
Nie Rou tak menyangka Xiuhuan menghisap Demon qi dari tubuhnya dan dia tidak mendapatkan efek samping dari Demon qi tersebut, sehingga Nie Rou curiga Xiuhuan memiliki elemen Cahaya—karena menurut ibunya ada cahaya emas keluar dari tubuh Nie Bao saat tubuhnya hancur berkeping-keping.
Tidak butuh waktu lama, mereka akhirnya memasuki wilayah Clan Deng. Namun, tidak penjagaan dari Kultivator Clan Deng yang berjaga di sana, sehingga Ling Wentian curiga Clan Deng telah mengetahui kedatangan mereka.
“Apakah kita menggunakan Artefak Teleportasi saja ke wilayah Clan Huo? Sepertinya rencana penyerangan kita sudah bocor, kemungkinan besar Clan besar lainnya akan membantu Clan Huo.” Ling Wentian bertanya pada Xiuhuan.
“Kita akan jalankan sesuai rencana dan bila para Clan Besar datang membantu Clan Huo, maka itu semakin bagus—karena kita tak perlu repot-repot mendatangi rumah mereka,” sahut Xiuhuan menatap Ling Wentian dengan seringai tipis diwajahnya.
Mereka terus merangsek masuk ke wilayah Clan Deng dan menduduki Kediaman Clan Deng yang telah dikosongkan oleh Clan Deng yang kemungkinan kabur ke wilayah clan Huo untuk mencari perlindungan.
Xiuhuan menatap Nie Ranran dan berkata, “Tinggalkan sepuluh bawahanmu di sini untuk menjaga tempat ini, karena para penduduk pasti akan kebingungan saat mengetahui mereka telah ditinggalkan oleh pelindung mereka dan bawahanmu yang bertanggung jawab untuk memberikan penjelasan pada mereka agar para penduduk beraktivitas seperti biasanya.”
Nie Ranran manangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat pada Xiuhuan dan berkata, “Baik tuan muda!” Sembari menunjuk Tetua Pertama yang bertanggungjawab menjaga Kediaman Clan Deng.
Rombongan Clan Ling dan Clan Nie mulai khawatir, karena Clan Hong yang berbatasan dengan wilayah Clan Huo juga telah ditinggal pergi oleh para Kultivator Clan tersebut. Mereka yakin di Clan Huo nanti akan terjadi pertarungan yang sangat mengerikan—karena musuh sudah mempersiapkan diri untuk menghadiri serangan mereka.
Xiuhuan memerintahkan untuk beristirahat lebih dulu di Kediaman Clan Hong sebelum memasuki wilayah Clan Huo, karena mereka sudah terlalu banyak menggunakan energi spritual saat melakukan gerakan meringankan tubuh dari wilayah selatan menuju Wilayah Utara Benua Resifel tersebut.
“Akhirnya kita bisa memulihkan tenaga dalam sebelum melakukan serbuan cepat ke Clan Huo!” kata anggota wanita Clan Ling dengan helaan nafas panjang.
“Tenang saja Saudariku, nanti Saudaramu ini akan melindungimu dari serangan Kultivator musuh!” sahut anggota laki-laki yang merupakan Ranah Absolute God, sementara sang wanita adalah Kultivator Ranah Immortal Awal.
Xiuhuan pura-pura tidak mendengar kecemasan yang dialami para Kultivator Clan Ling maupun Clan Nie tersebut, bahkan Nie Ranran dan putrinya selalu berjalan tidak jauh dari Xiuhuan agar mereka selalu aman—karena ia tahu Kultivator terkuat dalam Clan Ling adalah Lelaki tampan itu.
__ADS_1
Xiuhuan mengerutkan keningnya saat keluar dari kamar mandi di Kediaman Clan Hong, tiba-tiba ia melihat keduanya berpura-pura ingin buang air juga padahal sudah jelas tujuan mereka adalah mengikutinya.
“Apakah Ketua Ranran ada keperluan denganku? Sejak tadi Anda selalu mengikutiku!” Xiuhuan keheranan, ibu dan anak itu seperti remaja yang sedang jatuh cinta saja, tetapi malu-malu mengatakannya secara langsung sehingga ia menggunakan kode nuklir yang cukup rumit untuk dipahami lelaki polos seperti Xiuhuan.
Nie Ranran mendorong punggung putrinya agar segera berbicara sebelum Xiuhuan marah dan membunuh mereka.
“Anooo ... terimakasih tuan muda telah menyembuhkanku dari Demon qi yang merasuki tubuhku,” kata Nie Rou sembari memain-mainkan kedua jempol jari tangannya.
“Ah,ternyata hanya itu saja hehehe ....” Xiuhuan tertawa pelan dan berkata lagi, “Sudah tak perlu dipikir, kalian juga harus beristirahat juga—karena tengah hari nanti kita akan bergerak lagi.”
“Bolehkah aku bertarung di sebelahmu nanti tuan muda!” Nie Rou mengungkapkan niatnya yang sebenarnya, karena ibunya yakin kalau bertarung bersama Xiuhuan maka ia akan baik-baik saja, tak akan ada Kultivator clan Huo nanti yang bisa menyentuhnya.
Xiuhuan tersenyum, “Sebaiknya jangan terlalu dekat denganku karena musuh yang akan aku hadapi adalah yang terkuat dan bisa saja mereka akan menargetkan dirimu lebih dulu hehehe ....” Akhirnya Xiuhuan memahami tujuan ibu dan putri cantiknya ini. “Aku sarankan tetap dibarisan belakang saja, karena hanya Ranah Absolute God yang berada di barisan terdepan. Namun, jangan beritahu siapapun, ya! Cukup ini akan menjadi rahasia kita bertiga saja.”
Nie Rou mengangguk sembari tersenyum bahagia, karena merasa Xiuhuan tidaklah seseram yang diceritakan oleh ibunya. Bahkan ia mau mengatakan strategi penting yang akan digunakan dalam serbuan cepat ke Clan Huo nanti. Namun, ia tidak mengetahui bahwa itu sebenarnya bukanlah rahasia—karena hanya terlintas begitu saja dipikirannya.
Xiuhuan menengadah menatap langit dan awalnya ia merasa sedikit pusing. Namun, ia segera menggunakan teknik Mata Dewa—sehingga kedua bola matanya berubah menjadi warna keemasan.
“Inikah manusia yang ditakutkan oleh para tua bangka itu? Dia kelihatan sangat lemah!” Sebuah suara menggema di langit yang terdengar hampir di seluruh wilayah Clan Hong.
Xiuhuan melayang ke atas Kediaman Clan Hong dan melipat kedua tangannya di dada—sembari berkata, “Siapa yang kamu katakan tua bangka itu? Dan berani sekali Ras Siluman rendahan sepertimu muncul di Dunia mainan senior Lou Feng ini!” ancam Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya, sehingga sosok yang hanya mata raksasa itu keheranan dari mana datangnya keberanian Xiuhuan itu.
__ADS_1
Senior Lou Feng maksud Xiuhuan itu adalah Naga Lou Feng yang menjadi penguasa di Benua Kun Lun dan Benua Resifel. Namun, Sosok misterius itu malah tertawa terkekeh-kekeh mendengar ancaman Xiuhuan.
“Aku mengapresiasi kehebatanmu yang dapat menebak diriku berasal dari Ras Siluman, tetapi kamu tidak bisa mengancamku dengan omong kosong tentang dongeng Nah Lou Feng hahahaha ....” Dia tertawa mengejek Xiuhuan.
Namun, tiba-tiba terjadi perubahan cuaca dan langit yang cerah menjadi berawan gelap, suhu udara yang awalnya panas menjadi sangat dingin.
Sosok mata raksasa itu terkejut dan mendengar suara, “Siapa yang mengusik ternak-ternakku? Mati!” Mata raksasa itu langsung meleleh dan akhirnya Xiuhuan merasakan seperti apa kekuatan Naga yang sangat ditakuti para Sesepuh Sekte Qingyun tersebut, bahkan Kesadaran Naga Shuilong dari Paviliun makam sampai mengingatkan Xiuhuan agar tidak mengusiknya sebelum menjadi Kultivator terkuat di antara para Ras Manusia.
Xiuhuan tertawa pelan sembari menatap semua anggota Clan Ling, Clan Nie dan para penduduk Kota Hongmeng yang jatuh pingsan—hanya dengan tatapan mata misterius saja.
Di suatu tempat rahasia di Dimensi berbeda, tetapi terhubung dengan tempat para Sesepuh Aliansi Aliran Hitam, Siluman Akjal berteriak histeris karena kedua matanya hancur berkeping-keping. “Sialan, ternyata ada Ras Siluman dari golongan Bangsawan di sana!” gerutu Akjal.
“Tenangkan dirimu saudaraku, kita akan menggunakan Hukum Ruang menarik Kultivator itu ke Dimensi kita dan menyiksanya!” sahut Kraken.
“Jangan bermain-main, langsung bunuh saja!” sahut Akjal sembari menelan Pill penyembuhan, tetapi kedua matanya tidak akan pulih lagi dan Pill penyembuhan hanya bisa menghentikan pendarahan pada matanya saja. “Sepertinya Kultivator itu memiliki hubungan dengan Naga Lou Feng, karena ia langsung bisa menebakku dari Ras Siluman tingkat rendah dan mengetahui kalau Lou Feng akan bertindak karena aku memasuki Dunia-nya itu!” Akjal mengepal tinjunya, karena tak menyangka akan berakhir tragis begini.
...***...
Sumber Photo, Pinterest.
Siluman Akjal
__ADS_1
Siluman Kraken