
“Apa yang akan kita lakukan, banyak Monster kuat di pihak kita telah dikalahkan oleh Kultivator Manusia itu!” Monster Serigala Kegelapan bertanya pada Monster Singa sembari menunjuk Xiuhuan yang dengan mudah menghabisi anggota mereka.
Monster Singa mengerutkan keningnya, entah strategi apa yang harus digunakan melawan Xiuhuan—sementara Siluman Naga Lou Feng belum juga keluar dari Kastil untuk membantu mereka.
“Apa kamu bisa mengatasi manusia itu?” Monster Singa malah bertanya balik pada Monster Serigala Kegelapan.
“Aku tak yakin,” sahut Monster Serigala Kegelapan menghela nafas dalam-dalam. “Tapi, tak ada salahnya mencoba bertarung melawannya dan aku akan mengajak bawahanku untuk mempersempit geraknya. Kamu kemudian mengambil kesempatan membunuhnya saat ia lengah!” usul Monster Serigala Kegelapan mencoba mengeroyok Xiuhuan. Mungkin ini bisa berhasil menghentikan kebrutalannya.
Monster Singa mengangguk. “Hati-hati!” sahutnya sembari memerintahkan Monster kuat lainnya bersiap menyerang Xiuhuan saat dia lengah.
Setengah Mil dari tempat Monster Singa, Xiuhuan sedang melawan gerombolan Monster Gajah yang memiliki tubuhnya yang sangat besar, tetapi tetap saja dengan mudah diatasi oleh Xiuhuan.
“Mereka terlalu banyak!” gerutu Xiuhuan. “Kalau begini, aku akan kesulitan mencapai puncak Gunung Lou Feng!” keluhnya—karena Naga Lou Feng tak kunjung muncul, kalau ia berteleportasi ke puncak Gunung, maka ia akan langsung dihempaskan kembali ke bawah, satu-satunya cara melawannya adalah dengan membiarkan Naga Lou Feng muncul saat para Monster peliharaannya dibabat habis oleh pihak aliansi Kultivator Manusia.
Xiuhuan memandang ke atas Gunung Lou Feng dan ia langsung muncul lima ratus langkah ke depan dengan menggunakan Hukum Ruang, karena aliansi Kultivator Manusia telah mendekat dan ia selalu menjaga jarak dengan mereka—agar Monster kuat memfokuskan diri menghadapinya.
Dari atas Gunung Lou Feng tampak kabut hitam sedang meluncur dengan cepat, bagaikan tanah longsor di lereng bukit.
Xiuhuan menyelidiki apa yang sedang terjadi dengan menggunakan tehnik Mata Dewa dan ia melihat ratusan Monster Serigala Level Tian sedang meluncur dengan kecepatan tinggi ke arahnya.
“Serigala!” gumam Xiuhuan berpikir sejenak, senjata apa yang akan ia gunakan menghadapi mereka. “Sepertinya Aku menggunakan Tongkat Bambu Emas saja,” pikirnya—karena Tongkat Bambu Emas bisa memanjang dan memendek sesuai dengan kehendaknya, sehingga akan lebih mudah mengatasi gerombolan Monster Serigala kegelapan yang sebentar lagi akan mendekatinya.
“Bentuk formasi!” seru Pemimpin Monster Serigala kegelapan pada ratusan bawahannya dan mereka langsung membentuk posisi seperti huruf “V” dan Xiuhuan berada ditengah-tengah kabut hitam yang menurut mereka—Xiuhuan tak akan bisa melihat keberadaan mereka.
Xiuhuan tidak langsung menyerang gerombolan Monster Serigala Kegelapan, tetapi ia memperhatikan—apa yang sedang mereka rencanakan.
__ADS_1
Setelah para Monster Serigala Kegelapan berpencar dengan membentuk huruf “V”. Kini mereka kembali bergerak dengan membentuk sebuah lingkaran dan ekor para Monster Serigala Kegelapan itu melesat ke atas kepala Xiuhuan, atau tepatnya Dua puluh tombak di atas kepalanya.
“Ini adalah Segel!” gumam Xiuhuan tidak mau masuk jebakan mereka, karena di masa lalu ia sering terjebak oleh tehnik Segel musuhnya. Itu sangat menjengkelkan, walaupun akhirnya ia bisa terlepas di sana. Namun, siapa yang mau masuk berkali-kali ke dalam lubang yang sama, itu sama saja dengan Masokiss yang senang disiksa oleh musuh.
Sebelum terlambat, Xiuhuan langsung menggunakan Hukum Ruang dan melayang di atas titik berkumpulnya ekor mereka.
Tak lama berselang, ekor-ekor itu merajut membentuk jaring seperti jaring Laba-Laba dan mengeluarkan aura yang sangat mencekam, seperti ingin menarik jiwanya saja—sehingga Xiuhuan terbang lebih tinggi agar terhindar dari daya hisap Segel aneh itu.
“Hahaha ... sepertinya ia telah terperangkap!” gumam Pemimpin Serigala Kegelapan yang mengedarkan energi Spritual-nya dan merasakan Xiuhuan masih berdiri di tengah-tengah Segel yang mereka buat.
“Hilangkan kabut kegelapan kalian!” seru Pemimpin Monster Serigala kegelapan dengan senyum lebar. “Kalau begini, tuan Naga Lou Feng tidak perlu campur tangan lagi dalam pemusnahan manusia dari Dunia Atas ini.” Dia sangat senang, tetapi ekspresi wajahnya berubah masam—saat melihat yang ada di tengah-tengah Segel hanyalah Manusia Air yang merupakan salah satu Kloning Manusia Air milik Xiuhuan.
“Hahaha ... ternyata Segel ini sangat hebat!” Xiuhuan kagum dengan kemampuan Segel itu yang bisa menarik paksa Jiwa seseorang, tetapi untung saja Kloning Manusia Air tidak memiliki Jiwa. Namun, jiwa terhubung ke Kloning Manusia Air, sehingga ia tetap merasakan guncangan pada Jiwanya walaupun tidak terhisap oleh Segel tersebut.
Monster Serigala Kegelapan menatap tajam pada Xiuhuan dengan ekspresi wajah masam. Dia tidak merasakan pergerakan Xiuhuan dari awal dan sejak kapan ia keluar dan menukar dirinya dengan Manusia Air itu?
“Cih, dari awal kamu telah mengetahui kami akan menjebakmu, kan?” Monster Serigala Kegelapan, penasaran.
“Pertapa Agung ini adalah Manusia terkuat di alam semesta. Tentu keluar dari jebakan ayam ini adalah hal yang sangat mudah.” Xiuhuan menyeringai mengejek Monster Serigala Kegelapan. “Lawanku seharusnya adalah Siluman Naga Lou Feng, tetapi sangat disayangkan—dia hanyalah belut yang penakut dan membiarkan kalian menjadi makan siang kami hahaha ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh memprovokasi mereka.
“Kau!” Para Monster Serigala kegelapan menggeretakkan gigi tak terima tuan mereka dihina oleh Kultivator Manusia ini. Padahal secara rantai makanan, manusia adalah predator yang memangsa mereka. Jadi, wajar Xiuhuan mengejek para Monster tersebut.
Bola Api Hitam muncul di mulut Pemimpin Monster Serigala Kegelapan dan hal yang sama pun dilakukan oleh gerombolan Monster Serigala Kegelapan lainnya.
Di tempat lain, Monster Singa melihat upaya Monster Serigala Kegelapan menjebak Xiuhuan ternyata tidak berhasil.
__ADS_1
“Bantu mereka dengan serangan jarak jauh!” seru Monster Singa pada Monster Centaurus—Monster dengan badan bawah berbentuk badan Kuda, sedangkan bagian atas berbentuk Manusia.
Centaurus mengangguk dan melepaskan hujan Panah yang dapat membunuh Ranah Chaos Ancient God dan membuat Ranah Absolute God menderita Luka berat.
“Mereka benar-benar kuat sekali?” gumam Xiuhuan yang merasakan kedatangan hujan panah dari atas Gunung Lou Feng, sementara bola Api hitam juga meluncur ke arahnya.
Boooommmm!
Boooommmm!
Boooommmm!
Suara jeritan kesakitan menggema di sana, sementara dari atas atau tempat Monster Singa berada langsung terjadi kebakaran hebat, sehingga beberapa Centaurus langsung menderita luka-luka bakar.
“Hehehe .... bukankah aku mengatakan bahwa aku adalah Pertapa Agung! Ah, tidak-tidak! Aku adalah Asura yang akan menjadi mimpi buruk pada kalian!” ejek Xiuhuan.
Tak salah ia mengaku-ngaku sebagai Asura, karena ia membuat ribuan Lubang Hitam yang muncul dibelakang para Monster Serigala Kegelapan dan juga dihadapannya—sehingga anak panah dari Centaurus justru mengenai para Monster Serigala Kegelapan dan Bola Api Hitam milik Monster Serigala Kegelapan dia kirim ke tempat Centaurus dengan Hukum Ruang juga.
“Bagaimana kalau Aku akan menjadi Dewa dan memberikan Hukum Karma pada kalian!” seru Xiuhuan mengubah penampilannya dengan serba emas dan Lingkaran Sihir muncul di atasnya.
Ribuan Pedang berwarna emas segera keluar dari lingkaran Sihir tersebut dan Xiuhuan merasa tidak akan dihilangkan lagi oleh Naga Lou Feng seperti tehnik Pedang Jurus Tsunami sebelumnya, karena jaraknya dengan Monster Serigala Kegelapan sangat dekat sekali.
“Jangan panik!” teriak Pemimpin Monster Serigala Kegelapan. “Gunakan langkah bayangan untuk menghindar dan lakukan serangan balik secara acak.” Dia mengingatkan lagi dan berpikir bila mereka menyerang secara acak, maka Xiuhuan akan kesulitan memilih targetnya.
__ADS_1
Ribuan Pedang Emas yang merupakan elemen emas yang ia wariskan dari Pertapa Agung yang katanya berasal dari Bumi atau tepatnya Kerajaan Sriwijaya.
Beberapa Monster Serigala Kegelapan yang telah terluka tidak bisa menghindar dan hanya bisa pasrah serta meminta tolong pada Siluman Naga Lou Feng agar segera melenyapkan Xiuhuan.