Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Sapu Bersih Seluruh Peserta


__ADS_3

“Gunakan kekuatan terhebat kalian, karena hanya satu yang akan maju ke babak selanjutnya. Jika kalian secara tidak sengaja membunuh lawan kalian, maka kalian tidak akan di hukum. Karena ini adalah pertarungan mencari terhebat dari yang hebat.”


“Bagi yang merasa takut, silahkan keluar arena. Kalau sudah dimulai; harus diakhiri, tak ada kata kembali kecuali mengaku kalah.”


Wasit kompetisi antar Sekte itu diam sejenak, memandangi peserta kompetisi. Namun, tak ada yang keluar dari arena, semua merasa yakin akan memenangkan kompetisi itu.


“Baiklah, ternyata kalian semua adalah Pendekar Pedang sejati. Pantang pulang sebelum babak-belur,” kata wasit kompetisi itu sembari menoleh ke arah Lou Yi, pemilik Paviliun Shilin.


Lou Yi menjentikkan jarinya dan benang-benang berwarna emas muncul di langit membentuk jaring laba-laba mengelilingi arena pertandingan, membuat takjub penonton yang melihatnya.


“Siapa yang melakukan itu? Mirip dengan perisai yang melindungi Pulau Niao. Apakah, karena itu Arena ini membiarkan penonton, menonton kompetisi dari jarak dekat dari arena,” gumam Xiuhuan takjub.


Xiuhuan merasa dirinya seperti semut merah kecil saja; jauh lebih kecil dari semut rangrang. Xiuhuan juga menduga jurus itu berasal dari reinkarnasi Immortal, yang sering dibicarakan oleh para Pendekar Pedang di daratan utama.


Benang-benang berwarna merah itu telah selesai membuat jaring mengelilingi arena. Kemudian jaring itu menghilang tak terlihat lagi.


Wasit kompetisi kemudian mengeluarkan Siluet Phoenix raksasa dan menyerang kerumunan penonton, membuat para penonton itu menjerit ketakutan. Begitu juga dengan Xiuhuan terkejut melihatnya.


“Kenapa kau terkejut, Bung?” Pendekar Pedang yang berada di sebelah Xiuhuan geleng-geleng kepala dengan reaksinya. Padahal peserta lainnya santai saja. “Sebelum dimulai kompetisi dia selalu melakukan itu, apakah perisai benang jaring laba-laba benar-benar bekerja atau tidak, tetapi itu sebenarnya sih tak perlu diragukan. Karena yang membuat benang jaring laba-laba itu adalah Nona Yi," lanjutnya lagi.


Xiuhuan mengangguk pura-pura mengerti, “Aku cuma berakting saja, supaya terkesan menjiwai peran ini. Asal kau tahu, ya? Kau yang pertama kulempar nanti keluar arena!” Xiuhuan mengejek Pendekar Pedang itu, yang lansung geram dengan ejekannya.


Ada jarak beberapa tombak antara Perisai dengan arena kompetisi, yang berfungsi bagi peserta yang terlempar dari arena maka dinyatakan gugur. Begitu juga yang merasa tak sanggup lagi melawan peserta lain, dibolehkan melompat ke sana, dari pada terbunuh lebih baik melakukan itu.


“Hei, Bung! kau tahu siapa aku, hah?” Pendekar Pedang itu menunjuk wajah Xiuhuan dengan sorotan tajam. “Aku Tang San dari Sekte Pedang Gunung Salju, Kerajaan Tang. Camkan itu! Kutandai wajahmu,” katanya lagi dengan menyimpan dendam pada Xiuhuan.


“Ouhh, ternyata dari Kerajaan Tang yang dingin itu, toh ....” Xiuhuan menyeringai. “Aku takut kau malah demam panggung. Kau tahu kisanak! Kekaisaran Wei ini adalah wilayah tropis, jurus Es-mu akan meleleh lebih dulu hahaha ....” Xiuhuan tertawa terpingkal-pingkal sambil memegang perutnya.


Wajah Pendekar Pedang itu makin memerah, ia memberi kode pada rekan-rekan satu Sektenya untuk melawan Xiuhuan bersama-sama. Bahkan ia mengajak murid-murid Sekte lain dari Kerajaan Tang lainnya untuk ikut terlibat. Ia sengaja mengatakan Xiuhuan telah menghina Kerajaan mereka. Sehingga rasa nasionalisme mereka tumbuh dan sepakat menyingkirkan Xiuhuan terlebih dahulu.

__ADS_1


***


Para penonton bersorak-sorai sorai sembari bertepuk tangan, saat Siluet Phoenix raksasa menghantam perisai benang jaring laba-laba. Siluet itu hancur dan kobaran api besar muncul akibat benturan itu. Namun, kobaran api itu tidak menjalar keluar perisai jaring laba-laba, yang berarti perisai itu benar-benar ada, walaupun tidak terlihat.


Peserta yang berada di dekat kobaran api mulai merasa kepanasan dan dua Pendekar Pedang berunsur air segera memadamkan api itu. Keduanya adalah asisten Wasit.


“Mulai!”


“Mulai!”


“Mulai!”


Penonton yang berjumlah lebih dari seratus ribu itu mulai berseru pada Wasit Kompetisi antar Sekte memulai pertarungan.


“Baiklah! Karena semuanya sudah tidak sabar, aku tidak akan berorasi lebih lama lagi. Dengan ini kompetisi antar Sekte di mulai!” seru wasit pertandingan.


Penonton lansung bergemuruh, hampir semua peserta melakukan teknik penggabungan dengan Roh Pedang masing-masing. Para peserta lansung menyerang Pendekar Pedang di sebelahnya.


***


“Sudah jangan ajak bicara. Bunuh saja sekalian!”


“Betul, kita masih melawan banyak peserta lainnya.”


Pendekar Pedang dari Kerajaan Tang mengepung Xiuhuan. Berbagai sumpah serapah juga mereka katakan pada Xiuhuan.


Xiuhuan tetap tampak tetap tenang, membuat Pendekar Pedang dari Kerajaan Tang itu keheranan. Mereka jadi waspada, kalau Xiuhuan juga telah mengumpulkan Pendekar Pedang dari Kekaisaran Wei membantunya.


“Sudah keroyokan, tetapi masih ragu-ragu menyerang. Kalian tak layak menjadi peserta kompetisi ini,” ejek Xiuhuan sembari menjentikkan jarinya.

__ADS_1


Xiuhuan tak mengeluarkan Pedang Rohnya, karena merasa mereka tidak layak mencium bilah Pedang Roh Sidat Listrik.


“Lihatlah sebuah mahakarya!” seru Xiuhuan mengalirkan qi sebesar danau Qinghai dari kapasitas Rongqinya. “Tsunami!” serunya lagi. Di mana Gelombang air yang tingginya mencapai atap perisai benang jaring laba-laba.


Pendekar Pedang dari Kerajaan Tang lansung ketakutan, ternyata Xiuhuan adalah Pendekar Pedang yang memiliki kekuatan setara dengan peserta seratus besar.


“Kurang ajar! Siapa sih yang lansung menggunakan kekuatan penuh ini. Padahal aku ikut kompetisi antar Sekte ini agar calon mertuaku terpana melihat kehebatanku,” keluh peserta lain lansung berhenti bertarung.


“Aku juga mau pamer pada kekasihku,” gerutu yang lainnya.


“Benar, aku juga agar bisa menyombongkan diri pernah ikut kompetisi antar Sekte. Kalau begini, kita malah terkenal karena disapu bersih hanya beberapa tarikan nafas saja, sesaat setelah kompetisi dimulai,” keluh yang lainnya.


Xiuhuan terkejut mendengar alasan para peserta itu ikut kompetisi. Tak ada yang memiliki obsesi besar sepertinya. Di mana Xiuhuan ingin menjadi juara dan melawan reinkarnasi Immortal yang disebut-sebut sebagai Pendekar Pedang terkuat di daratan utama.


Tak ada yang bertarung lagi, semua peserta melakukan jurus bertahan. Ada yang menancapkan pedangnya ke lantai dan kubah tanah menutupi tubuhnya, ada juga yang membuat Pusaran air untuk melawan jurus Tsunami dari Xiuhuan itu.


“Hahaha ... kalah lah kalian dengan hina kampret!” umpat Xiuhuan pada peserta kompetisi antar Sekte itu. “Aku, Xiuhuan dari Sekte Pedang Taiyang akan menjadi nomor satu dan menendang bokong Ketua Sekte Tianshi!” ejeknya lagi.


Awalnya para penonton bertepuk tangan mendengar kalimat pertamanya dan menganggap Xiuhuan akan menjadi kuda hitam. Namun, saat mendengar kalimat kedua, para penonton lansung mencibir Xiuhuan. Mereka tidak terima, Xiuhuan mencibir Lou Yi yang mereka anggap reinkarnasi Immortal itu dan juga membawa kedamaian di daratan utama.


Dalam waktu singkat, Xiuhuan telah membuat dirinya menjadi Pendekar Pedang paling dibenci di arena kompetisi antar Sekte itu.


Lou Yi ikut tersenyum mendengar ucapan Xiuhuan. Baru kali ini ia mendengar Pendekar Pedang berani menantangnya terang-terangan dan bahkan menjelek-jelekkan dirinya.


Sesaat setelah ucapannya itu, seluruh peserta tersapu keluar arena. Mereka tertumpuk di saling tindih-tindihan setinggi puluhan kaki di pinggir arena kompetisi antar Sekte. Bahkan wasit dan kedua asistennya ikut tersapu juga.


Lou Yi menjentikkan jarinya, kemudian perisai benang jaring laba-laba menghilang dan tumpukan Pendekar Pedang itu berjatuhan ke bawah.


Xiuhuan tersenyum lebar sambil melambaikan tangan pada seratus ribu penonton. Namun, yang ia dapatkan adalah cemoohan dari mereka.

__ADS_1


“Terimakasih semua telah mendukung babang tampan, lope-lepeyu all!” seru Xiuhuan meninggalkan arena kompetisi antar Sekte.


...⚔️Bersambung ⚔️...


__ADS_2