Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Sekte Kuil Surgawi


__ADS_3

Dalam sekejap setelah Wu Qinghou mengaktifkan artefak Teleportasi khusus ke Dunia Bawah, mereka telah muncul di sebuah altar dengan relief aneh berbentuk lingkaran.


“Ini Altar?” Xiuhuan takjub melihatnya. “Berbeda dengan Artefak Dimensi Heidong yang berbentuk lingkaran aneh di langit. Ternyata alam semesta itu sangat luas dan penuh misteri.”


“Jangan terlalu dipikirkan saudara Xiuhuan, nanti kamu bisa larut dalam pemikiran itu dan membuatmu gila,” ejek Wu Meng melihat Xiuhuan pemasaran dengan Altar yang ada dibawah kaki mereka.


Seorang Biksu tua dengan senyum lebar berdiri di luar Altar ditemani oleh Lima biksu muda, kira-kira mereka berusia kepala tiga.


“Biksu Tang San menyambut kedatangan tamu mulia dari Sekte Qingyun!” Biksu tua itu menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat pada Wu Qinghou dan rombongannya yang diikuti oleh para Biksu muda.


“Kami murid-murid Sekte Qingyun juga memberi hormat untuk senior San!” sahut Wu Qinghou menangkupkan tinjunya yang diikuti oleh Xiuhuan dan yang lainnya.


Sebenarnya rombongan Xiuhuan jauh lebih tua dari para Biksu itu, tetapi Xiuhuan dan murid Sekte Qingyun lainnya adalah Immortal yang memiliki hidup panjang, sehingga tampak seperti umur dua puluhan tahun saja.


Wu Qinghou melangkah keluar Altar, tetapi Xiuhuan tak bisa memasuki Sekte Kuil Surgawi yang dihuni oleh murid-murid dari segala penjuru Kerajaan Qin yang akan mengabdikan diri mereka dijalan kebaikan dan meninggalkan segela nafsv dunia itu. Xiuhuan merasa seperti ada dinding angin menghalangi langkahnya.


“Apakah kutukan itu nyata?” gumam Xiuhuan teringat dengan naskah kuno yang ditemukan oleh Lou Yi saat di daratan utama. Di mana para pengguna Roh Pedang sangat dibatasi oleh surga gerak-geriknya. Namun, Roh Pedang listrik malah membuatnya menjadi penentang surga, karena saat melalui Petir Malapetaka bukannya naik ke surga atau mati dan bereinkarnasi—Roh Pedang Sidat Listrik malah menyerap petir itu. “Cih, ternyata aku adalah manusia setengah setan,” keluh Xiuhuan dalam benaknya.


Seluruh murid-murid Sekte Qingyun memasuki Sekte Kuil Surgawi. Namun, Xiuhuan dan Lou Xue tetap di berada dalam Altar, sehingga Xiuhuan heran kenapa Lou Xue juga tak bisa memasuki Sekte Kuil Surgawi? Apa jangan-jangan jiwanya penuh dendam atau terkontaminasi karena kesuciannya diambil oleh Xiuhuan.


“Apakah ada masalah senior?” tanya Biksu Tang San heran Xiuhuan dan Lou Xue tetap berada di dalam Altar.

__ADS_1


Xiuhuan tersenyum masam dan berkata, “Mungkin jiwaku tak bersih. Karena aku sudah memiliki 53 istri dan kadang-kadang masih suka berfantasi liar, sedangkan dia adalah istriku dan saat ini sedang hamil.”


Tang San mengkerut kan keningnya, karena tak mengetahui cara mengatasi permasalah ini. Apalagi ini pertama kalinya ia menyambut tamu dari Sekte Qingyun. 100 tahun yang lalu saat kedatangan Wu Qinghou dan seniornya, saat itu Tang San belum memasuki Sekte Kuil Surgawi—dia malah masih anak-anak pada waktu itu.


“Tidak perlu merasa bersalah senior,” kata Xiuhuan. “Aku cuma junior dalam rombongan ini, begitu juga dengan istriku. Adapun masalah yang akan didiskusikan dengan Sekte Qingyun masih bisa dibicarakan dengan senior Wu Qinghou dan yang lainnya.”


Biksu Tang San menarik nafas dalam-dalam dan berkata, “Sebaiknya kita diskusikan di sini saja.” Dia menyuruh kelima Biksu muda meninggalkan mereka. “Ada dua permintaan Sekte Kuil Surgawi pada senior dari Sekte Qingyun. Pertama ada makam Immortal yang muncul di belakang bukit itu!”


Tang San menunjuk Bukit berbentuk kerucut di belakang Sekte Kuil Surgawi yang masih masuk wilayah Sekte mereka itu.


Selain Sekte Kuil Surgawi belum ada yang mengetahui kemunculan makam tersebut. Namun, saat beberapa Biksu terkuat mereka memasuki makam itu, tiba-tiba tubuh mereka langsung hancur berkeping-keping; sehingga membuat Tang San takut ada kekuatan jahat yang sewaktu-waktu menghancurkan Sekte Kuil Surgawi.


Permintaan keduanya adalah meminta salah satu murid Sekte Qingyun membantu Pangeran ketiga dan Pangeran Keempat menggulingkan Raja baru yang juga Pangeran pertama itu, karena ia sudah membunuh jutaan rakyat Kerajaan Qin—hanya demi menundukkan beberapa Clan yang menolak sistem pemerintahannya yang menaikkan upeti atau pajak yang menyengsarakan rakyat.


Tang San menengadah menatap langit dan menghela nafas panjang. “Aku sudah terlalu tua, sehingga kurang memahami tentang kondisi dunia luar. Karena Sekte Kuil Surgawi kami ini menjauhi hal-hal politik. Namun, situasi sekarang ini memaksa kami harus membuat pilihan,” katanya lagi.


Wu Qinghou kebingungan, ia tak bisa menurunkan tingkat Kultivasi-nya, begitu juga dengan yang lain.


“Karena aku tak bisa memasuki Sekte Kuil Surgawi, bagaimana kalau aku saja yang akan melakukan misi bersama Pangeran Ketiga dan Keempat, lagian aku suka berpetualang hehehe ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh. Namun, tawanya itu membuat Wu Qinghou dan Biksu Tang San khawatir, karena jelas terlihat ia memiliki motif tersembunyi.


“Hmm, aku juga tak bisa memasuki Sekte Kuil Surgawi, bagaimana kalau Aku tak memiliki Kultivasi saja!” seru Lou Xue menghilangkan Kultivasi-nya. Kini ia menjadi manusia biasa yang apabila disentil saja pasti akan terkapar.

__ADS_1


“I-istriku apa yang kau lakukan? Kau sedang hamil, tinggallah di Sekte Kuil Surgawi—sangat berbahaya diluaran sana itu. Apalagi senior Biksu Tang San mengatakan tak mengetahui detail siapa lawan kuat yang akan kita hadapi!” Xiuhuan panik atas tindakan Lou Xue itu.


“Aku setuju dengan pilihan saudari Xue,” sela Wu Meng. “Dia tak akan bisa memasuki Sekte Kuil Surgawi, lalu di mana dia tinggal nanti? dan setiap kamu memasuki wilayah baru; pasti akan bertambah istrimu,” katanya membuat Xiuhuan cengar-cengir—malu.


Wu Qinghou menghela nafas dalam-dalam, ia sebenarnya tak rela Lou Xue pergi bersama Xiuhuan. Kalau terjadi apa-apa padanya, pasti ia yang akan disalahkan nanti, belum lagi melihat kondisinya yang tampak pucat setelah menghilangkan Kultivasi-nya ke titik terendah.


“Saudari Xue! Apakah tak bisa mengikuti apa yang dilakukan suamimu?” tanya Wu Qinghou—Maksudnya adalah menurunkan tingkat Kultivasi-nya hingga Ranah Penempaan Tubuh Tahap Huang saja, jangan sampai seperti manusia biasa.


“Tak bisa, kalau ada bahaya besar nanti, Aku akan mengeluarkan Kultivasi asliku dan itupun bila suamiku tidak berguna nanti,” sahut Lou Xue tanpa ekspresi dan mereka hampir tertawa terkekeh-kekeh, tetapi mereka tahan. Karena mereka adalah tamu di Sekte Kuil Surgawi, sehingga tak sopan bila menertawai Xiuhuan.


Mau tak mau Xiuhuan terpaksa membawa Lou Xue bersamanya. Niatnya untuk mendekati salah satu Putri mahkota Kerajaan Qin pupus sudah, malahan ia was-was istrinya yang malah digoda orang nantinya.


“Karena sudah diputuskan siapa yang akan membantu para Pangeran. Maka Saudara dan Saudari bisa menuruni tangga itu—nanti ada utusan mereka yang akan membawa kalian ke tempat kedua Pangeran,” kata Biksu Tang San menunjuk kebelakang Xiuhuan.


Xiuhuan terkejut, ternyata Sekte Kuil Surgawi berada di puncak bukit dan lembahnya tak terlihat ditutup oleh awan-awan putih.


...*...


...*...


...*...

__ADS_1


...~Jangan lupa 👍 Bosque~...


__ADS_2