Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Kehebatan Xiuhuan


__ADS_3

Huo Sha tersenyum lebar karena Kultivator yang telah menghancurkan Clan Huo-nya mati mengenaskan oleh serangan gabungan para Sesepuh Aliansi Aliran Hitam.


“Sungguh sangat disayangkan Kultivator hebat sepertinya tidak ditakdirkan berusia panjang,” kata Du Hao sembari menatap ke arah para Clan-Clan yang mengkhianati mereka.


“Siapa yang mati kakek jelek!”


Suara Xiuhuan tiba-tiba terdengar di telinga mereka, sehingga para Sesepuh aliran hitam tersebut tercengang mendengarnya dan menoleh kebelakang.


“B-bagaima mungkin kau bisa selamat dari serangan gabungan itu dan tidak mengalami luka sedikit pun?” tanya Su Ying—menatap Xiuhuan seperti sedang menatap hantu saja.


Di Jingtian teringat kalau Xiuhuan memiliki elemen Kegelapan juga, sehingga tentu mudah baginya untuk melepaskan diri dari serangan gabungan tersebut dengan cara merobek dimensi.


“Itu adalah jurus rahasia!” sahut Xiuhuan memicingkan sebelah matanya. “Sekarang, kalian akan menyerah atau bertarung sampai mati denganku?” tanya Xiuhuan memberikan kesempatan terakhir pada para Sesepuh tersebut.


Du Hao merasa Xiuhuan betul-betul Kultivator manusia terkuat, sehingga percuma saja untuk melawannya. Dia juga ingin melihat era baru yang dibawa oleh generasi muda yang menyatukan kedua Benua yang telah lama bertikai tersebut.


“Aku akan menyerah!” kata Du Hao segera menyimpan senjatanya, sehingga rekan-rekannya sesama Sesepuh terkejut mendengarnya.


“Saudara Hao, jangan menyerah dulu!” sahut Huo Sha yang ingin menuntut balas atas kehancuran Clan Huo, keputusan Du Hao bisa mempengaruhi rekan-rekannya yang lain. “Ayolah, dia tadi pasti menggunakan Artefak Teleportasi dan tidak akan bisa mengelak lagi bila kita melakukan serangan gabungan,” katanya berusaha membujuk Du Hao.


“Menyerah saja Sesepuh Huo Sha,” kata Du Jingtian dari kejauhan. “Tuan Xiuhuan memiliki elemen Kegelapan, sehingga bisa merobek dimensi ruang kapan pun ia mau,” katanya lagi.


Para Sesepuh saling berpandangan, karena ucapan Du Jingtian tersebut makin membuat nyali mereka ciut—apalagi Sesepuh Du Hao telah memutuskan menyerah, tentu kekuatan mereka berkurang sangat drastis tanpa bantuannya.

__ADS_1


“Aku juga akan menyerah!” kata Su Ying.


“Aku juga!”


“Lebih baik kita akhiri saja pertarungan ini, karena seluruh Clan Aliansi Aliran Hitam telah menjadi pengikutnya, sehingga percuma saja kita berjuang mati-matian!”


Para Sesepuh yang lain memilih ikut menyerahkan diri, sehingga tinggal Huo Sha saja yang masih memilih untuk melawan Xiuhuan.


Para Sesepuh yang telah menyerahkan diri pada Xiuhuan tersebut berusaha membujuk Huo Sha agar berpikir lebih bijaksana, karena tidak mungkin baginya bisa mengalahkan Xiuhuan seorang diri.


Huo Sha menatap tajam pada para Sesepuh yang telah menjadi rekan-rekannya selama Ratusan Ribu tahun tersebut. Dia tidak menyangka setelah melewati berbagai pertarungan secara bersama-sama, pada akhirnya mereka memilih jalan yang berbeda. “Mulai sekarang, Aku Huo Sha adalah musuh kalian! Jadi, jangan sampai menghalangi jalanku, kalau tidak aku akan membunuh kalian tanpa ampun!” ancam Huo Sha segera mengeluarkan kekuatan terhebatnya menyerang Xiuhuan.


Ribuan Bongkahan Es Raksasa yang ujungnya runcing melayang di udara. Huo Sha mengerahkan semua qi yang tersisa dalam Dantian-nya, sehingga Xiuhuan tersenyum melihatnya dan tidak berniat untuk menghindari serangan Huo Sha itu.


Langit yang awalnya sangat cerah tiba-tiba menjadi gelap, karena seluruh awan berkumpul membentuk awan hitam dan Kilatan- Kilatan Petir tampak saling menyambar dalam gumpalan awan gelap tersebut.


Ribuan Bongkahan Es raksasa melesat ke arah Xiuhuan yang langsung mengayunkan Pedang Roh Sidat Listrik, sehingga tiba-tiba ribuan sambaran Petir menyambar kearah Bongkahan Es Raksasa tersebut. Tidak hanya itu, Siluet Naga Air juga muncul dari bilah Pedang Roh Sidat Listrik yang langsung melesat ke arah Huo Sha.


Bongkahan-Bongkahan Es raksasa hancur berkeping-keping disambar oleh Petir berkekuatan 500 Juta Volt tersebut, sehingga Huo Sha mengerutkan keningnya—karena serangannya dengan mudah dipatahkan oleh Xiuhuan.


Siluet Naga Air tiba-tiba sudah muncul dihadapannya, sehingga ia hanya memiliki dua pilihan membuat Perisai Es atau menyerah. Namun, tiba-tiba ia membuat pilihan ketiga—yaitu memilih bergabung dengan anggota Clan Huo yang telah pergi bertemu dengan Dewa Yama.


“Saudari Sha!” teriak rekan-rekannya, tetapi Huo Sha hanya terseyum menatap mereka. Dia seperti tidak menyesali keputusan yang ia ambil, walaupun harus mengorbankan nyawanya.

__ADS_1


Huo Sha menutup matanya dan merenggangkan kedua tangannya—bersiap ditelan oleh Siluet Naga air. Namun, tiba-tiba ia merasa tidak terjadi apa-apa, sehingga membuka kembali kedua matanya.


Huo Sha sangat terkejut melihat Xiuhuan tersenyum lebar menatapnya.


“Ke-kenapa kamu tidak membunuhku?” teriak Huo Sha, sehingga Xiuhuan langsung menutup kedua telinganya—karena teriaknya itu memekakkan telinga.


“Tentu saja agar ada Kultivator hebat yang menuntun sisa anggota Clan Huo. Apakah Sesepuh Sha tidak ingin menghidupkan kembali kejayaan Clan Huo yang terkenal memiliki Elemen Es tersebut,” sahut Xiuhuan. “Ah, satu lagi aku tidak ingin istriku Huo Meigu marah karena telah menghancurkan Clan Huo. Dan aku memutuskan mulai sekarang, wilayah Clan Huo akan dipimpin oleh Sesepuh Huo Sha serta tidak ada yang boleh melakukan penyerangan pada mereka,” kata Xiuhuan lagi.


Ling Wentian mengerutkan keningnya saat mendengar ucapan adik iparnya itu, karena ayahnya telah mengatakan aka mengirim dirinya untuk memimpin wilayah Clan Huo yang telah hancur. Namun, sekarang adik iparnya dengan enteng menganulir keputusan itu tanpa bermusyawarah terlebih dahulu dengan Ling Fei—Ketua Clan Ling.


“Yah, lebih baik menjadi diriku yang dulu saja. Rebahan di rumah dan mencari istri baru yang cantik-cantik,” gumam Ling Wentian, tetapi dengan kembali ke kebiasaan lamanya—maka ia akan menjadi bahan caci maki ayahnya, karena tidak membawa manfaat apa-apa untuk Clan Ling, selain tuan muda tukang kawin.


Huo Sha menatap Xiuhuan tanpa berkedip dan berkata, “Bukankah kamu telah memusnahkan Clan Huo? Jadi, tak ada Kultivator yang tersisa lagi untuk kulatih!”


Huo Sha teringat kalau semua anggota Clan Huo yang memiliki Ranah Kultivasi tinggi telah dihancurkan oleh Xiuhuan. Mungkin hanya beberapa saja yang tersisa dan mereka bukan murid-murid yang berbakat tinggi.


Xiuhuan tersenyum dan berkata, “Bukankah kalian telah mengirim ribuan murid-murid berbakat tinggi menyusup ke Sekte Qingyun?”


Xiuhuan belum menyadari kalau semua anggota Clan Huo yang menyusup ke Sekte Qingyun telah melakukan pemberontakan dan yang tersisa hanyalah istrinya saja; itupun tidak ada yang mengetahui ke mana ia pergi, karena ia menghilang dengan altar khusus yang dibuat melalui pengorbanan rekan-rekannya yang lain.


“Terima saja kesepakatan yang dibuat tuan Xiuhuan itu. Bukankah belum terlambat untuk mengkonsolidasi sisa anggota Clan Huo yang bercerai berai agar berkumpul kembali ke wilayah Clan Huo,” sela Sesepuh Du Hao meyakinkan Huo Sha agar menerima tawaran Xiuhuan.


Huo Sha menarik nafas dalam-dalam dan berkata, “Baiklah! Aku akan menerima tawaran dari tuan Xiuhuan!” Dia menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat pada Xiuhuan.

__ADS_1


“Ah, tidak perlu bersikap sopan begitu. Para Sesepuh tetaplah seniorku dan aku yang seharusnya bersikap sopan,” sahut Xiuhuan sembari menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat pada mereka.


__ADS_2