
Xiuhuan tercengang saat melihat ruangan di dalam Paviliun itu hanya dipenuhi oleh berbagai macam tanaman bunga saja, sehingga Xiuhuan memicingkan mata—karena telah membuat keributan dengan anggota Clan Sin, tetapi akhirnya tidak mendapatkan apa-apa di dalam makam itu.
“Sial! Siapa sih, Kultivator yang membuat kejutan yang menyedihkan ini? Dikiranya para Kultivator mati-matian memecahkan Segel yang ia buat hanya untuk menikmati pemandangan taman bunga ini?” gerutu Xiuhuan mendekati peti mati yang terbuat dari batu giok hijau.
Xiuhuan menarik penutup peti mati dan menghela nafas panjang setelah melihat ternyata Kultivator yang ada dalam peti mati adalah Iblis wanita. Pantaslah ia sangat menyukai beraneka ragam bunga dan meninggalkan secarik kertas yang berisi permintaan maaf pada siapapun yang telah menemukan makamnya, karena telah menemukan makamnya tanpa ada harta Karun yang tertinggal—sebab seluruh hartanya telah habis untuk membangun Piramida megah ini dan ia juga mengatakan kalau dia bukanlah Kultivator hebat di masa lalu, seluruh jebakan yang ada di dalam makam adalah hasil karya Kultivator ahli Segel yang disewanya.
Xiuhuan ingin menangis setelah membacanya dan ia yakin anggota Clan Sin tidak akan percaya kalau ia memberitahu apa yang telah ia temukan ini. Xiuhuan yakin mereka pasti menduga, ia sengaja mengatakan ini agar tidak dihukum mati oleh mereka.
“Apa yang harus kita lakukan Xiuhuan gege?” tanya Yu Qingyi—khawatir anggota Clan Sin menghancurkan Perisai yang dibuat oleh Xiuhuan.
“Seandainya taman ini bisa di bawa ke mana-mana?” kata Kong Xia—sangat menyukai taman bunga yang dibuat oleh pemilik makam itu.
Xiuhuan menjentikkan jarinya dan seluruh tanaman bunga memasuki cincin dimensinya. “Kan, tinggal di tanam saja kalau kita sudah menetap di kampung,” kata Xiuhuan tanpa menyebut secara spesifik di mana kampungnya itu. “Sekarang coba gunakan robekan dimensi untuk kabur dari sini!” kata Xiuhuan lagi pada Kong Xia.
“Baik gege!” sahut Kong Xia merobek dimensi dan membayangkan mereka berada di luar makam berbentuk Piramida itu dan tiba-tiba robekan dimensi muncul, yang berarti Segel yang ada di makam itu tidak berfungsi lagi. “Ayo kita segera pergi dari sini!” seru Kong Xia langsung masuk ke robekan dimensi, begitu juga dengan Xiuhuan dan kedua istrinya.
Yu Fen tertawa terkekeh-kekeh dan membayangkan raut wajah Tetua Kelima dan anggota Clan Sin tak kala melihat ruangan kosong melompong di dalam Paviliun yang kelihatan sangat megah dari luar itu.
“Ayo kita segera kabur," kata Xiuhuan—karena Perisai yang dibuatnya itu akan melemah saat ia berada jauh dari sana dan Tetua Kelima Clan Sin pasti sudah menghancurkannya.
***
Tetua Kelima tersenyum, ia akhirnya merasa kekuatan Perisai yang menghalangi pintu masuk ke dalam Paviliun sudah melemah dan ia memerintahkan seluruh anggota Clan Sin melakukan serangan penuh bersama.
__ADS_1
Booommm!
Pintu itu hancur berkeping-keping, begitu juga dengan Perisai yang dibuat oleh Xiuhuan untuk menghalangi jalan masuk mereka. Namun, ia langsung memicingkan mata saat melihat ruangan kosong melompong dihadapannya.
“Sial! Mereka telah menghabiskan seluruh harta milik Senior pemilik makam ini!” gerutu Sin San mengepal tangannya.
“Apakah mereka berhasil keluar dari sini tuan muda San?" tanya Sin Chan—tak melihat keberadaan Xiuhuan dan ketiga istrinya.
Sin San memperhatikan seluruh ruangan dalam Paviliun dan tak menemukan keberadaan Xiuhuan. “Kalian periksa seluruh ruangan dalam Paviliun ini dan bila mereka tidak ditemukan segera cari mereka di seluruh penjuru wilayah tengah Benua Dayan ini!” kata Sin San dengan amarah yang sudah memuncak, tak menyangka akan dikibulin oleh Ranah Demon God tingkat Sembilan.
Tetua Kelima segera mendekati peti mati dan terkejut menatap pemilik makam ini ternyata Iblis wanita. Dia juga membaca secarik kertas yang ada di tangan pemilik makam itu dan akhirnya mengerti, ia yakin Xiuhuan juga tidak mendapatkan apa-apa, karena ia merasa tulisan itu sudah berusia jutaan tahun dan tak mungkin tulisan tangan dari Xiuhuan.
“Sudah hentikan saja pencarian kalian, itu percuma saja," kata Tetua Kelima. “Kita akan jadikan tempat ini sebagai tempat pemakaman anggota Clan Sin kita saja, karena tempat ini cukup bagus—walaupun tidak ada harta apapun yang kita dapatkan," katanya dengan seutas senyum tipis—karena baru kali ini menemukan makam yang sangat megah, tetapi tidak ada harta Karun didalamnya.
Xiuhuan bersin dan yakin anggota Clan Sin telah mengumpati dirinya, karena mereka hanya menemukan peti mati saja di sana.
“Beberapa saat lagi kita akan memasuki kota Heitu, wilayah Clan Feng dan setelah melewati wilayah Clan Feng—butuh melewati dua Clan lagi, barulah memasuki kota Zhongjian," kata Kong Xia saat mereka akan mendekati perbatasan wilayah Clan Sin dengan Clan Feng.
“Dari mana kamu tahu, Xia‘er? Bukankah kamu tidak pernah mendatangi wilayah tengah?” Xiuhuan penasaran, Kong Xia lebih berwawasan dari Yu Fen dan Yu Qingyi.
“Aku mempelajarinya di Kediaman Clan Kong, karena sudah sejak lama aku ingin kabur, tetapi rencana itu tidak pernah terwujud karena aku lebih dulu takut tidak bisa menjalani kehidupan liar tanpa perlindungan dari Clan,” sahut Kong Xia dengan senyum masam.
Xiuhuan tersenyum mendengarnya dan berkata, “Sekarang, kamu akan baik-baik saja selama menjadi istriku dan tidak akan ada yang bisa menyakitimu lagi.”
__ADS_1
Kong Xia terharu mendengarnya dan tiba-tiba Kultivator Clan Feng mencegat mereka.
“Kalian mau ke mana? Apakah kalian tahu kalau ini adalah wilayah Clan Feng?” tanya Kultivator Ranah Demon God tingkat Sembilan itu dengan seringai tipis diwajahnya.
Xiuhuan sudah sering bertemu penjaga perbatasan atau gerbang masuk kota yang arogan seperti Kultivator Iblis dihadapannya ini.
Dia kemudian mengeluarkan Lima Kristal Kuning dan menyodorkannya pada mereka, sehingga mereka langsung senyum-senyum menatap Xiuhuan.
“Mau ke mana tuan muda?” tanya Kultivator Clan Feng itu dengan sopan. “Kalau mau memasuki wilayah Clan Feng, sebaiknya jangan! Karena pemimpin baru kami membuat aturan hanya Ranah Raja Iblis saja tamu yang boleh memasuki wilayah Clan Feng kami dan Kultivator yang Ranah Kultivasi-nya dibawah itu harus memenangkan satu pertandingan hidup mati di arena gladiator!” Dia memberikan penjelasan pada Xiuhuan.
Xiuhuan menatap Kong Xia, tetapi Kong Xia berpikir kalau mereka melakukan perjalanan memutar—maka mereka akan menempuh perjalanan yang cukup jauh, belum lagi potensi disergap oleh anggota Clan Sin.
“Apakah lawan yang akan kami hadapi sepadan dengan tingkat Kultivasi kami?” tanya Kong Xia.
“Oh, itu bisa sepadan dan bisa tidak! Karena yang akan kalian hadapi adalah para budak yang berusaha memenangkan sepuluh pertandingan beruntun agar mereka terbebas dari perbudakan,” sahut anggota Clan Feng tersebut.
Xiuhuan merasa pertarungan yang akan mereka jalani seperti sengaja dibuat agar mereka kalah dan menjadi budak. Setelah itu mereka akan menjadi petarung di arena gladiator itu selamanya dan menjadi mesin penghasil uang untuk Clan Feng.
“Aku tertarik mengikutinya, tetapi apakah aku boleh mewakilkan pertarungan untuk ketiga istriku?" tanya Xiuhuan—dia tertarik mengikuti pertarungan itu agar tidak perlu melakukan perjalanan memutar ke kota Zhongjian yang malah memperlambat waktu tempuh mereka.
“Bisa diatur, tetapi tuan muda harus menyetorkan beberapa Kristal Kuning lagi untuk menyogok bagian administrasi Clan Feng," kata anggota Clan Feng itu dengan seringai tipis diwajahnya, karena akan mendapatkan uang pelicin dari Iblis yang tampak seperti memiliki harta kekayaan yang banyak itu.
“Ayo bawa kami ke kota Heitu dan atur pertandingan sesegera mungkin untukku,” kata Xiuhuan dengan menyodorkan seratus Kristal Kuning—sehingga mereka langsung terperangah, karena Iblis tampan ini begitu dermawan sekali—memberikan mereka Kristal seperti memberikan permen pada anak kecil saja.
__ADS_1