Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Kekhawatiran Lou Xue


__ADS_3

Awalnya Lou Xue merasa Xiuhuan menemukan harta Karun di danau Yu Xiao dan berusaha mengambilnya. Namun, sekarang sudah sepuluh hari berlalu dan tidak ada kabar dari Xiuhuan.


“Apa yang terjadi padamu?” gumam Lou Xue sembari mengelus perutnya. “Kenapa kamu tak memberi tahuku ke mana tujuanmu?” Lou Xue menyesalkan keputusan Xiuhuan pergi tanpa berkonsultasi dengannya.


“Nona Xue, ini bubur untuk Anda!” Seperti biasa, Xia Mei membawakan sarapan pagi untuk Lou Xue. “Sudah sepuluh hari ya, tuan Xiuhuan menghilang. Ke mana sih beliau?” Xia Mei menghela nafas panjang.


Niat hati ingin berguru padanya dan menjadi kuat, eh yang ada hanya menemani istrinya yang hamil serta sulit diajak bicara.


“Xia Mei, telanlah Pill Surga ini dan lakukan Kultivasi. Dalam beberapa hari kamu pasti akan naik tingkat Kultivasi.” Lou Xue menyerahkan Pill Surga itu padanya dan tangan Xia Mei gemetaran menerimanya. Dia bingung apa yang terjadi? Kenapa tiba-tiba Lou Xue memberikan Pill Surga itu padanya. “Jangan khawatir, ini adalah pemberian dari suamiku. Awalnya ia ingin memberikan langsung padamu, tetapi ia ingin menguji kesetianmu dulu. Sekarang aku sudah melihat, kau begitu tulus membantuku; seraplah qi yang terkandung dalam Pill ini dengan baik.” Lou Xue memberikan penjelasan agar ia tak bingung.


“Te-terimakasih Nona Xue,” sahut Xia Mei duduk bersila dan melakukan Kultivasi. Dia memejamkan matanya dan Lou Xue membuat Perisai angin melindunginya dari gangguan dari luar supaya tak terjadi kegagalan tiba-tiba yang membahayakan keselamatannya.


Setelah Xia Mei berkultivasi, Lou Xue langsung berpindah ke pinggiran danau Yu Xiao. Dia telah membuka kembali Kultivasi-nya, sehingga ia kini telah menjadi Immortal Menengah lagi.


Pangeran Tianlong dan petinggi Clan Yu sempat panik ketika merasakan kekuatan misterius yang tidak dapat mereka ukur itu, tetapi hanya dalam sesaat kekuatan itu segera menghilang.


Pangeran Tianlong memerintah para kesatria memeriksa apakah ada anggota mereka yang telah tewas, termasuk memeriksa kamar Lou Xue.


***


“Lapor Pangeran!” seru salah satu kesatria tampak panik. “Nona Xue tidak ada di kamarnya dan Nona Mei sedang berkultivasi tetapi ada penghalang yang melingkarinya, sehingga kami tak bisa mendekatinya. Dia juga tak bisa mendengar panggilan kami!” lapor kesatria itu.


“Apaaaaaa?” Kejadian ini sungguh janggal sekali!” Qin Tianlong terkejut mendengarnya. “Pertama tuan Xiuhuan menghilang dan tiba-tiba muncul kekuatan misterius yang di saat bersamaan Nona Xue menghilang.” Dia berpikir keras menyambung benang merah kejadian itu.


“Apa yang akan kita lakukan Pangeran?” tanya Kesatria itu lagi.

__ADS_1


“Rahasiakan kejadian ini. Kita harus tetap tampak tenang, agar Raja Qin Song ragu-ragu menyerbu ke kota Yu Lan ini,” sahut Pangeran Qin Tianlong.


Pangeran Qin Hao diam saja, ia menduga kekuatan misterius itu adalah Xiuhuan yang menjemput istrinya. Namun, kenapa mereka pergi? Itu masih jadi tanda tanya dalam benaknya.


***


Lou Xue memasukkan tangannya ke danau Yu Xiao dan merasakan ada energi spiritual yang meluap-luap dari dasar Danau Yu Xiao. Itu terjadi karena Xiuhuan menghancurkan Perisai pintu yang menghubungkan Danau Yu Xiao dengan Dunia Siluman.


Dengan menggunakan hukum ruang, yang merupakan kekuatan yang ia dapatkan saat menyerap Inti kehidupan Xue Hu—Lou Xue langsung muncul di depan istana aneh di dasar danau Yu Xiao itu.


“Apakah di sini kamu menghilang?” Lou Xue meraba apakah ada sesuatu di pintu masuk istana aneh itu. Namun, tiba-tiba ia merasa ditarik kekuatan aneh dan muncul di Altar ikan mas merah dan hitam yang gambarnya mereka saling menggigit ekor masing-masing. “Kenapa aku di sini? Jangan-jangan dia ke sini dan kenapa hanya ada jalan lurus tak berujung,” gumam Lou Xue ragu-ragu apakah kembali atau mencari keberadaan Xiuhuan.


Lou Xue menepis keragu-raguannya dan menggunakan hukum ruang lagi muncul sejauh mungkin ke depan lorong tak berujung itu. Butuh sepuluh kali menggunakan hukum ruang hingga akhirnya ia menemukan dunia yang sangat aneh.


“Qi di sini sangat kuat, tetapi tidak bisa di serap. Apa yang terjadi? Kenapa bisa begitu dan Dunia ini seperti lebih luas dari Dunia Bawah bahkan jika ditambah dengan Benua Kun Lun sekalipun?” Lou Xue menjadi takut menjelajahinya.


“Lebih baik aku kembali ke permukaan saja, Dunia ini sangat aneh,” gumam Lou Xue ingin kembali tetapi tiba-tiba kekuatan yang sangat mengerikan melesat dengan kecepatan tinggi kearahnya.


Lou Xue panik dan memunculkan ribuan Pedang Es yang melayang membentuk lingkaran; bersiap menyerang kekuatan aneh tersebut.


Api hitam seukuran bola raksasa tiba-tiba sudah berada dihadapannya dan Lou Xue langsung membuat dinding Es menahan serangan api hitam itu, tetapi dengan mudah ditembus.


“Hancurkan!” seru Lou Xue yang panik dan ribuan Pedang Es itu melesat ke arah api hitam itu, sementara ia mundur dengan menggunakan hukum ruang dan muncul ribuan mil jauhnya dari lorong tempatnya keluar tadi.


Lou Xue mengira dirinya sudah aman, tetapi api hitam itu sudah muncul kembali dihadapannya.

__ADS_1


“Lingkaran Naga!”


Pusaran air berputar-putar membentuk lingkaran segera menghalangi api hitam itu dan Lou Xue mundur lagi dengan menggunakan hukum ruang.


“Ada apa ini? Xiuhuan tolong Aku?” Air mata Lou Xue mengalir deras.


Bidadari Salju yang selalu bersikap dingin dan tak terkalahkan di Clan Lou itu akhirnya merasakan begitu tak berdayanya dia—hanya dengan sebongkah api hitam saja.


Lou Xue kini tidak hanya sekali menggunakan hukum ruang, ia menggunakannya berkali-kali agar bisa kabur dari api hitam itu.


Disaat ia menyangka telah aman, tiba-tiba bola hitam itu muncul lagi dan Lou Xue menggunakan hukum gravitasi, elemen air dan elemen Es sekaligus yang memaksanya menggunakan qi sangat besar.


Api itu tak bisa bergerak. Namun, tidak padam oleh oleh elemen Es dan air Lou Xue—hingga kekuatan misterius yang membuat nafasnya sesak muncul di hadapannya.


“Hahahaha ... Aku tak menyangka bertemu manusia di sini! Apakah kamu tersesat adik kecil?” Sosok aneh, sangat tinggi, wajahnya cantik, tetapi tubuh bagian bawahnya seperti monster Phoenix, membuat Lou Xue kebingungan karena ia belum pernah melihatnya. “Ah, kamu pasti belum pernah melihat bangsa Siluman sebelumnya hehehehe ....” Wanita Phoenix itu tertawa cekikikan dan berubah wujud menjadi wanita.


“Sial! Apakah monster bisa berevolusi?” gumam Lou Xue menatap tajam wanita itu.


Wanita Phoenix itu menatap Lou Xue dari bawah hingga atas dan seringai tipis tampak di wajahnya.


“Kamu cukup cantik, walaupun sayang sekali diperutmu ada kehidupan lain. Namun, kalau di lelang pada lelaki hidung belang sepertinya akan laris juga," kata Wanita Phoenix itu menemukan ide brilian, daripada dibunuh tak menghasilkan apa-apa.


“Di lelang?” Lou Xue kaget. “Cih, lebih baik aku mati daripada menjadi budakmu!” seru Lou Xue masih dengan tatapan tajamnya.


“Dasar manusia lemah arogan! Sudah jelas-jelas kau itu tak memiliki pilihan masih saja berani membantah!” Wanita Phoenix itu marah dan mencengkram tangannya, sehingga Lou Xue merasa seperti tubuhnya diikat.

__ADS_1


“Sakit ... sakit!” teriak Lou Xue dan berusaha menggunakan hukum ruang untuk kabur lagi.


__ADS_2