Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Pengepungan Terhadap Xiuhuan


__ADS_3

“Aku yakin kita pasti kesulitan melawan Kultivator Manusia itu nanti, karena Gong Su tidak akan mau berkerjasama dengan baik,” gerutu Baishe kesal dengan kelakuan Monster Kera yang lebih mengandalkan otot daripada otaknya tersebut.


“Sabar-sabar! Kan, sudah sikapnya seperti itu, kita hanya perlu menambal lubang yang ia timbulkan nanti dan menjadikan dirinya sebagai Perisai kita saat melawan Kultivator Manusia itu,” sahut Bai Yun sembari berubah menjadi Monster Elang dan terbang tinggi ke langit sembari memperhatikan apakah Xiuhuan telah mendekati markas para Monster Kera.


...***...


Xiuhuan telah merasakan keberadaan Monster Elang yang terbang tinggi di langit dan yakin dialah yang telah menembakkan hujan panah padanya saat di hutan berkabut tebal tadi.


“Apalagi yang telah direncanakan oleh para Monster ini?” gumam Xiuhuan sembari menurunkan Zi Shi dari punggungnya. “Sekarang gantian, kamu yang akan menggendongku,” canda Xiuhuan dengan seringai tipis disudut bibirnya, sehingga Zi Shi langsung berubah menjadi Monster Singa.


“Ah, membosankan!” gumam Xiuhuan, karena Zi Shi tidak mau diajak bercanda dan ia langsung duduk bersila di punggung Zi Shi yang langsung berlari dengan kecepatan tinggi menuju sarang Monster Kera.


Bai Yin kembali mendarat dan langsung berubah ke wujud manusia.


“Kultivator Manusia itu telah mendekat kemari!” seru Bai Yin.


Gong Su langsung keluar dari sarangnya dan berkata, “Ayo saudara-saudaraku kita hajar dia!”


“Bunuh!”


“Bunuh!”


“Bunuh!”


Para Monster kera berteriak sembari mengacungkan senjata masing-masing dan Baishe tak menyangka mereka akan sekompak ini, padahal biasanya mereka selalu bertarung berebut gelar siapa yang terkuat di kelompok mereka.


Xiuhuan merasakan keberadaan mereka yang lumayan banyak dan semuanya memiliki basis kultivasi Ranah Absolute God.


“Karena kalian telah menyambut kedatanganku dengan begitu meriah, maka aku juga akan memberikan hadiah pada kalian hahahaha ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh, sehingga Zi Shi merasa Manusia ini akan melakukan tindakan kejam lagi.


Gelombang tsunami tiba-tiba muncul, sehingga para Monster Kera terkejut melihatnya.


“Aktifkan Perisai!” seru Gong Su.

__ADS_1


“Percuma saja!” Zi Shi mengirim pesan suara pada mereka. “Gunakan Artefak Teleportasi untuk menghindar!” katanya lagi.


Para Monster tersebut langsung menggunakan artefak teleportasi masing-masing, tetapi ada beberapa Monster Kera yang tidak sempat mengeluarkan artefak teleportasi-nya, sehingga ia tersapu gelombang tsunami tersebut.


Gong Su mengerutkan keningnya, ia tak menyangka lawan yang akan mereka hadapi bisa menggunakan jurus sekuat ini.


Beberapa saat kemudian, Gelombang tsunami tersebut akhirnya menghilang setelah Xiuhuan berhenti menggunakannya dan ia tersenyum pada para Monster yang sedang melayang di udara.


“Aku tidak menyangka ada banyak Manusia imitasi yang sebenarnya adalah Monster,” ejek Xiuhuan sembari mengeluarkan Pedang Roh Sidat Listrik dan memasang kuda-kuda beladiri. “Siapa yang akan maju duluan? atau kalian main keroyokan saja!”


Gong Su merasa diremehkan oleh Xiuhuan, walaupun ia sempat terkejut oleh sapuan gelombang tsunami tadi, tetapi pantang baginya mengucapkan kata menyerah sebelum mencoba melawan musuhnya sekuat tenaga.


Gong Su melempar Tombak Batu miliknya yang langsung membesar seperti gunung dan menghantam Xiuhuan dan Zi Shi yang berada di bawah.


“Ziaahahaha ternyata gaya saja yang hebat!” Gong Su tertawa terkekeh-kekeh. “Ah, kenapa kalian mengantarkan musuh lemah begini padaku?” Gong Su menatap Baishe dan Bai Yin yang mengerutkan kening menatapnya.


“Saudara Gong, Anda terlalu percaya diri! Coba lihat dengan jelas, tombakmu itu tidak menyentuh tanah!” seru Bai Yin.


“Apakah dia ini Monster?” Gong Su tertegun.


“Kau yang Monster bodoh!” sahut Xiuhuan mengembalikan Tongkat Batu milik Gong Su tersebut.


Gong Su langsung menghindar saat Tongkat Batu yang berubah menjadi Gunung Batu itu melesat kearahnya.


“Hati-hati woi! Kau hampir menghancurkan wajah tampanku,” gerutu Gong Su menoleh kebelakang dan terkejut Tongkat Batu-nya telah menembus awan.


“Kembali!”


Gong Su menarik kembali Tongkat Batu yang berubah menjadi ukuran kecil.


“Kita harus melawannya bersama-sama, entah mengapa aku merasa dia sulit untuk diatasi!” kata Gong Su sembari menatap Baishe dan Bai Yin.


Bai Yin tak menyangka Monster Kera yang selalu menganggap remeh lawannya itu, akhirnya ciut juga nyalinya.

__ADS_1


Baishe melakukan tehnik transformasi tubuh menjadi Monster Ular Kepala Tiga dan menyemburkan asap tebal, sehingga penglihatan Xiuhuan menjadi terbatas—sedangkan untuk rekan-rekannya tidak akan terpengaruh, karena ia hanya membatasi tehnik ini pada Xiuhuan saja.


“Aku sudah menyemburkan asap, sekarang kita lakukan serangan bersama-sama!” seru Baishe.


Para Monster Kera langsung melakukan serangan jarak jauh. Ada yang melempar batu besar dan ada yang melakukan serangan panah ke arah Xiuhuan yang langsung melakukan tebasan bulan sabit; Siluet air seperti bulan sabit menyapu serangan yang mendekatinya—bahkan sekilas asap tebal yang dilepaskan oleh Baishe menghilang dan beberapa Monster Kera langsung menghindar, karena mereka dapat melihat kedatangan serangan Xiuhuan tersebut.


“Elemen Air yang sangat kuat!” gumam Gong Su kembali melempar tongkat Batu-nya, tetapi tiba-tiba Tongkat berwarna Kuning berbenturan dengan Tongkat Batu-nya, sehingga ia langsung terkejut melihatnya. “Dia ternyata ahli menggunakan berbagai macam senjata!” gerutu Gong Su merasakan tangannya bergetar.


“Saudari Baishe, kenapa ia masih bisa mengetahui seranganku—bahkan bisa mengganti senjata yang cocok untuk melakukan Counter attack tehadap Tongkat Batu-ku ini.” Gong Su merasa mungkin asap tebal yang dikeluarkan oleh Baishe tidak terpengaruh padanya.


“Itu tidak mungkin Saudara Gong! Mungkin ia memiliki intuisi yang tinggi, sehingga tidak memerlukan penglihatan untuk mengetahui arah serangan lawan!” sahut Baishe berspekulasi.


“Kalau tidak bisa menggunakan serangan diam-diam, mari kita langsung serangan face to face saja!” seru Gong Su sudah tidak memiliki strategi untuk mengalahkan Xiuhuan.


“Serangngngngng!” teriak anak buah Gong Su langsung menerjang ke arah Xiuhuan.


Xiuhuan tersenyum dan menendang Tongkat Bambu yang dilapisi oleh elemen Emas, sehingga mirip dengan Tongkat milik legenda Sun Go Kong.


Tongkat Bambu Emas itu berubah menjadi ukuran raksasa dan mengarah pada Gong Su yang sedang meluncur ke arah Xiuhuan.


“Ternyata Tongkat kita memiliki kesamaan fungsi,” kata Gong Su langsung memukul Tongkat Bambu Emas milik Xiuhuan dengan Tongkat Batu-nya yang berubah sebesar gunung.


Xiuhuan tidak menoleh ke arah Gong Su, karena tujuannya cuma mengalihkan perhatiannya saja dan berniat membereskan anak buahnya yang juga Ranah Absolute God tersebut.


Xiuhuan menggunakan jurus Langkah Kilat dan tiba-tiba dalam asap tebal tersebut muncul kilatan-kilatan listrik yang berpindah-pindah dengan dengan cepat, sehingga Baishe dan Bai Yin yang masih melayang di udara merasa heran, karena mata mereka tidak bisa mengikuti pergerakan Xiuhuan yang menebas satu persatu Monster Kera anak buah Gong Su.


...***...


Maaf bosque, bulan ini sangat kacau updatenya, karena kesibukan di kampung; baik itu ke Sawah atau beberapa Pemuda-Pemudi yang menikah, sehingga terpaksa ikut bantu-bantu makan gratis. Padahal saya juga mau duduk dipelaminan 😁


Sebenarnya saya juga rugi tidak update normal, sehingga tidak bisa mengejar bonus 60rb kata. Kalian pasti tahu, kalau harap dari pendapatan harian cuma bisa beli gorengan saja 😁


Jangan khawatir, novel ini pasti update hingga tamat, kecuali saya tidak diberikan umur panjang. Dahlah, Selamat akhir pekan bosque, dari author babang tampan 😁

__ADS_1


__ADS_2