Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Kedatangan Utusan Clan Besar


__ADS_3

“Justru makin ramai makin bagus, maka tak akan ada berani menyerang kita, karena masing-masing pihak akan mengambil kesempatan bila ada celah,” sahut Xiuhuan sembari mengelus rambut Yu Qingyi.


“Wah, Xiuhuan gege hebat sekali!” kata Yu Qingyi tak sengaja malah memeluk Xiuhuan. Sudah seperti kekasihnya saja, sehingga Yu Fen berdehem untuk mengingatkan keponakannya itu.


Yu Qingyi cengar-cengir sembari melepaskan pelukannya dari Xiuhuan. Dia tahu tuannya itu tak akan marah, walaupun ia sangat kejam saat berhadapan dengan lawannya. Namun, kepada Iblis terdekatnya—ia selalu bersikap lemah lembut.


***


Robekan dimensi muncul di langit kota Lan Hu, dua Iblis dengan Kultivasi Ranah Raja Iblis muncul dari robekan dimensi itu.


“Hmm, ternyata kota Lan Hu ini sangat kecil, kenapa Ketua Clan ingin membelinya? Buang-buang Kristal saja,” kata Bai Gon—dari Clan Iblis Bai yang letaknya sangat jauh dari Kota Lan Hu ini.


“Bodoh! Bukankah ini kesempatan untuk memata-matai Clan Ma bila kita berbatasan langsung dengan mereka,” sahut Bai Long sembari mengelus-elus jenggot putihnya, yang sangat kontras dengan tubuhnya yang berwarna hitam pekat.


“Oo, tenyata kalian juga muncul, ya—Iblis dari Keluarga Bao!” Tiba-tiba Ma Jiang muncul dari robekan dimensi disebelah Bai Gon dan Bai Long. Dia membawa sepuluh Kultivator Ranah Raja Iblis.


Bai Long terkejut melihat tuan muda Clan Ma yang turun langsung dalam acara pelelangan kota Lan Hu ini, belum lagi membawa sepuluh anak buah yang sangat kuat. Apakah ia akan menggunakan jalan kekerasan, apabila kalah dalam pelelangan nanti? Bai Long berpikir untuk bertindak hati-hati agar tidak terjadi kesalahpahaman nantinya.


“Hadeh, di sini sangat panas! Kenapa aku yang syantik ini yang dikirim ke kota Chan Chu!” seru Iblis laki-laki, tetapi merasa dirinya adalah reinkarnasi Ratu Iblis dimasa lalu.


Rekannya yang merupakan Iblis wanita tulen geleng-geleng kepala melihat tingkahnya itu, apalagi ia menggunakan bedak berlapis-lapis diwajahnya, sehingga sangat kontras dengan warna kulitnya yang merah, membuatnya sangat malu berada didekatnya.

__ADS_1


“Cih, kenapa aku berpasangan dengan bencon9 sepertimu, aku merasa seperti dihukum penjara saja!” gerutu Iblis wanita itu segera melesat meninggalkan Iblis berhati hello Kitty itu—menuju Paviliun Lelang.


“Ban Er! tunggu! Eike takut diperkaos oleh Iblis rendahan dibawah sana!” teriak Ban Chi dengan suara melengking, sehingga Ban Er merasa sangat malu karena langsung menjadi pusat perhatian.


Clan Ban dari ujung Utara sengaja datang ke acara lelang ini, tetapi mereka tidak terlalu berharap banyak—untuk memenangkan acara lelang itu. Karena mereka hanya penasaran saja siapa sebenarnya yang melakukan pelelangan atas kota kecil tersebut, karena hal ini belum pernah terjadi.


Gao Li keluar dari dalam Paviliun Lelang dan menyapa para tamu acar lelang yang menunggu di halaman Paviliun Lelang itu. “Tuan dan Nona semuanya, kalian pasti sudah tak sabar ingin mengikuti acar lelang ini," kata Gao Li dengan senyum lebar.


“Sudah mulai saja jangan bertele-tele!” sela Ma Jiang—sudah tak sabar. Dia juga sudah mengutus salah satu anggotanya untuk menyelidiki di mana keberadaan Ma Rou saat ini.


“Hei, tampan jangan begitu! Aku terkejut lho," goda Ban Chi sembari menirukan gerakan mencakar harimau. “Nngaummmm!” katanya dengan senyum genit.


Ban Er hanya bisa mengerutkan keningnya, sementara Ma Jiang menatap jijik pada mereka. Dia tak menyangka ada Kultivator kuat yang berprilaku aneh begitu.


Xiuhuan juga ikut memasuki ruangan acara lelang diadakan. Dia ditemani oleh tiga iblis wanita cantik, walaupun sebenarnya satu diantara mereka adalah sandera agar Clan Ma tidak menyerangnya.


“Kakak Rou!” gumam Ma Jiang terkejut saat melihat Ma Rou berjalan bersama lelaki tampan yang Kultivasi-nya hanya Ranah Dark Star Tingkat Sembilan.


“Ma Jiang!” seru Ma Rou saat melihat Ma Jiang ada di meja nomor Lima, sedangkan ia berada di meja nomor satu bersama Xiuhuan.


Ma Jiang mengirim pesan suara melalui telepati pada Ma Rou. Dia mengatakan akan menyelamatkan kakak sepupunya itu dan Ma Rou sangat senang mendengarnya. Namun, ia mengingatkan Ma Jiang untuk berhati-hati menghadapi Xiuhuan, karena ia memiliki kekuatan yang sangat aneh—takutnya Ma Jiang malah menganggap remeh Xiuhuan, sehingga dapat membuatnya dalam bahaya seperti yang dialami oleh Clan Liang.

__ADS_1


Ma Jiang berjanji pada Ma Rou akan bertindak hati-hati dan memastikan Xiuhuan akan bernasib sama dengan Liang Cheng.


Gao Li berdiri di atas panggung kecil, dia yang bertindak sebagai pembawa acara lelang. Karena anggotanya tak ada yang berani mengambil peran penting ini.


“Tuan dan Nona semuanya, tema lelang kita sore ini adalah Pelelangan Clan Liang yang isinya termasuk Kota Lan Hu beserta seluruh isinya,” kata Gao Li.


“Apakah Liang Cheng belum mati? Bukankah kota ini baru diserang oleh Kultivator misterius? Kalau ia belum mati, berarti kota Lan Hu tak bisa dilelang kecuali dirampas secara paksa!” seru Ma Jiang berusaha membatalkan acara Lelang itu.


Utusan dari Clan besar dan Sekte Tengkorak juga berpikir demikian, bagaimana cara melelang Kota Lan Hu ini?


Gao Li mengerutkan keningnya, ia berkeringat dingin berhadapan dengan para Kultivator yang sudah di Ranah Raja Iblis itu. “Tenang saja Tuan dan Nona!” seru Gao Li. “Ketua Clan Liang saat ini telah menjadi budak dan sebagai hukum jual beli, Budak itu bebas perjual belikan. Jadi, tak perlu ada yang dikhawatirkan lagi.”


Bai Gon tersenyum lebar. “Benar sekali, cepat mulai acara lelangnya. Aku sudah tak sabar ingin membeli budak itu! Hehehehe ....”


Ma Jiang mengerutkan keningnya, ternyata Liang Cheng sudah menjadi budak. Jangan-jangan kakak sepupunya juga telah menjadi budak Iblis tampan itu. Namun, ia terkejut saat melihat yang muncul bukan Liang Cheng, tetapi malah Liang Song.


“Bukankah dia tetua di Clan Liang!” seru Ma Jiang kembali protes, sehingga Bai Gon jengkel mendengar ocehan Ma Jiang itu yang selalu saja menyela ucapan juru Lelang.


“Maaf taun muda Ma, Ketua Clan Liang sebelumnya sudah bunuh diri dan dia yang melanjutkan estafet kepemimpinan. Namun, disaat bersamaan ia juga rela menjadi budak agar wanita dan anak-anak Clan Liang tidak dimusnahkan seperti yang dialami oleh Clan Yu sebelumnya. Anda pasti tahu, penyebab kehancuran Clan Liang ini adalah balas dendam dari Clan Yu yang membawa Kultivator misterius membantu mereka,” sahut Gao Li.


Ma Jiang terkejut mendengarnya, ternyata ini aksi balas dendam. Bukan ada pihak atau Clan besar yang diam-diam menghancurkan Clan Liang.

__ADS_1


“Baiklah mulai saja acara lelangnya," kata Ma Jiang sembari melirik Xiuhuan. Dia tersenyum tipis, ternyata tak ada Clan besar dibalik semua ini—kalau hanya membunuh Xiuhuan saja, ia merasa tak perlu meminta bantuan pada ayahnya lagi, karena lawannya cuma tiga Kultivator dengan Kultivasi yang sangat rendah saja. “Tunggu saja kakak Rou, aku akan membalaskan dendammu!” gumam Ma Jiang sembari mengepal tinjunya.


__ADS_2