Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Jiu Yuan Tewas


__ADS_3

"Tebasan Halilintar!"


Xiuhuan menebas Pedangnya pada Jiu Yuan setelah ia berhasil menyusulnya. Jiu Yuan panik, ia menancapkan pedangnya ke tanah.


"Benteng Badak!" teriak Jiu Yuan dan permukaan tanah naik menghalangi tebasan pedang Xiuhuan.


"Boommmmm duarrrrrrrrrrr!"


Gundukan tanah itu hancur berkeping-keping di hantam tebasan pedang Xiuhuan. Xiuhuan kemudian melompat ke udara sambil menggerakkan pedangnya siap menebas Jiu Yuan.


"Horraaaaaa ... mati kau kampret!" teriak Xiuhuan dengan senyum mengejek.


"Tebasan Petir Kematian!"


Xiuhuan menebas Jiu Yuan, sebuah bayangan belut listrik muncul di Pedang Xiuhuan yang diselimuti listrik menghantam Jiu Yuan.


"Cih, Tandukan Badak!" teriak Jiu Yuan menahan Tebasan Pedang Xiuhuan. Namun, perbedaan level mereka yang terlalu mencolok membuat Roh Pedang badak milik Jiu Yuan tak sanggup menahannya. Tubuhnya terbelah dua, begitu juga dengan jalanan tempat Jiu Yuan berpijak ikut terbelah hancur berantakan.


"Tidakkkkkkkk!" teriak Jia Li yang terbang mendekat bersama beberapa Pendekar Pedang lainnya.


"Ah, gawat ... aku harus kabur," guman Xiuhuan membalikkan badan, namun arah belakang sudah banyak Pendekar Pedang berbagai Level mendekat.


"Cih, bagaimana ini?" guman Xiuhuan panik dan ia melihat ada sungai Chen Lu di sebelahnya. Sungai Chen Lu itu membelah kota Tianwu menjadi dua bagian.


Sebagai Pendekar Pedang berunsur air, tentu itu sangat menguntungkan bagi Xiuhuan, apalagi Roh Pedang miliknya juga seekor belut listrik yang sangat lincah dalam air.


"Tebasan Badai Api Phoenix!" teriak Jia Li melesat dari udara menghantam Xiuhuan yang berada di permukaan tanah.


"Putaran Halilintar!"


Xiuhuan membalikkan badannya dan menahan serangan Jia Li.

__ADS_1


"Boommmmm duarrrrrrrrrrr!"


Pijakan permukaan tanah tempat Xiuhuan berdiri hancur berkeping-keping.


"Langkah Kilat!"


Xiuhuan melesat kebelakang Jia Li, namun Jia Li terbang ke udara, Xiuhuan kemudian berlari Zig zag mengikuti Jia Li dan melompat ke udara.


"Halo cantik ...." Xiuhuan muncul di punggung Jia Li, ia memegang kedua sayapnya.


"Lepaskan brengsek!"


Jia Li berputar-putar di udara dan kemudian mendarat dengan terhempas ke tanah, akibat Xiuhuan memegangi kedua sayapnya.


Xiuhuan kemudian memutuskan maju melawan Pendekar Pedang yang datang bersama Jia Li daripada yang dari arah belakang, sebab jumlah yang dibelakang lebih banyak dan Xiuhuan juga tak mengetahui level Pendekar Pedang mereka. Ia takut nanti, salah satu diantara mereka ada dengan level yang sama atau mendekatinya.


Dengan Langkah Kilat, Xiuhuan menyerang satu persatu Pendekar itu. Ledakan demi ledakan terjadi akibat benturan berbagai jurus. Akhirnya Xiuhuan sampai juga di pinggir Sungai Chen Lu.


"Roh Pedang Sidat Listrik ... Penggabungan!"


Jia Li yang tergeletak di tanah kembali melesat mengejar Xiuhuan, ia tak ingin melepaskan Assasin pembunuh kekasihnya itu. Gara-gara Assasin itulah ia berubah menjadi, Pendekar Pedang wanita paling ditakuti dan kejam juga.


"Langkah Phoenix!"


Jia Li melesat mendekati Xiuhuan, namun Xiuhuan lansung bercebur ke sungai Chen Lu. Dengan licin Xiuhuan lansung menghilang dalam air. Beberapa Pendekar Pedang berunsur air juga melompat ke dalam sungai Chen Lu.


Ribuan Pendekar Pedang berbagai Level telah berkeliaran mencari keberadaan Assasin yang membuat gempar kota Tianwu itu. Namun, mereka tak menemukan keberadaannya.


***


Sebenarnya Xiuhuan tak terlalu jauh kabur dari lokasi kejadian itu. Di dalam air Xiuhuan melepas pakaian Assasin itu dan kini ia mengenakan pakaian Sekte Teratai Biru. Xiuhuan kemudian ikut berpura-pura mencari keberadaan Assasin yang meresahkan kota Tianwu itu, tak lupa ia kembali menurunkan tingkat level Pendekar Pedangnya.

__ADS_1


Dengan Pakaian basah Xiuhuan dengan santai berjalan diantara kerumunan Pendekar Pedang yang berpatroli. Karena besok ada penerimaan murid baru Sekte Pedang Surgawi, maka ada banyak juga Pendekar Pedang berjubah Sekte lain.


Jia Li geram sekali, belum jua menemukan Assasin itu. Hingga beberapa saat kemudian, seorang Pendekar Pedang berunsur air menemukan pakaian yang Xiuhuan kenakan tadi hanyut dibawa arus.


"Cepat periksa semua Pendekar Pedang yang berunsur air, suruh mereka mengeluarkan Plakat dan menunjukkan Roh Pedang masing-masing!"


Dengan emosi, Jia Li memberi perintah. Lansung saja, pasukan kerajaan memeriksa semua Pendekar Pedang yang berada di dekat mereka.


Tibalah saatnya giliran Xiuhuan yang diperiksa. Dengan santai ia menunjukkan Plakatnya dan menunjukkan angka 50, sedangkan Roh Pedangnya adalah belut biasa.


"Tahan dia!" Perintah seorang Pendekar Pedang tahap 75, pada rekannya yang memeriksa Xiuhuan.


"Eh, kenapa aku ditahan?" tanya Xiuhuan heran.


"Kau memiliki Roh Pedang yang mirip dengan Assasin itu!" jawab Pendekar Pedang tersebut.


"Mirip apanya? Aku belut biasa, sedangkan dia belut listrik!" Xiuhuan protes, namun Pendekar Pedang itu tetap menyeret Xiuhuan.


***


Sementara itu ketika sedang tidur lelap, Xiao Liu mendengar suara dentuman keras dekat penginapan. Xiao Liu membuka sedikit jendela kamar dan melihat kembang api besar di langit. Beberapa saat kemudian, suara lonceng menggema di seluruh kota Tianwu.


Xiao Liu panik, sebab ia tak melihat Xiuhuan di kamarnya. Xiao Liu memutuskan turun ke lantai bawah. Di sana juga ia tak melihat Xiuhuan.


Xiao Liu memutuskan kembali ke kamarnya, karena ia takut nanti mendapat masalah lagi jika ikut berbaur keluar dengan para Pendekar Pedang yang berkerumun di luar. Mereka penasaran dengan apa yang terjadi di kota Tianwu.


Beberapa saat kemudian Xiao Liu melihat kilatan-kilatan seperti petir di tengah kota Tianwu disertai berbagai ledakan besar juga.


"Apa telah terjadi penyerangan terhadap kota Tianwu? tapi serangan ini mirip dengan apa yang terjadi di kota Hua?" guman Xiao Liu melihat kilatan-kilatan itu.


Xiao Liu juga bingung, Xiuhuan tak ada di penginapan. Xiao Liu jadi curiga Xiuhuan adalah pelakunya, sebab di kota Yan Luo juga terjadi pembunuhan terhadap tetua gila dari Sekte Pedang Naga Surgawi yang berada pada Pendekar Pedang tahap 80.

__ADS_1


Xiao kembali bergumam, tak mungkin juga Xiuhuan adalah pelakunya, karena ia itu berunsur air dan cuma Pendekar Pedang tahap 50. Xiao Liu jadi pening karena terlalu memikirkan hal itu.


🗡️Bersambung ...


__ADS_2