanya menunggu pemilik senjata pusaka tingkat tinggi muncul,” gerutu murid wanita.


Keduanya adalah anggota Aliran Hitam yang telah lama disusupkan ke Clan Xi. Bukan hanya Clan Xi saja yang mereka susupi, tetapi seluruh Clan dan Sekte Qingyun juga telah mereka susupi, hanya untuk mencari informasi keberadaan senjata pusaka tingkat tinggi.


Pemimpin Aliran Hitam sudah membangun ulang kekuatan mereka, setelah hampir hancur dalam perang 100.000 tahun yang lalu. Kini ambisi aliran hitam untuk menguasai seluruh Benua telah mencuat, dengan berhasilnya menyusupkan anggota mereka belajar di berbagai Clan dan Sekte Qingyun.


Xiuhuan tak menyadari, dia telah menjadi target Kultivator aliran hitam. Hidupnya yang nyaman selama ini akan berdarah-darah lagi.


***


“Nona Yi, bukannya kamu ingin membeli tungku obat? Kenapa tidak dibeli sekarang saja. Bukannya kamu sudah mendapat komisi satu persen,” kata Xiuhuan yang berniat memberikan sumberdaya tingkat rendah yang dikumpulkannya dari kawasan gunung Lou Feng.


Percuma juga dijual kembali, karena Paviliun Xi tidak mau membelinya. Sedangkan di kota Nancheng, Xiuhuan takut dimarahi oleh tetua Lou Zui, karena ia meninggalkan kelompoknya, hanya untuk mengumpulkan sumberdaya.


Xi Yi tersenyum, “Harga satu tungku obat tingkat rendah itu adalah 100.000 keping emas tuan muda. Sedangkan komisi Xi Yi cuma 2000 keping emas,” sahut Xi Yi. “Apakah tuan muda, ingin membeli barang lain?” tanya Xi Yi sudah yakin Xiuhuan berkantong tebal.


***


“Ara-ara ... dua orang aneh ini ternyata kompak juga. Kalau cuma melihat-lihat mendingan tidak perlu kemari; mengganggu pelanggan lain.”


Xi Ran lansung mengejek Xi Yi dan Xiuhuan, begitu memasuki tempat penjualan tungku obat.


“Sudahlah, Nona Ran tak perlu memperhatikan mereka,” sela Xi Han menatap Xiuhuan dengan senyuman mengejek. “Apakah Nona Ran sudah memilih tungku yang sesuai dengan seleramu?” tanya Xi Han yang berencana membantu Xi Ran membayar biaya tambahan sebesar Lima ribu keping emas.


“Aku tertarik dengan tungku obat yang ini.” Xia Ran lansung membuat nota pembelian, dan Xi Han memberikan 5000 keping emas darinya. “Nanti, kalau tuan muda Han butuh Pill Surga; Anda bisa datang padaku—Aku akan memberikan diskon khusus,” kata Xi Ran sudah tak sabar belajar alkemis pada tetua Xi Lang.


Di dekat mereka, Xiuhuan sedang memperhatikan tungku obat tingkat menengah di hadapannya. Menurut Xi Yi, tungku obat itu lebih bagus kadar kemurniannya saat penyulingan. Pill yang dihasilkan juga rata-rata Level menengah dan tinggi. Bahkan, tungku obat tingkat menengah juga bisa meramu Pill racun atau yang lainnya. berbeda dengan tungku obat tingkat rendah, yang hanya bisa menyuling Pill Surga dan Pill Neraka saja.

__ADS_1


“Hati-hati! Kalian nanti merusak tungku obat tingkat menengah itu?” Xi Ran menegur Xiuhuan dan Xi Yi. “Asal kau tahu harga tungku obat tingkat menengah itu adalah 200.000 keping emas,” katanya dengan sombong—Padahal ia juga tak membelinya.


“Ternyata sangat murah!” sahut Xiuhuan yang sudah bosan mendengar ocehan Xi Ran. Kalau dia berduaan dihutan dengan Xi Ran, mungkin Xiuhuan akan dengan sengaja melemparkannya pada monster Level Tian, saking kesalnya.


“Hei, sombong sekali kau bro!” sela Xi Han. “Kalau tak punya uang, mendingan pulang sana ke Nancheng!” ejeknya lagi.


“Ini aku bayar Nona Yi,” kata Xiuhuan mengeluarkan 200.000 keping emas. “Di tambah sumberdaya untuk pembelajaran-mu nanti. Jangan berikan pada orang lain. Kalau ada yang mengganggumu aku akan meratakan dia dan keluarganya. Karena aku akan sering-sering mengunjungi kota Xibei ini.” Xiuhuan mengeluarkan berbagai macam jenis sumberdaya.


Dia malah tersulut emosi dan tak sengaja malah membantu Xi Yi dengan memberikan sumberdaya melimpah yang kalau diemaskan, akan mencapai 50.000 keping emas.


Xi Ran dan Xi Han menganga melihatnya. Sampai-sampai air liur mereka menetes ke lantai, saking terkejutnya.


“Xi Yi benar-benar beruntung!” Xi Han kemudian menjauhi Xi Ran, karena berpikir mendekati Xi Yi akan lebih beruntung baginya, karena gadis polos itu dapat membuat Pill Surga Level menengah untuknya.


Xiuhuan tersenyum melewati Xi Ran yang menggerutu dengan tindakan Xi Han. Rasanya iri dan dengkinya lansung memuncak.


“Ingat Nona Ran!—Manajer kalian saja takut dengan Clan Lou, jangan sampai Xi Yi mengeluarkan air mata lagi. Kalau kau melakukan itu ....” Xiuhuan mengeluarkan aura pembunuh yang hanya tertuju pada Xi Ran.


“A-ampuni aku tuan muda! Aku tidak akan melakukan itu lagi!” seru Xi Ran sekeras-kerasnya, karena merasa sulit bernafas.


“Tuan muda, tolong lepaskan senior Ran. Dia adalah teman masa kecilku,” kata Xi Yi memohon pada Xiuhuan, karena tak ingin Xi Ran terluka.


Xi Han hanya menelan ludah dan mundur perlahan. Dia tak ingin dimarahi Xiuhuan juga, apalagi ia tak hebat dalam bertarung. Makanya ia memilih menjadi pandai besi.


Xiuhuan menarik kembali aura pembunuh miliknya dan meninggalkan Paviliun Xi. Karena Kapal terbang yang ingin ia beli, sudah digenggamnya—Sudah saatnya kembali ke kota Nancheng.


“Jurus tinju amukan gorila!”


“Yah, kumpulan kecoa ini lagi!” gerutu Xiuhuan melompat dari posisi berdirinya yang hancur lebur oleh tinju amukan gorila itu.

__ADS_1


...~Bersambung~...


__ADS_2